
"rio, lo disini..?? "
"ya kenapa sit??. "
" gak papa, boleh duduk. "
" tinggal duduk aja lo, siapa yang ngelarang?? "
" cuek amat, beda kalok sama yuri hahaha"
" terserah gue!! "
" ketauan banget si kalok suka ama yuri"
"apaan, apa urusan lo gue mau suka sama siapa!!, dan lo kenapa di sini"
" cuma mau ngomong sama kamu, kalok kamu suka sama yuri, jangan tunggu lagi, jangan di biarin cinta lo jadi rahasia, juan sekarang tau kalok yuri orang yang menyelamatkan dia, kamu gak takut kalok dia bakal jatuh cinta lagi ama juan"
" bukan urusan gue!!, mau yuri jatuh cinta sama juan kek , sama bastian kek. bukan urusan gue!!!,( jaga wibawa) "
" cii ihh...... di bilangin malah sok-sok. an....
giliran ntar, kalok yuri udah ama juan baru nangis guling guling, ya udahlah by ngomongin batu susah!!!! "
sita berlalu meninggalkan Rio sendiri
"sialllll, ucapan sita ada benernya, kalok gue diem aja, yuri bakal jadian sama juan, tapi kalok gue deketin percuma juga, dia kan udah suka ama juan 4 tahun, gak mungkin kan dia jatuh cinta sama gue dengan waktu singkat, sialllll, siiiiiaaaaallllll" ( rio mengacak-acak rambutnya)
dari jauh yuri memperhatikan rio, kenapa anak itu "( yuri ingin berjalan mendekati rio tapi tiba-tiba)
" door!!!! "
"huh, kaget aku, juan."
" mau kemana??, gak kemana-mana??"
__ADS_1
"ikut aku yok"
"kemana??,
" udah ayok buruan. (juan menggandeng yuri)"
di sisi lain Rio melihat adegan itu...
"nyatanya aku bukan saingan juan" ucap Rio
"kita mau kemana!! ".
" mau kerumah ku"
"ngapain?? "
"ketemu calon mertuamu "
"heh, jangan sembarangan!! , juan gak lucu bercanda mu"
" hari ini papa mengundang ayahmu untuk makan malam, jadi aku membawa mu kerumah"
di rumah juan semua sudah berkumpul......
" pah mah aku pulang,"
"malem om tante, kak bastian." sapa yuri yang di jawab anggukan.
om apa kabar?? "
" baik, trimakasih sudah mengundang kami untuk makan malam bersama "
" sebenarnya, saya ada sedikit hal untuk di bicarakan " ucap pak mahesa
" tentang apa tu??? "
__ADS_1
"tentang anak-anak kita pak"
"hems maksutnya?? "
" bagaimana kita jodohkan anak kita?? "
"ukhuk-ukhuk" yuri tersedak mendengar itu
bastian yang sedari tadi diam tiba-tiba menatap ayah tirinya...
"bagaimana mungkin anak andakan ada dua, dan saya hanya punya anak satu, bagaimana mungkin???."
" kalok itu saya serahin ke anak anak pak, siapapun yang bisa membuat jatuh cinta yuri saya akan merestuinya, bastian dan juan sama-sama anak saya"
" kalok saya si, terserah anaknya, gimana sayang menurutmu?? "
"kalok yuri terserah ayah saja. "
"kalok saya sebernarnya kurang setuju perjodohan, karna menurut saya, aliansi perusahaan tidak harus dengan perjodohan, saya lebih suka anak saya menikah dengan orang yang dia cintai. "
"baiklah om, kalau begitu saya juan mahesa secara terang-terangan meminta izin om untuk mengejar yuri"
bastian melirik juan!!.
yuri pun di buat kaget, dengan ucapan juan
"haha dasar anak muda jaman sekarang, semangatnya menggebu-gebu. "
"ekhm, siapapun yang mendapat kan menantu seperti yuri pasti beruntung, anaknya lembut, sopan, ramah, cerdas, tante jadi pingin kamu jadi menantu tante,.
" eh eh, trimakasih tante atas pujiannya " yuri jadi salting.
"om juga pengennya kamu jadi menantu om, bukan karna ayahmu pengusaha terkenal, tapi karna kepribadian baikmu nak yuri"
" trimakasih pujiannya om, kedua anak om juga sangat hebat"
__ADS_1
"jadi bagaimana yuri bisa pertimbangkan jadi menantu om hahahaha"
"yuri hanya tersenyum, menanggapi itu"