
...nak ga bisa update tiap karena kesibukan kerja dan ngurus baby boy tapi readers jangan khawatir dalam satu minggu mak pasti up 3 sampai 4 bab kok jadi lanjut terus y bacanya jangan lupa lik komen vote nya biar emak semangat 😘😘😘😘...
...🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩🍩...
...sudah beberapa hari ini dio datang ke lapak Melia untuk mengambil pesanan atau lebih tepat nya menjalankan misi....
-
tepat hari ini dio tidak bisa mengambil pesanan karena dio terlambat bangun dan akhirnya meminta azura untuk menggantikan nya,dengan senang hati Azura melakukan dia sangat penasaran wanita seperti apalagi yang di inginkan oleh anggara sahabat sekaligus rekan kerja itu.
Azura memang mengenal anggara karena anggara sering datang ke rumahnya untuk bertemu dengan dio dan anggara pun menyayangi azura layaknya adik sendiri.
azura yang sudah bersiap langsung naik ke dalam mobilnya hari ini dia diantar sopir kakaknya karena zura belum tahu letak lapak Melia.
setelah sampai dia kaget melihat lapak jualan melia.
..."wih rame banget ! apa kue kue disini seenak itu y sampai antriannya panjang benar,? kalo gitu aku juga harus mencoba kue nya " azura berbicara pada dirinya sendiri....
ya lapak Melia memang akhir akhir ini sangat lah ramai pembeli dan Melia sangat bersyukur setidaknya ada uang lebih yang ia bisa tabunng walaupun sedikit , kehidupan melia yang sedikit keras memaksa nya untuk berhemat demi masa depan buah hatinya.
azura langsung mendekati lapak kue melia dia bingung melihat banyak sekali jenis kue ?@dari yang asin sampai yang Manis mata azura begitu berbinar melihat pemandangan yang ada di sana sungguh memanjakan matanya.
azura memang paling suka dengan jajan yang mani dan pedas tiada hati tanpa jajan itulah moto azura.
"lets go saat nya kita jajan" azura langsung mengambil tempat yang telah disiapkan oleh Melia agar para pelanggan dapat memilih serta mengambil kue yang diinginkan secara langsung.
azura membeli banyak sekali kue dia sudah tidak sabar untuk menikmati hasil berburu kue nya.
saat sedang mengantri untuk membayar karena terlalu asik membayangkan rasa kue yg dia pilih azura tidak sengaja menabrak seorang pria muda yang ada dihadapnya.
bruk
azura menabrak orang yang di depannya
"aduh , hei kau punya mata kan,? gunakan matamu ketika berjalan" ucap sang pria
..."eh" hanya kata itu yang keluar dari mulut azura bukanya minta maaf azura malah menatap kagum pria itu....
"wah tampannya, sempurna" ucap azura peln yang sebenarnya masih bisa terdengar oleh beberapa orang.
Orang-orang hanyaa menggelengkan kepalanya, mendengar ucapan azura.
"aku memang tampan nona" ucap pria itu
"benar kau memang tampan "
"eh tidak tidak bukan bukan maaf aku menabrak mu aku ce ceroboh" ucap azura tergagap dan tersadar.
__ADS_1
"lain kali gunakan mata mu, untuk apa kamu punya mata tapi tidak dipergunakan " ucapa pria itu ketus pada zura dia pun melangkah pergi melanjutkan pembayaran karena memang giliran dia yang harus melakukan pembayaran.
azura melupakan niat awalnya datang ke lapak kue Melia.
-,
drrrrrt drrrrrt
bunyi ponsel azura digeser nya tombol berwarna hijau dan dilihat nya juga nama si penelepon.
"oh kaka, ada apa ka" ucap azura
"zura apa kamu sudah mengambil pesanan kue di lapak kue yang kaka suruh" tanya dio dari seberang sana.
