Bibah Pelayan Sexoy

Bibah Pelayan Sexoy
Oke Aja


__ADS_3

Bibah keluar Dari kamar Harlan dengan perasaan campur aduk.


Deg-degan ciuman pertamanya direbut,Mau marah tidak bisa pastinya, mau curhat juga kesiapa.


Mau bilang ke Genk Pembantu Komplek Bunga nanti diKira ngadi-ngadi. Mau cerita ke Bu Har Gak mungkin, kalau Bu Har percaya. Kalau Gak percaya ? bisa kacau urusannya dibilang pelakor bisa-bisa.


Bibah pun memutuskan untuk menyimpannya sendiri Dalam hati Yang nggak dalem-dalem banget.


Biarkan menjadi kenangan terindah eh tak terlupakan maksudnya.


***


Bibah sudah memasak nasi goreng khas nya . Nasi goreng kuning dengan suwiran ayam diatasnya Dan kerupuk undang .


Piring sudah tersusun rapih untuk tiga orang berdampingan dengan segelas air putih .


Bu Harti Dan Pak Hendrawan sudah siap Di meja makan menanti untuk menyantap makanan favourite nya pagi ini.


" Bib tolong ambilkan satu piring Lagi ya " Titah Bu Har.


" Baik Bu " Bibah menurut Dan langsung menyiapkan piring Yang di Minta.


Bibah berusaha baik-baik saja Di depan Bu Harti Dan Pak Hendrawan. Ia ingin melupakan kejadian tadi Di kamar Harlan.


" Bah tolong panggil Harlan ya " Kali ini Pak Hendrawan Yang memberikan Titah ke Bibah.


Bibah mematung dan langsung memasang wajah panik.


" Panik Banget tuh muka, biasa Aja Kali " Harlan datang dengan wajah biasa seperti tidak Ada apa-apa.

__ADS_1


" Katanya udah Gak galak , koq tegang gitu bah " Goda Pak Hendrawan.


" Hehe iya nggak koq Pak. Bibah ke belakang dulu ya Pak, Bu " Bibah Pamit Dan ingin beranjak pergi.


" eh eh Bib, Bib sini kamu mau kemana. Bapak mau ngomong sama kamu " Bu Har Menahan Bibah Yang Ingin meninggalakn suasana tak nyaman Karena Ada Harlan.


" Kamu duduk sini, itu piring untuk kamu sarapan juga " Ujar Bu Har menjelaskan .


Makin tegang Bibah dibuatnya.


Dan mau tak mau Bibah pun menurut duduk Di samping Harlan. Menyesal Bibah menaruh piring disebelah Harlan. Tau gitu Di sebelah Bu Harti tadi ditaruhnya.


Gugup sekali Bibah rasanya .


" Bib Gak usah tuangin ibu nasi gorengnya kejauhan Harlan Aja Yang deket sama kamu itu akmu Bantu tuangin katanya tangannya pegal - pegal kemarin menghajar cowok-cowok berandal Yang ganggu kamu " Ucap Bu Har.


Bibah pun menuangkan nasi goreng ke pirin Harlan.


" Boleh sedikit aja " Jawab Harlan lembut. Bibah sampai menengok Karena kaget Harlan tidak ketus nadanya.


" Gue jadi Rasa punya istri kalau begini " bathin Harlan. Ditambah bibah mengambilkan sendok juag Di piringnya.


" Silahkan Pak " Ujar Bibah .


" Enak ya Lan, kayak punya istri " Pak Hendrawan terkekeh mendengar omongan sang istri


" Iya " Jawab Harlan sambil memakan sarapannya.


Bibah pun menoleh kembali ke Harlan.

__ADS_1


" Apa-apaan " Bathin Bibah.


" Bukannya Pak Harlan emang udah punya istri ya Bu ? " Bibah keceplosan bertanya ke Bu Har. Dirinya pun menutup mulutnya sendiri.


" Punya,tapi kayak Gak punya. kamu Aja Gak tau Kan ? " Tanya Bu Har santai.


" Bibah Aja Gak tau Bu , kalau anak ibu Ada tiga " Jawab Bibah Lagi.


Pak Hendrawan Dan Istrinya tertawa mendengar ucapan Bibah .


" Tuh Lan dengerin " Ujar Bu Har sambil geleng-geleng kepala.


Siti melihat keakraban keluarga majikannya Dan Bibah membuat hatinya terbakar iri.


Selesai makan Pak Hendrawan mengutarakan Apa Yang Ada Di pikirannya bersama sang istri. Bahwa mulai hari ini Status Bibah Naik tingkat menjadi asisten Bu Har tapi tetap bertugas memasak juga.


" Gimana Bib ? Mau ya? Ibu mau tiap saat ditemani kamu " Ujar Bu Harti.


" Gak sekalian Aja jadi istri kedua papah kalau mau tiap saat ditemenin mah " Celetuk Harlan.


" Anak Gak Ada akhlak kalau ngomong suka asal " Omel Bu Har.


" Kamu Aja Yang nikahin Bibah sekalian biar ketauan emang punya istri. Ini koq punya istri Rasa lajang. Emang si otong Gak meronta-ronta Apa tiap Malam " Gantian Kini Pak Hendrawan Yang mengoceh.


" Aku oke Aja kalau dia mau " Ujar Harlan sambil berlalu pergi meninggalkan meja makan.


" Lah " Bibah benar-benar mematung tak bergerak.


***

__ADS_1


Suka sekate-kate emang nih Pak Harlan.


Kopi mana kopi , Neng Haus nih dengerin ocehan Pak Harlan terus Yang asal jeplak.


__ADS_2