Berpindah Rahim

Berpindah Rahim
Ikatan Batin


__ADS_3

Di halaman rumah yg sangat megah itu,tampak seorang pemuda yg hanya duduk memandangi secarik kertas di tangan nya."huh.....apa papah sama mamah boongin aku yan?". hanya itu yg terucap di bibir pemuda itu.


"Arga.....!!" panggil seorang gadis cantik berlari ke arah sosok pemudanya yg dia panggil Arga itu.


Arga yg mendengar namanya di panggil tanpa aba aba langsung membalikkan tubuhnya mencari sumber suara.


"Eh Naila...?ada apa nai?" ucap Arga pada gadis itu yg berdiri tepat di hadapan Arga.


"hmm....nggak kok.oh iyyah kamu kenapa sendiri di sini?," tanya gadis polos itu."aku...cuman mau cari ketenangan aja bentar." jawab Arga.


"ohh gitu.... ketenangan nya emang gak bisa di dapat di dalam rumah yah?" ucap gadis itu sedikit manja.


"haha...udah kamu jangan sembarangan aku gak papah kok." balas Arga lalu mengusap kepala Naila dengan lembut.


"ohh iyyah,mamah sama papah mana?," tanya Arga yg melihat mobil orang tua nya tak ada di halaman rumahnya."emmm...tadi mereka bilang bakal cari persiapan pernikahan kita.truss ngundang beberapa sahabat sahabat papah." Jawab Naila.


"ohh gitu...hmm gimana kalo kita pergi juga.aku pengen makan gado gado nih." ucap Arga memegang perutnya."haha yaudah yuk kita pergi.


...****************...


kini muda mudi yg tadi berencana ke warung telah sampai di sebuah warung hanya sederhana namun mempunyai banyak pengunjung."eh ini...warung yg kamu maksud Nai?," tanya Arga yg sedikit bingung karena kata Naila akan membawanya ke tempat makan yg sangat...enak.


"hmm Iyah.tuh kamu liat pengunjung nya banyak kan." ucap Naila yg tersenyum pada Arga.


"yuk masuk," ajak Naila lalu memegang tangan Arga lalu beranjak masuk ke warung.


"hmm kamu mau makan apa Ga'?," tanya Naila yg memegang menu makanan warung itu.


"hm terserah deh,samain kamu aja." jawab Arga singkat.

__ADS_1


"yaudah." Naila mencari cari sosok pelayanan lalu memanggil nya," mbak....!" panggil Naila pada gadis yg menggunakan pakaian pelayan.


"eh iyyah dek." Jawab gadis itu lalu berjalan ke arah meja Naila."mau pesan apa?" tanya Gadis itu yg kini sudah di hadapan Naila.


"hmm aku mau gado gado nya 2 porsi truss nanti gado gado 2 bungkus lagi Ama nasi goreng 2 bungkus juga.dan..minum nya es teh manis aja." jawab Naila dengan senyum ramah."ohh Iyah kalo gitu tunggu bentar yah dek..." jawab gadis pelayan,lalu pergi mengambil kan pesanan Naila.


"Nai...!4 makanan itu buat siapa?," tanya Arga yg heran Naila memesan banyak makanan."hmm aku gak tau mamah sama papah suka apa.dan juga aku mau makan nasi goreng nanti jadi pesan sekalian.ntar kamu mau juga lagi." jawab Naila yg tertawa di akhir kalimat nya.


"hmm gitu." balas Arga singkat.


beberapa lama kemudian, kini pesanan mereka telah datang dengan di sambut gembira oleh Naila." yeayyy makanan nya udah Dateng." gadis pelayan itu meletakkan makanan pesanan Naila lalu beranjak pergi melayani pembeli lain.


"hmm...udah lama gak makan." ucap Naila mencium bau gado gado yg khas. setelah itu makanan itu pun di lahap dengan lahapnya oleh Naila.


awalnya Arga agak lama memerhatikan makanan tapu karena melihat Naila yg sangat lahap, akhirnya dia pun mencicipi makanan nya.


"Emm...enak banget." ucap Arga yg mengunyah makanannya."sumpah ini enak banget..." Arga terus memakan makanan nya dengan lahapnya.


