
Erick Dan sang istri kesana kesini menyambut tamu. Semua Tamu tabungan anatra teman Eric Dan Nana juga teman Dari Mamy Erick. Sedang kini Harlan berkumpul bersama Adit Dan Dinand.
Saat ini Nana,Dara ,Dan Nola mengajak Bibah untuk bergabung bersama team para istri.
" Eh iya Bibah tau drescode nya warna pink disini tau Dari Harlan ? " Tanya Nola kepada Bibah kepo.
" Iya Mbak, tau Dari Pak Harlan " jawab Bibah Jujur Dan Tanoa embel-embel lainnya. Agak sungkan berbicara Di Awal.
Bibah bukan tak nyaman , hanya saja Bibah sendiri Yang tidak punya status apa-apa seperti 3 wanita cantik Di depannya itu lebih memilih diam Karena merasa tidak satu level.
" Kamu Gak nyaman ya ? " Tanya Nana Yang super peka dengan keadaan.
" Nggak sih Mbak, cuma Aja Bibah itu cuma Pembantu . Rasanya Gak pantas duduk disini " Cengir Bibah
" Ya ampun Bibah Gak gitu juga .. " Teriak Dara membuat Harlan menoleh Dan menghampiri Bibah. Semua Mata pun menoleh ke meja VIP sang empunya acara.
" Kenapa ? " Tanya Harlan panik mendengar Nama Bibah dipanggil dengan agak keras.
" Kamu diapain emak-emak rusuh ini ? " Tanya Harlan menatap Bibah panik Dan menatap Dara dengan memicingkan matanya.
" Apaan sih lo Lan , emang Kita ngapain Bibah " Nola Yang kaget melihat Harlan lebay mencibir pria Yang membawa Bibah itu .
" Lah itu tadi teriak ya Ampun Bibah.. kenapa ? " Tanya Harlan meminta jawaban dengan wajah galak
" Issh najong deh, lebay ya Harlan .Lo tau bacot Gue Kan gede. " Ujar Dara.
" Waktu Sheila Kita sindir lo diam Aja , giliran Bibah cuma diteriaki namanya Aja lo segitu panik nya " Nana tertawa melihat tingkah laku Harlan Dan setengah mencibir.
" Ya Masalahnya dia bukan Sheila , dia wanita baik-baik Gak pernah buat hal - hal aneh masa kalian apa-apain " tegas Harlan.
" Itu lo tau Kita gak mungkin gitu " Gerutu Nola.
" Ckk Tanya Aja Bibah ,Gak Kita apa-apain Kan kamu Beb ? " Tanya Dara sambil memakan cemilan Di depannya.
" Iya Pak, Bibah Gak diapa-apain. Bibah Yang sungkan Kan Bibah cuma Pembantu " Ujar Bibah insecure Dan semua tersenyum melihat keluguan Bibah.
" Pembantu modelan kayak kamu mah Bi, banyak Yang minat " Nola menghibur Bibah. Sebenernya bukan menghibur emang bibahnya cantik. Gak pantes malah jadi asisten rumah tangga.
" Gak usah insecure gitu Bi , Kita semua Sama , Sama-sama wanita. Kita bukan gitu koq orangnya. Buktinya Kita nyaman-nyaman aja Kamu disini. " Ucap Nana mengelus tangan Bibah.
" Iya tuh kamu denger Kan, istri teman-teman Aku Gak gitu " Ujar Harlan mencoba menyentuh tangan Bibah tapi Bibah langsung menaruh tangannya dibawah meja agar tidak disentuh.
" Istri lo doang Yang gitu ya Lan " Nana cekikikan.
__ADS_1
" Njiirrr " Erick tak bids Menahan tawanya juga Adit Dan Dinand.
" Bini lo Rick " Adu Harlan ke Erick.
" Emang bener " Semuanya terbahak.
Harlan kmtetap berdiri disamping Bibah. Sambil meminum minuman dari gelas Yang sama dengan Bibah.
" Udah Sana-sana lo lebay deh ah " Usir Nana ,ibu Dari sang empunya acara.
Harlan pun didoronh menjauh oleh Nana.
