Brokenside

Brokenside
Bab 7


__ADS_3

lalu tiba tiba datang seorang polisi membuka pintu,dan memegang tangan mama nya dillah, saya melihat papa nya dillah ketakutan.


mamanya dillah "kenapa ada polisi? siapa yang menelepon polisi"


aku melihat kesamping ternyata itu paman ku (abangnya mama ku) sudah datang,kebetulan paman ku emang lagi dijakarta tapi dia tidak mau memberitahu mama kalau pamanku lagi dinas dijakarta,dan aku yang menelepon paman,karna aku takut berurusan dengan keluarga yang punya uang banyak.


"paman,akhirnya kamu datang"


"perkenalkan nama saya aryo widoyo saya paman dari xaviera,saya mendengar dari xaviera kalau yang nama nya dillah telah mendorong kepala keponakan saya ya?"


dillah "dia duluan yang memukul saya"


"lalu saya dengar tadi ada yang mengatakan keponakan saya siapa itu? saya akan menyiapkan pengacara pribadi dan laporkan kalian ke pengadilan untuk diproses"


kepala sekolah "pak,tenang dulu,jangan melapor apapun ya,diselesaikan secara kekeluargaan saja"


papanya dillah "jangan,saya mohon kita damai saja,cepat kalian minta maaf,atau kita bertiga dipnjr"


kepala sekolah "jangan seperti itu,kalian selesaikan secara kekeluargaan"


bu bk "saya setuju sama pak kepala sekolah,lebih baik kalian tenang dulu,kita selesaikan dengan damai"


dillah "saya tidak mau minta maaf,dia yang salah duluan bu"


mamanya dillah "saya minta maaf ya nak, maafin anak saya, saya akan lebih mendidik anak saya lagi,cepat dillah kamu minta maaf"


"aku minta maaf ya sudah memukul kamu dikelas,aku yang mulai duluan,aku minta maaf"


dillah "ya aku juga minta maaf"


ibu bk "kalian sudah berdamai sekarang saya memberi pelajaran kalian berdua membersihkan toilet gedung SMP, jangan di ulangi lagi ya? kalau di ulangi lagi kalian berdua bisa ibu skors, kalian harus janji sama saya?"


dillah dan aku " iya bu kami berjanji tidak buat keributan lagi


ibu bk "bagus,sudah sana kalian bersihkan toilet sekarang juga"


lalu aku dan dillah pamit keluar dan menuju toilet gedung SMP untuk dibersihkan sama2 saat itu masih ada pelajaran jadi toilet sepi,sampai nya di toilet.


dillah "kita masuk sama sama ya,aku takut sendirian"


"ayolah,kita ke kamar mandi cowo,kamu masuk duluan"


dillah "oke,kamu tetap dibelakang aku ya"


kita sudah masuk kekamar mandi cowo,kami mengecek satu persatu ternyata tidak ada siapa siapa.dan dillah menyuruh aku mengunci pintu masuk kekamar mandi cowo, kita membersihkan semua yang ada disana lalu mengepel nya dan memakaikan parfum ruangan,semua alat alat bersih nya ada di belakang pintu,setelah selesai kami keluar dari toilet cowo ,dan didepan tiba ada geng nya kak kevin.


kevin "astaga ternyata kalian, aku kira siapa yang ngunci toilet"


anto "viera cantik, kamu ngapain didalam sama temen mu itu  ditoilet cowo pula"


dillah "hai kak kevin,aku habis di hukum sama guru bk gara gara viera nih,aku juga yang disuruh bersihin toilet, pipi ku sakit"


aku langsung masuk keruangan cewe dan mengunci pintu ruangan cewe yang saat itu kosong lalu aku bersihkan semua nya sampai bersih ,setelah itu aku menyemprotkan parfum ruangan dan aku langsung mencuci tangan ku dengan bersih lalu menuju ruang kelas,sesampai nya diruang kelas aku tidak melihat anak anak didalam kelas, mereka semua lagi dikantin, karena aku sangat cape jadi aku makan nasi di kolong meja supaya tidak ketahuan cctv, karena ada peraturan dilarang makan didalam kelas,aku makan dengan buru buru takut teman teman ku pada datang, setelah selesai ternyata bersamaan dengan bel istirahat,lalu aku masukin bekal ku kedalam tas dan aku nempelin muka ku ke meja untuk berpura pura tidur eh malah tertidur beneran.yang seharus nya itu adalah jam kosong ternyata yang masuk pak frans,saat ini dea mencoba membangunkan aku tapi aku tidak bangun bangun juga,pak frans mulai mengabsen dan saat nama aku disebut aku masih tidur juga, lalu pak frans menuju meja ku.


frans "xaviera,kalau kamu mau tidur jangan di kelas, sana ke ruang uks"


abiah "bangun vier,pak frans mulai mendekat"


saat dea menginjak kaki aku,aku langsung bangun.


