BUKAN Pemilik Hati

BUKAN Pemilik Hati
15 keinginan orang tua.....


__ADS_3

Liburan di pantai dengan Kalilla bukan rencana Sillia, tadinya dia akan berlibur sendirian karena ingin mengenang masa lalu sebelum hatinya hancur.


Sillia membersihkan pasir yang menempel pada pakaian Kalilla karena dia akan menuju restoran pinghir pantai untuk makan malam.


Kalilla di gendong oleh Sillia karena jalanan sudah gelap takut Kalila terluka, Sillia mirip ibunya Kalila karena mereka berdua kompak memakai pakaian yang sama.


''Kamu mau makan apa Sayang?? Atau mau di pilihkan?? ''


tanya Sillia saat mereka berdua duduk lesehan di dalam restoran.


''Mau ikan Mama sama udang kriuk. ''


jawab Kalila dan Sillia langsung menuliskan keinginan Kalila.


Sillia langsung menuju kasir untuk melakukan pembayaran barulah pesanan di buatkan, Kalilla duduk manis menunggu Sillia sambil memainkan mainan pasirnya.


Sillia tersenyum karena Kalilla tidak macam macam hanya duduk menunggunya, Setelah pembayaran selesai Sillia langsung kembali ke meja menunggu pesanan datang.


''Mainannya di simpan dulu yaa kalau makanan nya datang, biar nyaman makannya. ''


ucap Sillia dan Kalilla mengangguk.


''Mama gak akan pergi jauh lagi kan?? ''


tanya Kalilla dan membuat Sillia mengalihkan pandangannya pada Kalilla.


''Pergi jauh kemana memangnya, Kakak akan selalu ada kok. ''


jawab Sillia dan membuat Kalilla cemberut.


''Mama kan Mamanya Kalilla, jangan pergi lagi yaa. Nanti Kalila bilang Papa buat nahan Mama jangan di ijinkan pergi. ''


ucap Kalila dan membuat Sillia terpaku dengan ucapan Kalila.


''Kalila emang berani bilang ke Papa?? Kan Kalila sangat susah bicara ke orang lain. ''


tantang Sillia dan Kalila langsung mengangguk.


''Demi Mama pasti Kalilla bisa bicara ke Papa. ''


jawab Kalilla dan membuat Sillia langsung terdiam.


Makanan pesanan akhirnya datang, Sillia sengaja memilih ikan salmon dan udang crispi tanpa kepala agar Kalila bisa memakan tanpa ada hambatan duri.


''Makan nya pakai nasi yaa dan habiskan. ''


ucap Sillia dan Kalila langsung mengangguk.


Sillia memakan makanannya sesekali melirik ke arah Kalilla yang makan dengan lahap tanpa terganggu sedikitpun.


''Saka.....maafkan Mama yang belum jujur ke kamu Sayang. ''

__ADS_1


gumam Sillia dalam hatinya saat menatap Kalilla yang sedang makan dia teringat putranya.


Satu jam kemudian Makan malam selesai dan Sillia memilih langsung pulang karena tubuhnya lelah sekali, belum lagi Kalilla dalam gendongannya terlihat mengantuk.


Tiba di Villa, Sillia langsung membawa Kalilla untuk membersihkan tubuh, Kalilla menurut walaupun sesekali menguap karena mengantuk.


Setelah mandi dan memakai piyamanya, Kalila langsung tertidur pulas dan membuat Sillia lega karena tidak ada derama menidurkan anak kecil.


Di kediaman Daddy Damar saat ini sedang kedatangan tamu yang tak lain adalah sahabat nya, Daddy Damar menyambut nya dengan tawanya karena idenya berhasil.


''Mana Saka?? Sepi sekali rumahnya. ''


tanya Ayahnya Pram dan Daddy Damar tersenyum.


''Anak itu tidur lebih awal setelah lelah merajuk, aku sampai pusing sekali. ''


jawab Daddy Damar dan membuat Ayahnya Pram tergelak.


Pram hanya diam melihat interaksi ayahnya dan sahabatnya, baginya semua tidak penting karena Pram hanya ingin tidur nyenyak.


''Mas Jaka selama kesini gak pernah membawa Kalilla jadi saya gak kenal saat Sillia membawanya ke rumah. ''


ucap Mommy Hera dan Ayahnya Pram tersenyum.


