Brokenside

Brokenside
BAB 19


__ADS_3

FRANS "tunggu viera"


alaric "bebaskan endro, sebelum itu bawa keluar arin"


bodygard om alaric menarik mama aku keluar dari ruangan.


arin "maafkan mama nak, mama terpaksa melakukan ini kepadamu,tolong lepaskan saya, saya akan pergi menjauh"


"aku salah apa ma? aku sebagai tempat wadah untuk mama berkeluh kesah, dan sekarang malah mama melecehkan aku, mama membiarkan aku dilecehkan sama orang itu mama senang? kemana laki laki itu? sudah puas ma melihat aku seperti ini"


aku masih dikursi roda yang dijaga oleh pak frans,dan om alaric meminta penjaga nya untuk bawa laki laki itu kesini.


alaric "bawa laki laki itu"


laki laki pengacara pribadi mama aku datang, saat ini pak frans langsung memukulin nya,bahkan sampai laki laki itu terjatuh, tidak ada yang melarang pak frans, laki laki tersebut sampai pingsan


frans "ini balasan buat kamu karena berani menyentuh yang seharusnya menjadi milik aku! kalau kamu bukan seorang ibu yang sudah melahirkan viera mungkin kamu akan berakhir seperti laki laki itu, jauhin viera"


alaric "bawa laki laki dan perempuan ini jauh dari indonesia"


para penjaga membawa mama aku pergi, dan laki laki yang pingsan itu, aku menangis disini dan aku melihat mama aku menangis sambil mengucapkan kata maaf terus menerus.


"tunggu sebentar terimakasih sudah melahirkan aku ke dunia ini, terimakasih sudah menghancurkan aku juga, waktu 13 tahun + 9 bulan bukan waktu yang singkat untuk kamu mengandung aku,melahirkan aku, dan mendidik aku mempunya watak dan karakter seperti ini, tapi hanya karena laki laki kamu mampu merusak anak kamu sendiri,anak yang sudah kamu susah payah mengandung,melahirkan dan kamu urus,anak yang ketika sudah besar menjadi tempat kamu bercerita, aku tidak pernah menyesal telah dilahirkan, aku tidak pernah menyesal mempunyai mama seperti kamu, tapi aku sangat menyesal kenapa orang yang aku percaya, orang yang aku ingin buat senang hidup nya dan orang yang menjadi alasan aku hidup di dunia ini malah merusak diriku, kalau kamu dendam kepada papa ku cukup kamu limpahkan ke papa ku saja, terimakasih sudah menjadi mama untuk ku, dan terimakasih sudah merawat dan mendidik ku, aku merindukan mama aku yang seperti dulu, yang sangat menyayangi ku, tidak pernah memukuli aku, pergilah menjauh dari ku, dan kembali lah kalau kamu sudah seperti mama aku yang dulu, karena aku sangat merindukan mama aku, aku tidak pernah membenci dirimu tapi aku membenci perilaku kamu yang kemarin mama, maaf kalau aku belum bisa menjadi anak yang kamu mau, tolong jaga adik ku, jangan sampai dia mengalami apa yang aku alami, cukup kamu bersikap seperti itu kepada aku jangan adik aku, lebih baik kamu tinggalin laki laki pengacara itu yang buat mama sangat berbeda"


mama "mama minta maaf ya nak, mama emang tidak pantas menjadi seorang ibu, maafkan saya, endro tolong jaga viera, aku ingin dia bisa menggapai mimpi nya"


alaric "bawa pergi mereka"


aku yang masih menangis kemudian dipeluk oleh papa aku.


papa "kamu anak yang kuatt, kamu tidak sendirian , papa tidak akan pernah tinggalin kamu, ikut papa ya nak"


alaric "biar saya yang akan menjaga viera"


"aku tidak mau, aku mau bersama papa aku, terimakasih om"


si om alex sudah dibebaskan oleh om alaric, kemudian alex pergi ,aku, papa dan frans segera keluar dari markas dan meninggalkan om alaric, pak frans mengantarkan aku kerumah lama aku, saat sampai dirumah lama.


papa "masuk lah nak frans"


frans "terimakasih om, saya pamit saja, ada banyak kerjaan yang tertunda"


papa "terimakasih juga ya nak, sudah menjaga putri saya"


frans "tolong jaga viera ya om, jangan membuat dia menderita"


papa "iyaa kamu tenang saja"


setelah pak frans pulang, aku masuk kekamar ku diantar oleh papa.


