
Malam itu Arka dengan bangga memperkenalkan Bibah ke teman-temanya saat SMA. Hampir semua teman Arka mengira kalau Bibah merupakan pasangan Arka.
Ditambah sikap Manis Arka ke Bibah menambah yakin pemikiran semuanya. Tapi tidak dengan Sherly, Salah satu teman Arka Yang memandang sinis kearah Bibah.
Sherly mengingat-ingat sesuatu Dan terus memandang kearah Arka . Ia pun teringat jika Bibah Yang disamping Arka adalah asisten rumah tangga keluarga Arka.
" Ah Arka boleh ya duduk disini " Sherly mendekat ke arah Bibah Dan Arka lalu duduk disamping Arka. Padahal Arka belum mengijinkan.
" Ka, ini siapa ? " Tanya Sherly menunjuk Bibah dengan wajahnya
" Bibah " Sahut Arka dingin.
" Teman ? " Tanya Sherly Lagi dengan pandangan mencemooh ke arah Bibah.
" Hmm " Sahut Arka.
" Bukannya Pembantu kamu ? " Sherly to the point. Ya , Sherly pernah melihat Bibah Di rumah Arka saat dulu pernah dadakan datang .
" Iya Mbak, Bibah Pembantu Mas Arka ? " Ucap Bibah pelan, Bibah tau posisinya.
" Hahaha tuh Kan Pembantu. Gaes bener Kan Gue. Arka jalan Sama Pembantu " Sherly tertawa dengan keras sedangkan Arka Menahan kesalnya.
" Emang kenapa kalau Pembantu mbak ? Ada Yang Salah? saya juga pinginnya jadi anak orang Kaya . tapi Tuhan tetap baik ke saya. Walau saya hanya Pembantu, tapi saya Pembantu orang Kaya Yang baik Hati " Ujar Bibah tegas tanpa takut.
__ADS_1
" Pembantu Aja songong " Celetuk Sherly Lagi.
" Saya bukan Pembantu songong mba, tapi saya Pembantu sombong. Ada masalah ? " Tanya Bibah tidak takut . kesal rasanya jika ada Yang mencemooh status Pembantu.
" Sory,Sory Kita lanjutin pestanya " David pun datang melerai perdebatan antara anak orang Kaya Vs Pembantu itu.
" Sory ya Bi, kamu jadi kesal malah kesini Kita pulang Aja yuk " ajak Arka.
" Iya mas terserah mas Arka Aja. Bibah ngikut "
Ujar Bibah Yang menjadi agak kesal Dan senyum terpaksa.. walau dirinya Pembantu Rumah tangga, tapi dirinya juga punya harga diri.
Arka pun Pamit dengan David Dan beberapa teman lainnya.
Akhirnya Bibah Dan Arka pun kembali ke rumah keluarga Hendrawan tanpa mampir kemanapun. Padahal Arka sudah menawarkan Bibah untuk mampir kesebuah tempat makan. Tapi Bibah menolak dengan alasan sudah Malam .
Sampai dirumah Bibah membersihkan diri Dan masuk ke kamar nya didekat dapur .
Bibah sempat tertidur Setelah chat dengan Genk Pembantu Komplek Bunga itu .
***
Saat ini jam menunjukan setengah dua malam. Bibah yabg tadi menjelang tidur lupa membawa minum pun langsung menuju dapur.
__ADS_1
Saat Bibah melangkah seperti biasa, terdengar suara seorang seperti mengendap-endap.
Bibah yang merasa curiga lalu mengambil sapu Yang berada tepat disebelahnya.
" Hiyaaaaaa Bugh Bugh... " Bibah memukul dan menendang seorang pria yang ia kira menyelinap masuk ke dalam rumah majikannya di bagian dapur itu .
Berbarengan dengan pukulan sapu dan tendangan dari Bibah itu terdengar suara gedebuk dan suara kesakitan disertai dengan umpatan.
" BRUUGH "
" AWW ARGHHH resek banget siapa sih " Harlan memegang kepala Dan keris tumpulnya itu .
Bibah menyalakan lampu agak terang untuk melihat orang Yang ia curigai sebagai maling itu .
Tak lama berdatangan Bu Har Dan Pak Hendrawan Yang memang saat itu belum tidur Dan mendengar suara orang jatuh itu pun langsung keluar Dari kamarnya.
" Astaga Harlan.. kamu kapan datang trus kenapa duduk dibawah gitu sih ? " Tanya Bu Har Yang panik lalu memdekati Harlan.
" Sejak kapan sih mah disini Ada tukang pukul ? " pria Yang bernama Harlan itu bukannya menjawab pertanyaan sang ibu malah bertanya balik dengan nada ketusnya Dan memicingkan matanya kearah Bibah.
***
Harlan galak ya bestie..
__ADS_1