
Di teras depan Bu Har Dan Pak Hen sedang minum teh diselingi obrolan dan membuat kedua pasangan lanjut usia itu tertawa kecil dengan gaya yang berkelas.
Bibah datang Dan tersenyum, Aura hangat Dan positif itu sampai Di Bibah cukup dengan melihat interaksi kedua nya .
Biasanya memang seperti itu, jika aura Kita positif, pasti menyebar Dan sampai ke orang-orang di sekeliling kita.
Bibah menghampiri Bu Har Dan mendekat ke arah duduknya.
" Bu, Bibah belanja dulu ya di bang Vegi " Pamit Bibah ke Bu Har yang sedang mengelengkan kepalanya Karena cerita Dari Pak Hendra Yang menurut Bu Har lucu entah itu Apa, Bibah tidak terlalu mendengar hanya sebait kalimat.
" Gitu-gitu anak Kita loh Pa " Ujar Bu Har sambil menutup mulutnya.
Bu Har beralih pandangan ke Bibah .
" Iya, belanja Yang menurut kamu butuh ya terserah Apa Aja ,Sama Jangan lupa ya Bib seperti biasa... " Sahut Bu Har sambil menatap kearah Bibah.
Agak jengah sebenernya kalau yang lain mendengar Bu Har memanggil Bibah dengan sebutan Bib, Bib. Seperti bunyi pager di tahun 90an.
Bib Bib Bib Bib
Bib Bib Bib Bib
Tapi Karena Bibah tidak masalah ,jadi yang lain hanya meringis saja jika mendengar sebutan Bib .
" Siap Bu " Sahut Bibah Yang selalu happy .
" Nanti Bibah info kalau ada news Dari anak-anak " Ujarnya lagi Setengah berbisik Bibah ke telinga Bu Har sambil cekikikan membuat Pak Hen mengernyitkan dahinya.
" Ada Apa sih Ma,Bah " Lain Bu Har, lain Pak Hen.
Pak Hen lebih senang memanggil Bibah dengan Kata Bah. Bibah tentu saja tidak mempermasalahkan Panggilan nya itu walau terdengar aneh juga. Tapi toh Pak Hendrawan adalah perantara Dari Tuhan untuk memberikan rezeki ke Bibah. Jadi ia tidak perlu protes. Dan lucu juga kan dipanggil Bah.
Hari Ini Pak Hendrawan Yang biasanya tidak terlalu ikut campur obrolan Sang istri dengan Bibah , tumben sekali saat ini mendadak kepo tingkat tinggi.
__ADS_1
" Maaf ya Pak Hen Yang terbijaksana, ini obrolan tentang Wanita Indonesia , walau Pak Hen Yang menggaji Bibah, tapi menurut perkumpulan wanita Komplek Bunga itu, ini adalah privacy. Mon Maap ya Pak " Bibah mengatup kedua telapak tangannya didepan dadanya sambi terkikik.
Ya Bibah memang tidak canggung dengan kedua majikannya itu Karena memang sang majikan tidak membatasi diri dengan para asisten rumah tangganya terutama dengan Bibah . Tapi para asisten rumah tangga tetap menghormati Bu Har Dan Pak Hen walau sedang bercanda.
" Astaga Ma, Ma. Kamu ajarin si Bibah Apa sih sampai begitu sok rahasia-rahasiaan segala " Pak Hen tergelak mendengar jawaban Bibah.
" Ajarin cara menjawab dengan elegan dong " Bu Har pun tak kuasa Menahan tawa.
" Eh iya Bib, ini uang belanjanya " Bu Har mengeluarkan uang Dari Dalam dompetnya Yang berada Di dekat teh Yang ia minum.
" Loh Bu, Masih Ada ini yang kemarin Kita ke supermarket Beli buah, Kan kelebihan uangnya . Kata ibu buat belanja Di Bang Vegi Aja " Bibah mengingatkan uang Bu Har Yang Ada Di tangan Bibah .
