
🌸🌸🌸
satu minggu telah berlalu,shuangyu tidak melakukan apapun selama satu minggu ini,gadis itu hanya dikurung didalam paviliun melati,namun ketika shuangyu menyeruput teh dengan tenang tiba-tiba sekelompok prajurit membawa shuangyu untuk pergi ke pengadilan yang dihadiri oleh raja yang telah menguasai wilayah shenyao dan juga putri besar dan putra mahkota shenyao dan juga putra mahkota dinasti rong yang telah datang lebih dahulu dari pada s shuangyu.
gadis itu disuruh berlutut dihadapan mereka semua...
"sekarang katakanlah yang sesungguhnya,apa kau benar-benar murid dari tabib barat?"tanya salah seorang membuka suaranya dengan galaknya kepada shuangyu.
"s-shuangyu b-m..."shuangyu tidak dapat menjawab karena gugup dan sedikit takut mendapat tatapan mengerikan dari mereka semua sedangkan shuangyu tidak ada satu temanpun bahkan youyuan juga tidak datang untuk membantunya kali ini.
shuangyu menarik nafasnya berusaha untuk memantapkan hati dan juga keteguhannya untuk menjawab seperti yang sudah terjadi selama ini.
"benar shuangyu murid dari tabib barat"ujar shuangyu dengan mendongak menatap kearah kaisar shenyao.
"buktikan"ujar sang kaisar meski dengan arogan membuka tangannya dan tiba-tiba tiga orang anak ditendang satu per satu dengan keadaan yang sangat mengenaskan.
"tolong ampuni budak ini,dan tolong selamatkan adik budak ini"seorang bicah yang umurnya tak jauh dari pangeran rong yuo qin dengan tubuh yang penuh luka
shuangyu yang melihat darah,meneguk ludahnya dengan kasar... namun shuangyu ingat jika shuangyu bukanlah vampir jahat yang membantai para manusia.
"sembuhkan dia"ujar sang kaisar dengan arogannya dan kesombongannya menatap shuangyu remeh.
"b-baik"meski dengan tubuh gemetar shuangyu membantu menyembuhkan mereka bertiga yang sepertinya sudah lama tersiksa didalam sel tahanan.
"tolong bawakan alatnya"ujar shuangyu yang melihat luka di tangan dan kaki mereka.
busuk itulah yang berada didalam pikirannya,lukanya telah menginap selama beberapa hari dan tidak mendapat perawatan langsung.
shuangyu yang perihatin terhadap nasip para bocah tersebut meneteskan air matanya,mereka hanyalah bocah yang berumur 14,7 dan 4 tahun namun para bangsawan dan pengadilan menutup mata mereka dengan sesuka hatinya.
manusia memanglah kejam dari pada bangsa vampir sendiri'batin hati shuangyu.
"bertahanlah mungkin akan sakit"shuangyu menyumpal mulut seorang anak hang berusia 7 tahun dengan sebuah kain sedangkan shuangyu merobek luka yang menempel pada kulit celananya.
gadis itu merobek dan menampakkan sebuah paha yang mulus dan sexoy dari bocah pria tersebut.
gadis itu mulai menuangkan obat mujarabnya ke luka yang sebelumnya telah ia bersihkan,bicah laki-laki tersebut mengerang dengan sangat keras ,sehingga tanpa sengaja bicah itu mencakar lengan shuangyu hingga mengeluarkan darahnya.
tiba-tiba mata shuangyu mendadak memburam kepalanya berputar putar dan mendadak tubuh shuangyu menjadi lemas.
"akh apa yang terjadi padaku"shuangyu berusaha menahan rasa yang ia alami saat ini.
setetes darah shuangyu jatuh pada tangan bocah laki-laki tersebut tanpa sepengetahuan shuangyu sehingga membuat bocah tersebut seakan telah lahir kembali.
bukan hanya sembuh,bahkan kecantikan dari bocah laki-laki yang baru ber usia 7tahun tersebut memancarkan sinar cahayanya dengan cerah.
kaisar mendadak terkaget,dan menyangka jika obat yang berada ditangan shuangyu merupakan obat mujarab yang tidak ada duanya bahkan untuk dirinya sendiri.
kaisar tepuk tangan dengan keras... dan tertawanya membuat semua merasa merinding.
