
Kring kring kring......
"halo yuri kamu di mana" tanya sita
" halo sita ini gue Rio"
" Rio di mana yuri, kenapa kau menelpon ku menggunakan hpnya "
"yuri ada di rumah sakit, dia mengalami anemia, aku bingung dia membutuhkan donor darah, dan golongan darahnya AB negatif, apa kau bisa menelpon ayahnya"
"ayah yuri sedang di luar negeri, bagaimana ini aku akan tanyakan seluruh orang yang ku kenal untuk mencari pendonor darah untuk yuri"
" baik aku juga udah menghubungi semua bawahan ku, mereka sedang mencari di seluruh bank Darah di negara ini"
"baiklah aku akan menyusulmu kerumah sakit kirim alamat rumah sakit nya kepadaku"
"baik, aku sudah mengirimkan nya"
"ah sial hampir lupa Juan juga bergolongan darah AB negatif, apa aku minta tolong padanya"
kring kring kring....
"ngapain lo nelpon gue," ucap Juan ketus
" Juan tolong yuri, dia butuh donor darah. golongan lo kan AB negatif, sama dengan yuri, aku mohon tolong selamatkan dia Juan"
"apa-apaan loe nelpon gue cuma mau nyuruh gue donor darah buat cwe yang selalu membuat gue sial, gue gak mau dan gak akan pernah mau!!!!. " Juan menutup telponnya
"ju Juan,,... shiiit, bener tak tau diri kau Juan, yuri telah mengorbankan kebahagiannya untukmu dan ini balesanmu, aku tak akan membiarkan yuri, berada di sisimu, bahkan saat nanti kau sadar bahwa yuri orang yang kau cari selama ini"
" mas kita sudah mendapatkan pendonor darah untuk nona yuri" ucap dokter
__ADS_1
" sukurlah dok, aku ingin bertemu dengan orang tu dok"
" maaf mas dia tidak ingin identitasnya di ketahui, dia sudah mendonorkan darahnya, dan dia sudah pergi"
"ya sudah dok, bagaimana keadaan yuri sekarang"
"sebentar lagi dia pasti akan siuman, mas yang sabar ya"
"bolehkah saya menjenguk nya dok"
"silahkan mas, tapi jangan sampai mengganggu waktu istirahat pasien mas"
"baik dok"
"yuri, buka matamu aku disini untukmu, aku tak menyangka cowok yang begitu kau cintai bahkan tak mau memberikan sedikit darahnya untuk menolong hidupmu, yuri buka matamu, dan lupakan bahwa kau pernah mencintai Juan, aku mohon, aku tak tega melihat sikap Juan begini padamu cewek ceroboh"
"di balik pintu farhan dan sita mendengar ucapan Rio"
" sudahlah ini bukan saatnya kita marah, kita harus tenang, kita harus terus di sisi yuri di saat dia seperti ini" ucap farhan menangkan sita
tok tok tok.....
" masuk eh lo sit" buru-buru rio menyeka air matanya..
"kalian udah datang"
" ya kami akan menemani yuri malam ini, kamu pulanglah "
"baik aku titip yuri padamu" ucap Rio
di dalam perjalanaan
__ADS_1
"tuan anda harus istrahat dulu tuan, anda sudah mendonorkan begitu banyak darah untuk gadis itu, setidaknya anda harus beristirahat dulu" ucap perawat itu
" Jangan-jangan dia yang udah dinorin darah-nya buat sita"
"siapa laki-laki itu apa hubungannya dengan yuri" Rio penasaran dan mengikuti nya dari belakang..
tapi tiba tiba dia menabrak orang
"maaf Bu maaf saya minta maaf"
"ahhhhhhhhh SIALL....... aku kehilangan jejak siapa dia kanapa dia tidak mau identitasnya di ketahui. tapi dari bentuk tubuhnya aku tidak asing, seperti sudah sering aku lihat"
" HEI Rio "
suara tu mengagetkan Rio
"Juan buat apa lo kesini"
" buat donorin darah buat cewek itu"
"dia gak butuh darah lo, lagian tadi lo gak mau tolong dia"
"emang gue gak mau nolong dia, tapi di pikir-pikir kalok gue nolongin dia, gue bisa manfaatin hutang budi dia ke gue, siapa tau dia bisa gue manfaatin jadi pelayan gue" ucap Juan enteng
BRUUUUUKKKKKKK
"BA*****N kau Juan.. kau manusia tak punya hati"
"aku memang tak punya hati, hatiku sudah mati bersama kepergian merry. dan kau sudah tau itu. dan lihat dirimu, kau memukul sahabatmu demi wanita itu, apa kau menyukainya???? "
"jika aku menyukainya itu bukan urusanmu!!!, dan satu hal lagi jika kau tau kebenarannya nanti, aku tak akan pernah melepaskan yuri, ingat itu!!! " ucap Rio tegas sambil berlalu meninggalkan Juan......
__ADS_1