
shuangyu telah berada dipinggiran ibu kota shenyao.dan berita kematiannya menyebar dengan cepat bagai kabar angin express.
gadis itu tengah menyiapkan perbekalan dan telah berada dipinggir pelosok hutan.
"apa kau benar-benar yakin ingin meneruskan perjalanan menuju barat?"tanya youyuan yang ikut membantu shuangyu disebuah penginapan.
"aku hanya ingin menemukan seseorang dan hal itu tidak dapat dihindari"jelas shuangyu yang telah berganti baju menjadi seorang pria.
"baiklah,jika itu keputusanmu...lalu bagaimana dengan bayi perempuan itu?"tanya youyuan kembali.
"biarkan bayi itu diurus oleh mirae dan yuri...lagipula mata-mata itu pasti akan menemukan rumah yang baik bagi bayinya"jelas shuangyu.
"oke jika itu keputusanmu,jangan lupa datang untuk mengunjungi ku"youyuan memberikan perbekalan tersebut kepada shuangyu.
"oh baiklah,semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti"jelas shuangyu yang kemudian melesat dan menghilang dari sana bahkan youyuan sendiri hanya berkedip sekali shuangyu seperti telah jauh darinya .
"semoga hari itu akan menjadikan kita bersama lagi"gumam youyuan yang kemudian kembali dalam kesehariannya menjadi seorang bayangan yang tidak bisa ditemui ataupun diketahui oleh siapapun.
keadaan yang sulit dalam beberapa hari terakhir kini sudah berakhir,pintu yang tertutup kini telah kembali terbuka,jalan lebar telah kembali didepan mata.
sandiwara ini telah berakhir,semuanya telah berakhir,cinta dan kasih sayang itu telah berakhir. Ini memang terlihat kejam bagi semua orang namun hanya ini yang bisa dilakukan shuangyu...selain itu kebenaraan yang membedakan mereka berdua sangat besar,celah yang terlihat seperti jurang dalam membuat dua poros saling mencintai terpisah sangat jauh.
"akhirnya semuanya berakhir....dan kini aku sendirian lagi"gumam shuangyu yang berjalan dihutan seorang diri dan melupakan burungnya yang masih dikerajaan shenyao.
...----------------...
disisi lain wei shao tengah dikurung di kamarnya...pria itu termenung dan terlihat seperti orang gila akibat kepergian dari shuangyu.
pria itu melukis sosok indah dari shuangyu yang tengah memainkan seluringnya dengan gaun merah yang indah.
kruuuu kruuuu kruuuu
__ADS_1
suara burung sontak membuat wei shao terkejut karena dikerajaan shenyao hanya ada burung bangkai dan tidak ada burung jenis ini sebelumnya.
wei shao melihat ada tanda kepemilikan dari sang burung,yang berarti burung ini telah memiliki tuan namun kenapa malah menghampirinya.
"darimana asal burung ini?"gumam putra mahkota yang kemudian memanggil rui.
"ya yang mulia"dengan sopan rui menundukkan badannya dan menghampiri tuannya.
"berikan makan pada burung ini"perintah wei shao yang langsung diangguki oleh rui.
tak berselang berapa lama rui pun datang dengan membawa ayam sebagai makanan sang burung.
kruuuu kruuuu kruuuuu
burung itupun menghampiri rui dan bertengger pada pundaknya meski cakarannya membuat pundak rui berdarah.
"kemarilah"wei shao menepuk sebuah tenggeran yang cocok untuk burung tersebut singgahi.
dan tentu saja burung tersebut langsung menuju tenggerannya tersebut.
"lapor yang mulia,burung ini sempat menunjukkan beberapa kemunculannya didekat nona shuangyu sebelumnya"jelas rui yang kemudian membuat wei shao terkejut.
ya waktu shuangyu pertama kali datang rui menyuruh salah satu anak buahnya untuk mengawasi gerak gerik dari shuangyu,dan mata-mata tersebut membeberkan bahwa shuangyu memberi makan seekor burung yang berjenis burung hantu.
"kenapa tidak kau sampaikan sebelum-sebelumnya?"tanya wei shao dengan menatap tajam rui.
"mohon maaf yang mulia ini kelalaian saya sebagai ajudan kanan"rui berlutut dihadapan wei shao.
"sudahlah,obati lukamu terlebih dahulu"rui pun langsung menunduk dan pergi dengan memegang pundaknya.
kini pandangan matanya menuju kearah burung tersebut.
__ADS_1
"siapa tuanmu?"tanya wei shao yang kemudian dijawab obeh burung tersebut seakan mengerti apa yang dikatakan oleh wei shao.
ben menduduki sebuah lukisan yang dilukis oleh wei shao. "apa yang kau lakukan"wei shao hendak menusir burung tersebut. Namun burung tersebut malah mematuk tangannya.
kruuuu kruuuu kruuuu burung tersebut melompat-lompat dengan kakinya yang panjang tetapi ketutupan oleh bulu yang tebal.
"apa tuanmu gadis ini?"tanya wei shao yang semakin penasaran.
'dasar manusia go*lok'batin ben dengan emosi.
kini burung tersebut mengambil sebuah kuas dan wei shai tak lupa menyediakan sebuah kertas.
"shuang.....ben"baca wei shao ketika burung tersebut mulai menulis.
"shuang? shuangyu?"tebak wei shao yang kemudian membaca kata selanjutnya "ben...? namamu ben"wei shao kini semakin yakin bahwa yang berada disampingnya saat ini merupakan hewan kesayangan wanitanya.
'dasar manusia bodoh,aku cuma numpang makan doang kok,setelah kenyang juga mencari majikanku'batin ben yang serasa nyata.
namun dalam pikirannya sekarang bagaimana shuangyu mendidik ben menjadi sangat pintar bahkan melebihi simpanse.
"prajurit"panggil wei shao.
"baik"
"buatkan gelang burung dari emas dan permata...tuliskan nama ben disana"perintah wei shao yang seketika membuat prajurit menyanggupinya.
"baik"prajurit tersebut pun pergi.
kini wei shao mengangkat ben manjadi seperti anaknya sendiri karena ben merupakan peninggalan dari wanitanya.
...----------------...
__ADS_1
...bersambung...
...----------------...