"hebat benar-benar hebat... tidak diragukan lagi bahwa gadis ini murid tabib barat"ujar kaisar yang membuat para anaknya dan tamu kehormatannya tersenyum... entah apa yang mereka pikirkan shuangyu hanya menopang tubuhnya yang telah lemah.
"siapkan perjamuan malam ini,kita akan menyambut tamu kehormatan kita... dan juga mengumumkan pengangkatan gadis ini untuk menjadi selir kerajaan"ujar kaisar shenyao yang tiba-tiba membuat shuangyu membelakkan matanya.
semua yang berada disana bertepuk tangan gembira namun berbeda dengan shuangyu yang tidak mengerti akan hal ini.
apakah dia akan menikahi kaisar tua yang tak lama lagi umurnya? atau akan dinikahkan kepada putra mahkota kerajaan shenyao? bukankah akan berbahaya baginya jika identitas vampirnya diketahui apalagi jika itu anggota kekaisaran.
setelah persidangan yang membosankan tersebut shuangyu berjalan ditemani beberapa dayang dibelakangnya.
"ada apa denganku saat ini"shuangyu berhenti dari jalannya.
"nona apakah ada sesuatu?"tanya salah satu dayang yang tingkatannya lebih tinggi dari dayang yang lain.
"tidak,hanya lelah sebentar"ujar shuangyu yang melihat mereka dengan tatapannya yang sayu.
"sepertinya penyakit nona kambuh"ujar dayang tersebut menatap ke arah dayang yang lain.
(yah kalian jangan tanya apapun pada author yah,karena dari awal mereka mengira shuangyu memiliki penyakit yang sulit disembuhkan)
__ADS_1
"mari didepan ada gazebo,nona sebaiknya istirahat disana"dayang tersebut memegang tangan shuangyu yang lembut tak seperti seorang tabib yang biasanya tangannya kasar dan buluk.
sesampainya digazebo shuangyu duduk dan menghilangkan sakitnya tersebut.
sampai saat itu juga,putra mahkota kerajaan shenyao datang bersama beberapa pengawalnya dan menyapa shuangyu yang tengah duduk dengan menundukkan kepalanya.
"salam putra mahkota"ujar para dayang yang membuat shuangyu terkejut dan langsung berdiri.
"akhhhh"rintih shuangyu setelah langsung berdiri,gadis itu memegang i kepalanya dan hampir saja terjatuh untung putra mahkota dengan sigap menangkapnya.
"apa kau baik-baik saja?"tanya putra mahkota kepada shuangyu.
"aku baik-baik saja..."shuangyu dengan perlahan melepas tangan putra mahkota dari pundaknya.
"sepertinya kau tidak sehat hari ini!!,panggilkan tabib segera"ujar putra mahkota melihat kearah salah satu pelayannya.
"tidak putra mahkota,apakah anda lupa gadis ini juga tabib"shuangyu menghentikan kegiatannya putra mahkota yang hendak memanggilkan tabib.
"ambilkan teh dan cemilan jahe"perintah putra mahkota yang langsung dilaksanakan oleh para kasimnya.
putra mahkota membantu shuangyu duduk.
"putra mahkota jangan risau ini hanya penyakit lama yang kambuh"ujar shuangyu yang asalnya tidak tahu dari mana luka shuangyu tersebut.
"tunggu aku mencium bau darah"putra mahkota mengikuti bau tersebut dan melihat terdapat bekas luka kuku panjang di lengannya.
"panggil tabib sekarang!!!"perintah putra mahkota segera setelah mengetahui shuangyu gadis yang sangat dicarinya terluka.
