Berubah Karena Jabatan CEO

Berubah Karena Jabatan CEO
Aku juga merindukan mu


__ADS_3

Reno pelan pelan buka pintu kamarnya, melihat Dela lagi pakai baju, Reno langsung peluk Dela dari belakang, Reno bilang ke Dela jika Reno rindu dengan Dela walaupun beberapa hari tidak ketemu sama sekali.


" Aaaahh, Aku juga merindukan mu sayang, bagaimana pekerjaan di sana berjalan dengan lancar?" Tanya Dela sambil mende sah karena tangan nakalnya Reno


" Alhamdulillah sayang, berjalan dengan lancar, oh yah aku ada oleh oleh untuk bunda sayang, apa mau melihat sekarang atau setelah gulet panas sayang? Aku rindu sekali?" Tanya Reno sengaja gerakan tangannya membuat Dela nafsongg


" Aaaahh, setelah gulet panas saja sayang, aku minum jamu sebentar yah setelah itu kita gulet panas, ayah tidak bilang mau pulang sih jadinya aku tidak menyiapkan semuanya sayang.aaahhh Reno sayang" Desa han Dela semakin membahana karena gerakan tangannya Reno bener bener luar biasa


Reno membuat Dela polos dan langsung mulai foreplay sebelum membuat Dela menyiapkan jamu, Dela yang sudah lama tidak mendapatkan sentu Han dari Reno membiarkan Reno melakukan foreaplay selama mungkin.


Dilain sisi, Radit melihat fotonya Dela yang ada di foto profilnya Dela, Radit bener bener tidak sanggup menghilang kan rasa cinta nya untuk Dela begitu saja.


" Kenapa rasa ini harus ada untuk kamu Dela, rasa yang tidak mungkin memiliki kamu." Ucap Radit dengan lirih, Radit bener bener dilema dipaksa untuk melupakan perasaannya untuk Dela.


Dilain sisi, William ngajak Wiwin duduk santai dihalaman rumahnya disediakan oleh William ayunan untuk makan bersama anaknya.


" Sayang, aku mulai muntah muntah sayang, aku ingin diperiksa ayah" Ucap Wiwin manja, Wiwin menempelkan kepalanya dibahunya William


" Serius sayang? Yah sudah nanti aku periksa yah di kamar, apa sekarang masih mual?" Tanya William penasaran, karena belum melihat Wiwin muntah


" Sekarang masih mual sayang. Huek huek"  Lanjut Wiwin tiba tiba muntah, untungnya tidak kena bajunya William


William langsung panggil tukang kebun dirumahnya untuk pegangin anaknya, karena William mau tuntun Wiwin untuk masuk kedalam kamar dan langsung diperiksa oleh William.


Dilain sisi, Dela merasa bahagia sekali karena melihat banyak baju dan cemilan untuk Dela, saat lagi lihat lihat baju tiba tiba Dela lari kekamar mandi, untuk memuntahkan isi perutnya, membuat Reno bingung dengan keadaannya Dela.


" Sayang, bunda kenapa sayang?" Tanya Reno panik, Reno berusaha pijit lehernya Dela


" Mual sekali sayang, aku mencium bau parfum ayah, sangat tidak enak rasanya" Ucap Dela dengan lirih

__ADS_1


" Apa aromo parfum?" Tanya Reno kaget, karena Dela bisa muntah karena mencium aroma parfum


Reno pelan pelan tuntun Dela untuk jalan ke kasur, dan diperiksa kondisinya, Reno merasakan sesuatu yang sangat dirindukan Reno selama ini. Reno langsung peluk Dela dengan bahagia dan menciumi wajahnya Dela


" Ada apa sayang? Kenapa aku di peluk dan dicium?" Tanya Dela penasaran, karena Reno bersikap aneh dan terlihat sangat bahagia.


" Kita akan punya anak sayang, aku bahagia sekali terimakasih yah sayang sudah bersedia mengandung anak aku, dan selama masa kehamilan makanan apapun akan aku berikan demi kesehatan bunda dan anak kita." Ucap Reno bahagia, karena akhirnya penantian panjang, memiliki anak akhirnya tersampaikan juga


"Alhamdulillah sayang, akhirnya penantian panjang kita sayang, aku bahagia sekali mendengarnya" Ucap Dela langsung peluk Reno dengan haru, Dela merasa bersyukur sekali memiliki seorang suami yang bisa periksa kondisinya langsung seperti ini.


" Sekarang bunda makan yang banyak yah, demi kesehatan bunda dan anak kita." Lanjut Reno bantuin Dela berdiri


Reno pelan pelan ajak Dela untuk duduk di sofa dan menyiap kan cemilan untuk Dela, bersyukur setelah pulang dari luar kota, Reno beli banyak makanan untuk Dela makan sekarang


Dilain sisi, Wiwin bahagia sekali karena William bilang kalo sekarang Wiwin lagi mengandung anak keduanya, William minta Radit, Ibnu, dan Adit. Untuk ke supermarket beli banyak cemilan dan susu ibu hamil untuk Wiwin.


