
Seperti biasa Hari Masih gelap Bibah sudah bangun bersama Mbok Jum Dan juga Siti.
" Neng Bibah ini Siti Yang Mbok semalem ceritakan "
" Hai Siti , Aku Bibah " Bibah mengajak bersalaman Siti sambil tersenyum ramah Dan disambut oleh Siti dengan biasa saja.
" Oh kamu Bibah Yang kemarin kabur itu " Ujar Siti seperti tidak bersahabat.
" Niatnya bukan kabur tapi keluar hehe , tapi malah balik lagi kesini " Cengir Bibah. Bibah tidak terlalu sakit hati Apa Yang diucapkan oleh Siti. Karena memang Ada benarnya juga .
" Oh " Siti hanya menjawab Oh Dan bertanya ke si Mbok pekerjaan Apa saja Yang harus ia lakukan.
" Kamu bertugas bersih-bersih. Semua Yang mencakup bersih-bersih itu kamu ya Siti. Karena Mbok Jum dikit Lagi pulang kampung jadi Kamu harus kompak sama Bibah " Jelas Mbok Jum.
Siti hanya mengangguk. Jujur saja siti itu cekatan ,hanya saja kurang bersahabat dengan Bibah. Bibah tidak mempermasalahkan ,memang mereka kenal saat Bibah melakukan aksi kabur .
Bu Har pagi-pagi sudah keluar Dari kamar Dan menghampiri para asisten rumah tangganya Di dapur .
" Tenang ibu, kamu Masih Ada Bib " Ujar Bu Har langsung duduk Di meja makan .
" Maafin Bibah ya Bu kemarin " Ringis Bibah.
" Iya Gak apa-apa jangan diulangi ya Bib, saya rasanya kesepian kalau Kamu Gak disini " Bu Har menatap Bibah selayaknya anak bukan Pembantu.
" Bibah buatin Teh ya bu " Bibah menganbil cangkir Di Rak dan langsung membuat Kan teh untuk Bu Har.
Bu Har mengangguk senang. Itu Yang disuka Dari Bibah ,inisiatif nya tinggi dan tau menyenangkan Bu Har.
Dari jauh siti memperhatikan sambil tangannya terus bekerja .
Bibah menyerahkan teh hijau Yang dibeli khusus untuk Bu Har saja. Kalau Pak Hendrawan lebih menyukai teh chamomile seperti Harlan.
Sedangkan Arka Dan anak perempuan Bu Har yaitu mba Vika lebih menyukai Teh Hitam.
__ADS_1
" Ah kirain Gak ada Yang buatin ibu Teh Lagi " Bu Har cekikikan disambut dengan wajah Bibah Yang malu.
" Mau buat sarapan Apa bu Hari Ini ? " Tanya Bibah sambil membawa catatan .
" Ibu sama Bapak mau nasi goreng buatkan kamu Aja , semalem Kami berduka makan Malam sedikit Karena mikirin kamu Yang hampir Di kerjain sama berandal " Ujar Bu Har Dan membuat Bibah semakin merasa bersalah.
" Maaf ya Bu " Lirih Bibah.
" Gak apa-apa kamu tau Kan bib, kamu udah ibu anggap anak sendiri, Hidup ibu tuh rasanya hampa kamu Gak ada seharian kemarin. " Ujar Bu Har sedih.
" Pokoknya sekarang kalau ibu pergi mau Sama bapak atau siapapun kamu ikut ,Wajib titik. " Tegas Bu Har.
" Iya Bu , nanti Bibah ikut " Jawab Bibah sambil mengelus tangan Bu Har.
" Kamu Gak usah pikirkan kerjaan rumah. Ada Yang Baru Kan, siapa Mbok namanya saya lupa " Tanya Bu Har ke Mbok jum Yang datang ke meja makan.
" Siti Bu " jawab Mbok Jum.
" Ah iya siti., siti disini buat cover kerjaan kamu . Kamu masak Aja udah cukup Sama temani ibu ya ". Ujar Bu Har Lagi.
" Ya udah, ibu Sama bapak Kan nasi goreng. Sekarang kamu ke kamar Harlan Tanya Sama anak ibu mau sarapan Apa dia nanti kamu buatkan ya. Ibu mau ke kamar dulu bangunin bapak ". Ujar Bu Har sambil berlalu pergi .
Bibah mengangguk kembali sambil berkata iya bu. Dan dirinya Kini berjalan ke arah kamar Harlan.
" Mau Aku bantuin bangunin ? " Siti menawarkan diri .
Bibah mengggeleng " Jangan, dia galak kamu disini Aja ya " Ujar Bibah ramah.
Siti hanya mendengus kesal mendengar jawaban Bibah. Ia lalu bekerja kembali.
TOK TOK TOK.
Bibah mengetuk pintu tapi tidak Ada Yang menyahut.
__ADS_1
TOK TOK TOK
Bibah mendekatkn wajahnya ke pintu Dan memanggil Harlan .
" Pak Harlan , mau saya buatkan sarapan Apa Pak ? "
" Masuk " Jawab Harlan akhirnya .
Bibah pun membuka Pintu Dan melangkah pelan menghampiri Harlan Yang Masih tertidur.
" Tadi bilang masuk, kenapa sekarang matanya merem Lagi " Gunam Bibah.
" Pak, Pak bangun Pak " panggil Bibah.
" Udah Bangun sayang " jawab Harlan sambil tangannya ke bawah perut membuat Bibah menjauh .
" Ngigo Kali ya si bapak galak " bathin Bibah.
" Pak , Pak bangun mau sarapan Apa Kata ibu.. " Bibah mendekat kembali Setelah beberapa saat menjauh.
" Mau sarapan kamu Aja yank " Tangan Bibah ditarik Harlan Dan Bibah pun jatuh menindihh Harlan . Bibah membuka mulutnya ingin berkata jangan . Tapi wajah Harlan keburu mendekat Dan mencium bibir Bibah.
Mulut Bibah terus terbuka ,Harlan Menahan tengkuk Bibah Dan ia mulai menerobos masuk ke rongga mulut Bibah tapi tanpa perlawanan balik Dari sang empunya bibir . Merasa lawan adu mulutnya itu diam saja Harlan membuka matanya Dan langsung terdiam menatap Bibah.
Harlan mengerjapkan matanya Dan mencium bibir Bibah Lagi Yang Kali ini sudah terkatup membeku.
Bibah seperti tadi diam saja Dan Harlan langsung melihat Bibah . " Lo ngapain disini ? " Tanya Harlan dengan ketus.
" Bapak Yang apain saya ? " Ujar Bibah Dalam kesal Dan ingin marah tapi tidak bisa.
Tanpa bicara Lagi Harlan mengangkat Bibah turun dari tubuhnya Dan langsung masuk ke closet.
" Sheila kamu udah terlalu lama ninggalin Aku sendirian " Lirih Harlan Di Dalam kamar Mandi.
__ADS_1
***
Bestieee. Bantu kuatin Bibah hadapin kenyataan yaaaa