BUKAN Pemilik Hati

BUKAN Pemilik Hati
13 Bertemu Mantan......


__ADS_3

Kalilla sangat penurut saat di mandikan oleh Mommy Hera bahkan sesekali tersenyum menanggapi Mommy Hera.


''Kalilla sudah wangi dan cantik, sekarang Kalilla bangunkan Kak Sillia yaa karena sudah siang. ''


ucap Mommy Hera dan Kalilla langsung mengangguk lalu berlari keluar dari kamar Saka menuju kamar Sillia.


Pram langsung kaget saat melihat putrinya berlari dan langsung menghampirinya.


''Jangan lari lari di dalam rumah yaa, nanti Kalilla terjatuh loh. ''


ucap Pram dan Kalilla mengangguk lalu melepaskan pegangan tangan Pram karena dia akan menuju kamar Sillia.


''Padahal biarkan saja Kalilla berlari dia memiliki semangat untuk membangunkan Sillia soalnya. ''


ucap Mommy Hera dan membuat Pram terdiam.


''Pram hanya takut Kalilla terjatuh. ''


jawab Pram dan Mommy Hera tersenyum.


''Sandal rumah yang di pakai Kalilla adalah milik Saka dan semua sudah di jamin akan aman loh Pram, karena suami saya menomersatukan keselamatan. ''


jelas Mommy Hera dan Pram langsung mengangguk.


Di dalam kamar Sillia saat ini......


Kalilla duduk di atas ranjang menunggu Sillia yang sedang mandi, Sillia tidak mempermasalahkannya karena Kalilla anak yang penurut dan tidak berbuat macam macam.


Pintu kamar mandi terbuka dan Sillia keluar, Kalilla langsung tersenyum dan di balas senyumnya oleh Sillia yang menggelengkan kepalanya dengan tingkah Kalilla.


''Kalilla sudah sarapan belum?? ''


tanya Sillia sambil memindahkan Kalilla di kursi rias karena ranjang akan di bereskan.


''Sudah Maaa tadi sama Mommy. ''


jawab Kaliila dan Sillia hanya mengangguk.


Setelah ranjangnya rapih, Sillia langsung mengajak Kalilla keluar dari kamar karena perut Sillia saat ini sangatlah lapar.


''Makan dulu Sayang sudah siang loh. ''


ucap Mommy Hera saat putrinya menghampiri dengan Kalilla yang di gandengnya.


''Momm bisa gak bawa Kalilla dulu, Sillia ada keperluan loh siang ini mau berkunjung ke suatu tempat. ''


pinta Sillia dan membuat Mommy nya terdiam karena Kalilla memperhatikannya.


Mommy Hera memberi kode pada Sillia dan membuat Sillia menepuk keningnya karena Kalilla mengerti dengan ucapannya.

__ADS_1


''Sillia lupa Momm. ''


ucap Sillia kembali dan membuat Mommy nya tersenyum.


''Papa nya Kalilla sudah pulang karena pagi ini ada meeting dan menitipkan Kalilla dulu dari pada Kalilla histeris lagi. ''


ucap Mommy Hera dan Sillia memanyunkan bibirnya.


''Momm bantuin Sillia dong, ini sudah mau menuju siang loh. ''


keluh Sillia dan Mommy nya hanya tersenyum.


''Salah kamu sendiri bicara gak pakai pilter, bawa saja Kalilla nya karena dia gadis kecil penurut dan Mommy yakin dia akan nurut sama kamu Sayang. ''


jawab Sang Mommy dan Sillia langsung berdecak kesall.


.


.


Sillia selesai dengan makannya dan memilih ke kamar untuk mengambil tas juga handphone nya, Sillia siang ini akan pergi ke sebuah tempat indah yang dahulu sering di datanginya.


Sillia tidak mungkin membatalkan acaranya karena dia akan segera kembali ke negara A, terpaksa Sillia akan membawa Kalilla dalam perjalanannya.


''Momm.....pakaian Kalilla ada yang antar kesini?? ''


tanya Sillia saat menghampiri Mommy nya yang sedang santai.


jawab Sang Mommy dan Sillia langsung terdiam.


''Minta dong tiga pasang saja Momm sama pakaian tidur juga, Sillia mau menginap kayanya disana. ''


ucap Sillia dan Mommy nya langsung beranjak menyiapkan pakaian Kalilla.


Sillia hanya membawa dua stell baju salah satunya piyama, dia kemungkinan akan menginap dan gak mungkin pulang pergi karena jaraknya lumayan jauh.


