
Keesokkan harinya Arga sudah terbangun dan mengucek kedua matanya.Dia beranjak turun dari tangga dan menuju ruang dapur,saat dia tiba di sana betapa terkejutnya dia melihat Naila yg tengah memasak.
"loh kamu masak?" Tanya nya seraya mendekat.Dan Naila pun menoleh mendengar suara Arga dari belakang."Eh udah bangun." seru nya yg meletakkan piring berisi nasi goreng.
"oh iyah,nih buat kamu.Aku sengaja bangun pagi buat masak nasi goreng, dan maaf yah, cuman bisa masak ini." ucap Naila seraya tersenyum padanya.
Arga sedikit heran, karena Naila seperti biasa biasa saja seakan tak terjadi apa apa. Karena tak ingin Naila mengira bahwa dia tak ingin makan masakannya pun melangkah lalu duduk di kursi dengan nasi goreng yg berada di hadapannya.
Arga sedikit melirik ke arah Naila dan melihat Naila yg tersenyum dan menantikan penilaian dari Fadil.
Arga yg tak ingin Naila menunggu lama pun menyantap Nasi goreng tersebut.Pada suapan pertama Arga membulat kan matanya,dia tak menyangka bahwa masakan Naila sangat lah lezat,dan dia pun memakannya lagi yg tak menghiraukan Naila yg sudah menantikan jawabannya.
Namun tentu saja Naila mengetahui dengan cara Arga menyantapnya yg begitu sangat menikmati."hmm gak nyangka masakan aku enak." ucap Naila dalam benaknya.
__ADS_1
setelah menghabiskan makanan nya,Arga pun Bersandar di kursi nya seraya mengusap perutnya yg kekenyangan, akibat terlalu banyak makan."Haduh perut ku kekenyangan." Naila yg mendengar pun tertawa Karena Arga sangat lah lahap hingga tak menghiraukan makanan yg sangat banyak masuk ke perutnya.
Arga menatap Naila,yg seketika membuat Naila sedikit canggung akibat kejadian semalam,"Nai,hmm aku mau ngomong sesuatu," seru Arga,dan Naila pun mempersilahkan nya,"silahkan mau ngomong apa?," Arga pun menarik nafas nya dalam dalam dan setelah itu dia memberanikan untuk berbicara,"hmm kamu,gak marah kan, karena aku ngungkapin perasaan aku?," tanya nya yg merasa takut, Naila akan menjauhi nya ketika tahu bahwa dia menyukai nya.
Naila diam sementara berfikir sejenak,lalu menjawab pertanyaan Arga dengan hati hati,agar tak menyakiti hatinya,"jujur aku tuh gak papah kalo kamu sayang sama aku,cuman aku gak mau kalo sampai kamu ngajak aku pacaran, karena prinsip aku selama ini,hanya akan pacaran setelah nikah," ungkap nya,dan Arga pun mengangguk paham dengan maksud Naila,"Baiklah kalo begitu menikah lah dengan ku,agar aku bisa membahagiakan mu," ajak Arga yg membuat Naila terkejut, dengan ke bar bar an Arga,"Hah?apa?kamu mau kamu nikah sama aku?" Naila bingung harus menjawab apa,dan dia baru ingat, mereka kan baru SMA kelas x jadi Naila masih mempunyai alasan kuat,"Hmm maaf yah ga,aku gak bisa, soalnya kita masih SMA,dan aku masih melanjutkan sekolah ku," jawab Naila dengan lembut.
Arga berfikir, benar juga yg di katakan Naila, karena bagaimanapun mereka masih dini untuk pernikahan,dan tiba tiba dia mendapatkan sebuah ide,"aha,gimana kalo kita nikah dulu aja, tapi gak ngelakuin hal yg kelewatan, supaya kamu gak hamil," seketika Naila terkaget mendengar ide gila Arga yg mengajak nya menikah di umur mereka yg masih 15 tahun.
Arga duduk di pinggir kolam nya,seraya menghisap rokok,dan tiba-tiba Naila datang lalu mengambil rokok tersebut dan membuangnya."kamu kenapa sih ngerokok?," ucap Naila yg kesal melihat Arga yg merokok, karena tidak menyukai perokok,"emang kenapa kalo aku ngerokok,kamu gak suka juga kan sama aku?," Arga ternyata sedang galau,dan karena itu dia merokok yg seperti kebiasaannya ketika banyak pikiran,"aku bukan nya gak suka sama kamu,tapi kalo kita nikah,belum tentu orang tua kita merestui itu, apalagi umur kita yg masih di bawah 17 tahun," tutur Naila,Lalu Arga berdiri,"oh yah?apakah orang tua mu peduli dengan pernikahan mu?Naila kau tak ingat, mereka telah membuang mu,apakah masih Pantas kamu meminta restu nya," seru Arga kesal.Naila pun tertunduk,apa yg dikatakan Arga benar tapi walau bagaimanapun mereka tetap orang tuanya,"Aku tahu, mereka sudah membuang ku,tapi mereka masih tetap orang tua ku," balas Naila sendu.
Arga menjadi sedih melihatnya,lalu mendekati nya dan memeluk seraya mengusap kepalanya,"maaf"ucapnya.
"nggak papah,"balas Naila yg merasa tenang dalam pelukan Arga.
__ADS_1
Arga melepas pelukannya,lalu memegangi wajah Naila dan menatap nya dalam dalam,"baiklah aku berjanji,aku akan meminta restu kedua orang tua mu,dan aku janji aku akan membawa mu di hadapan orang tua ku," ucap Arga yg berjanji, bahwa pernikahan mereka akan di hadiri oleh keluarganya dan merahasiakan dari orang lain,dan setelah itu Naila pun tersenyum dan mengangguk senang,lalu mereka berpelukan kembali.
Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like
Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like Like
Komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen
komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen
Subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe subscribe
Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks Thanks
__ADS_1