"ah.. kenyang banget...hmm ga' aku ambil pesanan nya dulu yah,truss aku bayar." ucap Naila yg ingin pergi membayar makanan mereka."eh tunggu pakai uang aku aja," jawab Arga memberikan kartu ATM black nya.


"haha..Arga...di sini tuh harus bayar tunai...gak ada gesek gesek," ucap Naila tertawa.


"udah... pakai uang aku aja.kamu gak bawa uang tunai kan?." ucap Naila.Arga pun tertunduk malu, karena dia tak membawa uang tunai sepeserpun karena terbiasa menggunakan card saja.


Naila yg berjalan untuk mengambil pesanan pun tak sengaja menabrak Lelaki paruh baya.


"bugh."


"aduh," ringis Naila.

__ADS_1


"Eh maaf yah nak,om gak sengaja." ucap lelaki paruh baya yg menabrak Naila."eh gak papah om,saya yg gak liat liat kalo jalan." ucap Naila lalu berdiri dan menatap wajah lelaki paruh baya yg menabrak nya.


Saat mereka bertatapan,entah mengapa ada ikatan batin yg sangat antar mereka."hmm apa ini? mengapa ada perasaan sangat dekat dengan anak ini?," gumam lelaki paruh baya itu.


"aneh... mengapa aku seakan mengenal om ini?," gumam Naila yg juga merasakan kedekatan.


"Naila....! kamu gak papah kan?," ucap Arga yg berlari menghampiri Naila."hmm gak papah." jawab Naila yg kini berdiri di dampingi Arga.


saat Arga menoleh ke arah lelaki paruh baya yg menabrak Naila,Arga sontak kaget karena mengenal sosok tersebut."loh om Arya?," ucap Arga yg ternyata orang yg menabrak Naila adalah sahabat kecil papah nya.


"Arga......?kamu kok bisa ada di sini?," ucap lelaki paruh baya itu yg di panggil om Arya oleh Arga.Jangan heran nama papah Arga dan lelaki paruh baya ini sama.mereka adalah sahabat dari kecil dengan nama yg sama bedanya hanya na belakang papah Arya yg bernama Arya Narendra,dan lelaki paruh baya itu Arya Argantara.Nama Arga di ambil dari nama belakang om nya itu (Arga)ntara.


"saya makan siang di sini om bareng,ini calon istri saya," jawab Arga malu malu di akhir kalimat nya.


"oh...jadi gadis cantik ini calon istri kamu." ucap Arya Argantara yg sedikit tertawa.


"hehe Iyah om.emmm om kapan datangnya nya?," tanya Arga pada om nya itu, karena heran, tumben om nya itu datang ke Indonesia dari sekian tahun pergi ke Inggris dan berbagai negara untuk meluaskan wilayah bisnisnya.


"haha ini,om kangen sama masakan Indonesia.Dan juga tentu Rindu dengan Sahabat om papah kamu..."


"oh gitu om... yaudah om sekalian om datang ke pernikahan aku.minggu depan om." ucap Arga seraya memegang tangan Naila dengan erat dan penuh kasih sayang.


"loh...jadi kamu beneran mau nikah nih?, bukannya kamu masih kelas 1 SMA?," tanya Arya argantara yg keheranan.


"hehe anu om,aku takut bakal ada yg ambil dia dari aku.dan juga..... Naila gak mau pacaran mau nya langsung nikah." ucap Arga mantap


"oh gitu ..bagus sih,itu juga bisa untuk kalian menjauhi zina.om dukung keputusan kamu,om akan siap datang ke pernikahan kamu." ucap Arga argantara yg senang mendengar kabar itu.


"yasudah om pergi dulu yah.soalnya om masih ada urusan ntar malam om akan datang ke rumah kamu.oh iyyah papah sama mamah kamu ada kan?," tanya lelaki paruh baya itu dan di sertai anggukan Arga," ada kok om,"

__ADS_1


Arya pun mengangguk lalu beranjak pergi dari tempat itu.Naila memandangi bokong yg mulai menghilang dari hadapan nya dengan sendu."hmm siapa sebenarnya Lelaki itu?," gumam naila.


__ADS_2