"au sakit,kenapa kaki ku diinjak"


aku melihat teman teman kelas melihat ku,dan pak frans ternyata sudah di samping abiah sambil menghadap ke aku dengan mata nya melotot.


frans "kenapa kamu tidur disaat jam pelajaran saya?"


"maaf pak,saya kira jam kosong jadi saya pakai buat tidur,karena badan saya masih cape gara gara tadi, lain kali saya tidak akan tidur dijam pelajaran"


frans "sana kamu ke ruang uks, tugas untuk kamu xaviera nanti kamu ambil keruangan saya pulang sekolah"


dillah "saya juga mau ikut pak,saya juga cape habis bersihkan toilet"


frans "anak anak kelompok yang maju sekarang adalah kelompok dillah,silahkan maju dan persentasi"


aku ijin pamit keluar menuju uks karena kalau pak frans sekali memerintah harus di turutin,saat aku sudah menuju uks aku ditanya oleh penjaga nya ibu dokter cantik.


ibu dokter "eh saviera, kenapa? apa ada yang sakit?'


"oh tidak ada ibu,saya ijin tidur ya ibu soalnya disuruh pak frans,kalau ibu tidak percaya ibu bisa tanyakan langsung,permisi ibu"


ibu dokter "oh ya silahkan, ada kasur kosong"


lalu aku menuju kasur kosong dan tidur,beberapa jam kemudian aku dibangunkan oleh abiah.


abiah "viera bangun,astaga cepat bangun,,udah jam pulang sekolah loh, kamu mau les gak?"


aku langsung terbangun mendengar suara abiah.


"kenapa?"


abiah "nih tas kamu,udah jam pulang,ayo kita ke tempat les"


aku dan abiah keluar ruang uks,dan mengucapkan terimakasih oleh ibu dokter cantik,lalu kami menuju tempat parkiran mobil


kita berdua jalan menuju gerbang sekolah,aku melupakan perintah dari pak frans. saat dijalan menuju gerbang sekolah, handphone ku berbunyi dan aku ternyata mama ku yang menelepon.


"tunggu abiah, mama ku nelepon,kita minggir dulu rame orang mau lewat jalan"


abiah "oke ayo ke bawah pohon tuh dekat"


kita berjalan kebawah pohon,sesampainya dibawah pohon.


"hallo mama ,ada apa ? aku ke tempat les bareng abiah ya mama,mama gak usah jemput aku"


mama "xaviera,kamu pulang sekarang ya nak,mama butuh kamu"


“kenapa mama? Papa nyakitin mama lagi?”


mama "nanti mama ceritakan dirumah". mama langsung menutup panggilan teleponnya


"abiah gawat nih sangat gawat,kayaknya aku harus pulang,aku takut mama papa ku ribut lagi"


abiah "ayo bareng aku saja,cepat kita ke mobil ,nanti aku minta pak supir turunin aku ditempat les lalu antar kamu kerumah"


aku dan abiah langsung masuk kedalam mobil,mobil mengarah ke tempat les,sesampainya ditempat les abiah langsung turun dari mobil dan berjalan masuk ke tempat les, aku say goodbye ke abiah, lalu mobil lanjut ke rumah ku, cuman membutuhkan waktu 30 menit sampe kerumah,karena dijalanan sangat macet, sesampai nya mobil didepan rumah.


"pak terimakasih sudah mengantar aku, titip salam buat mama dan om ya pak,hati hati dijalan"


pak supir "iya sama sama neng, nanti saya salamin buat nyonya dan tuan,saya langsung pergi ya neng"


aku langsung masuk ke dalam rumah dan mencari mama ternyata mama tidak ada dirumah dan pintu tidak di konci lalu aku menelepon hp mama ternyata hp mama ketinggalan di meja tv di ruang keluarga nonton. lalu aku duduk di sofa menaruh tas ku dan meluruskan kaki ku,mencoba mengatur nafas karena jantungku berdetak lebih cepat, kejadian di mimpi ku papa ku dibawa orang serba hitam selalu ada disetiap aku tertidur membuat aku teringat lagi,dan aku memiliki firasat buruk dari tadi pagi, beberapa menit aku hanya menutup mata kemudian aku mendengar suara bel berbunyi, sistem keamanan dirumah ini kalau ada yang buka pager akan ada bunyi bell didalam rumah, lalu aku langsung menuju pintu rumah untuk melihat apakah mama yang datang sambil menggendong tas di pundak ku,saat aku mau sampe ke sana pintu ada yang mengetok karena tadi aku mengunci pintu nya,dan aku mengintip dijendela ternyata itu mama yang meneteskan air mata nya, lalu aku langsung membuka pintu nya.


