Bibah Pelayan Sexoy

Bibah Pelayan Sexoy
Bersedia Hamil


__ADS_3

Kembali ke rencana Siti. Dia membisikkan ke telinga Sheila rencana Apa Yang sedang disusun Siti. Sheila mengangguk dengan apa Yang Siti bicarakan .


" Hmm tapi ini Gak gratis ya nyonya " Ujar Siti sambil tersenyum jahat ala pemain antagonis Di sinetron ikan terbang.


" Iya Gue tau, kaum miskin kayak kalian punya otak mafia Apa Lagi kalau bukan ujung-ujungnya duit " Cibir Sheila sambil memberikan 5 lembar uang ratusan.


Siti terlihat ingin protes tapi keburu ditahan Sheila


" Iya saya tau, kurang Kan? " Sheila memandang rendah Siti.


" Kerjakan dulu Baru sisanya saya kasih kamu.Belum juga berhasil udah mau Minta hasil.. ngimpiii " Ujar Sheila sambil berjalan menuju Ruang makan dimana Ada sang suami Dan Bibah sedang sarapan bersama.


Sedang Siti mengumpat Dalam hati memaki Sheila si angkuh.


***


Karena sudah tidak tahan.


Harlan menggendong Sheila ke kamarnya Dan Bibah melihat itu dengan Mata kepala nya sendiri.


Sakit, tapi tidak berdarah.Dan Bibah tidak tau kenapa hatinya terasa nyeri melihat itu.


Entah Karena sudah berciuman beberapa Kali dengan Harlan, atau Karena Harlan Yang sudah bersikap baik dengannya ditambah diminta menjadi istrinya .


Bibah memilih untuk melanjutkan pekerjaanya Di dapur, ia diminta Bu Har untuk membuat pudding buah Dan mengirimkan ke majikan Ratna Karena sedang Hamil Dan mengidam pudding buah buatkan Bibah Yang dulu pernah dikirimkan Bu Harti.

__ADS_1


Dan Sebelum membuat pudding buah itu , Bibah ke lantai atas untuk membereskan kamar Bu Har dahulu Karena khawatir majikannya pulang tiba-tiba ditambah penasaran dengan apa Yang dilakukan sepasang suami istri Di kamar seberang Bu Har.


" Eunghhh faster Honey "


" Akhh akkhhh arrhhh "


Teriakan Sheila membuat Bibah terpaku.


" Ganti posisi sayang " Ujar Harlan Dan membuat bIbah memejamkan Mata mendengarkan Dari balik pintu tempat surga dunia sedang berlangsung itu.


" Akkhhh " tubuh Harlan bergetar , lenguhan panjang pun terdengar Dari Harlan Dan membuat tubuh Bibah ikut bergetar.Jika Harlan bergetar Karena nikmat, Bibah sendiri bergetar Karena sakit .


Wajar saja mereka saling berteriak Dan melakukan hubungan layaknya suami istri. Toh memang mereka pasangan halal, Bibah menarik Nafas dalam-dalam Dan mencoba berbicara dengan dirinya sendiri.


" Bibah Gak berhak sedih,Gak berhak marah Apa Lagi cemburu " Bathinnya.


" CEKLEK"


Bibah masuk ke kamar utama keluarga Hendrawan Dan mulai bekerja membersihkan sambil mencoba melupakan Apa Yang pernah terjadi dengan Harlan Dan apapun Yang diucapkan kemarin - kemarin Dan tadi pagi oleh Harlan, ia tidak masukan ke dalam hatinya .


Bibah berhasil menyelesaikan dengan cepat ,ya Bibah hanya membersihkan debu-debu Yang menempel sedikit Di kamar Bu Har.


Bibah keluar berbarengan dengan Sheila Dan Harlan Yang keluar Dari kamar dengan rambut yang basah.


Sheila berpakaian sangat sexy Dan menggoda . Tangan Harlan berada Di pinggang Sheila Dan hendak diturunkan saat melihat Bibah.

__ADS_1


Dengan tersenyum ramah Bibah menundukan kepalanya ,ungkapan permisi tanpa bicara cukup dengan anngukan kepala saja. Bibah berjalan lebih dulu.


" Sial, tuh Pembantu sok kecakepan emang punya bosy bagus, bahkan lebih bagus Dari Gue. Awas Aja Harlan kalau sampai tergoda " Sheila menatap Bibah Yang berjalan Di depannya , ia melirik Harlan yang juga memperhatikan Bibah.


" Kamu suka Sama Pembantu itu " Selidik Sheila ke Harlan.


" Ya, kalau kamu pergi terus Aku bakal berpaling. " Jawab Harlan enteng sambil terus memandang Bibah Di depannya. Bibah mencoba berjalan terburu-buru tapi saat itu Di tangga Bibah tidak bisa terlalu cepat berjalan khawatir jatuh.


" Aku tetap pergi-pergi Karena kamu tau Kan sayang kerjaan Aku itu butuh Aku banget. tapi sekarang aku bersedia Hamil anak kamu " Ujar Sheila manja ke Harlan.


" Hah serius sayang ? " Harlan menghentikan langkahnya Dan mengambil wajah Sheila dengan pandangan berbinar.


Anggukan kepala Dari Sheila membuat Harlan senang .


" Iya dong makanya tadi kamu Aku suruh keluar Di dalam biar cepet tumbuh disini " Sheila mengusap perutnya Yang menurut Harlan agak membesar sedikit.


Harlan mengernyitkan dahinya melihat perut Sheila Yang biasanya datar Ini sedikit Ada polisi tidurnya " Ini kamu gemukan ya? " Tanya Harlan.


" Iya Aku udah Gak mikirin diet Lagi, Aku banyak makan vitamin biar subur Dan segera Hamil anak kamu " Ujar Sheila agak dikeraskan membuat Bibah terhenti langkah kakinya Di Salah satu anak tangga.


" Ini kado terindah Aku. makasih sayang " Harlan mengecup pipi Sheila Dan Sheila berbangga Hati melewati Bibah. Dan Harlan, tidak menoleh ke arah Bibah sedikit pun.


***


Neng gemesss Sama Pak Harlan.

__ADS_1


Ayo mana dukungannya... nih neng update Lagi loh...


__ADS_2