" Ah udah Gak apa-apa itu bonus buat kamu beli skincare biar tambah glowing. Biar kamu semakin terdepan Bib " Bu Har mengeluarkan uang dua lembar berwarna merah Dan menyerahkan ke Bibah sambil berkata seperti jargon merk Motor Yang dipakai Bang Eldiablo Di MotoGP.
" Skincare Aja ibu Yang beliin, bisa Kaya Aku ini bu kalau dikasih bonus terus " Bibah bersyukur sekali punya majikan seperti Bu Har Yang royal Dan Pak Hen Yang tidak mempermasalahkan jika sang istrinya memberi bonus para asisten rumah tangganya.
" Udah ambil Aja, jangan lupa pesen ibu kamu tuh Bah " Pak Hen menimpali.
" Ashiiaap makasih Bu,Pak biar Makin lancar rezekinya sering-sering kasih kita-kita bonus " Bibah menyahut sambil mengiringi DOA untuk sang majikan.
***
Bibah keluar dari rumah dengan pakaian favoritnya daster kekinian pemberian warna pastel dari Bu Har dengan panjang tujuh perdelapan dan celana legging di dalamnya .
Komplek Bunga adalah Cluster yang rumahnya tanpa pagar . Pendirinya bermaksud ingin semuanya Yang tinggal disana akrab jika sesekali keluar Dan Bisa saling mengobrol, tidak dibatas tembok Dan pagar Yang tinggi Yang kalau kata Ibu neng, kalo orang Kaya itu lo lo - Gue Gue.
Nah pendirinya bermaksud ingin seluruh Yang tinggal di Komplek Bunga itu akrab Dan Bisa saling mengobrol.
Dan saat ini Bibah berjalan Dan seperti biasa, supir tetangga selalu mensuit-suit Bibah kalau lewat.
" Swit swit ".. Ujar Kiki supir tetangga Yang berusia Masih muda juga itu sedang memanasi mobilnya.
" Bosen deh ki Bibah sih Di swit swit terus " Ujarnya sambil berjalan Dan menguncir rambutnya Yang panjang.
__ADS_1
" Ya udah swot swot " pemuda itu pun mengganti huruf i dengan o.
Bibah tergelak mendengar nya.
" Udah panas tuh Mobil, udah Sana jalan " Tidak lama saat Bibah bicara ke Kiki sang majikan Kiki keluar dengan cantiknya.
Kiki adalah supir Mba Evelyn Yang Masih single Di usia Yang sekarang.
" Eh hehe Mba Eve udah siap mba, Kiki kurang kerjaan tuh Mba tolong ditambah " Celetuk Bibah Dan membuat Kiki melotot kearahnya .
" Iya Ki? ya udah nanti saya tambah kerjaan kamu Ki " Sahut Mba Evelyn sambil tersenyum.
" Rasain " Bibah tertawa senang .
" Kita jalan dulu ya Bibah " Pamit Mba Eve dengan sopan.
" Hati-hati Mba Eve " Bibah menunduk sambil tersenyum.
" Udah cantik, sopan,Kaya ,sempurna " Ujar Bibah tanpa terdengar oleh Mba Eve tapi terdengar oleh Pembantu Komplek Bunga lainnya Yang sedang memilih belanjaan Di Bang Vegi.
" Tapi sayang belum nikah " Celetuk Ratna .
" Hust lambemu Rat " Omel Bibah membuat Ratna terkekeh.
" Kayak udah nikah Aja kamu " Bang Vegi menimpali Dan Ratna pun mencebikkan bibirnya.
" Udah - udah belanja yuk biar bang Vegi buru-buru pergi Dari sini " Celetuk Dina Dan membuat Bang Vegi mendengus kesal Dan semua tertawa melihat ekspresi Bang Vegi .
" Ada cerita apa nih pagi ini " Tanya Bibah ke para Genk ART Komplek Bunga itu.
Setelah dapat Kode Dari Bibah semua langsung merapat Dan mulai berbisik.
***
__ADS_1
Ada yang Sama seperti Bibah n the genk nya klo Lagi Di abang sayur ?
Yang Sama Cung 😂.