
Disuatu pagi yang sangat cerah
mama (Arin)"sayang bangun, kamu upacara nak jangan sampai telat nanti disuruh jalan jongkok kayak senin kemaren"
"5 menit lagi ya mamaku sayang"
Mama (Arin) “kamu hari ini upacara nak, katanya kamu mau bareng teman mu, buruan mandi atau kamu mama mandiin dikasur nih”
“iya mama, aku mau mandi nih”
Mama (Arin)“ mama tunggu dibawah ya viera, mama udah nyiapin makanan kesukaan mu,sekalian mama udah siapin bekel buat kamu nanti les, jangan bolos les lagi ya” Sang mama pun keluar kamar, aku masih kebingungan “tau dari mana ya si mama kalau aku sering bolos les?”. Setelah itu aku langsung mandi dan bersiap siap untuk bersekolah lalu aku keluar dari kamar menuju meja makan melihat masakan kesukaan ku yaitu mie kuah pakai telor dan susu coklat.
“wah lezat sekali ma, aku hari ini pulang telat ya ma, setelah les mau kerja kelompok sama temen - temen ku.”
Saat itu dimeja makan ada papa , mama dan adik ku yang bernama rahman
Papa (endro) “kamu giliran mie aja bilangnya lezat, masakan mamamu tuh lezat semua, kata mama kamu, kamu sering bolos les ya? Papa udah banyak mengeluarkan uang buat kamu bisa les malah kamu bolos,berhenti saja les nya” (papa sambil membentaknya)
“aku janji gak bolos lagi, jangan diberhentiin ya papa”
Papa (endro)“awas aja sampe bolos lagi sekalian nanti papa berhentiin kamu les dan sekolah”
Mama (Arin) “habisin makanan mu vier biar temen mu nanti gak nunggu kamu kelamaan,nanti mama anter kamu kerumah teman mu ya nak”
Aku pun menghabiskan makanan ku setelah itu aku memakasi sepatu dan diantar ke rumah temen ku yaitu si ani yang sudah menunggu didepan rumahnya yang siap berangkat kesekolah naik mobil diantar supir pribadi nya ani.
Ani “selamat pagi tante,kamu baru mau aku jemput eh udah dateng kesini”
Mama “pagi nak, yaudah mama pulang ya, kalian berdua belajar yang rajin ya,hati hati dijalan ya pak”
Ani “siap tante”
Mama “iya mama”
Ani dan aku pun berangkat bersama kesekolah,jarak rumah dan sekolah sekitar 30 menitan, 30 menit berlalu mereka pun sampai di sekolah.
Aku “terimakasih pak ,dan terimakasih ani”
Pak tono (supir ani) “sama2 neng”
kami berdua pun berpisah karna berbeda kelas.Aku mengenal ani karna orang tua nya ani sahabat dengan mama ku dan ani merupakan teman di komplekku, aku memiliki geng girls yang berisi kan 4 orang sahabat yaitu Abiah, Dillah, Nur, Tini, mereka memang sahabat terbaik ku dan selalu ada untuk ku, aku pun berjalan menuju kelas dan aku bertemu dengan si kevin didepan kelas.
Kevin “hy savier tumben kamu gak telat datengnya, mau pulang bareng aku gak?”.
KEVIN ALEXANDRO merupakan cinta pertama ku dia merupakan kakak kelas ku dia kelas 3 SMP dan aku masih kelas 2, kevin merupakan ketua osis, aku menyukai nya saat aku masih kelas 1SMP. aku mulai memberanikan diri untuk mendekatinya dan memberikan banyak makanan untuk nya tapi saat aku baru naik kelas 2 aku tahu dia memiliki pacar yang cantik di sekolahan lain ,membuat diriku menjadi menjauhi nya,ketika aku sudah berusaha menjauhi nya tapi kak kevin malah mendekatkan diri kepadaku.
“hai kak, ada apa kak pagi2 udah datang kekelas ku, wah hari ini gak bisa kak aku ada janjian sama temen ku”
Kevin “aku mau kasih kamu coklat dan susu, dimakan ya,kamu hari ini les kan? aku anter ya dan belajar yang rajin”
“aku gak janji ya kak,yang seperti ku bilang aku bareng temen ku,terimakasih kak”
Kevin "nanti ke kantin bareng yaa, semangat untuk hari ini”.
setelah berbincang dengan kak Kevin teman - sekolah yang melihat pun membuat gosip tentang aku dan kak kevin tapi aku cuek saja, lalu ketika aku mau masuk kedalam kelas tiba tiba si nur menarik tas ku.