" Bilang ya Bi kalau kamu diapa-apain Sama genk emak-emak rusuh ini " Harlan mengacak rambut Bibah Dan tersenyum hangat.
Bibah jengah dengan perlakuan Harlan tapi hanya mengangguk .
" Ce ileeeeeehh " Goda Nana. Harlan pun berlalu pergi bersama suami-suami takut istri itu.
Pesta pun berjalan dengan lancar, anak-anak bermain dengan ceria Karena disediakan arena bermain Dari Yang batita,balita Dan anak usia 7 tahun ke atas ..
Makanan pun melimpah ruah Dan tak habis sampai acara selesai.
Anak-anak Dari teman Harlan pun kecapean bermain Dan saat ini tertidur bersama para pengasuhnya.
Jiwa ART Bibah ingin membantu tapi ditahan oleh istri-istri konglomerat itu.
***
Setelah semuanya sudah santai mereka mengobrol kembali diruang keluarga.
" Hmm Mbak Nana " Panggil Bibah ke Nana Setelah para laki-laki beristri berkumpul Di beda tempat.
" Iya Apa Bi " Jawab Nana sambil menaruh ponselnya Di meja.
" Pak Harlan jutek Gak sih orangnya ? " Tanya Bibah cengar cengir.
Nola,Dara Dan Nana senyum-senyum seperti mendengar anak ABG bertanya tentang pacarnya ke teman dekatnya .
" Kalau Lagi Gak mood Aja dia Bi jutek. aslinya baik koq. hmm ama kamu gimana ? " Tanya ibu Dari Bella itu.
" Galak " Cengir Bibah. Semua pun Sontak tertawa. Dan menoleh ke arah Harlan Yang tetap terlihat walau beda ruangan.
" Itu gegara saingan kamu , si Sheila " Oceh Dara
__ADS_1
Yang sepertinya punya dendam pribadi ke Sheila.
" Bu Sheila galak ya ? " Tanya Bibah penasaran Dan menunggu jawaban Dari Dara.
" Eh tapi kamu emang belum pernah ketemu? Udah berapa lama sih kerja Sama mama Harti ? " Tanya Dara.
Bibah pun menjelaskan
" Udah empat tahun mbak tapi Gak pernah ketemu Sama Bu Sheila.
Bibah Aja Baru ketemu Pak Harlan beberapa Hari lalu " jujur Bibah.
Ketiga istri Dari sahabat Harlan itu saling tatap.
" Serius ? " Tanya Dara,Nola Dan Nana berbarengan.
Bibah mengangguk cepat.
" Ya iyalah Dari sbeelum nikah dia Gak akur Sama Mama Harti . Harlan Aja Yang makasih banget " Celetuk Nana.
" Masa sih mba . Pantesan aja ? " dua Kata terakhir Bibah hanya diucapkan didalam hatinya .
Semua mengangguk. Bibah pun jadi punya pikiran sendiri mengenai Sheila.
" eh eh vicall Sama Mama Harti yuk " Ajak Nana.
" Sayang Coba Mami pinjem dulu HP nya "Ujar Nana Ke Bella.Ya hanya Bella Yang tidak tidur Dan asiknbermain ponsel.
Bella Yang memang kegandrungan HP itu pun diajak bicara oleh Bibah .
Walau Bibah hanya Pembantu Dan belum menikah tapi ia tau, tak Baik anak kecil kebanyakan bermain ponsel.
" Bella Sama Bibah sini " Bibah menghampiri Bella Yang sedang merajuk .
" Boleh Mi Sama Tante, eh Kak Bibah " Tanya Bella ke Nana Ibunya.
" Boleh dong, tapi koq kamu panggil ya Kakak sih , tante dong, tante Bibah Ini Kan teman Mami. " Ujar Nana.
" Tapi wajah Kak Bibah lebih muda Dari Mami, jadi Bella mau panggil kakak Aja Gak mau tante " para suami Yang sedang menghampiri istrinya itu Menahan tawanya mendengar Bibah dibilang lebih muda Dari Nana oleh Bella.
Tatapan Mematikan pun didaoat para lelaku Dari istri-istri mereka kecuali Harlan.
Mowning semuaaah.
__ADS_1
Jangan lupa dukung terus dengan Cara jempol Di goyang yaa...