"astaga aku lupa, aku balik lagi"
"cepet kamu ambil, bisa ngamuk anggara sama kaka cepetan" dio langsung mematikan sambungan telepon nya tanpa menunggu jawaban dari azura.
azura benar benar melupakan niat awal dia ke lapak Melia semua fokusnya teralih kan Oleh banyak nya pilihan jajanan.
zura menepuk jidatnya tanda dia kesal terhadap dirinya
"zura oh zura kenapa kamu bisa lupa tugas dari ka dio, marah kan dia... ini semua gara-gara pria tadi menyebalkan" azura terus menggerutu dari mobil sampai ke lapak Melia
Orang-orang memandang heran ke arah azura
Azura lagi baca matra kayaknya reader's🤣🤣🤣
"mbak maaf"
"iya nona ada yang bisa kami bantu" ucap melia sambil melihat ke arah azura
"em itu sebenarnya saya disuruh kakak saya akira dio untuk mengambil pesanan kue"
"maaf nona kami tidak memiliki pesanan atas nama akira dio mungkin anda salah tempat nona"
"bener mbak ini toko melia kitchen kan" ucap azura sambil menunjukkan nota untuk pengambilan barang.
melia mengambil nota tersebut dan membaca setelah itu tersenyum.
"oh ini pesanan ibu diora, maaf sebentar saya ambilkan" ucap Melia sambil mengambil kotak kue yang memang sudah dia
-, siapkan sebelum nya.
"ibu diora" batin azura dia mengernyitkan dahi nya bingung. namun setelah nya di tersenyum sambil menahan tawa azura ingat kakaknya selalu menyamar menjadi seorang wanita ketika membeli kue disini guna mendapatkan kan informasi tentang orang yang disukai oleh anggara.
"nona ini pesanan atas nama ibu diora " ucap Melia membuyarkan lamunan azura.
__ADS_1
"oh iya" jawab azura setengah kaget
"dio mana kue buatan melia dan informasi apa yang lu dapet? udah satu minggu nih lu nyamar awas klo ga ada hasil"
"gue gak sempet ambil pesanan lu "
"gila lu udah pesan g diambil rugi nanti ayang bebeb gue " anggara memotong ucapan dio kesal.
"ck, dengerin dulu gue ngomong sampai selesai jangan main potong aja lu"ucap dio tak malas kesal.
" gue suruh azura yang ambil lu tau kan tadi ada meeting penting, bentar lagi sampai tuh si zura ngerti lu"lanjut dio jujur dio masih ingat kaget dan malunya ia saat di pergoki azura saatenjadi diora.
sementara zura yang akhirnya berhasil mendapatkan kue pesanan kakaknya ia sempat kan berkenalan dengan melia.
zura dan melia terlibat obrolan yang seru walau pun perbedaan usia yang terpaut jauh namun sifat melia yang ramah dan mudah membaur membuat nya bisa menyesuaikan diri dengan siapapun.
tring
pintu lift terbuka zura langsung keluar dari dalam lift menuju ruangan anggara ia punya akses khusus di sana karena anggara menganggap azura layaknya adiknya.
azura pun menyayangi anggara seperti ia menyayangi dio.
"zura cantik dataaaaaaaang" ucapa azura masuk kedalam ruangan anggara tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
anggara dan dio kaget mendengar teriakan azura.
anggara dan dio sama sama mengelus dada suara azura benar benar kencang memekakkan
"telinga bisa sakit ini kuping" batin anggara dan dio dalam hati.
azura yang melihat keduanya menutup telinga hanya bisa tersenyum malu baru menyadari kalo dirinya sedang di kantor bukan di rumah.
"kamu pikir ini hutan zura" ucap dio kesal gendang telinganya bisa saja rusak.
sementara anggara dia hanya geleng geleng kepala baginya zura adalah gadis kecil menyebalkan namun dia sangat menyayangi nya.
"zura kapan kamu datang ke indonesia" ucap anggara setelah mereka semua duduk di sofa ruangan anggara.
"kemarin kak, tapi kak kemarin lucu deh masa kak dio jadi cewe hampir aja aku tendang" ucap aurat bercerita ketika dirinya memergoki dio dengan kostum diora nya.
dio pun hanya mendengus sebel ke arah mereka berdua.
tbc
like komen vote ya biar mak semangat up terus love love semu
...-,...
__ADS_1