Nur “vier kamu dicariin guru tuh, ada masalah apalagi deh kamu?”
Abiah “pasti dicariin pak frans?”
“biasalah lupa kumpulin tugas jadi nilai ku jelek”
Abiah “udah aku ingetin kumpulin tuh tugas masih aja nyantai, itu guru sangat killer, nanti kamu pasti dihukum suruh jalan jongkok atau berjemur dilapangan”
“aku mau taro tas dulu lalu ke ruang guru”
aku menaro tas lalu berjalan menemui itu guru killer dan mengumpulkan tugas nya. Setelah sampai di ruang guru aku masuk menemui pak frans. fransco alerio merupakan guru sains yang masih muda dan belom punya kekasih.
Frans “xavier kamu tau kesalahan kamu apa?’
“saya minta maaf pak,saya udah bawa tugas saya,ini pak tugas nya”
Frans “sini, kamu telat udah 2x dan telat kumpulin tugas, kamu saya hukum untuk berjemur dilapangan pas saat jam istirahat”
“baik pak,maaf ya pak”.
Aku langsung kelapangan untuk upacara setelah selesai seluruh murid langsung masuk ke kelas dan melanjutkan belajar seperti biasa 3 jam kemudian berbunyi bel sekolah menandakan waktu istirahat, dan aku memasuki buku buku dan tempat pensil kedalam tas,
Tini “ayo kantin,aku sangat lapar menu dikantin ada apa ya kira kira”. saat itu aku bersekolah swasta ditempat yang elit yaitu HAOR SCHOOL,yang memiliki kantin yang bersih dan makanan yang mahal mahal
“aku mau kelapangan,aku kan disuruh berjemur sama tuh guru kiler”. aku mengambil topi lalu aku pergi menuju kelapangan sesampai nya dilapangan yang cuaca nya sangat panas aku pun berjemur, tiba tiba kak kevin dan teman-temannya yang terkenal GENG WANTED menghampiri aku.
Anto “hai kamu viera kan,kok jemur dilapangan lagi? Emangnya telat tadi?”
Kevin “kamu kenapa? Tunggu aku carikan payung”
__ADS_1
“gak usah kak,aku lupa kumpulin tugas pak frans jadi dihukum 30 menit di lapangan”
Kevin tetap mencari payung untuk diriku setelah ketemu payungnya langsung memayungi aku saat itu pula aku menjadi pusat perhatian seluruh sekolah.
Gerombolan Siswi “wah liat tuh cewe ,beruntung banget dipayungin sama si cowo cool kevin”.
Aku pun sadar telah menjadi pusat perhatian lalu mengusir secara halus kak kevin dan teman teman nya
“kakak kakak semua kalian mending langsung ke kantin dan biarkan aku sendiri disini nanti kalau ketahuan tuh guru killer aku bisa dihukum lebih parah”
Kevin “sana kalian duluan kekantin biar gue disini sama cewe gue”
Andi “yuk kita pergi biar mereka berdua pacaran ditengah lapangan”
“kak kevin sana pergi dan bawa payung nya ih aku gak mau dihukum lebih parah”
Kevin “don, bawa nih payung”
Kak kevin pun tetap berdiri didepan ku sambil menghalangi sinar matahari supaya aku tidak kepanasan,lalu aku pun menunduk saja karna banyak siswa siswi dan guru yang melihat ke arah kami, tiba tiba datang lah pak frans.
Frans “kevin kamu ngapain disini, sana kamu pergi, saya hanya menghukum anak tidak disiplin ini atau saya akan menghukum viera cuci seluruh kamar mandi disekolah ini kalau kamu tidak pergi kevin ”.
Kak kevin pun pergi menuju ke bawah pohon untuk mengamati aku.
POV Kevin
Kevin “bro tolong beliin gue minum 2 botol ya lalu mintain payung ke dono,uang sisa nya buat lo”
Si adik kelas pun menuruti keinginan si ketos itu karna dia tidak mau berurusan dengan geng wanted. Saat minuman tersebut sudah dibelikan oleh adik kelas aku dan payung sudah dikasih tiba tiba ditengah lapangan aku melihat xaviera pingsan lalu aku berlari sambil melepas payung dan minuman tersebut untuk menggendong xaviera ke uks, sesampainya di uks. Saat itu diuks ada ibu penjaga uks yaitu ibu neta memeriksa xaviera lalu terkejut melihat darah yang banyak keluar dari hidung xaviera.
