
Dela tidak menyangka jika Reno beneran memberikannya kursi roda, untuk kerja di rumah sakit. Membuat dela berusaha memaklumi keinginan Reno
" Silahkan duduk tuan putri, akan aku antar kan sampai tujuan dengan selamat." Ucap Reno sambil membuka kursi roda untuk Dela
" Terimakasih pangeran aku, aku akan duduk dengan manis disini." Ucap Dela pelan pelan duduk diatas kursi roda
Reno mencium keningnya Dela sebelum keluar dari kamarnya, setelah selesai Reno mendorong kursi roda dengan pelan pelan, membuat Bik Sum heran karena Dela duduk di kursi roda.
" Nyonya tidak sakit Bik, tapi nyonya lagi hamil Bik. saya tidak akan membiarkan nyonya jalan selama hamil Bik." Ucap Reno yang yang ingin menjaga kehamilan Dela supaya tetep aman sampai sembilan bulan.
" Serius tuan, selamat yah nyonya akhirnya penantian panjang, apapun makanan sehat untuk ibu hamil saya siap buat kan." Ucap Bik Sum ikut bahagia, mendengar kabar Dela hamil, karena selama pernikahannya Dela dan Reno belum diberikan anak sama sekali.
" Nanti saya kasih tahu bibik, menu sehat untuk Dela, saya ingin Dela dan anak saya makan yang sehat Bik. jangan sungkan minta uang belanjaan yang banyak Bik, karena Dela akan lebih banyak makan Bik selama hamil." Lanjut Reno peluk Dela dari belakang
" Alhamdulillah Bik, akhirnya bisa memberikan keturunan juga buat mas Reno, saya akan makan apapun yang dikasih tahu mas Reno selama saya hamil." Ucap Dela pegang perutnya, masih tidak menyangka sekarang Dela jadi calon ibu.
" Baik tuan, saya akan siap masak untuk nyonya, sekali lagi selamat yah nyonya, jangan terlalu cape bekerja yah, supaya Dede bayinya selalu sehat." Lanjut Bik Sum melihat Dela terlihat bahagia, ikut bahagia melihatnya
Reno langsung ajak Dela duduk di meja makan, Reno dengan telaten ambil makanan untuk Dela, membuat Dela merasa bahagia sekali di manja oleh Reno, sekaligus merasa bersalah karena dihatinya ada nama lain yang perlahan mengisi hatinya
Dilain sisi, William mandiin anak pertamanya, melarang Wiwin memandikan anaknya, membuat Wiwin merasa bahagia karena William mau repot repot memandikan anaknya.
" Ayah sayang, sudah lancar yah mandiin Kaka Lulu, aku ikut bahagia melihatnya " Ucap Wiwin melihat William yang pelan pelan mandiin Lulu
__ADS_1
" Harus bisa dong bunda, masa mandiin ka Lulu harus bunda terus yang memandikan, ayah tidak ingin bunda kelelahan sayang, aku akan pakai jasa ART untuk bantuin bunda merapihkan rumah ini, supaya adik adik juga tidak direpotkan lagi." Ucap William yang tidak ingin kehamilan Wiwin, jadi alasan adik adiknya ngeluh cape merapihkan rumah selama Wiwin hamil.
" Huh, ayah ini, padahal merapihkan rumah tidak bikin repot kok sayang. tapi baik lah jika itu yang terbaik akan bunda turutin, terimakasih sayang. sudah memberikan yang terbaik selama aku hamil." Lanjut Wiwin terharu karena William bener bener menjaga dirinya lebih baik.
William mencium keningnya Wiwin, gemes melihat istrinya yang tidak pernah protes. William melanjutkan memandikan anaknya sesekali melihat Wiwin.
Dilain sisi, Radit yang rindu dengan Dela, nekat ke rumah sakit untuk melihat Dela walaupun sebentar sebelum berangkat ke kampus.
" Maaf kan aku Dela, tapi tidak semudah itu menghilangkan perasaan yang baru tumbuh ini untuk kamu." Batin Radit, Radit menyiapkan proposal untuk pengajuan pembukaan apotek dan minta dokter umum di apotek nya untuk kegiatan kampus.
