Berpindah Rahim

Berpindah Rahim
SATU KAMAR


__ADS_3

kembali di episode kemarin,Arga masih ragu mengatakan nya takut Naila akan merasa kecewa,"aku haruus ....


"iyyah harus,harus apa? ngomong yg jelas dong,"ucap Naila dengan kesal, karena Arga menggantung kata kata nya,"aku harus pergi ke Singapura untuk beberapa Hari," jawab Arga,


"mamah ku,dan papah ku bertengkar,aku takut mereka akan bercerai nantinya," ucap Arga,Naila memandang nya dengan sendu."oh begitu, mengapa kau harus takut mengatakan itu?,apakah kau tak mau,aku mengetahui permasalahan mu?," tanya Naila yg sedikit kecewa pada nya.


"tidak,aku sama sekali tak ingin memberitahukan mu,cuman....kita kan sudah janji nikah Minggu depan, tapi sekarang aku tunda dulu yah,aku mau urus, urusan keluarga ku," balas Arga dengan wajah sedih.


Naila melangkah menghampiri nya lalu memegang wajah tampan arga,dan mengelus kepalanya,"hei untuk apa kau memikirkan itu,aku bisa sabar menantikan waktu itu,kau tak perlu khawatir,"jelas Naila, meyakinkan.


Arga kembali tersenyum,"hmm makasih,aku sangat beruntung bisa mengenal mu.oh iyyah gimana kalo kamu ikut aja,biar sekalian minta Restu,"ucap Arga yg membuat Naila kaget,"hah?ikut?, nggak, nggak nggak,aku nggak mau,aku malu ketemu sama orang tua kamu," Naila menundukkan kepalanya, dengan wajah yg sangat sedih karena dia takut orang tua Arga takkan menyukai nya.


"hei,kau tak perlu malu,aku yakin, orang tua ku pasti suka sama kamu,jadi tenang aja," Ucap Arga seraya mengangkat kepala Naila yg tadi menunduk.


"hmm baiklah."


...****************...


Arga menelfon JJ,dan menyuruh nya untuk memberitahukan kepada Teman sebangku Naila yg bernama Zahra agar mengizinkan mereka yg akan berangkat ke Singapura,selama 3 hari,dan JJ pun menuruti perintah Arga.


Tepat pukul 4 sore, mereka sudah berada di bandara,Naila juga tadi sempat menelfon nenek nya bahwa dia akan ke Singapura, walaupun nenek nya galak kepada nya,tapi Naila yakin Nenek nya mengkhawatirkan nya yg telah pergi dari rumah nya.


selang beberapa lama mereka menunggu di bandara, akhirnya waktu penerbangan mereka selanjutnya, mereka pun bergegas naik ke pesawat nya,Naila sedikit gugup karena dia baru pertama kali naik pesawat dan merasa takut.


pesawat mereka pun kini sudah berada di atas awan,Naila yg tadinya merasa takut,kini malah memandangi pemandangan yg indah terlihat dari bawah.


Arga ikut senang, karena tak lama lagi,dia akan bertemu dengan orang tua nya,dan meminta restu langsung.


2 jam berlalu, akhirnya mereka telah sampai di Singapura,Naila terpukau dengan keindahan negara ini yg sangat modern, setelah mendarat di bandara internasional Changi Singapura, mereka pun naik taksi lalu menuju hotel untuk beristirahat terlebih dahulu,dan besok baru akan ke perusahaan papah nya.

__ADS_1


Saat itu,kamar tersisa satu,yg harus membuat Naila jadi bingung,"duh ga,gimana dong?kamar nya sisa satu," Naila terlihat bingung,lalu Arga pun mengelus kepalanya,"tenang saja,kita satu kamar, tapi aku akan tidur di bawah saja,atau tidak di sofa," jelas nya yg takut Naila akan berfikir macam-macam,dan Naila pun menurut.


sesampainya di kamar,Naila memandangi kamar tersebut yg sangat luas dan begitu mewah modern,"wah kamar nya luas dan sangat bagus,"seru Naila,dan Arga tersenyum melihat Naila yg tak henti memandangi kamar tersebut.


