Brokenside

Brokenside
Bab 2


__ADS_3

Saat itu kepala ku rasanya sakit banget dan aku mencoba untuk kuat karena hanya 30 menit saja dan udah berapa menit berlalu,tiba tiba aku merasakan rasa sakit dibagian hidung seketika lalu aku memegang hidungku dan ada keluar darah di hidung bagian kanan, aku mendongakkan kepala ku biar gak keluar banyak saat itu juga tiba tiba mata ku gelap dan aku tidak sadarkan diri, saat aku terbangun sudah berada di rumah sakit dengan tangan di infus,kepala dan hidung masih sakit tapi tidak separah dilapangan tadi,tapi aku melihat seseorang laki laki sambil memegang telapak tangan ku sebelah kiri dia menundukan muka nya dan menangis,aku sangat mengenal siapa yang berpakaian kemeja seperti itu yaitu pak frans si guru killer yang sangat disiplin. lalu saya memikirkan kata kata apa ya untuk mulai pembicaraan dengannya.


"bapak,saya kok bisa ada dirumah sakit? bapak kok menangis ada apa?".


papa dan mama ku sudah tiba dirumah sakit, aku pun heran tumben tumbenan papa ku mau datang padahal selalu alasannya sibuk kerja. mama memeluk ku sambil menangis dan tetap mata ku mengarah ke arah papa ku dan mereka berdua keluar dari igd didalam hati ku bicara (oh mungkin mereka mau mengurus administrasi ku kali)


"mama,kenapa nangis sih? tumben banget papa mau dateng disaat aku masuk rs ,beberapa tahun yang lalu aku masuk rs pun dia sama sekali gak peduli dan mementingkan pekerjaannya"


mama (arin) "sudahlah jangan mikirin papa mu, mama kan sudah bilang kamu jangan panas panasan jadinya makin parah kan,mama memberitahu pada papa mu kalau mama dapet info kamu pendarahan di hidung,jantung mu melemah dan oksigen mu mulai melemah jadi mama yang minta papa mu untuk pulang, tadi mama mau langsung ke sekolah mu ternyata kata guru mu kamu langsung dibawa ke rumah sakit,mama pun sedikit lega dan masih menunggu papa kamu supaya bareng kerumah sakit,dokter akan meronsen otak,kepala,jantung,dan cek darah"


"kalau papa tau tentang penyakitku gimana ma?tadi pak guru itu sendiri ya ma anter aku ke rumah sakit?"


mama "bagus dong papa mu tau,jadi biar dia lebih perhatian sama kamu,tadi sama ibu walikelas mu"


"ohh si butut,lalu kemana dia ma"


mama "sudah balik ke sekolah,nama nya kan tuti kenapa jadi butut"


"tas ku kemana ya ma,didalam tas itu ada coklat dari orang yang ku suka"


mama "siapa? cowo yang tadi ? ganteng juga masih muda kayak nya, apa sudah menikah?"


"genitnya mama ku,bukan ma, dia tuh guru killer yang sangat menyebalkan"


mama "jangan benci benci nanti jadi cinta"


"astaga mama, tadi aku dihukum ditengah lapangan sama tuh guru killer lalu ma orang yang ku suka datang sambil bawa payung dan payungin aku tp aku tolak karna takut ketauan tuh guru,jd nya dia ngasih payung itu ke teman nya lalu dia berdiri didepan ku sambil menghalangi cahaya matahari, eh tiba tiba tuh guru datang dan marah marah minta si kevin pergi, ah padahal kesempatan ku tuh melihat dia perhatian ya walaupun pada saat itu aku menjadi pusat perhatian orang orang"


mama "huh! dasar kamu,belajar aja yang benar gak usah pacar pacaran,kamu masih kecil"


"kalau aku udah SMA aku boleh pacaran gak?"


mama "tergantung kalau nilai kamu bagus dan bisa dipertahanin mama ijinin kamu pacaran tapi gak boleh berduaan sama cowo,kalau diajak jalan sama cowo harus ada temen perempuannya"


"siap ibu bos yang ca...."


lagi enak ngobrol sama mama tiba tiba masuk suster.


suster "permisi,maaf mengganggu, adek xaviera akan kami bawa untuk pengecekan lebih lanjut ya,dan ibu bisa nemanin anak nya"


"ma aku takut deh"


mama "gak usah takut kan ada mama"


"mama jangan kemana2 ya,jangan tinggalin aku"


mama "iya anak gadis ku yang cantik"


setelah selesai rangkaian tes ini itu di tubuh ku, lalu aku dibawa kembali ke ruang igd karna kata susternya kamar ku lagi disiapkan. beberapa jam kemudian dokter di igd bawa hasil ronsen dan meminta untuk mengobrol langsung kepada papa dan mama ku,lalu aku bersama si guru killer itu lagi.