papa "kalau ada perlu apa apa panggil saja papa ya, besok bibi akan kerumah ini"


"bibi? bukannya bibi ikut mama?"


papa "bukan bibi itu, pembantu baru dari alaric"


"papa sudah kerja? bagaimana dengan kasus papa?"


papa "papa sudah dinyatakan tidak bersalah, papa dibantu oleh alaric"


"om alaric tau papa tidak bersalah? tapi kenapa om alaric menangkap papa?"


papa "kasus kamu? begini cerita nya saat itu kamu menelepon papa,kamu minta tolong sama papa kamu di hotel, saat itu papa minta tolong ke tante kamu tapi tante kamu malah membiarkan kamu dibawa oleh frans, tante kamu menghina kamu saat telepon papa, akhirnya papa ke hotel tersebut dan ternyata papa ketemu alaric, alaric sempat salah paham, dan di hotel alex juga datang bersama anak dan istri nya, jadi alaric langsung mempercayai mulut mama kamu, dan penjaga alaric langsung membawa papa dan alex, bahkan sampai membuat istri alaric teriak, tapi tidak ada yang berani menolong, saat itu istri alex sudah melaporkan ke polisi, dan tadi pagi ada perwakilan polisi datang ke markas itu dan meminta alex dilepaskan dan berdamai, tapi si assisten alaric bilang tunggu sampai viera ketemu, dan kepolisian membantu menangkap mama kamu dan laki laki itu, setelah ditangkap mereka minta ditukarkan oleh alex, tapi tetap saja dia bilang tunggu sampai viera datang , saat kamu datang alex langsung dilepas dan di depan markas sebenarnya ada polisi yang menjemput alex"


"oh astaga, kasihan sekali si istrinya alex itu , tapi papa tidak disakiti oleh mereka kan?"


papa "tidak ada, belajar lah besok ujian kenaikan kelas kan?"


"iyaa, tapi kayaknya aku tidak bisa sekolah disana?"


papa "kenapa?"


"uang darimana untuk kelas 3"


papa "kamu tenang saja,jangan dipusingkan itu"


aku kemudian belajar untuk ujian , dan papa pergi dari kamar ku, setelah selesai belajar aku ke kamar mandi, aku berjalan pelan pelan sampai dikamar mandi aku langsung pipis, cuci muka, gosok gigi dan tidur, aku menuju kasur aku. besok pagi nya....


saat ini sedang berada dikelas.


"hari ini terakhir ujian akhirnyaa"


abiah "iyaa, kamu jadikan ikut aku liburan ke jepang?"


"jadi dongg"


dea "kalian sudah berdamai? akhirnya kembar tidak ribut"


"aku mendiamkan dia "


abiah "huh parah kamuu"


"hahaha"


tini "akhirnya ujian telah selesai, aku menunggu hasil rapot dan nunggu hasil siapa yang akan menjadi ketua osis"


dillah "pasti viera"


"haha, hm aku kan sudah mengundurkan diri dari osis"

__ADS_1


abiah "hah ? kok bisa? sejak kapan?"


"baru kemarin"


dillah "kenapa?"


"aku hanya ingin fokus belajar" (aku akan pindah ke malang, aku akan homeschooling dan ikut ujian paket B)


abiah "kamu tidak menyembunyikan apa apa ke aku kan?"


"tidak ada"


saat ini sudah bell pulang sekolah tapi aku,abiah,dea,tini dan dillah masih berada dikelas, aku dan dillah sudah berdamai, aku sama dillah tidak tinggal satu rumah, karena mama nya dillah masih ada diindonesia, jadi dia tinggal sama mama nya, dan sekolah dillah dibayarin oleh om alaric.


frans "hallo, apa saya bisa mengambil viera bersama kalian?"


abiah "mau kemana sih? tidak ***"


"ayo pak, permisi ya semua "


abiah "eh tunggu"


tini "sudahlah kamu jangan ngikutin kembaran kamu dia butuh waktu berdua"


saat ini sekolah sudah sepi dan aku masih dikursi roda dibantu dorong oleh pak frans menuju parkiran saat sampai diparkiran  pak frans bantu aku masuk kemobil, pak frans masukin kursi roda ku ke dalam bagasi,kemudian pak frans masuk kedalam mobil.


frans "kapan kamu pindah?"