" Bener, kita juga kalo lagi bergadang karena nonton bola kan sekalian bikin susu, jadi tidak terasa ngantuknya." Ucap Radit yang seneng senang saja membuat kan susu untuk anak William dan Wiwin


" Terimakasih yah, kalian dengan senang hati membantu mengurus anak kita, apa lagi untuk bergadang bareng seperti itu." Ucap Wiwin yang lemes, karena muntah muntah terus.


" Sama sama ka, kita kan satu keluarga, jadi sudah sewajarnya saling membantu ka." Lanjut Radit yang merasa bahagia karena melihat keluarga kaka nya terlihat harmonis dan jarang berantem.


Wiwin langsung bangun dan jalan ke kamar mandi, karena perutnya terasa sakit dan mual, membuat William langsung membantu Wiwin yang lagi muntah muntah didalam kamar mandi.


Dilain sisi, Reno ngajak Dela untuk menikmati jalan jalan malam berdua, sambil menikmati makan malam berdua, Reno juga sudah menyiap kan kotak khusus Dela jika merasa mual.


" Bunda sayang, mau makan malam apa dan dimana?" Tanya Reno, Reno pegang perutnya Dela yang sudah ada calon anaknya.


" Apa boleh makan yang pedes sayang? Aku ingin sekali makan yang pedes pedes?" Tanya Dela yang ingin makan apapun ijin ke Reno.

__ADS_1


" Tidak boleh sayang, bunda kan lagi mual mual sayang, dan tidak baik untuk janin bunda sayang, kita makan yang tidak pedes yah sayang, walaupun kurang enak tapi jauh lebih baik sayang." Ucap Reno yang tidak ingin terjadi apapun untuk calon anaknya.


" Iyah sayang, ayah tentukan saja, makanan yang boleh bunda makan dan tidak boleh, demi anak kita." Lanjut Dela mengerti Reno melarangnya, karena Reno lebih tahu mana yang terbaik untuk Dela dan calon anaknya nanti.


Reno senyum melihat Dela tidak banyak protes, membuat Reno merasa bahagia sekali karena Dela jadi istri yang nurut dengan suaminya. Reno langsung mengendarai mobilnya untuk cari makan yang cocok untuk Dela.


Dilain sisi, William kirim foto wiwin yang lagi makan banyak ke Reno, pamer kalo Wiwin hamil lagi, tanpa diduga ternyata Dela juga lagi hamil.


"Semoga mereka tidak merepotkan selama hamil bersama seperti ini." Batin William penuh harap, takutnya Reno minta tolong beli apapun yang diinginkan oleh Dela selama kehamilan pertama Dela.


William melihat Wiwin tidur setelah makan, langsung jalan menuju kasur dan ikut rebahan diselah Wiwin untuk ikut tidur bersama.


***********************************************************************************************************************


Reno melihat Dela bangun tidur langsung periksa kondisinya Dela, sebelum mandi bersama, membuat Dela nurut saja dengan keinginan Reno.


" Ayah, bunda masih boleh bekerja kan selama hamil? Masa bunda di rumah saja padahal baru juga kerja." Bujuk Dela, Dela ingat keinginan Reno jika Dela hamil harus di rumah saja selama sembilan bulan.


" Yah sudah boleh sayang, tapi bunda harus naik kursi roda, selama di rumah sakit yah, nanti ayah akan minta suster untuk dorongin kursi roda bunda selama di rumah sakit. Bunda tidak boleh banyak jalan sama sekali." Tegas Reno yang takut Dela kelelahan banyak jalan selama di rumah sakit.


" Sayang aku hamil, bukan sakit sayang, masa harus naik kursi roda sih." Protes Dela yang tidak mau kerja harus pakai kursi roda


" Yah terserah bunda saja, mau kerja yah harus naik kursi roda dan jika tidak yah harus nurut dengan keinginan suami minta bunda di rumah saja, tidak ada pekerjaan berat demi anak kita sayang." Lanjut Reno berusaha tidak marah, karena Reno tahu ibu hamil lebih sensitif perasaannya.


" Yah baik lah ayah, dari pada bunda di rumah saja, mana enak tidak ada aktifitas apapun." Lanjut Dela dengan pasrah, karena Dela tidak terbiasa diam di rumah saja, apa lagi di rumah nya Reno ada ART membuat Dela tidak bisa melakukan apapun.


" Nah begitu dong, yah sudah kita mandi dan sarapan sebelum berangkat kerja." Lanjut Reno, langsung masukin peralatan dokternya kedalam tasnya.


Reno membantu Dela untuk berdiri, dan nuntun Dela jalan ke kamar mandi, untuk mandi bareng sebelum berangkat kerja bareng.

__ADS_1


__ADS_2