"mama kenapa menangis lagi?papa pasti melukai mama ya, mama darimana tadi?"


mama langsung memeluk aku dan bicara "vier, papa mu masuk jeruji besi nak pagi tadi, cepat ganti baju mu, temanin mama ke tahanan di jakarta”. lalu mama melepaskan pelukannya


“kok bisa ma? Apa yang terjadi? Aku ganti baju ke kamarku ya,mama tunggu ya , mama berhentilah menangis”


aku langsung naik ke atas untuk kekamar ku,sesampainya dikamar aku langsung mencari baju yang cocok dan tertutup, setelah aku selesai ganti baju,aku langsung memakai bedak dan mencari tas kecil untuk memasuki hp ku chassan hp dan dompet ku, lalu aku turun ke bawah menghampiri mama di ruang tamu,aku melihat mama baru selesai nelepon seseorang.


"ayo mama,kita langsung berangkat"


aku dan mama langsung keluar rumah , menuju ke tempat parkiran mobil dan aku masuk ke dalam mobil, mama yang masih mengunci pintu rumah lalu membuka pintu pagar.aku didalam mobil dapat telepon dari pak frans.


frans "hallo xaviera,kamu dimana? saya nungguin kamu diruangan saya loh"


"maaf mas,saya tadi ditelepon mama saya untuk pulang kerumah,jadi saya langsung pulang pak"


frans "apa terjadi suatu hal? kenapa kamu gak bareng saya saja, sekarang kamu ada dirumah? saya kesana ya?"


"tidak usah mas,aku sedang dijalan sama mama,nenek,dan kakek ku, lagi ada acara keluarga, besok saja saya ke ruangan mas ya,aku tutup teleponnya ya assalamualaikum"


aku langsung menutup teleponnya saat mama ku mulai membuka pintu mobil,dan mama langsung mengendarai mobil nya,aku tidak mau mama tau siapa yang menelepon aku. aku melihat jalan menuju rumah nenek dan kakek.aku langsung tau kalau nenek dan kakek sudah tau tentang papa,aku melihat nenek dan kakek masuk ke mobil bagian belakang pengemudi,perjalanan kesana menempuh jarak waktu yang cukup lama sehingga aku tertidur di dalam mobil,aku terbangun karena merasakan mobil sudah tidak bergerak lagi,lalu aku melihat sudah sampai di sebuah bangunan yang banyak polisi nya dan bertulisan rutan pondok bambu, ternyata sudah sampai di tempat tujuan. lalu kami turun dari mobil, aku memegang tangan nenek ku dan mengobrol sama nenek ku.


"nenek,kenapa kita kesini? apa yang terjadi? apa papa didalam?"


nenek "emangnya mama mu tidak bilang ke kamu?


"bilang nya papa di tahan,dijeruji besi"


kakek yang mendengar obrolan aku dan nenek. "nanti kamu sama kakek ya diluar kita berdua tidak usah masuk"


"tidak mau, aku mau nemanin mama aku kakek".


aku melihat mama menghampiri laki laki berkemeja, dan nanya ke nenek


"siapa laki laki itu nenek? kenapa mama menghampiri laki laki itu?"


nenek "nenek tidak tau"


kakek "laki laki pengacara pribadi mama kamu, mungkin dia mau bantu papa kamu"


setelah kami sampai di tempat mama mengobrol sama pengecara itu aku mendengar percakapan mama dan laki laki itu.


pengacara "pak endro kena kasus pencucian uang,dan pemalsuan tanda tangan,yang ditahan gak cuman hanya pak endro tapi sekertaris dan bagian keuangan lainnya ditahan,saat ini bos perusahaan menjadi DPO polisi, berdasarkan cerita pak endro ,pak endro dijebak oleh atasannya ,yang membuat kasus adalah bos nya dan bos nya yang mengambil uang nasabah, pak endro akan dibebaskan tapi ada syarat nya"


kakek "kapan sidang keputusannya terjadi ?"


pengacara " dua minggu lagi,saya ijin mengajukan menjadi pengacara pak endro ya ibu bapak,kalian bisa langsung melihat pak endro didalam sel"


kakek "boleh,saya langsung kesana saja,terimakasih sudah banyak membantu"


nenek "bayaran untukmu biar istri nya saja yang bayar"


mama "kok aku sih ma,uang gaji mas endro kan di mama"


kakek "sudah habis,kan warisan kamu banyak tuh pakai saja warisan dari orang tua mu itu".


aku yang melihat nenek yang ribut masalah uang langsung membuat aku kesal ingin memukul nenek ku,tapi tangan ku langsung ditarik mama ku. lalu kita jalan menuju tempat papa ku, laki laki pengacara itu tidak ikut masuk kedalam karena sedang mengurus berkas berkas papa ku katanya,sesampai nya di dalam sel tersebut aku melihat sosok laki laki yang pernah ku lihat sama papa dan laki laki itu yang ingin ku tunjukin ke mama dan nenek ku, lalu aku langsung bicara saja.


