
Welcome to JAPAN
kami telah masuk kedalam mobil yang disewa oleh om alaric, kami diantar oleh supir menuju hotel di jepang.
alaric "setelah di hotel, kalian mau kemana?"
abiah "kuliner"
tante amirah "kita tidur dulu dikamar baru kuliner dan shopping"
"wahh enak kuliner dijepang"
mobil telah sampai di hotel ginza, lalu kami keluar dari mobil mengambil koper masing masing dan menuju kamar hotel, saat sampai di lobby, tante amirah ke resepsionis meminta kunci kamar, aku tidur bertiga dengan tante amira,dan abiah, om alaric punya kamar sendiri, kamar kita samping sampingan, dan kami masuk kekamar. aku melihat kamar yang sangat indah ada dua kasur, ada meja, kursi, tv, mesin kopi, kamar mandi, ruangan kaca nya sangat besar dan bisa melihat pemandangan kota, setelah menaruh koper aku membongkar koper ku untuk mengambil pakaian tidur , setelah aku ambil aku langsung masuk kedalam kamar mandi, aku mandi lumayan lama karena aku berendam di bathup.
abiah "vieraa,cepat lah mandi nya, aku juga mau mandi"
aku mendengar teriakan abiah, aku langsung keluar dari bathup dan membilas tubuhku di shower, selesai aku mandi nya, aku langsung berpakaian dan keluar dari kamar mandi.
abiah "kamu lama banget mandi nya"
"hehe maaf, aku baru pertama kali menyoba bathup"
abiah "dasar norak"
tante amirah "kamu tidak boleh seperti itu abiah!!"
abiah langsung masuk kekamar mandi.
"tante tidak mandi?"
tante amirah "nanti saja, tante sangat mengantuk, kamu tidur sendiri ya, tante tidur sama abiah dikasur ini"
"iya tante tidak apa apa"
aku langsung tidur dikasur ku, tidak ada bantal guling , aku langsung memejamkan mata sampailah aku tertidur,kemudian aku dibangunkan oleh abiah.
abiah "vieraa bangun lahh ini sudah siang,sudah jam 12 ayoo makan aku lapar, astagaa"
"hmm, apa sih aku baru saja tertidur"
abiah "baru gimana? kamu tidur jam 7 pagi sekarang sudah mau jam 12 cepat bangun,mama aku dikamar daddy ku"
aku langsung terbangun dan menuju kamar mandi karena pengen buang air kecil,lalu aku cuci muka, dan keluar dari kamar mandi.
abiah "sini duduk"
"mau ngapain". abiah menarik aku untuk duduk ke kursi
"kamu mau"
abiah "sttttt"
lalu abiah mendadanin aku, setelah selesai, rambut aku di catok lalu pintu ada yang ketuk.
abiah "pasti itu mami, tunggu sebentar"
abiah membuka kan pintu nya dan ternyata mami dan daddy nya, kemudian mami dan daddy nya masuk kekamar.
om alaric "kalian lama banget"
tante amirah "ya ampun viera kamu cantik"
"itu tante abiah mendandanin aku"
abiah "cantik kan ma, itu hasil aku"
om alaric "sudah ayo anak anak kita berangkat makan lalu pergi ke kuil
kami turun ke bawah untuk segera ke restaurant terdekat, kami sampai di restauran sushi lalu kami makan sushi setelah selesai makan , didepan restauran sudah dijemput oleh mobil yang disewa oleh om alaric, kita masuk kedalam mobil, om alaric duduk didepan disamping pengemudi, aku,tante amira dan abiah duduk dibelakang.
"kita mau pergi kemana tante, om?"
tante amirah "ke kuil sensoji, lalu ke patung haciko, dan shopping"
"wah pasti bagus"
setelah mobil sampai ke kuil sensoji kami berfoto bersama, dan tante amira memfotoin aku sendiri, disini kita cuman sebentar lalu kami menuju ke patung haciko karena ini sudah mau malam jadi kita menuju ke patung itu, saat sudah sampai dipatung itu aku dan abiah berfoto disana lalu kita mencari makanan disekitar shibuya tokyo, banyak sekali orang orang kita makan disana dan berbelanja, aku dibelikan oleh om alaric baju, sepatu, tas sama makeup, setelah kita selesai berangkat kami langsung balik ke hotel,karena hari sudah menunjukan pukul 11 malam. Sesampai nya dikamar hotel,tante amirah masuk duluan ke kamar mandi.