Ibu neta “kenapa dia bisa pingsan dan ngeluarin banyak darah dihidungnya,sebentar ibu cari kain untuk menyumbat hidungnya”
Kevin “ bangun dong vier, jangan buat aku khawatir begitu” (sambil membuka botol minyak angin ke hidung xaviera)
Ibu neta berhasil menyumbat hidung vera yang sebelah kanan memakai kain tipis yang baru saja dirobeknya lalu darah nya pun tidak mau berhenti dan ibu neta menelepon ambulan untuk bawa xaviera ke rumah sakit terdekat. beberapa menit kemudian datang lah wali kelas nya viera ibu tuti, pak frans dan guru bk bu ita karna mereka mendengar anak didiknya pingsan gara2 dihukum dijemur dilapangan.
Pak frans “gimana kondisi nya?”
Kevin yang sangat kesal lalu menjawab “bapak lihat sendiri pakai mata, lihat gara gara anda viera jadi mimisan dan pingsan”
Pak frans “kamu bisa bicara yang sopan sama saya? Saya ini guru kamu”
Bu neta "detak jantung viera mulai melemah,oksigennya pun mulai menurun dan darah nya makin banyak yang keluar
Bu neta “saya akan nelepon ambulan sudah sampai mana”. bu neta pun nelepon kembali ambulannya.
kevin "biar saya saja bu yang bicara sama pak ambulannya,ibu fokus aja ke xaviera"
kevin "hallo pak posisi dimana?"
pak sopir "saya sudah didepan sekolah"
dokter dan perawat yang ada di ambulan langsung dateng ke uks ditunjukan oleh satpam lalu xaviera dibawa masuk kemobil menggunakan tandu,dan aku ijin kepada bu guru untuk nemanin viera di dalam mobil ternyata aku tidak diijinkan dan aku hanya bisa melihat viera ditemanin wali kelas nya dan pak frans. aku langsung masuk ke dalam kelas karna saat itu lagi ada guru ipa yang lagi mengajar dan aku minta ijin untuk masuk dan si pak roni tau aku membantu Xaviera yang pingsan itu memberi ijin masuk untuk mengikuti pelajaran.aku tidak lagi konsen untuk mendengarkan guru mengajar materi karna aku sangat khawatir dengan xaviera. tiba2 si anto duduk disamping nya berbicara.
anto "bro,gimana kondisi si cantik xaviera? gue dengar dengar dari gosip dia mimisan dan pingsan?"
aku "iye ,dia udah dibawa ke rumah sakit, kalau sampe terjadi hal yang aneh gue akan kasih pelajaran yang setimpal tuh guru"
anto "jangan gitu bro,mentang mentang bapak mu jendral polisi bisa seenaknya laporin begitu,setiap masalah itu selesaikan baik2"
aku "kapan sih bel pulang,gue mau lihat ayang gue"
anto "kita nih masih smp udah yayang2an aja lo,fokus belajar sana, belom tentu viera mau sama lo"
kevin "gue akan menyatakan cinta dan meminta viera jadi pacar gue setelah gue lulus dari sekolah ini"
anto "lalu cewe lo gimana bro? gila lo ya 2 cewe sekaligus"
kevin "gue udah putusin bulan yang lalu"
jam pulang sekolah pun tiba lalu kevin buru buru membereskan perlengkapan sekolah nya dan siap2 menuju rumah sakit,dan geng wanted ikut nemenin kevin sesampai nya di parkiran aku menunggu bapak itok (sopir) tiba tiba kami disamperin sama geng viera
tini "kak kita berangkat bareng kerumah sakit apakah boleh?kami juga lagi nunggu jemputan nya si dillah"
dillah "oh ya kak ini tas viera kami yang bawa ya, dan terimakasih kak kevin sudah bantu viera tadi".
mereka semua berangkat bareng ke rumah sakit dengan 2 mobil, tapi si dillah berubah fikiran untuk membelikan buah untuk xaviera yang berada dirumah sakit. lalu meminta supir mutar balik menuju tempat buah.
POV pak frans
flashback pagi hari disekolah. aku sudah sampai disekolah melihat Xaviera yang bareng dengan teman nya dan hari ini dia tidak telat, aku pun mencari cara untuk bisa mencari perhatiannya dan mengobrol kepadanya, lalu aku berpura pura jalan melewati nya tapi dia tidak menyapa ku, aku kesal dan langsung balik ke ruang guru khusus untuk ku karna aku merupakan anak dari pemilik dan merupakan bagian dari komite,memikirkan cara lain dan aku melihat nilai xaviera ternyata dia belom ngumpulin tugas.