"kamu kan orang yang bersama papa aku? aku melihat kamu memeluk papa aku dan mencium papa aku, kamu ngapain kesini? mau merusak keluarga ku?"


papa "xaviera,jaga ucapan mu,dia sahabat papa,mana sopan santun kamu?"


"kenapa sih papa belain dia, seharus nya papa belain anak perempuan papa,udahlah om lebih baik keluar dari sini, sana pergi jauh jauh"

__ADS_1


papa "xaviera jaga ucapan kamu,lihat banyak orang melihat ke arah kita,jangan buat keributan"


"papa usir orang itu aku tidak suka melihat dia"


papa "alex terimakasih udah datang,tadi katanya kamu ada keperluan mendadak kan,yaudah langsung pergi saja hati hati dijalan ya"


lalu lelaki itu pergi begitu saja,tanpa pamit sama mama ku,kakek dan nenekku. dan aku bilang


"bagus lah kalau sudah pergi" .


mama tiba tiba mengangetkan ku dengan mengucapkan kalau mama ku ingin bercerai sama papa ku, aku antara senang dan sedih menjadi satu, aku senang karena mama ku tidak merasakan sakit hati dan aku sedih melihat kedua orang tua ku tidak bersama lagi


mama "aku sudah mengurus surat peceraian,sebentar lagi akan bercerai,aku akan memenangkan hak asuh anak dengan semua bukti sudah aku pegang"


papa "jangan ceraikan aku,kasih aku satu kali kesempatan ya,aku akan perbaiki semua"


mama "akan saya fikirkan nanti".


saat itu aku hanya bisa melihatin saja, untung tidak banyak orang disekitar, karena kami sedang duduk ditaman didalam penjara (bukan didalam sel), aku masih mendengar percakapan mama dan papa, aku melihat kakek ingin memisahkan orang tua ku berdebat,tiba tiba nenek ku malah ikut campur lagi.


nenek "kamu mau ceraikan anak saya? anak saya lagi susah tapi kamu ninggalin anak saya dan memisahkan anak dari ayah nya? dimana hati mu?"


kakek "berhenti lah ikut campur urusan rumah tangga anak, papa sudah bilang berapa kali ke mama"


papa "aku janji akan perbaiki semua,kasih aku kesempatan"


mama "aku akan bantu kamu keluar dari sini,dan bebas dari masalah kamu,tapi biarkan aku berpisah dari kamu,aku tidak akan memisahkan anak anak dari kamu"


papa "oh kamu selingkuh? siapa orang nya"


"apaan sih, papa tuh yang selingkuh,kalau selingkuh tuh cari yang cantik bukan cari yang lembek"


kakek "xaviera,ikut kakek yuk,di luar ada bakso, kita makan bakso"


"tidak mau,kalau aku ninggalin mama,kalau mama kenapa kenapa gimana kakek?"


kakek "disini banyak polisi,kalau ada kekerasan mereka bisa di tangkap, ayolah kakek lapar sekali"


kakek ku tetap memaksa aku untuk keluar dari penjara,aku yang masih melihat belakang sambil tangan ku dipegang untuk keluar,setelah aku sampe diluar aku berbicara sama kakek.


"kakek kenapa bawa aku sih? kalau mama ku nangis didalam sana dan terluka gimana,aku harus balik lagi"


kakek "tidak boleh, kamu itu anak anak tidak boleh ikut campur urusan orang tua kamu,biar mereka menyelesaikan masalah nya sendirian, ayo temanin kakek makan bakso atau soto didepan itu ada kantin tadi kakek melihat nya"


"kakek tapi aku tidak lapar,huh yasudah lah ayo kakek aku temanin"


kami berdua langsung menuju kantin itu ternyata banyak sekali makanan dan lumayan luas tempat nya,sesampai nya disana aku dan kakek mencari tempat duduk.


"kakek kayaknya aku mau bakso deh, gak pake sayur ya kakek,bakso urat"


kakek "kakek pesanin ya,kamu tunggu disini,ingat ya jangan pergi kemana mana oke?"


"oke kakek"


kakek "bagus,anak pintar".


kakek pergi ke stand makanan,aku yang melihat kakek membelikan aku bakso lalu kakek menuju ke arah stand makanan soto. aku mengambil hp ku dan melihat banyak yang chat yaitu dari grup kelas, abiah, dan pak frans.


isi chat aku dan abiah


abiah "xaviera,gimana keadaan mama kamu? setelah les nanti aku kerumah kamu ya,aku nanti ijin sama mama aku"


"tidak usah abiah,besok ku ceritakan ya,aku lagi ada acara keluarga,mungkin pulang nya malam,sampai bertemu di sekolah"


chat dengan pak frans


frans "kamu dimana xaviera?"


