BUKAN Pemilik Hati

BUKAN Pemilik Hati
9 Derama anak kecill.......


__ADS_3

Seorang pengasuh memakai seragamnya menghampiri Sillia di susul seorang pria yang berjalan di belakangnya, anak kecil itu langsung masuk kedalam dekapan Sillia dan membuat Sillia tersentak.


''Maaf Nona kalau Nona Kalila mengganggu anda. ''


ucap pengasuh dan membuat Sillia terdiam lalu melepaskan pelukan anak itu namun nihil anak itu semakin erat memeluknya.


''Kalila Sayang......ayo ikut sama Papa yaa, kasihan Kakak nya kalau kamu peluk erat begitu. ''


ucap laki laki yang menghampiri anak kecil dalam dekapan Sillia namun nihil anak itu tetap memeluk Sillia dengan erat malah semakin erat.


''Sebentar biar saya rayu supaya mau melepaskan pelukannya. ''


ucap Sillia dan kedua orang yang ada di hadapannya mengangguk.


''Lepas dulu sayang pelukannya, Kakak sesak loh di peluk erat gini. ''


ucap Sillia yang berbisik di telinga anak kecil dalam dekapannya namun tidak ada reaksi.


Lama menunggu akhirnya anak itu melepaskan pelukannya dan menatap Sillia yang tersenyum ke arahnya, Sillia melepaskan kacamatanya lalu menyimpan kedalam tas nya.


''Nama kamu siapa Cantik?? Boleh Kakak tahu gak?? ''


tanya Sillia sambil mengusap pipi chuby anak kecil yang ada di hadapannya.


Anak itu hanya diam dan mengerjapkan matanya menatap ke arah Sillia, Sillia hanya mendesah melihat anak di hadapannya dan mengutuk ibunya karena membuat anak sekecil ini berkeliaran di luar rumah.


''Mama.....Mama......''


ucap nya dan membuat Sillia mengerutkan keningnya sedangkan kedua orang yang berdiri di hadapannya langsung menghampiri membuat Sillia tersentak kaget.


''Sayang.....kamu bicara barusan kan?? Ayo bicara lagi dan Papa janji gak akan meninggalkan Kalila lagi. ''


ucap Pria yang tiba tiba menggeser Sillia dan membuat Sillia langsung berdiri lalu sedikit mundur.


Anak yang di panggil Kalila itu langsung menghampiri Sillia dan kembali memeluk kaki Sillia, Sillia mendesah kesal karena dia harus terjebak derama anak di bawah umur dan ini lebih merepotkan dari Saka.


''Kalila adalah putri Saya Nona, maaf kalau membuat anda terganggu. ''


ucap Ayah dari Kalila sambil memaksa melepaskan dekapan tangannya dari Sillia.


''Stop.....jangan di paksa nanti malah luka ke anaknya, tunggu anaknya tenang dan itu akan lebih baik. ''


ucap Sillia yang menghentikan Ayah Kalila saat melepaskan dekapannya secara paksa.


Sillia langsung menggendong Kalila sambil mengangkat panggilan telphone nya ternyata dari Daddy Damar, Kalila memeluk erat leher Sillia dan membuat Sillia lebih hati hati memegang Kalila.


Dalam panggilan saat ini.....


''Katanya mau ke kantor?? Kenapa belum sampai Sayang?? ''


''Maaf Dadd, tepat di depan sekolah Saka terjadi kecelakaan dan Sillia gak bisa kemana kemana, mobil kejebak di tengah tengah kemacetan karena evakuasi mobilnya sangat susah, kecelakaan beruntun soalnya. ''

__ADS_1


''Ya ampun.....terus kalian baik baik saja kan?? ''


''Sillia baik dan Saka sudah masuk ke kelasnya, Saka bubar sekolah jam berapa Dadd?? Sillia mau menunggu Saka sampai bubar sekolah. ''


''Jam sepuluh kalau gak salah, coba kamu tanyakan Mommy dan hati hati kamu disana. ''


''Iya Dadd jangan khawatir, Sillia baik baik saja ko disini dan Sillia tutup telphone nya yaa mau menghubungi Mommy menanyakan bubar sekolah Saka. ''


''Oke Sayang dan hubungi Daddy kalau terjadi apa apa yaa. ''


Panggilan berakhir......


Sillia langsung menghubungi Mommy nya dengan mengirim pesan menanyakan bubar sekolah Saka dan ternyata benar kalau Saka jadwal pulangnya pukul sepuluh.