"kebetulan sekali dia belom mengerjakan tugas" lalu saya keluar ruangan dan bertemu dengan temannya savier. dan memanggilnya.
"eh kamu "
__ADS_1
nur "saya pak?". saya pun mengangguk
nur "ada apa pak?"
"tolong sampaikan ke savier suruh keruangan saya sekarang sebelum upacara dimulai"
nur "namanya kan xaviera pak bukan savier baiklah pak,nanti langsung saya sampaikan"
aku masuk lagi kedalam ruangan ku sambil merapihkan penampilan ku dan menunggu kedatangannya,beberapa menit kemudian saya melihat savier masuk keruangan saya dan saya langsung berpura pura marah dan menghukum nya untuk berjemur di lapangan setelah istirahat nanti. ketika bell istirahat berbunyi saya yang tidak memiliki jadwal ngajar di kelas dia pun saya langsung menunggu dari atas koridor sekolah SMA sambil melihat ke lapangan ternyata xaviera sudah ada disana bersama dengan ketua osis itu,aku sangat kesal melihat nya langsung jalan menuju kelapangan dan meminta kevin untuk tidak ikut campur, saya tetap memantau savier dari kejauhan dan saya melihat kevin tetap memantau dari jauh,tiba tiba dapat panggilan telepon dari kepala sekolah untuk ngadain rapat persiapan anak UN, saya langsung masuk keruang rapat baru beberapa menit rapat sedang berjalan tiba tiba saya diberi kabar melalui pesan kalau savier pingsan dan mengeluarkan darah di hidung nya, lalu saya ijin tidak mengikutin rapat.
"maaf bapak ibu semua, saya ijin keluar karena ada anak siswi yang saya hukum dilapangan sedang mimisan dan pingsan, saya harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan ijinkan saya untuk melihatnya"
mereka yang ada diruang rapat menyetujui itu,dan aku langsung keluar dari ruangan, wali kelas nya savier datang dan bilang "ayo pak kita ke uks,savier tidak sadarkan diri dan pingsan saat bapak hukum dilapangan". aku dan bu guru tersebut lari larian menuju uks, sesampai nya di uks saya melihat banyak darah yg keluar di hidung nya sebelah bahkan ada darah yang menempel dibaju nya. saat itu aku bertanya ke guru yang jaga dan malah yang jawab kevin dan malah membuat saya kesal karna sikap nya. xaviera akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat memakai ambulan yang telah ditelepon,aku beserta wali kelas nya menuju rumah sakit, aku memegang tangan savier dan berharap dia cepat sadar nya,dan aku melihat ibu wakel nya saviera sedang memberi kabar kalau saviera dibawa kerumah sakit harapan kota,sampailah di rumah sakit, kami berlari2an membawa saviera ke igd. saviera dipasang alat bantu pernafasan dan sudah dicek oleh dokter yang ada di igd
Ruang igd :
bu tuti "pak saya tunggu di luar sambil nunggu keluarganya xaviera datang"
"iya". saya sambil memegang tangan xaviera ,air mata saya terjatuh dan menyesal karna menghukum dia,sampai saya tidak sadar kalau savier sudah sadar.
xaviera "bapak saya kok bisa ada dirumah sakit? bapak kok menangis ada apa?"
dia memang sangatlah lucu. "kamu pingsan dan mimisan, kita tunggu orang tua mu untuk mengisi data mu dan biar dokter langsung ngurus kamu". dan lima menit kemudian orang tua nya savier datang, saya melihat mama nya memeluk savier sambil menangis. saya menawarkan untuk mengantar ayah nya untuk mengurus berkas2 rumah sakit supaya bisa ditindak lanjuti oleh dokter.
