BOCAH TENGIL SANG PENAKLUK

BOCAH TENGIL SANG PENAKLUK
mata buaya


__ADS_3

nih yang penasaran siapa sih yang kirim pesan.


Melia membuka HP nya langsung gas ke app messenger dia pikir ada pesanan kue yang masuk, kan lumayan tuh buat tambahan jajan bocil pikirnya.


setelah melihat siapa yang kirim pesen mata Melia membola dan menggelengkan kepala ada ada saja orang kirim pesan menanyakan bengkel sudah atau belum


"sejak kapan aku buka bengkel gila x gak liat apa postingan gue isi tentang perkuehan" batin Melia tanpa melihat siapa si pengirim ia lebih fokus pada isi pesan.


mau tidak mau ia pun membalas pesan tersebut


"maaf saya bukan buka bengkel anda salah orang " tulis Melia


kontang(bunyi pesan masuk)


"gak salah kok ini buktinya pemilik toko nya(


mengirim gambar)


sory tu sey gambar di sembunyikan biar penasaran kalian 🤣🤣🤣


" hah parah ini orang jangan jangan buaya darat lagi awas lu ya pawang buaya mau di kadalin gak mempan"batin Melia melihat pesan yang dikirim kan


akhirnya setelah mendapat kiriman gambar tersebut barulah dia menyadari siapa yang kirim pesan .


"dasar bocah ganggu aja lu" Balas Melia


smentara Haidar yang yang melihat Melia fokus dengan HP nya merasa aneh


dia tiba tiba langsung merampas HP milik Melia untuk anak anaknya tidak melihat hal itu karena mereka sedang dikamar membuka mainan yg baru saja di belikan oleh Haidar.

__ADS_1


"apa apaan sih kamu yah main rampas HP ku saja" Melia tidak Terima dengan sikap Haidar dan langsung mengambil kembali benda pilih sejuta umat itu dari tangan Haidar.


"siapa yang kirim pesan? " tanya Haidar


"bukan urusan mu "


"kamu selingkuh y? "


"hah" melia kaget atas pertanyaan Haidar pada nya jelas jelas dia yang selingkuh masih menuduh orang


"ya kamu selingkuh kan itu buktinya kamu fokus pada HP bukan aku yang di depan mu


" kamu yang selingkuh kenapa menuduh ku?pikir donk maling kok teriak maling"


"aku gak pernah selingkuh dia itu teman ku


, hanya teman" haidar menekan intonasi nya menyebut kata teman untuk meyakinkan melia


perempuan mana yang tahan dikhianati berkali-kali?


orang yang dianggap akan menjadi sandaran nya menemani dia hingga ajal menjemput nyata adalah orang yang menghianati nya


sakit? jelas sakit rasanya tidak bisa terbayangkan


Haidar mematung mendengar ucapan melia, ia tak menyangka melia tau segalanya padahal haidar menutup rapat rapat rahasia itu kenapa melia bisa tau,


tak dapat menjawab ucapan melia , haidar memilih pergi sampai tak berpamitan lagi kepada kedua putri mereka.


melihat haidar pergi melia hanya menghela nafas berat dia tatap punggung haidar ya punggung yang pernah menjadi sandaran dirinya tempat ternyaman yang pernah ia rasakan kini menjadi milik orang lain,

__ADS_1


tak terasa air mata melia mengalir begitu saja mengingat masih ada cinta dan sayang dihatinya untuk sang suami.


"apa boleh aku meminta nya kembali Tuhan, egois kah aku " ucap melia di tengah derai air mata yang mengalir deras


ya bagaimana pun di sudut hati melia masih ada cinta untuk haidar. rumah tangga yang ia jalani bersama haidar suruh cukup lama 10 lama bukan, apakah harus berakhir karena orang ketiga.


bayangan orang ketiga menghancurkan rumah tangga nya sangat menakutkan bagi melia dia pernah melihat betapa mengerikan orang ketiga karena rumah tangga orangtua nya pun hancur karena orang ketiga


kini ia pun merasakan ke ngerian itu sungguh di luar dugaan.


"bunda" ucapan si sulung membuyarkan lamuna melia ia bergegas menghapus air matanya


"bunda kok nangis? ayah kemana bunda? apa ayah yang buat bunda nangi? berondong an pertanyaan si sulung sementara melia harus berbohong menutupi semua masalah nya dengan sang suami ia tak ingin anak2 nya tau.


" bunda gak nangis cuma kemasukan debu, ayah kerja lagi "bohong melia


" bunda gak bohong kan? kok ayah ga pamit ke aku sama ade ? ucap polos si sulung


"ayah buru buru sayang ayah kerja buat siapa coba? "


" tapi bunda gak bohong kan"


"ga dong kan kalo bohong dosa" melia meringis terasa tercubit hatinya dia yang mengajar kan sang putri agar tidak berbohong tapi malah dirinya sendiri yang berbohong


ya orang tua terkadang harus berbohong agar anak mereka baik baik saja tapi seberapa pun baik nya menutup suatu kebohongan pasti akan terkuak juga bukan


betul apa betul pemirsa jangan ditiru y **heheheheheh**


maaf y mak jarang up maklum HP jadi rebutan ama bocil dirumah

__ADS_1


mak butuh kopi yuk kirimin mak kopi


__ADS_2