"aku sungguh tidak apa-apa"shuangyu yang khawatir jika tabib memeriksa denyut nadinya yang seperti orang mati akan terkejut dan langsung memberi tahu kearah putra mahkota.
shuangyu pun berusaha mencegahnya namun apalah daya seorang putra dari kaisar arogan tiba-tiba hendak menolongnya,SUNGGUH ANEH!.
"dengar aku tidak ingin terjadi sesuatu terhadap permaisuriku"putra mahkota mencium pundak tangan shuangyu dengan lembut.
"y-yang mulia"shuangyu yang tidak mengerti situasi saat apa ini pun menatap putra mahkota dengan tatapan tidak dimengerti.
pandangan netra mereka bertemu dan saling menatap selama beberapa detik...
"aku tahu bahwa permaisuriku sangat cantik,tidak seperti yang dikatakan oleh mereka(yang dimaksudkan mereka itu rumor yang beredar tentang shuangyu)"perasaan shuangyu kini bercampur aduk tidak tahu apa arti dari ini semua.
"yang mulia tabib telah datang"seorang prajurit membawa seorang tabib dan tabib tersebut menghampiri shuangyu.
"menurutlah dan biarkan tabib memeriksa kesehatanmu"ujar putra mahkota shenyao dengan membelai pelan pipi shuangyu yabg tertutup rapat oleh cadarnya.
shuangyu tidak dapat berkata apapun,gadis itu hanya terpaku pada pandangan putra mahkota saja.
"mohon izin nona"tabib tersebut membuka lengan shuangyu,putra mahkota menyuruh mereka (pengawal dan dayang)untuk menundukkan pandangannya namun berbeda dengan putra mahkota.
pria itu hanya menatap dan tersenyum ketika melihat kulit putih dan mulus dari shuangyu.
"sudah selesai nona"tabib telah membalut luka shuangyu,dan gadis itu kini telah kembali dari alam bawah sadarnya.
"ah terimakasih"shuangyu kembali menutup rapat baju di lengannya.
"yang mulia penyakit nona sedikit aneh,mohon maaf hamba tidak dapat mendeteksinya"tabib tersebut menundukkan kepalanya.
"yang mulia tabib barat saja tidak dapat menyembuhkannya apalagi tabib kecil sepertinya,tabib barat telah menekan penyakitku selama bertahun-tahun bahkan sampai tiadanya gadis ini hanya bisa menahannya.. jadi gadis ini mohon untuk melepaskan tabib kecil tersebut"shuangyu dengan suara lembutnya memohon terhadap putra mahkota shenyao karena takut karena dirinya timbul masalah baru.
"hah sudahlah... aku akan mengantarmu kembali.."putra mahkota shenyao melepaskan jubahnya yang digunakan untuk melindunginya dari sengatan matahari dan memberikannya kepada shuangyu.
didalam kereta,shuangyu dengan keadaan lemahnya tidak mendapatkan pilihan lain selain menerima bantuan putra mahkota shenyao.
"yang mulia bolehkah aku bertanya sesuatu?" shuangyu memberanikan diri untuk pertanya kepada putra mahkota
"jangan memanggilku yang mulia atau putra mahkota jika hanya berdua namaku shen wei shao panggil saja shao'er"jawab putra mahkota dengan menatap shuangyu lekat dan hembusan nafas putra mahkota mengenai wajah shuangyu.
"s-shao... em yang mulia"karena menurut adap yang ada pada masa itu tidak sopan bagi shuangyu memanggil putra mahkota dengan nama kecilnya.
"biasakan memanggilku dengan shao'er mulai sekarang"perkataan putra mahkota membuatnya tidak dapat menahan malunya.
__ADS_1
"panggilah sesuka hati permaisuriku saat ini"karena tahu shuangyu yang menahan malunya untuk menatap putra mahkota pun memberikan kebebasan pada gadis itu saja.
shuangyu hanya diam ia tidak jadi menanyakan pertanyaannya saat ini karena ia telah dibuat malu oleh putra mahkota.
