
Bibah menghampiri Mbok Jum Di dapur sebelum masuk kamar.
" Mbok.." Panggil Bibah .
" Neng Gak apa-apa ? " Tanya Mbok Jum khawatir Dan memeluk Bibah.
" Kenapa - kenapa Mbok. tapi Pak Harlan tolongin Bibah . kalau nggak ,nggak tau deh Bibah jadi apa " Ujar Bibah Lirih.
" Ya udah sana Mandi ganti baju. " Ujar mbok Jum.
" Baju Bibah Masih ada Mbok Di kamar ? " Tanya Bibah . ia khawatir bajunya sudah pindah ke tempat lain.
" Masih dong, ibu maunya kamu pulang . Tuh siti mau tempatin kamar kamu Aja Gak boleh " Ujar Mbok Jum.
" Siti ? siapa ? " Tanya Bibah.
" Pembantu baru yang baru aja dateng tadi buat bantu-bantu disini biar kamu Kita berdua Gak kecapean Kata ibu " jelas Mbok Jum.
" Maksudnya buat gantiin Bibah Mbok ? "
" Bukan neng, buat tenaga tambahan Aja. Mbok Kan udah tua. "
Bibah menghela nafasnya . " Iya Mbok ya udah nanti Bibah kenalan dulu sama Siti. Bibah masuk dulu ya Mbok " Pamit Bibah
" Iya ,Mbok juga mau istrahat dulu , repot Mbok tadi kamu Gak ada " Ujar mbok sambil terkekeh.
" Maafin Bibah ya Mbok ,Bibah nyesel asal pergi Aja Gak mikirin perasaan Mbok Dan Yang lainnya disini " Bibah tertunduk lesu.
__ADS_1
" Udah udah " Mbok berjalan ke kamarnya . Begitu juga Bibah.
Saat Bibah masuk hal pertama Yang dilihat adalah posisi kamarnya Masih tetap sama. Benda-benda nya tidak berubah apalagi barang-barang berharga nya seperti handphone Masih tersimpab rapih Di laci kecil dekat skin care Yang Di elikan Bu Har.
" Gak bersyukur banget sih Bibah " Bibah memukul pelan kepalanya sendiri.
Bibah penasaran ingin melihat Apa saja notifikasi Yang terlihat banyak sekali Di ponselnya. Tapi ia urungkan Karena is harus Mandi Dan bersih-bersih setelah seharian Di jalan .
***
^^^" Sayang , Aku kemungkinan lama ya Di Turkey " ^^^
Sebuah pesan masuk Di ponsel milik Harlan.
Harlan hanya membacanya tanpa berniat membalas.
Lagi-lagi Harlan hanya melihat pesan Dari sang istri .
^^^" Sayang Aku kemarin belanja Dan over budget , Aku khilaf . Sekarang tabunganku menipis " ^^^
Sheila terus mengirim pesan walau Harlan tidak membalas.
Harlan mengambil ponselnya Yang satu lagi untuk menghubungi asistennya .
" Boy , transfer ke Sheila tiga puluh Lima juta aja . Kasih keterangan , Untuk ongkos pulang . Thanks Boy "
Di seberang Sana Boy belum menjawab tapi telepon sudah Di tutup duluan oleh Harlan.
__ADS_1
***
Selesai Mandi Bibah melihat ponselnya. Bibah langsung mengirim pesan ke Arka.
^^^" Mas Arka , Bibah udah pulang. maaf tadi ngerepotin bikin panik "^^^
Baru saja pesan terkirim ke Arka Arka sudah menghubungi Bibah Dan mereka mengobrol sebentar Di telepon. Arka menyuruh Bibah istrahat Dan jangan mengulangi kejadian tadi Lagi sebagai bentuk permintaan maaf Bibah.
Bibah pun menyanggupi, Rumah keluarga Pak Hendrawan terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Entah Bibah harus membalas nya bagaimana at kebaikan seluruh keluarga Pak Hendrawan.
Kini Bibah membaca chat Di grup Pembantu Komplek.
^^^" Bibah lo diganti ? Koq tega sih Sama kita-kita Gak Pamit ? "^^^
^^^" Bibah jangan tinggalin Akang "^^^
^^^" Gue Gak rela Bibah lo keluar Dari Genk Kita "^^^
^^^" Gue Gak mau terima siti Di Genk Kita lah, lo Gak tergantikan "^^^
^^^" Sepertinya Gaya si Siti Tengik, Gak pantas gantiin kau . ,Kau cemana sih main asal pergi Aja . Gak sayang kau sama Kita hah " ^^^
^^^" Bibah Gak kemana-mana , Bibah cuma healing tadi . Siti tenaga tambahan dirumah Bu Har. Bukan untuk gantiin Bibah . Sekian konfirmasi Dari Bibah . Selamat Malam, sampai jumpa besok Di markas "^^^
***
Yang Masih punya Vote boleh banget loh kasih ke Bibah. kopi juga boleh Buat penyemangat Harlan Yang ditinggal istrinya .
__ADS_1
Buat nguatin hati Arka Yang Gak tenang Bibah pergi Kembang sepot juga boleh.