
" Papa Setuju Bibah Sama Arka ? " Tanya Bu Har ke sang suami.
" Mama gimana ? " Pak Hendrawan bertanya balik ke istri tercintanya.
" Ish si Papa, mama sudah pasti setuju, mama suka Sama Bibah anaknya sopan biarpun mama udah beliin Apa Aja Gak pernah ngelunjak. " Bu Har menceritakan sifat-sifat baik Bibah ke sang suami.
" Ada juga Papa nih, papa Setuju Gak ?. Mama cuma takut Papa seperti orang Tua yang mau anaknya nikah sama Yang selevel aja. " Ujarnya lagi.
" Papa sih Gak masalah kalau anaknya dua-duanya mau. Papa malah khawatir ke Mama nih,takutnya Mama seperti mertua-mertua lain Yang Gak suka anaknya nikah dengan orang biasa " Ujar Pak Hendrawan sambil menatap Sang istri penuh selidik.
" Ya ampun Pa, papa suudzon banget Sama istri ya ampun.. awas ya Papa tidur Di lantai nanti Gak boleh dikasur " Ancam Bu Har sambil beranjak bangun Dari kursi rotan beralas bantal empuk.
" Jangan dong ma, papa udah tua Gak kuat tidur Di lantai,bisa tidurnya kalau dikasur " Papa mode takut.
" Kalau gitu mama Cari daun muda Aja lah kalau papa udah tua " Mama berkata sambil seraya pergi meninggalkan Papa Duduk sendiri.
" Ma, ya ampun.. mama koq gitu sih. Mama mau selingkuh Dari papa? " Pak Hendrawan mengejar Bu Har Yang sedang berjalan ke dapur.
" Iya ma ? " Tanya Pak Hendrawan sambil mengikuti langkah kaki Bu Harti.
" Apa sih Pa? " Tanya Bu Har menghentikan langkahnya Di depan dapur Dan melihat interaksi antara Arka Dan Bibah Yang sedang tertawa sambil memotong sayuran dan teman-temanya.
" Mas Arka Keren ih jago banget motong-motong. Jago racik bumbu, Bibah jadi kayak lihat cheff Juna Lagi masak live " Puji Bibah Yang mengomentari keahlian anak majikannya itu.
__ADS_1
" Suami idaman bukan Aku Bi ? " Tanya Arka sambil menatap Bibah.
" Banget dong.. yang punya suami kayak Mas Arka pasti bangga Dan sombong tiap Hari membanggakan Mas Arka terus " Bibah tanpa sungkan memuji terus.
" Kamu juga dong pasti ? " Tanya Arka ke Bibah.
" Pasti " Sahut Bibah sambil tertawa.
Bu Har senyum - senyum mendengar interaksi mereka berdua.
" Arka , mama kamu tuh " Adu Pak Hendrawan sambil duduk Di meja Bar dekat dapur Dan mengambil gelas kemudian meminum air putih didalam botol. Bu Har pun mengikuti Apa Yang Pak Hendrawan lakukan. Ia duduk disamping Pak Hendrawan.
" Mama kenapa ? " Tanya Arka Yang kaget Karena orang tuanya sudah Ada Di depan nya .
'PLAK'
" Duh Ma sakiiitt " Tepukan tangan Bu Har Di pahaa Pak Hen membuat Pak Hendrawan agak berteriak.
" Kalau ngomong suka asal " Bu Har mulai berkicau Lagi .
" Kan mama Yang mau Cari daun muda tadi " Pak Hendrawan tak mau kalah.
" Lah papa abisnya udah Tua Gak kuat ehh " Bu Har menutup mulutnya Dan langsung bergaya elegan kembali.
__ADS_1
" Gak kuat ? " Tanya Bibah keceplosan.
Bibah bingung mencoba mencerna arti perkataan Dari sang majikan perempuan nya itu. Bu Har malah cekikikan mendengar pertanyaan Bibah.
" Gak kuat kerja maksdnya Bah " Pak Hendrawan tak ingin sang istri asal ucap Lagi. ia pun mengambil alih menjawab pertanyaan Bibah.
" Bukannya Bapak Masih kuat kerja Lembur? kadang Bibah suka Liat ibu temani bapak " Bibah si pelayan Sexoy memang untuk urusan suami istri agak polos. maklum saja usianya 16 tahun langsung bekerja Dan tidak kenal Kata main. Baru lah akhir-akhir ini punya teman Di Genk Pembantu Komplek Bunga tapi jarang membahas persoalan Yang menjurus kesana.
Arka terkekeh melihat tingkah kedua orangtuanya itu Dan langsung menyelamatkan sang mama Dari pertanyaan Yang Ada dkepala Bibah. Takut Bibah bertanya lebih spesifik Lagi. Karena mamanya memang agak frontal tentang hubungan suami istri. Bisa-bisa Bibah ingin Tanya Lagi Tanya Lagi.
" Papa Sama mama Masih muda Kan, berati tahu dong Apa Yang anak muda mau.,. Jangan ganggu Aku Sama Bibah,. Aku Lagi quality time Sama Bibah Nih . Sana Aja minum teh lagi , ngobrol-ngobrol Lagi " Arka mengusir halus sambil menyelamatkan kedua orang tuanya.
" Bu, tumben ibu Gak punya jawaban atas pertanyaan Bibah " bu Har Yang ingin berlalu pergi tertahan Karena ucapan Bibah.
Bibah memang suka bertanya Apa saja ke Bu Har. Dan Bu Har pun selalu punya jawaban atas pertanyaan Bibah.
" nanti deh ya saya kasih tau kalau kamu udah nikah " Bu Har tertawa Dan melangkah pergi meninggalkan dapur Dan Bibah.
" Yah lama banget bu, Bibah nikah Aja lah sekarang biar Gak penasaran " ucap Bibah asal sambil tertawa.
" Ayok " Tidakk Ada angin tidak Ada hujan Arka langsung menyahuti ucapan Bibah.
" HAH " Bu Har Yang sudah agak menjauh berbalik badan Dan menatap Arka juga Bibah.
__ADS_1
" Aku mau nikahin Bibah Ma Pa "