"aku masih di luar pak,kenapa?"


frans "saya ingin bicara sama kamu, apa saya boleh menelepon kamu?"


"boleh,tapi saya saja yang menelepon bapak,sebentar ya pak saya mencari tempat sepi"


frans "kenapa tempat sepi?"


"disini rame"


setelah selesai chattan dengan pak frans, aku sempat memikirkan kondisi papa didalam sana


kakek "kamu mikirin apa sih? masih kecil, fikirannya jangan terlalu berat"


kakek yang tiba tiba sudah duduk disamping aku,dan aku ijin ke kakek menelepon om ku padahal pak frans.


"kakek aku ijin ke depan sana sebentar aku mau nelepon om ku"


kakek "disini saja nelepon nya,ngapain harus jauh jauh"


"sebentar saja kakek"


kakek "oke tapi jangan jauh jauh ya,nanti kamu dibawa orang loh"


"oke kakek"


lalu aku langsung menuju ke depan dan langsung menelepon om aku,pertama aku menelepon pak frans tapi tidak diangkat, lalu aku nelepon ke dua kali nya dan langsung diangkat.


frans "eh maaf xaviera,tadi saya sedang di toilet jadi hp nya saya tinggal, apa kabar? besok sibuk tidak?"


"kemungkinan sibuk sih mas, karena mau siapin keperluan untuk study tour"


frans "belanja sama saya ya?"


"wah tidak deh,kalau teman teman saya ada yang lihat gimana"


frans "tenang saja,kita belanja nya ke jakarta,sekalian saya mau ngenalin kamu ke orang"


"siapa?"


frans "besok kamu akan tau kalau kamu mau ikut"


"yasudah, kamu ijin ke mama saya saja,kalau mama saya ijinin saya akan ikut"


frans "kamu sedang sama mama kamu kan? saya mau ngomong sama mama kamu"


"mama ku sedang berbicara sama om ku,nanti ku kasih nomor telepon mama aku ya"


frans "oke sayangku, aku tunggu ya, assalamualaikum cantik"


"apaan sih pak,waalaikumsalam"


aku langsung menutup telepon dan saat aku mau menuju tempat duduk kakek tiba tiba ada gerombolan polisi dimeja samping aku ngomong


polisi "telepon sama siapa tuh neng? sama pacar nya ya"


"bukan urusan om ya"


polisi yang lainnya "haha,kamu dipanggil om tuh"


polisi yang lainnya "kayaknya dia masih kecil deh bro"


polisi "neng, kenalin nama saya liam,kalau kamu?"


"vier"


polisi "wah jutek banget, tenang saja saya cuman mau kenalan"


"om saya seorang jendral polisi di medan namannya aryo widoyo, sekarang sedang bertugas di jakarta barat, nanti akan saya minta om saya untuk nyari nama kamu"


lalu aku ninggalin polisi itu,ya ganteng sih tapi aku tidak tertarik. aku menuju meja untuk makan.


"kakek maaf ya aku lama"


kakek "kamu tadi ngomong sama siapa? kok ngomong sama polisi itu?"


"genit tuh polisi,wuah ada sate dan bakso punya aku,enak banget"


kakek "makan lah yang banyak,biarkan saja polisi nya,mungkin dia mau berteman dengan kamu"


aku masih langsung makan bakso ku,lalu beberapa menit aku makan aku mendengar kakek mengangkat telepon ternyata dari nenek,kemudian mama dan nenek ku datang ke kantin.


mama "makan apa anak ku yang cantik?"


"bakso dan sate, mama mau nyoba sate nya? sini aku suapin". aku menyuapi mama sate


mama (arin) "mama,sebelum pulang kerumah aku mau jemput rahman, jangan kasih tau rahman ya tentang mas endro, tolong bilangnya mas endro sedang ke pesantren untuk mendalami agama nya"


kakek dan nenek "kamu tenang saja"


"papa berapa lama didalam sana? lalu sekolah ku bagaimana? dan les ku?"


mama "kamu fokus saja sama sekolah dan les kamu,jangan bolos ya nak"


kemudian datang lah makanan yang dipesan oleh mama ku dan nenek ku yaitu soto ayam,lalu kami fokus makanan masing masing. setelah selesai kami langsung menuju ke mobil,masuk ke dalam mobil. karena aku sudah sangat cape,jadi aku memejamkan mata dan langsung tidur,ntah berapa lama aku tidur,dan mama membangun kan aku,aku langsung kaget tiba tiba udah gak ada nenek kakek ku malah ada rahman yang mau digendong mama. aku langsung masuk ke dalam rumah dan berhenti sebentar di ruang tamu,aku duduk disana dan meluruskan kaki ku sambil kepala ku menyentuh tangan sofa. kemudian mama membangunkan aku lagi untuk aku pindah tidur kekamar ku,mata ku sudah terlalu lelah,kemudian aku langsung ke kamar ku tanpa berganti pakaian,aku cuman cuci tangan dan kaki saja lalu menuju kasur ku yang empuk,aku menjatuhkan tubuhku ke kasur dan mengambil posisi enak sambil memeluk guling.