"Besok kita mau kemana?"
Abiah "hari ini kamu ulang tahun ya"
"Kayaknya sih ,aku lupa"
Abiah "hmm masa lupa sih,nanti pagi aku bilang ke daddy aku untuk rayakan ulang tahun kamu"
"Tidak usah,daddy dan mami kamu sudah terlalu baik loh untuk aku ,lihat aku dibelikan sebanyak ini"
Abiah "apa harapan kamu?"
"Bisa hidup lebih baik lagi"
Aku mengambil baju tidur yang tadi ku pakai,dan mengganti pakaian dalam ku ,untuk aku mandi sebentar.
Abiah "eh kamu mau mandi?"
"Iyaa"
Abiah "ini sudah malam loh"
tante amirah "hayoo, siapa yang mau masuk kamar mandi?"
"aku, aku mau mandii"
tante amirah "sudah malam nih nak, mandi pakai air hangat"
"siap tante"
kemudian aku masuk kedalam kamar mandi memakai air hangat.
didalam kamar abiah berbisik ke mama nya. (percakapan abiah dan tante amirah)
"mami, si viera ulang tahun hari ini, kita rayakan pesta ulang tahunnya?"
tante amirah "daddy mu rencana nya mau rayakan di tokyo disneyland, besok daddy mu akan berpisah sama kita,karena daddy mu mau beli kado dan kue "
"oke mami, aku mau nitip kado untuk viera"
tante amirah "apa?"
"laptop"
tante amirah "boleh nanti mami minta tolong daddy belikan laptop apel untuk kamu dan viera"
"terimakasih mami"
tante amirah "kamu mau mandi?"
"aku hanya ingin mencuci muka dan gosok gigi"
aku baru selesai dari kamar mandi, dan keluar dari kamar mandi.
"abiah sana kamu kekamar mandi"
abiah "okee, aku hanya ingin gosok gigi saja"
tante amirah "tante ke tempat om ya, sebentar saja nanti tante kesini lagi"
"okee tante"
aku memilih baring dikasur ku dan sambil mengambil hp. aku melihat pesan dari pak frans dan papa ku, aku lupa memberi kabar ke mereka. aku mencoba menelepon papa ku ternyata tidak diangkat, dan aku chat ke papa ku
"papa aku minta maaf baru buka hp, aku sudah sampai jepang dari jam 5 subuh,besok pagi ku telepon"
setelah aku chat papa ku, pak frans menelepon.
frans "hallo vieraa, kamu dimana?"
"dihotel"
frans "happy birthday sayang"
__ADS_1
"waahh terimakasih"
frans "mau kado apa?"
"mobil bmw hahaha"
frans "oke kamu pulang mobil nya sudah ada untuk mu"
"tidak usah, aku hanya bercanda"
frans "cepat pulang, aku merindukan kamu"
"hahaha iyaa, aku cuman sebentar dijepang, aku tutup teleponnya aku sudah mengantuk"
frans "okee sayangku"
kemudian aku mengechas hp ku dan aku menuju kasur untuk tidur, dan tidak terasa sudah pagi saja ini hari ke dua di jepang, aku dibangunkan oleh tante amirah, saat aku terbangun aku melihat abiah sudah selesai mandi. kemudian aku mandi hanya sebentar,dan menggosok gigi ku.
tante amirah "viera, cepat lah, tante tunggu kamu nih, kita mau pergi makan ramen"
"iyaa tante"
aku keluar dari kamar mandi, aku berganti pakaian yang dikasih oleh tante amirah, lalu kami keluar dari kamar menuju kerestauran ramen jalan kaki, saat sampai di restaurant ramen, lalu kami makan disana, aku benar benar tidak nyaman karena makan nya sendiri sendiri dan masing masing orang dipisahkan oleh tembok, aku menghabiskan makanannya, kemudian kami keluar pergi berbelanja karena dijepang hanya 3hari, om alaric tidak bisa lama lama libur.
om alaric "kalian pergilah duluan, nanti om menyusul kesana, om mau ada kerjaan disini"
"iyaa om"
aku, tante amirah dan abiah naik mobil sewaan menuju tokyo disneyland saat sampai di tokyo disneyland, kami masuk kedalam dan banyak memainkan permainan disana, aku sangat senang karena bisa memainkan banyak hal disana, dan kuliner makanan, hingga saatnya aku sibuk bermain eh aku kehilangan tante amirah dan abiah, aku mencari mencari tidak ketemu, aku duduk disebuah taman tiba tiba dari belakang.