"bapak ibu, dokternya meminta untuk ngurusin berkas2 pendaftaran xaviera supaya bisa tes darah, dan ronsen". saya dan ayahnya menuju tempat pendaftaran disepanjang jalan ayah nya berbicara
Endro "kamu siapa nya anak saya? kok anak saya bisa pingsan, bisakah kamu menceritakan semua"
frans " saya fransco alerio ,saya merupakan guru sains nya xaviera" lalu saya menceritakan semua kejadian apa yang terjadi dan saya meminta maaf kepada ayah nya yang merupakan calon ayah mertua ku kelak nanti.
endro "kalau terjadi apa2 dengan anak saya kamu harus tanggung jawab"
frans "saya akan bertanggung jawab, biar saya saja membayarkan biaya berobat di rumah sakit ini".
setelah selesai mengurus administrasi nya lalu kami masuk ke igd dan xaviera sedang di urus oleh dokter. beberapa jam kemudian hasil ronsen dan hasil darah nya keluar tetapi saya tidak mengetahui dia mempunyai sakit apa dan orang tua nya tidak ada yang ngasih tau apapun,
endro "kamu harus tanggung jawab membuat anak saya menderita sakit ini"
aku "apakah saya boleh tau sakit apa? saya akan bertanggung jawab dan saya janji akan selalu ada disamping xavier atau disaat xavier butuh saya"
xaviera "tidak perlu tanggung jawab berlebihan seperti itu,bapak udah bawa saya kesini itu juga sudah merupakan tanggung jawab,dan saya juga sudah merasakan sakit itu semenjak masuk SMP tapi hanya mama saya yang tau dan papa kan baru tau"
endro "saya pegang janji kamu ya, biarkan dia bertanggung jawab,kalau saya tau anak saya dihukum lagi disekolah maka saya akan melaporkan ke pihak berwajib"
suster pun masuk dan bilang "maaf ini igd, kalau ada pembicaraan yang serius silahkan keluar,dan kamar VIP untuk xavier sudah siap mari saya antar, mau pakai kursi roda atau pake kasur didorong nya mba xavier?"
xavier "pake kursi roda saja, lagian kaki saya gak sakit".
kami bertiga mengantarkan xaviera keruangan vip khusus beserta dokter dan suster pribadi untuk xaviera, ibu tuti sudah dari tadi pamit pergi untuk balik ke sekolah lagi, sesampainya diruangan vip disambut oleh dokter khusus untuk xavier yang memang aku meminta nya.
dokter "pekernalkan nama saya dokter ronal,dokter THT khusus pribadi atas permintaan bapak frans untuk membantu mengobati kesembuhan nona"
xavier "bapak jangan berlebihan,saya memang butuh dokter tht kenapa pakai dokter khusus untuk ku,kalau pasien lain mau berobat gimana,akan repot jadinya"
arin "kamu nurut saja nak, yang penting kamu sembuh,kamu juga harus operasi"
xavier "dokter aku mau pulang saja,aku masih baik baik saja"
dokter "kalau gak mau operasi bisa tapi kamu harus minum obat tp ada resiko nya yaitu bisa kerusakan pada ginjal"
aku masih mencermati sakit apa yang diderita oleh savier dan apa hubungannya dengan operasi, dia pun bertanya kepada dokter lalu mama nya menjawab sakit apa yang dideritanya,xavier yang sudah berbaring ditempat tidur dan tetap mengotot untuk tidak di operasi akhirnya orang tua nya mengalah, suster membawakan makanan untuk xavier karna tadi xavier sempat memesan makanan di igd karna dia belom makan dari siang, aku yang meminta ijin kepada mama nya untuk menyuapin saviera dan diijinkan ketika makanan mau masuk kedalam mulut xaviera menolak. saya melihat kedua orang tua nya duduk di sofa sambil melihat ke arah kami
xaviera "pak saya bisa makan sendiri ,lagian tangan saya gak sakit kok"
"jangan panggil saya bapak,ini bukan dirumah sakit"
xaviera "okey kupanggil om saja,gimana ?"
"panggil saya abang"
xaviera "ah tidak pantas umur kamu dan umur ku berbedah jauh sekali"
"aku baru berusia 25 tahun,kalau kamu nolak berarti kamu harus panggil saya sayang"
xaviera "oke ku panggil kamu abang, wah umur kamu dan aku beda jauh, aku 12 tahun lebih muda dari kamu"
"buka mulutnya nanti akan kuturutin apa yang kamu mau?"
xaviera "beneran? aku mau tidak ada tugas untuk ku, kalau aku telat abang jangan menyuruh ku pulang dan nilai ku harus bagus "
"wah gak bisa,saya harus profesional jadi guru, tapi saya gak akan menghukum mu lagi"
lalu savier mau membuka mulutnya untuk ku suapin tiba tiba pintu kebuka ternyata sahabatnya xavier datang dan teman2 nya kevin juga datang,kevin yang melihat ku dengan kesal lalu dia mendekatin savier.
bagaimana kelanjutannya? penyakit apa yang dideritanya ?
__ADS_1