Dari malam sudah berganti ke pagi hari, alarm jam ku berbunyi, aku terbangun dan melihat sudah jam 5 pagi, lalu aku dapat telepon ternyata dari mama nya abiah.


"hallo anak gadis,bangun nak, nanti tante kesana jemput kamu sama rahman,tante udah siapin makanan buat kalian berdua ya"


"siap tante,aku sudah bangun,yasudah tante aku tutup teleponnya ya aku mau mandi dan sholat subuh"


"oke nak,tunggu tante ya"


panggilan telepon ditutup oleh mama nya abiah, lalu aku menuju kamar mandi untuk mandi setelah selesai aku langsung sholat lalu aku memakai baju kaos sementara untuk masakin mama nasi goreng,aku langsung bawa tas ku dan baju sekolah ku menuju ruang tamu untuk menaruh tas dan baju sekolah ku, lalu aku naik lagi keatas kekamar adik aku untuk aku bangunin pergi ke sekolah.


"adek bangun ,hei rahman bangun"


rahman "iya iya,sebentar lagi"


"cepatlah dek,kakak tunggu dibawah atau kakak tinggal pergi"


rahman "mama dimana?"


"mama sudah pergi,cepat lah ih"


rahman langsung bangun dan menuju kamar mandi

__ADS_1


"kakak tunggu dibawah,jangan tidur dikamar mandi"


aku ke meja belajar adik ku,kemudian aku mengambil kertas hvs dan menuliskan surat untuk mama ku yang berisi.


"mama,aku dan rahman sudah berangkat ke sekolah,tadi aku bangun jam 5 subuh, lalu aku mencoba masak didapur, setelah itu aku membangun kan rahman dan menyiapkan pakaian sekolah rahman dan buku pelajarannya,lalu aku dan rahman makan bersama,maaf aku tidak membangunkan mama karna aku melihat mama yang tertidur sangat lelah sekali dan kami berangkat sama mama nya abiah,maaf ya mama kalau dapur nya jadi berantakan,mama aku sudah siapin mama nasi goreng,maaf kalau rasa nya tidak seenak buatan mama,semangat ya mama ku sayang"


lalu aku kekamar ku mencari double tip,dan menempelkan surat itu di pintu kamar ku. aku langsung turun ke dapur untuk memasak nasi goreng buat aku,mama dan adek ku, 30 menit telah selesai lalu makanan yang ada di piring aku taro di meja makan,kemudian aku menuju ruang tamu ,mau jalan kesana adik ku baru saja mau masuk dapur.


rahman "kakak, mama beneran pergi? kita ke sekolah sama siapa"


"iya,sana makan, mamanya kakak abiah sudah mau dateng kita bareng mereka"


rahman "kakak mau kemana"


aku langsung saja berjalan ke ruang tamu,sampainya diruang tamu aku melepas kaos ku, dan memaki baju sekolah ku dan rok sekolah ku,lalu aku menuju dapur untuk makan bareng adik ku,kami sama sama fokus makan,selesai makan aku masukin makanan mama ke dalam tudung dimeja


"adek kamu kalau mau toilet sana,selagi tante belom dateng"


saat adik aku menuju toilet aku dapet telepon dari mama nya abiah,dan ternyata suara nya adalah abiah


"hallo,ini aku abiah,kita sudah jalan kerumah mu nih tunggu ya didepan rumah kamu"


"iya, aku tunggu ya,hati hati dijalan"


aku langsung menuju kekamar mandi untuk kasih tau adik ku di toilet kalau aku menunggu didepan rumah,aku jalan keluar rumah dan memakai sepatu di saung depan rumah, saung yang dikelilingi oleh bunga bunga cantik. setelah aku selesai memakai sepatu aku menunggu adik ku sambil melihat bunga bunga yang di tanam oleh mama ku.beberapa menit kemudian datang lah mobil abiah,dan adik ku juga sudah keluar dari rumah.


rahman "ayo kak, aku pakai sepatu dulu,tungguin"


"iya,kakak mau konci pintu,kamu buku buku udah siapin kan? pr gimana?"


rahman "sudah beres"


setelah adik ku selesai pakai sepatu.


mamanya abiah "ayo anak anak ,masuk ke dalam mobil"


kami berdua langsung menuju kedalam mobil. aku dan adek duduk di bangku belakang, saat didalam mobil.


mama nya abiah "mama kamu mana? udah pergi?"