tante amirah dan abiah "happy birthday viera"
om alaric "お誕生日おめでとう言語 (Otanjōbiomedetō gengo)"
aku "Arigatōgozaimasu, ojisan to obasan, abiah (terimakasih banyak om, tante dan abiah)"
aku make a wish lalu meniup lilinnya, lalu om alaric memasukan kembali kue nya dan mengajak keluar dari disneyland,saat sampai didepan mobil kita masuk kedalam, aku tidak tau mereka mau membawa aku kemana, tante amirah meminta aku untuk menutup mata.
tante amirah "tutup mata nya, abiah bantu viera tutup mata gunakan kain hitam itu"
mata ku sudah ditutup, perjalanan sangat lama sampai tujuan yang tidak tau dimana, saat sampai tujuan, aku dibantu keluar oleh abiah dan tante amirah,kemudian dituntun oleh abiah masuk.
abiah "kamu percaya sama aku kan ayoo masuk kedalam"
saat sampai di tempat yang mereka maksud aku disuruh buka tutupan mata, lalu aku melihat tempat yang sangat indah, disebuah caffe yang sudah didesainkan oleh om alaric, lalu ada yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun dalam bahasa jepang, ada kue besar disana, aku dibawa untuk meniupkan lilin setelah selesai, kami langsung duduk di meja makan dan makan hidangan yang telah dipesan oleh om alaric, aku menelepon papa aku.
"hallo papa"
papa "selamat ulang tahun ya nak, semoga apa yang kamu inginkan selalu tercapai,dan selalu diberi kesehatan"
"terimakasih papa"
papa "kamu mau minta kado apa ke papa?"
"papa selalu bersama aku, selalu mendukung cita cita aku, dan jangan pernah pergi dari aku"
papa "amin,, iyaa papa akan selalu mendukung kamu, papa tunggu yaa"
"aku membelikan oleh oleh untuk papa"
papa "duit darimana kamu?"
"tadinya mau makai tabunganku tapi dilarang oleh om alaric, jadi dibayarin deh"
papa "sampaikan terimakasih kepada alaric dan amirah"
"siap papa, yaudah ya papa, aku masih sibuk nih"
papa "okee anak ku"
aku menutup telepon dari papa ku, kemudian lanjut makan.
om alaric "om ada kado buat kamu dan abiah "
"wah terimakasih ya om"
abiah "terimakasih papa"
tante amirah "setelah ini mau kemana?"
"boleh"
om alaric "ayo habiskan makanan mu,hari sudah mau malam"
setelah kami selesai makan kami menuju ke shibuya street, dan saat sampai disana kita kuliner makanan lagi, lalu aku sekali lagi benar benar terpisah oleh om alaric, tante amirah dan abiah, aku mencari keberadaan mereka, saat aku sedang mencari aku melihat mama aku berciuman dengan seorang laki laki, kemudian aku menghampirin mereka berdua.
"mama?"
mama "viera? kamu disini sama siapa?"
aku kaget ternyata cowo itu adalah mantan mama dimasa kuliah
elvan "hello viera?, it turns out you were already a teenager when yesterday you were a baby, who did you go to Japan with? your daddy?"
"hello uncle, I'm here with uncle Alaric and his wife and children"
elvan "where is alaric? are you lost?"
om alaric "hey bro, How are you? are you in japan too? why not tell me, you go with arin?"
elvan "I'm fine, me and arin will get married soon, i have permission from you viera to marry your mother, i promise you that i will always take care of your mother and your younger brother"
"Wow! where will you get married? promise me uncle don't hurt my little brother"
elvan "i promise you that i will always take care of your brother"
elvan "hey amirah, hello little amirah"
tante amira "hello elvan, sorry we lost viera, where will you get married?"
arin "bali, tolong sampaikan ke papa mu, mama menikah dibali, ya"
"mama baru bercerai sama papa, baru sat"
arin "jangan pernah ikut campur urusan saya, saya masih mending mau mengundang kamu, kalau tidak dipaksa oleh elvan saya tidak mau mengundang anak pembawa sial seperti kamu"
tante amirah "cukup arin, tidak ada anak yang pembawa sial, kamu hidup sial itu karena kamu sendiri yang memilih, pergi lah kalian, Elvan, you advised Arin to tell him that Viera was not a child who brought bad luck, bye elvan.."