"pindah kemana? aku tidak"


frans "jangan membohongi saya! kamu mau pindah sekolah kan?"


"iyaa"


frans "pindah tempat tinggal juga kan?"


"tidak, aku hanya pindah sekolah ke negeri"


frans "jangan"


"aku pindah setelah aku balik dari jepang,kita kemana?"


frans "jalan jalan, beli kebutuhan kamu untuk kejepang,nanti malam kan berangkatnya?"


"iyaa, kok kamu tau?"


frans "iya aku nanya ke om alaric"


mobil berjalan menuju malll dan beberapa menit kemudian sampai di mall, kemudian pak frans mengasih kunci mobil ke tukang parkir vallet, dan kami masuk kedalam mall, aku yang masih duduk dikorsi roda dan didorong oleh pak frans.


"kita mau kemana?"


"kan dijepang musim panas?"


frans "iyaa tapi kamu tidak punya baju banyak"


kemudian kami berdua pilih baju, celana sama tas, aku juga dibeliin koper beserta makeup, kami cuman sebentar di mall karena jam 11 malam sudah harus berangkat ke bandara, pak frans mengantar aku pulang kerumah, saat sudah sampai dirumah, pak frans bantu aku untuk mempaking barang kedalam koper setelah selesai kita makan bersama dengan papa aku, karena pak frans tadi sudah membelikan makanan jadi kita makan itu, dan pak frans tetap ingin menunggu karena mau mengantarkan aku ke jepang, pak frans sedang tidur dikamar tamu, aku masih menonton film di tv, aku menelepon abiah.


"hallo abiah"


abiah "yo? nanti ku jemput ya"


"tidak usah, pak frans yang ingin mengantar aku, kita ketemuan saja di bandara"


abiah "okee nanti aku telepon lagi kalau sudah dibandara"


karena kita memakai jet pribadi milik om alaric jadi bandara nya di bandara internasional halim kusuma jakarta, jarak rumah ke halim menempuh waktu 2 jam, saat ini sudah pukul 7 malam masih ada waktu 1 jam lagi untuk aku bisa nonton film, koper,tas aku dan jaket sudah masuk ke bagasi,dan waktu tidak terasa ternyata sudah menunjukan pukul 8:10, mas frans datang menemui aku"


frans "ayo viera,mau bawa kursi roda?"


"tidak usah, kaki aku sudah mulai membaik"


papa "sudah jam segini ayo kalian berangkat"


"papa ikut?"


papa "tidak, papa harus tidur cepat supaya besok bisa bersiap siap, nak frans menginap disini?"


frans "tidak pa, nanti aku pulang ke rumah abangku saja didekat bandara"


papa "ayo papa antar sampe depan,sekalian papa mau mengunci gerbang,kamu tidak pakai kursi roda? kaki mu sudah membaik?"


"sudah dong papa, tinggal dilatih bisa jalan saja"


papa "hati hati ya jalannya"


setelah sampai ditempat parkiran mobil, aku salim sama papa dan pak frans juga salim sama papaku.


papa "jaga diri baik baik dinegara orang, jauh tuh papa tidak bisa kesana, dan jangan pisah dari om alaric dan tante amirah,oke?"


"iyaa papa,aku pergi ya papa, nanti pulangnya aku bawain oleh oleh"


nenek "kamu mau berangkat"


"eh nenek, iya nih". aku salim sama nenek ku dan kakek


kakek "hati hati dijalan, kalau sudah sampai dijepang kabarin kami ya, ingat jangan pisah dari om dan tante mu"


"iyaa siapp,nanti aku kabarin"

__ADS_1


nenek "hati hati bawa mobil nya"


frans "iya nenek"


aku sudah duduk didalam mobil,lalu mobil berangkat menuju bandara dijakarta.


frans "sayang"


"hmmm"


frans "kabarin ya kalau sudah sampai dijepang"


"iyaa,kamu jangan nyusulin aku"


frans "tergantung, kalau kamu baik baik saja tidak aku susulin, kalau"


"jangan rindu aku ya"


frans "aku selalu merindukan kamu"


"kalau aku pergi menjauh dari kamu apa yang kamu lakuin"


frans "seperti kata aku tadi tergantung"


"bukan untuk liburan"


frans "aku akan ikut kemana pun kamu pergi"


"gimana kerjaan kamu selain jadi guru?"


frans "aku akan buat cabang dimana kamu tinggal, atau aku kerja dari jarak jauh"