"mama tidur,aku gak enak bangunin mama soalnya mama kecapean"


mama nya abiah "kalian sudah makan? tante bawain kalian berdua bekel makanan untuk disekolah,kasih dong abiah makanan untuk temen mu dan adek mu"


abiah "oh iya lupa mama,ini untuk kamu rahman, dan ini untuk kamu viera"


"kita sudah makan tante,terimakasih tante,dan abiah"


rahman "terimakasih"


mama nya abiah "tante dengar kemaren dari abiah, kamu ribut sama dillah? kenapa nak? kan tante sudah bilang, kalau ada apa apa langsung telepon tante"


"tidak ada apa apa kok tante,siap tante"


mama nya abiah "yakin kamu gak mau cerita? tenang saja tante gak akan bilang ke mama kamu"


"iya aku tau tante tidak akan berbicara tapi adik ku selalu mengadu ke mama ku"


rahman "tidak ya,kakak tuh apa apa mengadu"


lalu aku memutuskan untuk diam saja,beberapa menit kemudian sampai disekolah adik ku dan mama nya abiah ngasih uang jajan untuk adik ku dan kami lanjut jalan ke sekolah aku dan abiah ,setelah sampai ya walaupun jalanan macet tapi kita tidak telat.


"terimakasih ya tante, hati hati dijalan". aku langsung salim tante


abiah "bye mami,mami hati hati dijalan"


mama nya abiah" kalian belajar yang rajin ya"


kami langsung masuk ke dalam sekolah,dan seperti biasa akan melewati ruang guru saat itu aku tidak melihat pak frans lagi. Tapi ketika aku dan abiah menuju ke gedung smp kami melewati taman, disitu aku melihat pak frans sedang mengobrol sama tuh guru centil bu felicia.


"abiah,kamu ke dalam kelas duluan ya, aku mau ke ruang guru aku mau ketemu bu sejarah kemarin lupa kasih tugas". (aku yang memberi alasan yang bohong supaya aku bisa menguping pembicaraan guru centik itu dan pak frans)


abiah "okee bye"


aku langsung nyari tempat aman,dan tidak diketahui oleh orang lagi.dan aku mulai mendengar obrolan mereka.


felicia "bang,kemarin saya tungguin kamu loh dirumah ku,kenapa kamu tidak datang?


frans "kemarin saya ada urusan mendadak"


felicia "bang ini buat kamu lagi,jangan lupa dimakan ya,jangan dibuang"


frans "terimakasih"


felicia "sebenarnya aku su.."


frans "xaviera kamu ngapain sembunyi disitu, kesini!"


aku sangat kaget kok pak frans yang tau kalau aku bersembunyi dibalik pohon yang ada ditaman itu.


frans "xaviera ,saya bilang kamu kesini, saya hitung sampe 3 kalau kamu tidak kesini saya suruh kamu.... "


aku langsung lari ke gedung smp aku naik ke atas karena kelas ku diatas, sesampai nya diatas, aku langsung duduk di bangku dalam keadaan engap,aku melihat dea masih duduk dibangku nya dillah,aku jadi mengerti kalau dillah sudah gak mau lagi duduk dekat aku.


dea "kenapa kamu engap begitu,kayak dikejar kejar s*tn saja"


abiah "kamu kenapa sih? buat masalah lagi sama guru"


"aku butuh air minum, haduh aku gak bawa air minum"


abiah "oh ya aku lupa nih air minum buat kamu,eh punya rahman ketinggalan"


"ah terimakasihh,seger nya,terimakasih ya abiah,huh aku sangat cape sekali,biar lah adik ku juga sudah dikasih uang jajan".


dea "kamu darimana sih,kok lari larian gitu,padahal belom ada bell masuk kelas"


"dikejar oleh guru killer"


abiah "sudah ku bilang jangan menguping"


setelah aku selesai minum dillah mendekat ke arah aku.


dillah "aku menyukai kak kevin, aku harap kamu menjauh dari kevin"


"oke,silahkan saja deketin"


dillah "oh ya aku lupa kalau sekarang kamu jadi simpanan om om ,yaitu om frans si guru killer, gosip kamu sudah menyebar luas"


"saya tidak peduli"


guru sejarah "apa ini ribut ribut,kalau kalian berdua masih ribut sana keruang bk,ayo buka buku sejarah kalian"


walaupun aku masih SMP tapi sejarah adalah pelajaran tambahan disekolah, guru sejarah mengajar sampe 2 jam dan kami sudah tenang duduk masing masing sambil mencatat apa yang diterangkan oleh guru.saat ini hari kamis jadwal pelajaran ke 2 yaitu olahraga. aku yang gak bersemangat hari ini kemudian dipaksa teman teman kelas untuk olahraga karena ada praktek senam, aku yang saat itu melihat sekitar tidak ada si dillah membiarkannya, lalu aku ditemanin sama dea dan abiah kekamar mandi untuk ganti baju,dan kami menuju lapangan bola, saat aku praktek senam aku di gosipin oleh teman angkatan.


