
" PAPIIII "
" PAPAAAA "
" DADDYYYY "
Ketiga wanita bersuami itu memanggil pasangannya masing-masing dengan menyipitkan Mata mereka.
" TIDUR DILUAR " teriak istri-istri cantik Mereka berbarengan.
Harlan terbahak mendengar nya Dan sontak menjadi perhatian Mamy Erick Yang sedang menelepon seseorang.
" Kamu emang meresahkan semua orang Bibah " Harlan masiht tertawa geli mendengar istri temannya Yang kompak itu.
" Cuma semalem Kan sayang tidur diluarnya. Kamu Kan Baru selesai datang bulan, masa Aku libur Lagi ? " Rengek Adit ke Dara Dan Dara hanya diam saja tak mengindahkan perkataan suaminya .
Makin terbahak Harlan.
" Seneng banget lo Lan " Kesal Erick Yang jatah Malam ini tercancel juga akibat kejujuran Dari Si cantik Bella. Mau jitak tapi anak hasil Dari cebong-cebongnya .
" Pak jangan ketawa gitu, temannya Lagi dimarahin istrinya juga " Bibah memukul lengan Harlan tapi tidak kencang membuat Harlan menghentikan tawanya.
" Pengen dicongkel pakai kunci T emang nih suami Rasa Duda "
" Iya iya , lucu Aja Bi biasa Aku Yang jadi bahan tawa mereka " Ujar Harlan Dan ketiga Pasang suami istri itu pun berbalik menertawakan Harlan.
" Tapi mending sih ya, istri Kita biar marah juga dirumah Gak ninggalin ke luar negeri sebulan Gak pulang-pulang bahkan lebih dari sebulan malahan ya. " Ujar Dinand membuat Hraln tak berkutik kembali.
" Kan Kan Baru Aja Dibilang " Gerutu Harlan.
" Udah udah ah kasian Harlan " Bela Mamy Erick Yang datang dengan kursi rodanya tanpa bantuan perawat Karena kursi rodanya memang bisa jalan sendiri tanpa bantuan sebenarnya.
" Teman pada Gak Ada akhlak emang semua laki Bini sama Aja" Sewot Harlan.
" Ah penyelamat orang ganteng " Peluk Harlan ke Mamy Erick
__ADS_1
" Ganteng kalau ditinggal istri ya Percuma " Cibir Mamy Erick.
" Ckk Sama Aja kek anaknya .Nenek-nenek sok Gaul." Harlan melepaskan pelukannya .
" Anak kurang Asem " kesal Mamy Erick.
" Ada Bibah Pak ,jangan sedih " Bibah berusaha mendamaikan hati Harlan.
" Yuh Vicall dulu " Nana pun mengarahkan ponselnya kearah wajahnya. Tidak lama muncul Bu Har tapi seperti sedang berada Di Kantor.
" Bukannya ibu pergi ya Pak? " Tanya Bibah ke Harlan. "
" Mampir dulu ke Kantor cabang deh kayaknya tadi " Ujar Harlan ke Bibah.
" Ma, kirain Harlan bawa istri Baru taunya asisten mama Harti " Ujar Nana menyambung ucapan dara.yang sedang berbicara dengan Bu Har.
" Doain Aja ya. Titip jangan dibuat lecet " Bu Harti malah cekikikan disambut tawa semuanya.
" biasa Kalau Sama Sheila Gak gitu " Celetuk Nola.
" Masa Bibah jadi pelakor " Ucapnya Polos sambil memajukam bibirnya.
" Pelakorin laki Yang modelan bininya kek Sheila dimaafkan koq " sambung Nola.
Semua pun mengangguk. Dan Setelah berbicara ngalir ngidul mereka mengakhiri sambungan videos call nya ke Mama Harlan.
Dalam diam Bibah menatap sendu ke Harlan. Kasihan juga Harlan berada Di tengah-tengah para sahabat Yang harmonis dengan keluarganya pasti selalu sedih setiap Kali berkumpul.
Mereka pun berbincang hangat hingga Hari menjelang sore
" Besok Harlan ulang tahun . Kemana Kita ? " Tanya Adit.
" Ke Lounge Aja lah cowok-cowok Aja Ada Yang mau Gue bahas " Ujar Harlan sambil duduk Di dekat Bibah.
" Lounge biasa Yang Di Jaksel ? " Tanya Erick .
__ADS_1
Harlan mengangguk Dan mereka pun Janjian bertemu Di Lounge Yang bisa disewa satu gedung itu. malas rasanya jika Ada orang lain pikir mereka.
" Kita ikut boleh ? " Tanya Nana.
Harlan mengangguk Dan meminta Bibah untuk ikut juga.
" Tapi habis itu Kita mau belanja ya , tuh Data Ada Yang mau diincer " Celetuk Nola.
Para suami mengiyakan Dan mengijinkan para istrinya pergi.
***
Setelah Pamit Dari rumah mamy Erick Bibah Dan Harlan pun pulang.
" Makasih ya Bi udah temenin Aku kumpul " Ujar Harlan lembut. Tidak pernah bersikap galak Lagi ke Bibah .
" Iya Pak. Bibah juga seneng kumpul gitu rame-rame. biasanya bibah kumpul Sama Genk Pembantu Komplek kalau Gak temen-temen ibu. " Bibah tersenyum sambil matanya menatap keluar jendela.
" Berati mau dong diajak liburan bareng ? " Tanya Harlan menatap Bibah Yang Makin terlihat cantiknya Makin kesini.
" Kalau diijinkan Bu Har Bibah mau Pak "
" Ok nanti saya Yang ijinin Ke Mama " Harlan senang, entah mengapa dekat dengan Bibah terasa nyaman. Nyaman Karena Bibah tidak seperti Sheila Yang selalu menganggap rendah istri-istri temannya itu.
Didalam perjalanan Bibah tertidur Dan saat sampai dirumah pun belum bangun. Mau tidak mau Bibah pun digendong ke dalam rumah oleh Harlan. Harlan sih senang-senang Aja menggendong Bibah entah udah Ada Rasa atau belum ,intinya dia senang dekat dengan Bibah.
Harlan sempat melihat ke Kiri Ke kanan ,ia tidak mau Bibah jadi bahan gosip Di Komplek rumah Ibunya Karena Bibah terkenal baik-baik saja Dan tidak pernah Ada laki-laki Yang dekat dengannya
Dengan santai Bibah digendong oleh Harlan.
Tapiii rupanya Ada sepasang Mata melihat langsung kejadian Bibah digendong oleh seorang laki-laki Dan masuk kedalam rumah Bu Har.
Jeng jeng... siapa yaaaaaa
Ayo dong jempolnya digoyang, kasih semangat buat neng biar Hari Ini up banyak ❤️
__ADS_1