Mommy kembali menghampiri dengan membawa pakaian Kalilla beserta peralatannya, Sillia langsung menerimanya dan menyimpan kedalam tas nya.


''Jangan jauh jauh kamu mainnya yaa, ingat kamu bawa anak orang. ''


ucap Sang Mommy dan Sillia memanyunkan bibirnya.


''Salah siapa anaknya nempel dan lagian Sillia pengen sendiri loh. ''


ucap Sillia dan Mommy nya hanya tertawa melihat raut wajah kesal putrinya.


''Sudah sana berangkat, Saka pulang nanti malah pengen ikut. ''


ucap Mommy Hera dan Sillia langsung pamit.

__ADS_1


Sillia membawa Kalilla menuju mobil yang sudah siap di kemudikannya, Sillia akan menuju daerah pesisiran yang ada di ujung kotanya saat ini.


Kalilla langsung duduk manis dengan sabuk pengaman yang di pasangkan oleh Sillia, Sillia juga nanti akan mampir ke minimarket membeli bekal makanan selama perjalanan.


Di kantor Pram saat ini.....


Pram baru selesai meeting dan langsung menuju ruangannya, dia sedikit tenang karena Kalilla pasti aman di keluarga Anggara.


Namun Pram langsung kaget saat menerima pesan dari Mommy Hera yang memberitabukan kalau Kalilla ikut liburan dengan Sillia, Pram hanya membalas sekenanya karena dia bingung saat ini.


''Kamu pergi mendadak dan meninggalkan trauma yang dalam untuk putri kita, sekarang putri kita malah nyaman dengan orang yang baru di kenalnya, aku bingung harus bagaimana. ''


gumam Pram sambil menatap bingkai fotonya dengan mendiang sang istri yang sudah tiga tahun meninggalkannya.


Pram menyimpan kembali bingkai foto nya dan melanjutkan pekerjaannya karena Kalilla aman bersama Sillia menurutnya, Pram dapat kabar kalau kedua orang tuanya akan tiba nanti malam di tanah air dan Pram tidak akan memberitahukan kemana Kalilla biarkan mereka kelimpungan mencari Kalilla.


Di perjalanan Sillia saat ini......


Sillia langsung mengajak Kalilla ke minimarket untuk membeli stok makanan selama perjalanan dan selama disana, Sillia bahkan membeli makanan yang di pilih langsung oleh Kalilla dan tidak masalah baginya.


Saat akan menuju kasir Sillia tidak sadar kalau mantan suaminya ada di dalam minimarket, Sillia bahkan enjoy menunggu selesai pengecekan barang untuk di bayar.


''Mama mau coklat ini. ''


pinta Kalilla dan sillia mengambilkan dua bungkus untuk kalilla.


Setelah selesai pembayarannya Sillia langsung mengajak Kalilla kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanannya kembali, namun naas setelah membantu Kalilla duduk nyaman, Aksen langsung mencekal dan menghampirinya.


''Nayy.....apa gadis kecil itu buah cinta kita?? ''


tanya Aksen dan Sillia langsung menghempaskan cekalannya.


''Jangan mimpi kalau anak itu buah cinta kita, minggir kamu. ''


jawab Sillia dengan nada tegas nya dan membuat Aksen kembali mencekal Sillia.


Sillia langsung kesal dan ingin sekali membunuh laki laki yang ada di hadapannya ini, namun Sillia mencoba tenang.


''Minggir atau aku teriak sekarang dan semua akan menghampiri kita, aku ingatkan sama kamu jangan pernah mengungkit masa lalu suram itu karena di antara kita sudah tidak memiliki ikatan apapun, satu lagi jangan harap kamu bisa mendekati anakku karena kamu akan menyesal nantinya. ''


ucap tegas Sillia sambil mendorong Aksen yang menghalanginya.


Aksen terpaku dan mematung karena Nayy berubah sekarang, bahkan Nayy menjadi sosok wanita dewasa dan sangat tegas, bukan Nayy yang manja seperti dahulu yang membuatnya kesal karena kemanjaan Nayy.


''Kamu berubah Nayy dan aku akan mencaritahu anak kita, apa gadis kecil itu buah cinta kita Nayy. ''


gumam Aksen sambil menatap mobil yang di kemudikan Nayy menjauh dari pandangannya.


.

__ADS_1


.


Bersambung......


__ADS_2