"yang mulia kita telah sampai di paviliun melati "ujar pembawa kereta kuda miliknya.
yang mulia turun terlebih dahulu yang kemudian mengangkat shuangyu bak ala ala bridal style.
mereka yang kini menjadi pusat perhatian disekitarnya pun membuat gosip lain lagi tentang shuangyu.
shuangyu yang hampir mati karena malu meminta putra mahkota menurunkannya "y-yang mulia gadis ini berat,gadis ini bisa berjalan sendiri"
"permaisuriku masih sakit,akan menjadi repot jika permaisuriku jatuh ditengah jalan(maksudnya ini putra mahkota takut jika shuangyu pingsan sebelum sampai di kamarnya)"ujar putra mahkota membawa shuangyu masuk sedangkan gadis itu yang tidak kuat lagi menahan malu menyembunyikan wajahnya didada bidang shen wei shao.
putra mahkota menurunkannya tepat di kasur empuk milik shuangyu,pria itu membaringkan shuangyu dengan hati-hati.
"sekarang istirahatlah dengan baik,aku akan kembali besok dengan membawa makanan kesukaanmu"putra mahkota mengelus pucuk kepala shuangyu dan kemudian pergi meninggalkannya.
shuangyu yang hanya diam dan tidak berkata apapun masih terlihat bingung dengan situasi apa yang sedang dihadapinya sekarang ini.
melihat putra mahkota telah pergi para dayang menghampiri shuangyu.
"heh gadis kampung,sudahi saja aktingnya"salah satu dayang menarik shuangyu untuk bangun.
"hei apa yang kau lakukan"yuri menjauhkan dayang tersebut dengan shuangyu.
"apa kau baik-baik saja?"tanya yuri yang memegang tangan shuangyu,yang kini menjadi super dingin dari suhu badannya yang sebelumnya.
"astaga"yuri langsung melepaskan tangannya dari shuangyu,gadis itu melihat tangannya yang langsung mengkerut setelah memegang tangan shuangyu.
"bagaimana putra mahkota bisa tahan dengan suhu badan dingin seperti es ini"gumam yuri setelah melihat tangannya,mirae yang melihat hal tersebut melihat kearah tangan yuri.
"apa yang terjadi?"mirae memegang tangan yuri.
"kalian menjauhlah dariku,pakailah baju hangat selama beberapa hari"ujar shuangyu yang berbicara dengan mengeluarkan hembusan nafas yang dapat dilihat oleh semua.
memang benar kerajaan shenyao merupakan kerajaan yang berada pada titik panas dari pada kerajaan lain,dan suhu yang keluar dari tubuh shuangyu memang membuat seluruh ruangan kamar shuangyu terasa sangat dingin bahkan tidak dengan kata sejuk ini melebihi dari kata sejuk.
shuangyu yang sudah tidak tahan memutuskan untuk kembali dalam posisi tidurnya dan mulai menutup matanya.
...krakkk...
para dayang tersebut terkaget-kaget melihat seperti sebuah es tipis yang menyelimuti kelopak mata,bibir dan juga hidungnya.
"y-yuri penyakit apa ini?"mirae yang menyaksikan hal tersebut mundur beberapa langkah kebelakang.
"a-aku pun tidak pernah melihat penyakit seperti ini"jawab yuri yang memang tidak tahu harus berbuat seperti apa.
"m-monster"salah satu dayang terduduk dan pingsan.
yuri dan mirae saling bertatapan dan memutuskan untuk mereka berdua dan yang lain untuk segera meninggalkan shuangyu sendiri.
________________________________________________
...bersambung...
________________________________________________
lopeyou (◍•ᴗ•◍)✧*。 buat yang telah membaca karangan author bay bay eps selanjutnya akan segera datang....
shiê shiè
gomawo
khamsahamnida
arigato gozaimas
thanks all
__ADS_1