
ke-esokan paginya putra mahkota datang bersama beberapa kasim kecil dibelakangnya.
semua menunduk melihat putra mahkota shenyao datang apalagi para dayang yang tergila-gila pada wajah tampan yang dimiliki oleh putra mahkota saat ini.
"dimana permaisuriku berada?"tanya putra mahkota yang baru saja memasuki gerbang.
para dayang mulai terlihat khawatir apalagi terhadap kepalanya masing-masing.
"mohon ampun y-yang mulia putra mahkota,nona... nona tengah tidur di kamarnya"mirae yang merasa situasi tegang diantara semua pun membuka suaranya dengan berlutut dihadapan shen wei shao.
"mari pergi"putra mahkota yang mendengarnya memajukan kembali langkahnya untuk menghampiri kamar shuangyu.
"y-yang mulia putra mahkota,n-nona berpesan u-untuk tidak membiarkan seorangpun masuk kedalam kamarnya"salah satu dayang lain berusaha mencegat jalannya putra mahkota.
"Apa!!! kenapa kalian semua sangat bodoh"putra mahkota segera berlari menghampiri kamar shuangyu.
namun alangkah terkejutnya melihat pintu yang membeku dan tidak bisa dipecahkan.
"apa yang terjadi?"putra mahkota melihat pintu tersebut memang membeku,apakah ini penyakit yang dibilang bahkan tabib barat tidak bisa menyembuhkannya.
putra mahkota berusaha mendobrak pintunya sendiri.
...brak...
...brak...
...brak...
..."yang mulia"para kasim menghentikan tindakan bodoh dari calon rajanya tersebut....
"biar kami saja yang mendobraknya"uhyar kasim yang lebih berpangkat menyuruh kasim yang tingkatannya lebih rendah untuk mendobrak pintunya.
...brak...
...brak...
...brak...
...krakk...
"ayo lanjutkan"kasim terlihat lebih semangat mendobraknya dan akhirnya setelah sekian lama pintu tersebut benar-benar hancur berkeping-keping.
putra mahkota segera masuk kedalam dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.
meski pemandangan yang takpernah dilihat kini putra mahkota melihat sosok asli shuangyu,wajahnya yang berbeda dengan cadar yang terbuka,tidak ada satu cacatpun di wajahnya,dengan rambut peraknya dan terdapat sebuah kaca tipis yang menutupi seluruh tubuh shuangyu.
disisi lain.
youyuan yang fokus mencari makna dari lukisan yang pernah ditemui oleh shuangyu tiba-tiba mendapatkan sinyal aneh secara sepontan.
__ADS_1
itu adalah sinyal bahaya yang telah dikirimkan oleh vampir lain dengan jarak yang terbilang masih cukup dekat dengan keberadaannya.
"shuangyu"youyuan teringat akan gadis itu,ia langsung bergegas dan meninggalkan lokasi selanjutnya dalam penyelidikannya.
pria itu melihat es yang sangat tebal mengelilingi kediaman dari shuangyu,pria itu juga bergegas mencari sesuatu untuk melelehkan esnya.
kembali pada putra mahkota yang berusaha memecahkan es tipis namun bagaikan besi yang tidak dapat terpecahkan.
"yang mulia es nya sangat tipis tapi sulit dipecahkan"salah satu kasim mengadu kepada putra mahkota.
"minggir"para kasim mundur beberapa langkah kebelakang sedangkan putra mahkota berusaha memecahkan es tersebut menggunakan benda seperti kayu dan batu namun hasilnya nihil,bukan esnya yang pecah malah kayu yang telah menjadi berkeping-keping dan batu yang pecah berkeping-keping.
...sringgg...
putra mahkota mengeluarkan pedangnya berusaha mematahkan es tersebut menggunakan besi yang tajam,lagi dan lagi bukan es yang pecah malah pedang yang terbelah menjadi dua.
semua tampak tak percaya,namun putra mahkota tidak berhenti sampai situ saja... dan karena shuangyu sakit pengangkatannya menjadi selir tertunda semalam,putra mahkota tidak ingin menundanya lagi.
apalagi dengan melihat wajah cantik dari shuangyu yang dilihatnya secara langsung saat ini,meski tertidur shuangyu telah sama seperti putri yang tengah melakukan hibernasi panjang.
"y-yang mulia"para kasim terlihat khawatir dengan yang mulianya ini,mereka berusaha menghentikan aksi kegiatannya yang benar-benar gila.
disisi yang sama karena hilangnya putra mahkota shenyao dan juga sakitnya shuangyu secara tiba-tiba,akhirnya keluarga kerajaan shenyao mengunjungi kediaman yang sedang digunakan oleh shuangyu.. tentu mereka terkejut pasal dari luar hawa sangat panas namun ketika menginjak pintu masuk paviliun melati mereka merasakan hawa yang sangat dingin.