"astaga hei kenapa kamu jadi bucin, kan bisa ldr"


frans "aku takut ldr"


"kenapa?"


frans "aku mempunyai mantan dan kita menikah saat itu tapi pernikahan ku hanya sebatas 1 bulan kemudian bercerai, kami berpacaran dan menjalanin pernikahan ldr, tapi dia selingkuh, dia hamil anak laki laki lain selama padahal aku masih menjadi suami nya, dan akhirnya aku datang menemui perempuan itu diirlandia dan aku menceraikannya"


"kamu menikah dengan perempuan irlandia atau?"


frans "iya dengan perempuan irlandia,aku saat itu kuliah di london dan perempuan itu juga kuliah di london kami saling jatuh cinta dan berpacaran,dan aku terpaksa untuk balik ke indonesia karena mama ku meninggal dan aku menggantikan jabatan mama ku di perusahaannya tapi saat ini yang menggantikan posisi ku adalah laura"


"wow! laura bekerja sebagai apa?"


frans "CEO penambangan emas"


"suami nya?"


frans "membuka usaha makan,tapi kadang membantu pekerjaan aku"


"parah ya perempuan itu, pasti dia menyesal meninggalkan cowo seperti kamu, sudah pintar,ganteng,baik,kaya lagi"


frans "hahaha apa sih kamu,kalau kamu menikah sama aku, kamu tidak usah pusing pusing mikirin uang, sudah terjamin hidup mu"


"eh aku baru tau kalau kamu duda, wah aku kayak gula bayi"


frans "gula bayi?"


"iyaa,ih masa aku simpenan om om duda"


frans "hahaha sugar baby, aku tidak pernah menganggap kamu simpanan aku, kamu kekasihku, kamu tidak mau nerima masa lalu ku?"


"aku terima kamu tapi tidak apa adanya melainkan ada apa nya"


frans "apa tuh?"


"aku mencintai kamu karena sikap kamu, karena kamu selalu melindungi aku, selalu ada untuk aku memotivasi aku untuk bisa semangat"


frans "hahaha kamu tuh, kita sudah sampai"


"hah ? wah iya cepat banget ya tidak terasa"


mobil telah sampai didepan terminal bandara, kemudian aku mau menelepon abiah,malah sudah ketemu dia, kemudian pak frans turun , aku membuka pintu mobil dan turun sendiri, frans mengambil koper dan tas kecil aku didalam mobil,aku memakai tas kecil ku lalu aku mengambil paspor dan menyerahkan ke  om alaric.


frans "hallo om dan tante"


om alaric "hmm ya"


amira "hallo, terimakasih ya sudah mengantarkan anak gadis tante"


om alaric "sudah semua barang barang kalian?"


abiah dan aku "sudah"


frans "aku pulang ya". pertama kali aku salim kepada nya dan saat pak frans mau mencium kening ku om alaric sudah menarik tangan ku dan akhirnya gagal lagi,


om alaric "ayo kita masuk."


lalu kami berempat masuk menuju ruang vip khusus untuk memakai jet pribadi,saat sudah masuk kedalam jet pribadi om alaric,aku terkagum dengan desain nya, ada kamar nya,ada mini bar nya, aku duduk dikursi dekat dengan tv bersama abiah,dan pesawat mulai takeoff kami semua sudah duduk dikursi dan memakai sealtebelt , setelah selesai takeoff, pramugari memberikan aku dan abiah cemilan dan susu, setelah selesai semua aku tertidur didalam pesawat,dan tidak terasa jam semakin cepat berlalu,tidak banyak aktifitas aku didalam jet pesawat selain makan,tidur, tibalah dijepang pukul 5 subuh, kemudian aku dibangunin oleh tante amirah.


tante amirah "anak anak bangun, kita sudah sampai dijepang, ayo hei"


aku terbangun, bersiap siap untuk turun, aku dibantu oleh pramugari untuk menurunkan koperku dan mengambil tas ransel ku,abiah sudah bangun dan kami semua meninggalkan pesawat dan keluar dari bandara, kami menuju ke imigrasi untuk dicek tidak ada permasalahan lalu kamii sudah sampai didepan bandara jepang,om alariic sudah menyewa mobil dijepang beserta supirnya, supirnya datang membawa papan nama.


"WELCOME TO JAPAN"


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~BERSAMBUNG\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~

__ADS_1


__ADS_2