"sudah sudah, sekarang kamu mandi truss istirahat,kamu pasti capek kan?,"ucap Arga seraya tersenyum.


Naila sedikit takut,jika nanti terjadi apa apa,"hei kok malah ngelamun,kamu mandi aja sana,aku nanti aja, soalnya aku mau keluar dulu beli cemilan, nggk papah kan?," tanya Arga yg ingin memastikan Naila takkan takut di tinggal sendiri,"hmmm Iyah gak papah,kamu pergi aja," ucapnya,dan Arga pun mengangguk dan berlalu pergi.


Kini Naila telah selesai mandi,dia menatap jam yg berada di kamar itu,yg sudah pukul 7 malam,lalu dia melihat sekeliling yg tak mendapati Arga di kamar,"loh kok Arga belum pulang yah," gumam Naila yg khawatir takut Arga kenapa kenapa,dia pun mengenakan baju nya,lalu duduk di kasur mencari handphone nya,lalu menelfon Arga.


"halo," ucap nya.


"iyyah halo,ada apa nai?" tanya Arga di seberang sana.


"hmm kok kamu belum pulang?," tanya Naila dengan wajah khawatir.


"hmm gk sih,aku cuman bosen aja di kamar," jawab Naila berbohong, Padahal dirinya tengah khawatir pada Arga.


"ohh,gitu.yaudah tunggu aku,ini udah mau selesai nih,aku segera kesitu."


setelah itu Arga mematikan handphone nya.


...****************...


Setelah beberapa lama, akhirnya Arga telah kembali dengan keadaan basah sedikit, karena sedang gerimis di luar.


"loh kok kamu basa?," tanya Naila yg khawatir,


"itu di luar gerimis, yang mungkin bakal hujan deres,oh Iyah nih aku bawa in kamu sate," ucap Arga Seraya memperlihatkan sate yg di bawa di tangannya.

__ADS_1


Naila tak mengambil nya,dan malah mengambil Handuk dan melap rambut Arga yg basah.


deg deg deg


Jantung Arga terasa ingin copot,Naila melap rambut nya dengan lembut,yg membuat Arga merasakan kehangatan,dia ingat waktu dia masih kecil,bibi nya lah yg melap rambutnya saat kehujanan dan sekarang Naila yg sedang melakukan nya.


"kamu tuh yah,kalo gerimis langsung pulang aja,gak usah beli makanan,inget kesehatan kamu,kalo kamu sakit gimana nanti?" Naila mengomeli terus menerus Arga,yg membuat Arga tertawa.


"ihhh kok malah ketawa," Naila memanyunkan bibirnya kesal.


"haha,kamu jadi mirip bibi aku aja,suka ngomel kalo aku kehujanan," ucap nya lalu meletakkan sate yg tadi dia bawa.


"udah jangan ngomel Mulu,yuk kita makan," ajak Arga,dan Naila pun hanya bisa mengangguk.


setelah makan,Naila berbaring di atas kasur, sedang kan Arga di atas sofa,dia bersyukur karena kamar itu masih mempunyai sofa,kalo tidak dia akan tidur lantai yg dingin.


benar ucapan Arga, sekarang hujan mulai deras,di sertai suara gemuruh.


Naila sebenarnya takut dengan suara Guntur, tapi dia memilih untuk memakai handset nya saja agar dia tak mendengar nya.


Namun sayang tiba tiba,lampu nya Mati.


"duarrrrrrr,"


Naila ketakutan, karena dia fobia gelap,"Arga,kamu di mana," panggil Naila yg ketakutan seraya mencari sosok Arga, dengan senter hp nya.


"aku di sini nai,kau takut?," tanya Arga yg merasa bahwa Naila sedang ketakutan, Naila terus meraba dan akhirnya sampai di sofa Arga. tanpa pikir panjang Naila langsung memeluk Arga dengan tubuh yg gemetaran,"ga!aku takut," rintis Naila yg ketakutan.


"Udah tenang aja,aku di sini ko," ucap Arga menenangkan nya.

__ADS_1


__ADS_2