''Kalilla sangat sulit interaksi sama orang orang dan lebih baik jangan di ajak kan. ''


jawab Ayahnya Pram dan semua mengangguk.


tanya Ibunya Pram yang penasaran dengan cucunya.


''Bisa Mba Rumi malah tertawa tawa kalau sedang bermain dengan Saka, kalau dengan Sillia malah tertawanya renyah sekali. ''


jawab Mommy Hera dan Ibunya Pram mengangguk.


''Masalahnya Sillia gak mau terikat dan ada derama, dia akan kembali minggu depan ke negara A dan saya tidak bisa menolaknya, bingungnya adalah bagaimana dengan Kalila. ''


ucap Daddy Damar dan membuat Ayah nya Pram menatap putranya.


''Semua ada di tangan Pram jawabannya, aku sudah menyarankan Pram menikahi Sillia untuk mengikatnya tapi Pram belum jawab, katanya Sillia terlalu dingin. ''


ucap Ayahnya Pram dan membuat Pram berdecak kesal.


''Ide yang bagus tapi Sillia gak akan menyetujuinya, kegagalan pernikahannya membuat dia menjadi Sillia berbeda dan bukan Nayy yang manja juga ceria, kamu sendiri kan tahu Jaka. ''


''Iya sih, Nayy gadis yang ceria dan sangat cerewet tapi Nayy sekarang aku belum bertemu jadi gak tahu sekarang bagaimana perubahannya. ''


''Seperti yang Pram katakan, Nayy sekarang menjadi lebih dingin dan semakin dewasa, dia hanya fokus memajukan perusahaan yang ujung ujungnya aku meneruskan nya. ''


Mommy nya Sillia dan Ibunya Pram hanya menjadi pendengar, tidak menimpali apapun perbincangan suami suami nya.


''Pernikahan itu sakral dan Pram gak mau di buat hanya untuk membantu Kalilla pulih, lagian Pram belum mau menikah dalam waktu dekat. ''

__ADS_1


ucap Pram yang di tanya mengenai pernikahannya.


''Benar yang Pram katakan Jaka, aku saja masih pesimis tentang Sillia yang akan menerima atau menolaknya. ''


ucap Daddy Damar dan Ayahnya Pram hanya mengangguk ngangguk.


''Sillia berlibur kemana memangnya Mba Hera?? ''


tanya Ibunya Pram yang sedari tadi penasaran kemana Sillia membawa cucunya.


''Kami saja tidak tahu kemana Sillia liburan, yang pasti ke pantai tapi ga tau pantai mana. ''


jawab Mommy Hera dan Ibunya Pram mengangguk.


''Besok juga pulang karena Sillia ada janji dengan klien di hari kamisnya, gak bisa di wakilkan. ''


ucap Daddy Damar dan di angguki oleh Mommy Hera.


Setelah cukup mengobrolnya, Pram dengan kedua orang tuanya langsung pamit pulang karena malam semakin larut dan esok hari sudah banyak jadwal pekerjaan menunggu di lewati.


.


.


Pagi menjelang.......


Sillia baru membuka matanya saat merasakan cahaya matahari menyapa wajahnya, Kalilla masih tertidur pulas dan Sillia membiarkannya karena dia akan memesankan makanan untuk sarapan pagi.


Siang nanti Sillia akan kembali ke rumah karena besok ada meeting penting dengan Klien nya yang tidak bisa di wakilkan oleh Daddy Damar.


Sillia memesan nasi goreng dengan taburan Ayam yang banyak dan memesankan bubur kaldu jamur untuk Kalilla juga ayam crispy karena Kalilla sangat suka makanan crispy.


''Saka terus merajuk meminta menyusul ternyata, Mama akan ajak kamu jalan jalan tapi tidak dalam waktu dekat dan bukam di negara ini, kareena Papa kamu sudah mulai mencaritahu. ''


gumam Sillia dalam hatinya saat mendapatkan pesan dari Mommy Hera mengabari kalau Saka terus merengek.


Saat asik dengan Handphone nya ternyata Kalila bangun dan menghampiri Sillia yang sedang duduk di kursi sambil menjemur tubuhnya.


''Mama....mau makan. ''


ucap Kalilla dengan wajah yang terlihat menggemaskan karena bangun tidur dan meminta makan.


''Ayo kita makan karena makanannya sudah siap, tapi kita cuci muka dan gosok gigi dulu yaa sayang. ''


ucap Sillia dan Kalila mengiyakannya.


.


.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2