tante amirah menarik aku dan abiah, kami menuju mobil untuk ke hotel, saat sampai dimobil kami masuk dan mobil berjalan menuju hotel, saat sampai dihotel aku langsung masuk kamar dan membereskan semua barang barang karena besok sore sudah berangkat ke indonesia, setelah selesai memasukan barang ke koper, aku dibeliin 1 koper besar untuk memasukan laptop dan belanjaan lainnya, lalu aku langsung kekamar mandi mencuci tangan,muka dan gosok gigi setelah selesai aku langsung ke tempat tidur,kemudian aku ketiduran...
ke esokan hari nya
jam 7 pagi dijepang
tante amirah "viieraa bangun, abiah bangunin si viera, mami mau bangunin daddy kamu"
abiah "okee mamiii"
tante amirah sudah keluar dari kamar,kemudian abiah membangunkan aku
abiah "vieraa bangunnn"
"hmm iyaaa"
abiah "cepat mandii, kita mau ketinggalan pesawat"
" hah? ketinggalan pesawat? tunggu aku mandi"
abiah "iyaa cepatt, mami dan daddy aku sudah tunggu di lobby, itu bajuu kamu tuh sudah diambilkan mami aku, biar kita warna nya samaan"
"wahh tante terbaik deh"
abiah "cepatlah mandi, nanti kita ketinggalan pesawat"
"tolong masukin hp ku dan chargernya kedalam tas, sama"
abiah "iyaa, aku masukin nantii, sana kamu mandii"
"oke"
aku kemudian masuk kekamar mandi, aku berendam didalam bak sebentar saja lalu membilas tubuhku pakai air hangat, setelah selesai aku menggosok gigi ku di atas westafel lalu mencuci muka ku, aku memakai pakaian ku satu persatu, lalu aku mencatok rambutku, kemudian aku keluar dari kamar mandi sambil membawa sikat gigi dan aku masukan kedalam tas kecil ku
__ADS_1
tante amirah "ayo anak anak kita pergi, bawa koper kalian yuk, viera barang kamu cek lagi ada barang yang sudah belum dimasukan"
aku langsung mengecek semua barang ku dan ya ada barang yang belom masuk yaitu pakaian tidur kotor ku didalam kamar mandi, lalu aku masukin ke dalam tas ransel ku,nya sudah selesai kemudian aku membawa tas ransel ke pundak ku dan tangan kanan dan kiri ku ada koper, satu koper sedang satu koper besar, kami keluar dari kamar hotel dan menuju lift.
om alaric "sini om bantu bawa satu koper kamu"
"tidak usah om"
kami sudah masuk kedalam lift.
om alaric "kita mau kemana? kita ada flight jam 4sore"
tante amirah "tidak ada, kita langsung ke bandara saja, barang kita sudah banyak"
abiah "mamii, aku mau makan udon, ayo kita cari udon"
om alaric "okee kita ke tempat makanan, sama aku mau bertemu klien dulu dijepang ya, sekarang masih jam 10 jadi masih sempat lah"
om alari "Untenshu-san, korekara marugameseimen ni ikimasu"
pak supir "Hai (はい)"
mobil menuju tempat makan udon dijepang, beberapa menit kemudian telah sampai.
tante amirah "kamu rapat dimana?"
om alaric "didekat sini, aku minta orangnya datang ke daerah sini"
tante amirah "baguslah kalau begitu"
saat sampai didepan restauran udon, kami masuk kedalam, kami berpisah lagi dengan om alaric, pak supir menjaga lagi di mobil.
"tante, om alaric bisa juga bahasa jepang, dan kamu juga abiah"
tante amirah "iya om kamu itu pernah tinggal dijepang saat masih kecil jadi dia tau bahasa jepang dan mengajarin tante dan juga abiah"
abiah "kamu juga tahu bahasa jepang?"
"aku? hanya bahasa dasar saja, dan tidak terlalu tau banyak"
tante amirah memesankan makanan untuk aku dan abiah, tante amirah menggunakan bahasa jepang, aku dan abiah disuruh tunggu didekat kasir, setelah selesai dipesan kami langsung bantu tante membawakan mie nya lalu kami cari tempat duduk dan makan, aku mengecek hp ku dan aku melihat chat dari papa ku.