''Masih ada waktu satu jam dan artinya aku disini sudah hampir dua jam, pantesan kakiku sakit. ''


keluh Sillia dan membuat Kalila tersenyum menatap ke arahnya.


Sillia membalas senyum Kalila dan mencoba membuat Kalila lepas darinya dan Sillia gak mau menjadi tempat nyaman bagi Kalila karena itu sangat merepotkan.


Sillia memiliki cemilan di dalam tas dan mengeluarkannya lalu memberikan pada Kalila, Kalila langsung menerimanya dan meminta turun.


Sillia membawa Kalila mendekat ke arah Ayah dan pengasuhnya lalu membuka cemilannya, Kalila langsung memakannya.


''Maaf sekali lagi karena waktunya terganggu oleh Kalila. ''


ucap kembali Ayahnya Kalila dan Sillia menggelengkan kepalanya.


jawab Sillia dan membuat Ayahnya Kalila mengangguk.


''Kami sedang di mobil tadi dan Kalila malah kabur karena saya lupa mengunci pintu mobil, akhirnya Kalila sampai ke hadapan kamu. ''


jelas Ayahnya Kalipa dan sillia hanya mengangguk.


''Harus selalu hati hati jangan lengah, anak sekecil Kalila masih memiliki rasa ingin tahu tinggi dan sebagai orang tua harus siaga menjaganya. ''


ucap Sillia dan Ayahnya Kalila mengiyakannya.


Akhirnya jalanan kembali lancar setelah evakuasi berhasil, supir Daddy Damar langsung memarkirkan mobilnya dan Sillia langsung menghampirinya.


''Tunggu Saka bubar dulu Pak tinggal lima menit lagi, baru ke perusahaan Daddy. ''


ucap Sillia dan supir mengiyakannya.


Sillia yang pegal karena berdiri terlalu lama pun akhirnya masuk kedalam mobil dan duduk di kursi, sedangkan supir keluar dari mobil menunggu Tuan mudanya.


Kalila terus meronta di dekapan Ayahnya sampai membuat Ayahnya kewalahan Lalu melepaskan pelukannya Kalila berlari menghampiri mobil Sillia dan langsung masuk.


''Mama.......ikut. ''


ucap Kalila sambil memeluk Sillia dan membuat Sillia menghela nafasnya.

__ADS_1


''Ujian di mulai, aku ingin bebas tuhan kenapa malah mengirim Kalila padaku. ''


gumam Sillia yang menjerit dalam hatinya karena Kalila begitu posesip padanya.


Sillia melepaskan pelukan pada Kalila dan meminta Kalila duduk lalu dia keluar dari mobilnya menghampiri Ayahnya Kalila.


''Kalau anda ada keperluan lain silahkan lanjutkan saja, biarkan Kalila dengan saya dulu dan pengasuhnya tetap dengan saya. ''


ucap Sillia dan membuat Ayah Kalila terdiam.


''Memangnya tidak akan merepotkan kalau Kalila bersama dengan Anda Nona?? ''


tanya Ayahnya Kalila dan Sillia menggelengkan kepalanya.


''Gak sama sekali dan saya juga sedang santai sekarang. ''


jawab Sillia dan Ayahnya Kalila pun langsung setuju.


Pengasuh Kalila diminta untuk tetap dengan Kalila dan Ayahnya Kalila langsung pergi karena ada pekerjaan yang sangat penting saat ini.


''Kakakk.......''


teriak Saka sambil berlari ke arah Sillia dan membuat Sillia melototkan matanya karena takut Saka terjatuh.


''Boyy......jangan lari nanti kamu malah jatuh. ''


ucap Sillia yang menghampiri Saka dan membuat Saka tersenyum.


''Katanya gak akan jemput?? Kok Kakak ada jemput sih?? ''


tanya Saka sambil menggenggam tangan Sillia yang membawanya menuju mobil.


''Macet baru bubar Boyy dan terpaksa Kakak menunggu kamu pulang. ''


jawab Sillia sambil membawa Saka masuk kedalam mobil.


''Ini anak siapa Kak?? Ko ada di dalam mobil kita?? ''


tanya Saka saat masuk kedalam mobil.


''Namanya Kalila dan anak manusia lah kamu ini aneh ajah nanyanya. ''


jawab Sillia dan membuat Saka cekikikan dengan jawaban kakaknya.


Sillia meminta suster nya Kalila masuk kedalam mobil dan suster nya langsung patuh, Sillia langsung meminta supir membawanya pulang karena tubuhnya saat ini sangat lelah dan Sillia memberi kabar pada Daddy nya karena tidak akan jadi datang ke perusahaan.


.


.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2