"yang mulia kaisar,ini sangat dingin"permaisuri menginjakkan kakinya ketanah masuk paviliun melati.
"b-benar sekali ibunda,hawanya dingin sekali"putri besar juga memeluk lengannya sendiri untuk menangani hawa dingin yang menusuk kedalam kulitnya.
"rui dimana putra mahkota?"tanya kaisar kepada pengawal putra mahkota tersebut.
"kaisar putra mahkota tengah mencoba memecahkan es"perkataan pengawal pribadi putra mahkota membuat mereka semua saling menatap.
"es?"pikir mereka semua.
akhirnya mereka memutuskan untuk melihatnya secara langsung.
tentu saja mereka terkejut melihat wajah asli dari shuangyu yang benar-benar sangat cantik dengan rambut peraknya ditambah bibir Cherry yang dimilikinya, benar-benar seperti dewi yang telah datang untuk memberikan berkah untuk negri yang kering ini.
"benarkah itu shuangyu?"tanya kaisar kepada putra mahkota.
"ayahanda"putra mahkota menghentikan memukul es yang mengelilingi tubuh shuangyu.
"es?"putri besar mengetuk es tipis tersebut.
"ayahanda penyakit nona shuangyu kambuh,ayahanda saya mohon untuk membangunkan nona shuangyu,nona shuangyu adalah istri saya"putra mahkota memohon kepada kaisar untuk mencari cara supaya shuangyu dapat bangun kembali.
...krakkk...
...suara kaca yang retak...
__ADS_1
tak lama kaca es pecah dengan sendirinya dan menampakkan seorang putri yang baru terbangun dari hibernasinya.
putra mahkota yang melihat hal itu langsung memeluknya dengan erat.
"syukurlah kamu masih hidup"shuangyu yang baru saja terbangun terkejut mendengar perkataan dari putra mahkota.
"a-apa yang terjadi?"tanya shuangyu dengan tanpa riasannya dan menatap putra mahkota shenyao.
tanpa selesai menanyakan pertanyaannya lagi putra mahkota mencium bibir cherry shuangyu sehingga membuatnya membeku ditempat.
semua yang melihat kejadian itu terkejut apalagi dengan adanya kaisar dan permaisuri yang melihat hal tersebut.
putra mahkota melepaskan tautannya dan melihat gadis itu lagi yang hanya terdiam membeku ditempat.
"pfttt"putra mahkota mengacak-acak puncak rambut shuangyu sehingga membuatnya langsung terbangun dari mimpinya tersebut.
"y-yang mulia kaisar"shuangyu hendak berdiri namun tubuhnya yang masih lemah hendak membuatnya terjatuh dihadapan kaisar dan permaisuri.
"hati-hati"putra mahkota segera menangkap tubuh shuangyu dengan sigap.
"aku izinkan untuk tidak memberikan salam"ujar kaisar, permaisuri menghampiri shuangyu dan duduk disamping gadis itu.
"pakailah"permaisuri memberikan penutup wajah/cadar kepada shuangyu.
"terimakasih"shuangyu menerima cadar dari permaisuri dan memakainya.
kini shuangyu kembali menutupi wajahnya agar membuat semua tidak membunuh dirinya sendiri karena kecantikan shuangyu.
"panggilkan tabib sekarang"perintah permaisuri yang langsung diangguki oleh yang lain.
tabib segera datang dengan tergesa-gesa.
"salam yang mulia kaisar,permaisuri,yang mulia putra mahkota"tabib membungkuk dan kemudian memajukan tubuhnya untuk memeriksa denyut nadi shuangyu.
ketika memeriksa tabib terkejut karena tidak ada denyut nadi sama sekali sehingga membuatnya menatap kearah mata shuangyu namun serasa sesuatu yang telah mengendalikannya,tabib itu diam dan kemudian berdiri dari duduknya.
"bagaimana keadaan shuangyu?"tanya permaisuri dengan kembali duduk disamping shuangyu.
"yang mulia....denyut nadi nona sangat lambat,saya rasa tidak lama lagi..."tabib tersebut menundukkan kepalanya.
"hah~"permaisuri tidak sadarkan diri saat itu juga,semua menjadi panik apalagi dengan gadis yang bernama shuangyu tersebut.
shuangyu menangkap tubuh permaisuri meski dengan tubuh lemahnya tapi gadis itu tidak terbilang sangat lemah juga.
"bawa permaisuri kekediamannya"kaisar berjalan didepan dan kemudian disusul dengan permaisuri yang pingsan dan juga putri besar dibelakangnya.
putra mahkota menyuruh shuangyu untuk tidur kembali dan istirahat sedangkan putra mahkota telah pergi untuk sebuah urusan penting.
----------------------------------------------------------------------------------
__ADS_1
...bersambung...
________________________________________________