cewe pertama "yang di gosipin di grup angkatan sebagai simpenan nya pak frans kan?"


cewe kedua "iya"


cewe pertama "wah beruntung sekali ya dia"


cewe kedua "kalau aku sih tidak suka?"


pak penjas "siapa yang tidak kamu suka?"


cewe kedua "itu si calon ketos"


cewe pertama "bapak,maaf pak,saya permisi dulu"


mereka berdua kabur kaburan,lalu pak penjas memanggil kelompok selanjutnya untuk memulai praktek senam,setelah selesai kami langsung mau menuju ke ruang ganti,tapi guru penjas meminta kita selesai berganti baju rapihin barang barang karena akan pulang selesai pertandingan basket,pak penjas juga meminta kami untuk melihat pertandingan basket antar sekolah,saat itu anak SMP sekolah aku melawan sekolah lain. babak terakhir penentuan siapa yang menang.sesampai nya dibangku penontpn aku duduk disamping ketua kelasku cowo,dan sampingnya lagi ibu felica, ternyata aku berpisah oleh geng ku,geng ku entah kemana. ibu felicia mengajak aku berbicara.


felicia "kamu xaviera ya?"


"iya ibu"


felicia "kamu siapa nya pak frans?"


"bukan siapa siapa nya"


felicia "lalu kamu kenapa dekat sekali dengan pak frans?"


"tidak juga ibu, bukan saya yang mendekatinya"


felicia "masa sih? saya tidak percaya,kamu kali"


aku minta pindah tempat duduk ke samping wakil kelas ku


"weh bro tukeran tempat duduk,males nih aku". dia melihat aku risih duduk samping bu felicia dan dia mendengarkan percakapan bu felicia dan aku juga merasa risih,dia menyetujui nya, dia lalu bangun dari tempat duduk nya dan kami berdua tukeran tempat duduk.


felicia "kok pindah sih?kenapa?"


ketos "iya saya yang minta,soalnya ibu cantik banget"


felicia "biasa saja,saya ini guru kamu ya! mana rasa hormat mu"


lalu ketos langsung berdiri dan hormat ke bu felicia dan orang orang yang sedang berada dibangku penonton langsung melihat ke arah ketos dan kami semua langsung ketawa, tiba tiba telah selesai babak kedua mereka bertanding main basket,mereka pada istirahat tiba tiba dillah sudah berada di tengah lapangan.


"KEVIN, AKU MENYUKAI KAMU, KAMU MAU GAK JADI PACAR AKU" dillah langsung menuju lapangan dan menyatakan cinta nya.


saat itu aku sedang duduk dibangku penonton terkejut melihat nya.dan aku melihat kevin menerima nya lalu syok ku bertambah lagi saat melihat abiah dan temen temen gengku memasuki lapangan basket dan abiah menari tangan dillah dan kevin.


abiah "kamu jahat dillah, kamu tau kan kalau kevin dan viera sudah punya hubungan lalu kamu menikung sahabat kamu sendiri, sahabat macam apa kamu? kenapa sih kamu akhir akhir ini berubah dan mencari masalah terhadap viera?"


kevin "kamu apa apaan sih abiah! dillah itu teman kamu kenapa kamu malah mempermalukan dia? aku tidak berpacaran sama viera"


abiah "aku tidak suka sahabat ku disakiti sama orang lain,kamu juga kak kevin laki laki jahat,kamu mengincar sahabat ku viera lalu kamu menerima ajakan pacaran dillah,jadi cowo jangan suka mainin perasaan cewe"


dillah "kamu gak denger apa yang kevin bilang? kalau dia tidak pernah pacaran sama viera,kevin menolong viera kemarin karena dia kalah taruhan sama aku"


abiah "kalian benar benar sangat jahat"


pak penjas "apa apaan ini,bubar kalian dillah dan abiah,kalian menggangu perlombaan saja,dan buat nama baik sekolah r*sak"


aku melihat dillah dan abiah keluar dari lapangan ,aku yang berada dibangku penonton langsung keluar menuju kekantin, akusakit hati melihat orang yang ku sayangin malah seperti itu, saat aku sudah sampai kantin aku malah bertemu geng nya kak kevin, dan ternyata mereka tidak menonton kak kevin main basket,aku yang cuek saja akan ke beradaan mereka,aku langsung mengambil makanan yang disediakan oleh sekolah,salad buah,salmon, dan jus mangga, lalu aku menuju tempat meja yang kosong.


andi "xaviera, kamu kenapa duduk disitu?"

__ADS_1


dono "sini bareng kami duduk nya,jangan duduk sendiri disitu"


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~bersambung\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


__ADS_2