Radit jalan menuju ruangannya Dela, cuman bawa proposal yang tidak akan di curiga oleh siapapun dengan kedatangan Radit ke rumah sakit
Dilain sisi, Reno dan Dela jalan ke ruangannya Natasya, untuk kenalan langsung dengan asisten barunya Dela, betapa kagetnya Natasya adalah mantannya Reno waktu SMU dulu, dan Natasya sempet kejar kejar Reno yang akhirnya Reno menolak untuk kembali bersama Nastasya
" Ternyata Nastasya yang dimaksud William itu kamu, cewek yang tidak tahu malu, sudah ketahuan selingkuh masih maksa untuk kembali.' Ucap Reno kesel,dan nyesel tidak ingat dengan Natasya sebelumnya
" Dia mantan ayah?" Tanya Dela tidak menyangka sekarang asistennya mantannya Reno
" Iyah Dela, saya mantannya Reno, saya sudah bujuk Reno untuk kembali, eh di tolak katanya dia jatuh cinta ke perempuan yang kena musibah amnesia." Lanjut Natasya yang berani pegang lengannya Reno
" Lepas kan tangan kamu, mulai sekarang kamu saya pecat, saya tidak ingin istri saya punya asisten yang tidak tahu malu seperti kamu." Tegas Reno menyesal sudah menyetujui Natasya jadi asistennya Dela
" Jahatnya kamu Reno, cuman karena masalah pribadi, kamu tidak bisa profesional seperti ini." Ledek Natasya dengan sinis, melihat Dela yang duduk di kursi roda
__ADS_1
" Saya tidak peduli, mulai sekarang kamu saya pecat." Tegas Reno yang tidak ingin Dela sedih karena kehadiran Natasya, Reno berusaha jalan keluar dari ruangannya Natasya, langkahnya tiba tiba berhenti mendengar ucapannya Natasya, Dela langsung melihat belakang.
" Apa benar Natasya pernah hamil anak mas Reno?" Tanya Dela tidak percaya
" Itu tidak benar sayang, jangan denger ucapannya Natasya yang tidak jelas itu." Lanjut Reno kaget, karena Natasya berani beraninya buka aib masa lalunya
" Anaknya Reno juga masih ada sampai sekarang, saya memang selingkuh karena Reno terlalu sibuk dengan pekerjaannya, yang kamu tahu Dela, Reno punya perusahaan, rumah sakit, dan kampus. membuat Reno mengabaikan anak dan istrinya." Lanjut Natasya terus terang, Natasya bersyukur diterima kerja jadi Reno tahu kalo anaknya masih hidup sampai sekarang
Dela yang mendengar ucapan Natasya langsung berdiri dan betapa kagetnya Dela menampar Reno begitu saja, membuat Reno tidak sanggup melawan ataupun marah karena memang semuanya salah Reno dimasa lalu
" Jika aku tahu, mas Reno punya istri tentunya aku tidak akan menerima lamaran mas Reno, dan menerima kebaikan mas Reno sampai sejauh ini " Ucap Dela dengan lirih, Dela berusaha lari,tidak sengaja kepeleset dan jatuh pingsan membuat Reno dan Natasya kaget melihat Dela pingsan.
" Dela sayang bangun, Natasya jika terjadi sesuatu dengan Dela dan anak saya, kamu tidak akan pernah saya maaf kan. dasar perempuan tidak tahu diri kamu." Bentak Reno kesal, Reno langsung angkat badannya Dela dan berusaha keluar dari ruangannya Natasya dan membawa Dela keruang UGD
" Ini semua juga salah kamu mas, jika kamu pedulian anak dan istri kamu, tidak akan menyakiti Dela seperti ini " Teriak Natasya kesal karena Reno pergi begitu saja dan tidak mengakui kesalahannya di masa lalu
Dilain sisi, Reno panik melihat Dela mengeluarkan darah, Reno berteriak minta dokter jaga untuk segera memeriksa kondisinya Dela
" Cepat tangani istri saya" Teriak Reno, langsung membaringkan Dela dan membiarkan dokter periksa kondisinya Dela
" Baik pak" Ucap dokter jaga, langsung periksa kondisinya Dela
Reno menyesal terima Natasya jadi karyawannya, dan sekarang Dela dalam kondisi kritis akibat berusaha lari mendengar kenyataan jika Reno adalah suami orang, dan tidak sengaja Dela kepeleset. Reno harap hadap cemas dengan kondisinya Dela sekarang
__ADS_1