"pak terimakasih banyak sudah membantu saya"


pak frans "sudah tanggung jawab saya untuk membantu kamu dan mengurus administrasi dan biaya pengobatan untuk mu"


"hah? bapak yang bayarin? lalu si pak tua itu gk ada ngeluarin uang juga?"


pak frans "siapa yang kamu maksud pak tua? ayah kamu?"

__ADS_1


"yaa benar sekali,tapi benar juga sih kata bapak, bapak harus bertanggung jawab karna memberikan hukuman yang menyebabkan saya menderita"


pak frans "maaf kalau saya kelewatan karna saya ingin mendekatin kamu jadi saya sering mencari kesalahan kamu dan menghukum kamu,saya akan melakukan apa yang kamu mau asal kamu maafin saya"


"astaga bapak benar benar keterlaluan,saya kasih satu kesempatan yaitu bapak harus bersikap ramah kepada teman saya dillah lalu bapak harus membuat teman saya dillah senang, oke?"


pak frans "saya gak janji tapi akan saya usaha kan".


lalu mama dan papa masuk keruangan igd khusus, aku yang melihat muka papa yang sudah marah. aku langsung berfikir (drama apalagi ini,ini masih di igd),melihat papa memarahi si pak frans membuat aku tidak tega dengan pak frans,papa keterlaluan lalu aku langsung berbicara dan membela si guru killer itu. dan saya senang suster datang untuk mencegah keributan karna masih di ruang igd khusus. setelah itu aku dibawa ke ruangan ku yang ternyata VIP dan itu permintaan khusus dari guru killer ,benar benar sudah kelewatan batas kebaikan,bahkan aku disediakan khusus dokter dan suster untuk nanganin aku doang, aku yang sudah tau penyakit ku ternyata adalah sinus yang parah,tipes dan gerd, aku menunggu makanan ku karna aku sudah sangat lapar, mau minta dibelikan makanan diluar rumah sakit tidak boleh jadi harus menunggu sampai makanan itu datang, beberapa menit kemudian makanan itu datang dan aku minta disuapin sama mama ku


"mama,aku mau disuapin sama mama". ketika mama ku mau nyuapin aku tiba tiba si guru killer menawarkan diri nya untuk menyuapi aku,dan aku berharap mama ku melarang tiba tiba mama ku menyetujui,dan si pak frans menyuapi aku tapi aku masih menolak karna aku risih kalau disuapi oleh laki laki. tawar menawar pun dilakukan oleh pak frans supaya aku mau makan disuapi oleh nya. dan aku membuka mulut ku karna perut ku sangat kelaparan saat aku sedang di suapin oleh guru killer tiba tiba aku melihat teman teman ku baru datang,dan aku melihat muka dillah yang sangat kesal saat itu juga aku mau nolak suapan pak killer,tiba tiba muka kevin sudah didepan mata ku sambil memegang dahi ku dan mengecek hidung ku, saat itu wajah kami benar benar sangat dekat.


tiba tiba papa ku berbicara "jangan terlalu dekat dengan anak saya,jangan sentuh anak saya,kalau sampe bibir mu menyentuh anak saya dan tangan mu masih memegang tubuh anak saya akan saya potong bibir mu dan jari jari mu itu,kamu itu gak sopan seharus nya masuk langsung salim atau memberi salam kepada orang tua nya xaviera malah langsung pegang pegang anak saya".


aku yang saat itu melihat papa ku,sedikit ada rasa senang karna melihat papa ku begitu khawatir dan lebih banyak heran nya didalam hati (apa tadi perjalanan kesini papa ku kesurupan setan baik ya?)


kevin "om tante saya minta maaf karena tidak sopan, saya terlalu panik soalnya saya yang melihat dan membawa xavier ke uks, oh ya om dan tante kenalin saya kevin"


mama (arin) "oh ini yang nama nya nak kevin, xavier sering ceritain kamu loh"


seketika itu juga kevin tersenyum melihat ku dan aku membuang muka eh malah ngeliat muka guru killer yang menatapku tajam dan menyebalkan. dalam hati ku (kenapa lagi sih nih guru) disitu aku tersadar kalau samping guru ada dillah yang mengajak ngobrol tapi dicuekin.


"bapak,lupa janji bapak dengan saya apa? seharusnya laki laki itu bisa dipegang janji nya"


dillah "janji apa?kamu sembunyikan apa dari ku". semua diruangan nampak bingung


pak frans "kamu pasti lapar,ayo kita makan diluar dillah". mereka ngomong soal laper aku baru ingat kalau makanan ku belom habis lalu tiba tiba kevin menyuapi aku dan aku langsung lahap, papa ku baru mau protes tangannya sudah ditarik mama ku dan mereka pergi keluar karna ingin mencari makan juga, mama ku balik lagi "kalian ingin makan apa? tante mau beli makan nih,kalian pasti lapar?"


andi "saya boleh ikut saja gak tante? kevin nanti makanan lo gue bawain", dan akhirnya geng aku dan geng kevin ikut mama ku dan menyisakan aku dan kevin diruangan itu. kevin menyuapi ku sambil berbicara


kevin "kata dokter kamu sakit apa?"


kevin "kamu gak bisa bohong dari ku,dan aku gak suka cewe bohong"


"tipes dan gerd"


kevin "apa itu gerd?"


