
" Photo dulu ah " Gunam Bibah sambil melihat dirinya ke cermin.
Tak lama Harlan mengetuk pintu kamar Bibah.
" Bi udah selesai belum, Gak usah cantik - cantik. temen saya udah nikah semua " Ujar Harlan membuat Bibah mencibir.
" Iya Pak udah " Bibah membuka Pintu kamarnya Dan bergegas keluar.
" Gini Aja Gak apa-apa Pak? " sambil Bibah memakai outer untuk menutupi bahunya Yang terbuka.
Harlan terpana melihat Bibah.
" Pak, Pak " Panggil Bibah Karena Harlan tidak menjawab pertanyaan nya.
" Eh Jangan " Ujar Harlan .
" Oh ya udah Bibah ganti dulu Ada satu Lagi Sih " Bibah ingin masuk tetapi ditahan Harlan .
" Lah katanya disuruh ganti. Bapak gimana sign" Bibah bingung sambil menghela nafasnya.
" Jangan pake outer, gitu Aja udah . Cantik " Ucap Harlan..
" eh Apa Pak ? " Bibah takut salah dengar dibilang cantik.
" Baju nya cantik begitu jangan ditutupin " Harlan mencoba mengoreksi ucapannya.
" Oh Kirain Bibah Yang cantik hihi " Bibah cekikikan.
" Pede " Cibir Harlan.
" Mas Harlan siti Gak diajak ? " Tanya Siti tiba-tiba muncul .
" Lo Sama Satpam depan Aja Sono gih . Nih Gue kasih uang buat jajan " Harlan mengeluarkan uang seratus ribu untuk Siti.
Siti senang sekaligus sedih. senang dapat uang, sedih tidak diajak. Jangan ngarep banyak ya Siti .
__ADS_1
***
" Bi, saya Minta maaf ya saya Gak tau itu kamu " Ujar Harlan tiba-tiba saat Mobil melaju menuju Kantor nya Yang berada Di Jakarta.
" Eh Yang mana ya pak ? " Tanya Bibah bingung. Ia sudah melupakan kejadian Di kamar Harlan sebenarnya.
" Yang ciuman " Ujar Harlan bar-bar.
Bibah pun langsung menutup bibirnya dengan tangannya.
" Bibah udah lupa padahal Pak . " Ujar Bibah tepat saat Mobil berhenti Di parkiran khusus Harlan Di Kantornya.
" Mau saya ingetin Gak " Tanya Harlan menatap Bibah.
" ih bapak jangan Liat Bibah kayak gitu ah Bibah takut " Bibah memejamkan matanya.
" Tapi Gaya lo merem gitu kayak orang siap dicium tau Gak " Harlan tertawa Dan Bibah membuka matanya. Baru Kali ini dia bisa melihat Harlan tertawa Lepas.
Bibah tersenyum. Harlan menghentikan tawanya.
" Kenapa senyum - senyum ? " Tanya Harlan terdiam seketika melihat Bibah.
" Resek juga kamu Bi " Hidung Bibah Di colek Harlan.
" Yuk Turun " Ajaknya Lagi.
Bibah mengangguk.
" Eh ya Kamu pernah kesini Gak ? " Tanya Harlan
Bibah mengangguk. " Pernah dulu Sama Ibu "
" Ya udah nih pake kacamata saya biar Gak Ada Yang ngenalin kamu . "
Bibah mengangguk Dan memakai kacamata hitam milik Harlan.
Bibah berjalan dibelakang Harlan , langkahnya Harlan cepat Bibah tidak bisa mengimbanginya.
__ADS_1
Semua Mata karyawan Harlan tertuju ke Bibah. Mereka berbisik. Seperti pernah melihat, seperti kenal tapi bukan istri sang bos nya
Body goals nya tidak mirip Sheila istri Harlan. Setiap bertemu muka dengan karyawan Bibah tersenyum beda sekali dengan Sheila Yang menampilkan wajah angkuhnya.
" Boy , ini Bibah asistennya nyokap Gue. tolong kasih tau ruangan saya dimana dan Minta Bu Sisil bawakan cemilan biar dia Gak bete " Ucap Harlan membuat Bibah melamun memikirkan Harlan memang baik. Fix semua keluarga Bu Har baik-baik. pikirnya.
" Halo Nona Bibah, saya Boy asisten nya Pak Harlan " Boy memperkenalkan dirinya Dan mencoba berjabat tangan .
Bibah menyambut uluran tangan Boy.
" Panggil Bibah Aja Mas Boy " Ujar Bibah tersenyum Manis sambil membuka kacamatanya.
" alamak cantiknya " Ucap Boy tanpa sadar.
" Ckk..Ganjen banget lo Boy Gak boleh liat Yang bening dikit " Cibir Harlan. .
" Maaf Pak, emang Cantik .Kalau ganteng kan Kita " Ujar Boy Pede.
" Kita, Gue doang ya lo nggak . udah buruan meeting trus Kita ke acaranya Erick. " Sisi galak Pak Harlan muncul Lagi .
" Iya Pak " boy bersikap professional Lagi..
" Saya tinggal ya Bi, kamu santai Aja mau tiduran dulu juga boleh, Ada kamar Di dalam ruangan nanti dikasih tau Bu Sisil " Harlan berlalu pergi Setelah Bibah mengerti Apa Yang diucapkan oleh nya.
Bu Sisil pun masuk Dan memberikan satu buah jus Dan beberapa cemilan berupa chips Dan kentang.
" Saya tinggal ya Nona " Pamit Bu Sisil.
Bu Sisil usianya sudah tidak Muda tapi kepintaran Dan setianya sangat disukai oleh Harlan. Bu sisil sendiri sudah punya cucu ,tapi ia lebih memilih mengabdi Di perusahaan orang Tua Harlan itu.
Bibah mengirim pesan Di grup chat Pembantu Komplek.
^^^" Gaes ,, kado buat anak kecil Apa ya usia 5 tahun " ^^^
***
Bantu koment dong hadiah Apa ya bagusnya untuk anak usia 5 tahun Kasian Bibah kebingungan ðŸ¤.
__ADS_1
Kalau banyak koment Dan like nya nanti ditambah up nya.