Bibah Pelayan Sexoy

Bibah Pelayan Sexoy
Pergi


__ADS_3

Selesai sarapan Bibah membersihkan meja dibantu dengan si Mbok.


Setelah dibersihkan Bibah mulai merajang bahan masakan untuk dimakan Siang Hari. Seperti biasa Arka selalu menghampiri saat Bibah masak.


" Masak Apa Bi " Tanya Arka.


" Ibu Minta masak cumi saus Padang mas Sama Tumis kangkung Dan Sapo tahu seafood " Ujar Bibah tanpa bergeming Dari tempatnya.


" Koq makanan Mas Harlan semua itu " gunam Arka.


" Bikin calamari ring juga ya Bi. aku mau cemil nanti pakai saus tar-tar " Ujar Arka ke Bibah.


" Iya Mas " Sahut Bibah sambil terus mengolah bahan masakan .


Selepas masak, Bibah kembali ke kamarnya . Tekadnya sudah bulat ia Akan pergi Dari rumah Pak Hendrawan setelah semua makan Siang .


" Mbok, Bibah Pamit ya.. jangan bilang-bilang ke ibu dulu, biar nanti Bibah Yang Pamit langsung " Bibah Pamit ke Mbok jum Di ruang belakang tempat ART berkumpul.


" Kamu udah pikiran mateng-mateng neng ? " Tanya si Mbok .


" Udah Mbok, Dari pada gaji Bibah Di potong terus mending Bibah keluar Aja Cari kerjaan lain " Isak Bibah Di pelukan mbok Jum.


" Ya sudah sering-sering hubungi Mbok ya. Jangan lupa kesehatan kamu, jangan lupain si Mbok "


" Iya Mbok "


Bibah memeluk Mbok Jum kembali.


***


Makan Siang sudah tersaji. Bibah mengaku tidak enak badan Dan tidak bisa melayani bu Har Di meja makan.


" Bibah mana Mah ? " Tanya Arka.


" Gak enak badan katanya " Sahut Bu Har.


" Oh gitu ,padahal Aku mau Pamit pulang ke jogja " Ujar Arka lesu.


" Ya udah nanti Pamit sama mama Ke kamarnya, mama juga mau lihat keadaanya "


" Pembantu manja " Celetuk Harlan


" Benci banget Sama Bibah si Mas Harlan " Ujar Arka kesal.


" Tau tuh, ngeri jadi cinta nanti " Pak Hendrawan terkekeh dengan ucapannya sendiri diikuti tawa sang mama.

__ADS_1


" Ma, pa Aku udah punya istri " Ujar Harlan mendelik kesal.


" Mana istrimu ? " Tanya Pak Hendrawan. Harlan pun terdiam.


" Ma , Pa nitip Bibah ya ngeri dia ngebathin lama-lama kalau Ada Mas Harlan . galak Banget " Arka tertawa sekaligus menyindir abangnya itu.


" Pasti " Ujar Mama semangat.


***


Selepas makan Siang Arka pun Pamit ke Bibah di kamarnya ditemani Bu Har.


Terlihat Bibah sedang menundukan wajahnya Di meja Yang Ada Di audit kamar.


" Kamu sakit apa Bib ? Arka mau Pamit tuh dia mau kembali ke Jogja " Ujar Bu Har lembut ke Bibah. berbanding terbaik dengan Harlan.


" Gak enak badan Aja bu " Bibah tersenyum dengan Mata Yang sembab.


" Kamu nangis ? " Tanya Bu Har khawatir.


" Cuma Gak bisa tidur semalem Bu " Sahut Bibah pelan.


" Ya udah Aku Pamit ya Bi, kalau mama bolehin cuti kapan2 Ajak Bibah ke Jogja mah ke tempat Aku " Ujar Arka .


" Bu, Bibah mau bicara " Ujar Bibah berbisik.


Bu Har mengangguk ,Arka pun langsung pergi agar tidak ketinggalan pesawat.