"sakit asam lambung kronis"


kevin "banyak makan nya ya sayang".


"kamu ngomong apa tadi? oh ya tas aku mana aku mau ambil susu dan coklat dari kamu"


kevin "ada di sofa tuh,gak usah makan itu dulu sayang habisin makanan mu"


"kamu jangan manggil aku sayang gitu nanti aku jadi baper dan nyaman"


kevin "gpp kok kita kan sama sama jomblo,lagian aku udah mulai cinta sama kamu,kamu mau gak jadi pacar aku?"


"kitakan masih SMP ih kamu malah ngajakin pacaran, aku baru dibolehin pacaran sama mama ku tuh pas SMA"


kevin "ku tunggu kamu masuk SMA, oh ya tadi kata mama kamu,kamu sering ceritain tentang aku,ceritain apa tuh"


"semua nya dari yang aku ngejar ngejar kamu sampe sekarang,oh ya sejak kapan kamu putus dari pacar mu itu"


kevin "wah aku sangat spesial berarti,udah 2 bulan yang lalu"

__ADS_1


"setelah lulus SMP kamu mau lanjut kemana?"


kevin " SMA negeri,lulus lalu melanjutkan sekolah TNI, kamu harus tetap bersama aku ya janji gak ninggalin aku?"


"janjii,ih seharusnya aku yang bilang begitu, aku juga punya cita cita ingin jadi dokter"


kevin "ayo kita sukses bersama". setelah mengobrol banyak hal dengan kevin mereka semua pada kembali setelah makan termasuk pak frans.


anto "hai cantik,jangan dekat dekat dengan si kevin dia buaya"


papa ku pun baru menyadari kalau kevin duduk dikasur yang sama dengan ku, lalu papa ku berbicara dan menarik lengan kevin "saya sudah bilang kekamu jangan sentuh dan dekat dengan anak saya,mau saya potong". tiba tiba kevin memberi tangannya


"apa sih pa jangan berlebihan deh"


papa "kalian itu masih kecil,kalau dia khilaf gimana? dia aja masih sekolah"


kevin "maaf om, saya tau batasan nya kok, saya berjanji ke tante dan om untuk menjaga xavier dan tidak merusak xavier, saya mencintai xavier, ijin kan saya untuk dekat dengan xavier dan melangkah bersama xavier untuk sukses bersama"


papa "saya lebih suka anak saya dengan frans"


"apa sih pa, aku tuh mau nya sama kevin".


karna hari sudah gelap ,papa ku ijin pamit pulang karna ada beberapa kerjaan yang harus diselesaikan,dan semua temen ku ijin pamit termasuk kevin tapi abiah tetap dirumah sakit.


abiah "hari ini mama dan papa ku pergi keluar kota selama seminggu, mama ijinkan aku nginep sini ya sampe xavier dibolehkan pulang"


mama "boleh nak,tidur lah di kasur kecil samping kasur nya xaviera"


"emangnya kamu bawa baju ganti? dan bawa baju sekolah"


abiah "bawa nih,dan aku udah bilang ke bunda ku dan sudah diberi ijin,hmm aku mau mandi dulu lalu mengerjakan pr"


setelah abiah mandi mama ijin pulang sebentar dan bibi sudah dateng untuk menggantikan mama sementara,aku berpesan ke mama untuk mengambil bantal guling tidur ku dan beberapa buku pelajaran buat besok karna aku ada pr.


sambil menunggu abiah aku mengambil makanan roti yang dibawa oleh bibi dan susu beruang untuk ku. aku dengan abiah sahabatan dari tk mama n bunda abiah bersahabatan jadinya abiah sudah biasa menginap bersama ku. abiah pun keluar dari kamar mandi saat itu juga suster membawakan ku makan malam ketika aku mau membuka susu beruangku


"kakak suster saya gak mau makan bubur,besok boleh diganti gak ya?"


suster "baik,nanti akan saya ganti menu nya,kamu masih belom boleh makan jajanan di luar ya"


"oh ya kakak suster cantik ,hidung aku gak jadi dioperasi kan?"


suster "tidak jadi,saya permisi dulu"


"terimakasih suster cantik"


setelah semua selesai beraktifitas dan mama ku sudah datang,kami semua tidur termasuk bibi yang tidur di kursi


PAGI PUN TIBA


"cucu ku kamu kenapa? yang mana sakitnya?" kata sang nenek


akankah ada suatu hal terjadi besok pagi?


mama dari papa nya xavier pun datang?


Tetap menunggu kelanjutannya  ya teman teman, bebas berkomen apapun asalkan tidak kasar dan rasis

__ADS_1


Tetap setia menunggu sampai tamat . terimakasih sudah mampir ke kisah hidup nya xaviera


__ADS_2