
" Ya ampun " Bibah menutup mulutnya dengan tangannya sambil geleng-geleng.
" Pak Harlan mesum ke semua orang ya " Bibah memicingkan matanya..
" Udah ya Pak jangn cium saya Lagi. Inget istri Dan juga kasihani saya dong Pak . nanti suami saya nerima bibir saya bekas Pak Harlan " Bibah mengerucutkan bibirnya Lagi.
" Hah Bibah Bibah istri saya Aja Gak Inget saya, Gak Inget pulang, Gak Inget mertua " Kini Harlan menjatuhkan tubuhnya ke sofa .
Harlan diam sejenan sampai akhirnya bangun Dan bersikap biasa kembali.
" Ayok turun Kita butuh waktu buat Beli Kado Dan kerumah Eric. Kasian juga si Boy nunggu diluar diKira Kita ngapa-ngapain Lagi. " Harlan terkekeh Dan Bibah mencibir.
" Udah Pak ? " Tanya Boy saat Harlan sudah keluar Dari ruangannya.
" Udah ? emang Gue ngapain ? " Mulai ketus Lagi si bapak galak.
Boy menelisik Bibah . " Bajunya Aman Gak kusut. Gak ngapa-ngapain Kali ya " Bathin Boy.
" B Aja Liatnya Boy " Ketus Harlan.
" Ah iya Pak " Boy pun akhirnya berjalan Di belakang Harlan Dan Bibah mengikuti kemana langkah kaki dua insane beda usia itu.
***
" Duh Bibah bingung Beli Yang mana ya bagus-bagus semua " Bibah saat ini sedang memilih kado untuk Bella anak Erick Yang Hari Ini Akan merayakan ulang tahun nya Yang ke Lima tahun.
" Ambil Aja semua " enteng sekali bapak satu itu kalau asal jeplak.
__ADS_1
" Sayang uangnya " Ujar Bibah tanpa pedulikan Harlan Yang juga sedang memilih kado .
" Sama saya sayang Gak hahaha " Harlan bertanya sendiri,tertawa sendiri.
Bibah hanya melirik saja malas menanggapi pria beristri satu itu. Ia takut semakin larut terpesona oleh Harlan. Ya Harlan Sama Tampan dengan Arka.
Bedanya Arka lembut Dan Harlan ketus. Tubuh Harlan lebih atletis Dan Arka belum terlalu berisi. Mungkin Karena Harlan Rajin gym Dan olahraga Malam dengan sang istri sehingga tubuhnya bagus.
Wajah Harlan pun lebih matang sedang Arka Masih muda.
Setelah mencari-cari akhirnya Bibah memutuskan memberikan Kado mainan kitchen set paling Mahal tapi itu memang paling bagus . Karena sebelumnya Bu Har mengirim pesan untuk memberikan paling bagus untuk anaknya Erick.
Bu Har menganggap anaknya Erick teman Harlan adalah cucinya juga. Karena teman-teman dekat Harlan sudah dianggap anak oleh Bu Har.
" Bibah Beli ini Aja Pak untuk kado Dari Bu Har " Ujar Bibah sambil memfoto mainan tersebut lalu dikirimkan ke Bu Har.
" Apa bukan punya kamu ini ? " Harlan bermaksud ingin mengembalikan ke Rak nya.
" Itu kado Dari Bibah Pak,biar Aja disitu Bibah mau kirim pesan ke Bu Har dulu " Bibah tersenyum Manis ke harlan Dan matanya kembali ke Layar ponsel Setelah itu.
Harlan mengangguk kan kepalanya tanda mengerti.
" Pak Harlan Beli Apa ? " Bibah celingak celinguk mencari Kado Apa Yang diberikan anak majikannya itu.
" Tuh " Harlan menunjukkan dengan bibirnya yang lumayan se-xy menurut Bibah.
Bibah menatap box besar arah Yang ditunjuk Harlan.
__ADS_1
" Apa tuh Pak ? " Tanya Bibah penasaran.
" Mobil " Jawab Harlan .
Bibah galau Dan khawatir Salah dengar.
" Mobil Pak ? Anaknya perempuan Kan Pak ? " Bibah Ragu takutnya salah pesan. Masa iya anak laki-laki Di beri kado kitchen set.
" Iya perempuan " jawab Harlan membuat Bibah lega Dan mengusap dadanya.
" Stop Bi " Jawab Harlan.
" maksudnya ? " Tanya Bibah tidak paham.
" Jangan kencang - kencang ngelus dadanya nanti bajunya melorot gimana ? " Goda Harlan Dan Bibah pun mendengus kesal.
" Mesum amat ya bapak satu ini " Cibir Bibah Dan Lagi - Lagi membuat Harlan tertawa hingga tanpa sadar Difoto oleh Boy Dan boy langsung mengirimkan ke Pak Hendrawan.
^^^" Good Boy, thanks ya tolong kawal terus Dan kumpulkan bukti tentang Sheila "^^^
Pak Hendrawan membalas pesan Yang dikirimkan oleh Boy.
^^^" Iya Pak " ^^^
***
Pagi - pagi Neng udah update dua Kali nih. Neng Mah pamrih mau minta Like Vote Koment dan Hadiah kalau Ada 🤣.
__ADS_1
Tar neng janji up terus deh kalau dikabulin ðŸ¤.