"viera, papa dapat undangan pernikahan mama kamu, adik mu rahman lagi ada dirumah nih, perabotan rumah dan perabotan barang mu sudah sampai ke malang, kita berangkat ke malang setelah dari bali ya, kita ke bali"
balesan pesan ku "papa saja ke bali, aku tidak mau hadir"
papa "pergi saja viera, frans juga ikut kok, malah dia yang membelikan tiket untuk kita, kita hadiri saja sebentar kesana sekalian anter adik kamu lalu pulang, papa sudah bilang ke frans kalau kita mau pindah ke malang, dan dia yang akan mengantarkan kita naik mobil"
"kenapa papa memberitahu nya? apakah rahman tau kita mau pindah? lalu kita tidur dimana pa?"
papa "dirumah mama kamu yang masih dikontrakan, iyaa adik mu tahu, papa cuman berpesan kepadanya kalau dia harus bisa jaga diri nya sendiri, jangan bergaul dengan teman sembarangan ,dan kalau sudah selesai sekolah nanti pulanglah ke indonesia"
"aku mau jalan ke bandara, sudah dulu ya papa, kapan mama menikah?"
papa " 2 minggu lagi okee nanti papa jemput dibandara,kabarin ya kalau sudah mau berangkat pesawatnya, kamu juga katanya akan didandankan dan akan mendampingi mama kamu"
"iya papa"
tante amirah "viera, habiskan makanan mu, jangan mainkan hp mu"
"maaf tante ku yang cantik, aku lagi chat papa ku, tantee apakah tante hadir ke bali ?"
tante amirah "mama kamu? tergantung kalau kamu ikut,tante akan hadir"
"tapi mama ku kan sahabatnya tante"
tante amirah "tante tau, tapi tante hanya kesal saja dia sudah berubah, gara gara laki laki pengacara itu dan malah sekarang dia mau nikah sama alvin, semoga saja alvin bisa membawa nya seperti yang dia dulu, tante sangat merindukan mama kamu yang dulu, mama kamu itu sangat menyayangi kamu dan rahman tapi hanya hasutan si pengacara setan itu dia malah melakukan hal yang tidak baik kekamu"
"sudah lah tante, lupakan itu, aku juga berharap om alvin membawa mama ku menjadi lebih baik, lagian aku juga tau om alvin seperti apa, aku akan hadir kesana walaupun aku masih sangat kesal oleh mama ku, tapi mama adalah orang yang sangat aku sayangi"
abiah "kamu pergi bareng kami ya?"
"uh , aku sudah dipesankan tiket sama pak frans"
abiah "frans lagi? apa apa dia mulu, huh! kapan sama aku nya?"
tante amirah "eh apa ini? ada yang iri?"
"apa sih! hehehe aku dari kemarin kemarin sudah sama kamu lah, mau udang aku gak?"
abiah "mau"
tante amirah "huh dasar anak anak"
tante amirah "nanti tante kabarin om kamu ya, kapan menikahnya?"
"dua minggu lagi, cepat banget kan? oh ya adek ku datang loh ke jakarta"
abiah "wah ada rahman? aku mau main lah sama rahman besok,mama besok temanin aku kerumah viera"
"aku tinggal dirumah yang dikontrakin oleh mama ku"
tante amirah "tante tau, rumah itu sudah dibeli oleh tante,uang yang mama ku kontrakin tante kasih ke mama kamu, malah mama kamu kasih ke papa mu katanya untuk biaya sekolah kamu. dan tante juga tau mama kamu mengasih rumah itu dikontrakin, kalian sudah mau pindah kan?"
abiah "kamu mau pindah? dan kamu tidak memberitahu aku? kamu anggap aku apa? aku kecewa sama kamu" (mengambek)
"huh! dan akhirnya tante tau, iya aku mau pindah ke malang"
abiah "mama kita pindah ke malang juga ya"
tante amirah "tidak bisa abiah, nanti saja kamu kuliah disana menyusul viera"
abiah "aku dan viera mau jadi dokter, tunggu aku dimalang ya"
"iyaaa, aku tunggu ,maaf ya abiah"
abiah "apa pak frans tau?"