" Mau bicara Apa Bib ? " Tanya Bu Har.


" Maaf Bu, Bibah mau undur diri " Bibah menunduk tak kuat menatap Bu Har orang paling baik Di dunia ini menurut versi Bibah.


" Loh , kenapa ? " Bu Har Panik.


" Bibah merasa Gak berubah Aja bu disini . Bibah rasanya Gak sanggup jadi bahan amarah Pak Harlan. Bukan Bibah Gak sopan tapi Bibah takut Sama bentakan bu " Ujar Bibah Jujur.


Sepertinya Bibah ada trauma tersendiri mengenai bentakan .


" Biar ibu marahin Harlan " Ujar Bu Har emosi.


" Jangan bu, Kata Mas Arka biasa Kalau Pak Harlan begitu dia sedang Ada masalah. Kasihan kalau ibu marahin Pak Harlan " Ujar Bibah takut.


Bu Har menghela nafasnya. memang benar, Harlan begitu pasti Karena Ada masalah dengan istrinya.


" Iya Sih Bib, istrinya tuh entah kenapa susah banget komunikasinya, ketemunya, saya rasanya pingin ganti mantu Aja kalau bisa " Gantian Bu Har Yang curhat.

__ADS_1


Bu Har pun menceritakan istri Dari Harlan Yang suka seenaknya pergi,Jarang berkabar dengan Harlan, bertamu ke Indonesia terlebih, hampir tidak pernah.


" Tapi anehnya Harlan tetap cinta mati Sama si Sehila itu " gerak Bu Har.


" Kasihan juga sih ya Bu " Bibah sedikit iba tapi kembali kesal Karena menginga ucapan merconnya itu.


" Trus gimana ? gak jadi keluar Kan ? " Bu Har berharap Setelah menceritakan Kisah Harlan Bibah luluh Dan tidak jadi keluar.


" Tolong Kamu pikirkan lagi ya, minimal Inget saya, saya butuh temen Bib " Ujar Bu Har sedih.


Bibah sedikit mengangguk. Bu Har pun Pamit pergi Karena Ada acara bersama sang suami.


Bibah jadi galau sedikit ,mau pergi bingung ,Gak pergi bathin.


Pukul dua Siang Bibah sedang membuat cemilan untuk Malam Hari nanti.


Harlan menghampiri Dan Minta dikuatkan teh panas.


" Hei bikinin Gue teh panas gulanya 2 sendok teh Antar ke Taman belakang " Ujar Harlan ke Bibah .


" Baik " jawab Bibah tanpa melihat Lagi. ia takut dengan tatapan Harlan.


Setelah membuat teh, Bibah mengantarkan ke Taman belakang sesuai titan raja galak .


" Ini Pak Harlam teh nya " Ujar Bibah sambil gemetar.


" Pak Lagi Pak Lagi ,Dibilang Gue bukan bapak lo juga " Bibah Yang kaget tangannya tak sengaj menyentuh ujung meja Dan membuat teh panas itu tumpah ke dekat area pahaa Harlan.


" Awww lo bener-bener ya mau celakain Gue terus " Geram Harlan.


Bibah tak kuasa menangis.


" Maaf Pak Bibah Gak sengaja hiks hiks "


" Udah pergi Sana ,kesel Gue Liat lo terus "


Omel Harlan.


Bibah tak bisa Menahan Lagi tangisnya Dari isak pun menjadi besar. Dan ia masuk ke kamar membawa tas Yang sudah is siapkan Dan Pamit ke Mbok Jum . Ia menitip ponselnya ke Mbok Jum untuk diberikan ke Bu Har.


" Bibah Pamit ya Mbok, salam buat Bu Har Dan Pak Hend juga mas Arka. " Bibah menyeka air Mata nya Dan pergi meninggalkan kediaman Keluarga Hendrawan.


***


Huhuhu Galak banget sih Pak Harlan . Neng Mput ikut syok juga.

__ADS_1


__ADS_2