"iyaa pak frans sudah tau"
abiah "mami, viera tidak menganggap aku sebagai saudara kembar ku, lihat lah dia lebih memilih mengasih tau pak frans"
tante amirah "huh! drama anak anak lagi"
"apa sih! pak frans saja tau dari papa ku, kamu orang yang pertama aku kasih tau"
abiah "kenapa kamu melakukan ini padaku viera, kenapa" (mulai menangis)
om alaric "eh ada apa ini abiah?"
abiah "viera jahat sama aku, dia mau ninggalin aku"
tante amirah "anak anak stop drama nya, kalian menjadi perhatian orang orang"
om alaric "dengarkan daddy, setiap manusia mempunyai kehidupan pribadi nya masing masing dan jalan hidup nya masing masing, kamu tidak bisa memaksa seseorang sahabat mu selalu ada disisi kamu karena dia memiliki kehidupannya sendiri, hidup nya viera gak cuman kamu saja nak, kalian juga bisa menghubungi dari chat atau telepon, sudahlah kalian hanya berbeda jarak dan masih sama sama diindonesia, kalau nanti libur sekolah akan main ke malang kan"
abiah "lalu sekolah kamu gimana? kita kan sudah kelas 3"
"aku pakai bording school dan ujian paket, aku masuk sekolah ketika sudah SMA nanti, benar kata daddy mu kita beda jarak tidak jauh, aku masih bisa chat kamu atau menelepon kamu"
tante amirah "dia itu sedih bukan jauh dari kamu viera tapi jauh dari rahman"
abiah "apa sih mamiiii!! gak yaa"
om alaric "ohh jadi kamu menyukai rahman, wah ada yang jadi ipar iparan"
aku sudah selesai makan dan kita semua juga selesai makan, lalu kami pergi keluar restaurant menuju mobil, saat sampai di mobil.
om alaric "Untenshu-san, kūkō e ikimasu"
supir "hai (iya)"
mobil berjalan menuju bandara, membutuhkan waktu 1 jam 40 menit sampai dibandara, saat sudah sampai dibandara sudah pukul 2 sore, om alaric dan pak supir mengeluarkan koper kita, tante amirah dan aku membawakan dorongan untuk menaruh koper, setelah koper sudah dinaikan ke dorongan, om alaric kasih tips banyak untuk pak supir lalu kami masuk kedalam bandara kemudian ke imigrasi dan lalu pergi ke ruang tunggu vip pesawat jet, kita menunggu sangat lama ,aku dan abiah menonton film horor di ipad abiah, dan waktu sudah menunjukan pukul 3:30 lalu kami menuju mobil untuk diantarkan ke pesawat jet, koper dimasukan kedalam mobil tersebut, lalu mobil berjalan menuju parkir pesawat setelah sampai didepan kami turun dari mobil dan koper sudah dikeluarkan dari mobil dan dimasukan ke bagasi pesawat, aku, abiah, tante amirah masuk kedalam pesawat , lalu om alaric mengecek barang sudah masuk semua atau belum, lalu mengecek mesin dan apapun itu aku tidak tau, saat sampai didalam aku langsung mencari tempat duduk yang enak, dan abiah ikut juga disamping ku, lalu kami melanjutkan nonton film nya, saat om alaric sudah masuk dan pesawat mau takeoff, kita mematikan ipad dan memasang seatbelt, pesawat telah terbang, aku dan abiah melanjutkan lagi menonton film nya di ipad, saat aku sudah mengantuk aku kasih ipad yang ku pegang kepada abiah, lalu aku buat kursi menjadi tempat tidur dan aku dikasih selimut oleh pramugari dan aku lanjut tidur, aku terbangun dari tidur ku dan ingin kekamar mandi.
tante amirah "viera setelah ke toilet kita makan ya"
"iya tante".
aku menuju kamar mandi untuk pipis dan mencuci muka, saat masuk kedalam mandi aku langsung pipis lalu mencuci tangan dan muka ku, setelah itu aku menuju meja makan dijet , aku melihat om alaric sedang makan, dan abiah juga.
tante amirah "sini nak makan, ada spagethi kesukaan kamu"
__ADS_1
"wah enak banget"
aku langsung duduk makan, setelah kami selesai makan, lalu kami karaokean didalam jet ini, tante amirah bernyanyi dikursi pesawat, om alaric sudah kekamar katanya mau tidur, aku bernyanyi juga dan setelah cape bernyanyi kita memilih untuk menonton film yang sudah disediakan oleh pesawat, pramugara menyediakan chiki untuk aku,abiah dan tante amirah, aku melihat abiah sudah tidur, dan tante amirah menyusul om alaric kekamar, aku duduk didepan abiah dan abiah didepan ku, kursi ku bisa ku jadikan tempat tidur, aku dan abiah kaki bertemu pinggang, lalu aku tidur lagi,aku memakai selimut dan tidur, tidurku cukup lama sampai lah kami di indonesia pada saat malam hari...