BUNGA AMPLANG

BUNGA AMPLANG
Berteman ikan lagi


__ADS_3

Hari yang cukup melelahkan bagi Hasan. Setelah satu minggu penuh hanya beres beres ruangan dan halaman resto.


''San kamu nginap disini aja ya di mess. Capek kamu bolak balik naik motor dengan jarak segini.''ucap pak meneger saat berpapasan dengan Hasan.


''iya pak, saya harus izin dlu sama ortu saya. Saya takut dia khawatir.'' ujar Hasan.


Pak meneger tersenyum ramah kearahnya dan meninggalkannya.


''San, . Hasan dimana kamu"? Bima berteriak memanggil Hasan.


''Ya, ada apa mas Bim''?. Sambil ter engah engah berlari kehadapan Bima.


''Didapur kita kekurangan karyawan, sebab yang di luar kota gagal berangkat ke Banjarmasin karena alasan covid masih belum memperbolehkan pesawat membawa penumpang''.


''kamu di dapur untuk smentara ya San''.ujar mas Bima


Hasan hanya menganggukan kepalanya. Ia segera mengikuti arahan mas Bima.


Karena Hasan sudah berpenglaman di dapur saat ia bekerja di Jakarta. Ia orang satu satunya yang diharapkan saat ini. Walaupun ia keberatan didalam hatinya.


Jam kerja berakhir. Hasan memasuki kawasan mess yang akan ia tinggali. Ia mengikuti Mas Bima dan masuk ruangan. Kemudian ia ketiduran karena kecape'an.


Setelah ia terbangung, ia terkejut yang berbaring diasampingnya ada seorang yang besar(gendud). Hasan duduk dan hanya memandangi orang itu tidur pulas dihadapannya.


Orang itu terbangun dan menatap wajah Hasan dengan muka mengantuk. Ia keluar meninggalkan hasan begitu saja.


''siapa dia'' ucap Hasan.


Hasan keluar kamarnya dan mandi. Setelah ia balik kekamarnya, orang itu balik lagi dan membawa makanan kekamarnya. Hasan bingung dengan prilaku pria agak tua dihadapannya ini


''permisi om, om ini siapa ya ko' bolak balik kamar saya? tanya Hasan.

__ADS_1


Orang itu diam saja dan hanya memakan makanannya sambil menatap Hasan.


''kenapa banyak orang aneh disini'' gumam Hasan didalam hatinya.


Setelah selesai makan orang itu berbicara kepada Hasan.


''ini kamar saya, kenapa kamu yang ada disini? ucap orang asing dikamar Hasan.


Hasan tidak mengerti apa yang orang itu kata kan. Kemudian Hasan menceritakan awal ia bekerja dan pertemanannya dengan mas Bima.


''kalau kamu suka kamar ini tingalah disini bersama ku. aku sendirian disini. Namaku Aiman salam kenal'' ujar orang itu.


Hasan merasa tidak enak kalau harus meninggal kan orang itu. Ia memutuskan tinggal sekamar dengan orang asing tua berbadan besar itu.


Beberapa hari kemudian Hasan menjadi akrab dengan kawan sekamarnya. Ia sering berbagi cerita dan mengatakan kalau ia juga orang banjar.


Hasan merasa senang karena ditempat ia bekerja ada teman satu daerah. Di awal ia mengira semua yang ada desekelilingnya hanya orang jawa dan sunda.


Resto mulai rame di padati pengunjung para kru sibuk dengan tugasnya masing masing. Hasan yang tidak terlalu mengerti dengan prosedur resto banjarmasin. Ia sering melakukan kesalahan dan dimarahi kepala koki.


Untungnya ad om Aiman yang selalu ada membantunya.


Hari hari berlalu sangat cepat resto semakin rame, Karyawan juga bertambah. Datang lah 2 karyawan perempuan lagi didapur dan 3 pria di weitres.


Hasan berkenlan dengan mereka. Hasan jua cepat akrab dengan karyawan yang baru dikenalnya.


tetttt. . . . tetsss. . . .tets. . . .


Bel berbunyi tanda orderan masuk. Hasan harus membaca nota masuk.


Disebuah ruangan bar nota orderan tertempel rapi. Hasan bertanya

__ADS_1


''apa ada tugas saya kali ini.''


Salah seorang karyawan memberikan nota kepada hasan dan berkata.


''kamu harus bisa baca semua, kalau ada nama ikan, udang, dan yang bau pekerjaanmu langsung kerjakan.. ''ujar karyawan tetsebut.


Hasan lebih sering duduk didepan bar dan menunggu nota masuk.


tap tap tap. . suara kaki mendekat kerah bar seorang weitres menempelkan nota lagi.


''hay, kamu siapa namanya'' ujar weiters(cewe) itu sambil tersenyum kepada Hasan.


Hasan diam saja dan tetsenyum kearah weitres tetsebut.


Hasan membawa notanya dan segera mengerjakan tugasnya.


Kemudian ia datang lagi mendekati hasan.


''kamu orang banjarkan'' kata weiters itu


''iya, kenapa'' jawab hasan sambil memotong ikan.


''aku juga orang Banjar. Namaku Nina, sambil mengulurkan tangan.


Hasan hanya menganggukkan kepala. Nina berbalik dan pergi meninggalkan Hasan.


Setelah banyaknya pekerjaan yang dikerjakan Hasan. Ia beristirahat dan makan diajak oleh karyawan di bar untuk makan bersamanya.


''saya menyukai mu, kamu mau berteman denganku'' kata kru bartender(cowok).


Hasan mengulurkan tangannya. mereka makan bersama dan bercanda.

__ADS_1


Dalam beberapa hari Hasan lebih banyak menghabis kan waktunya di bar saat bekerja. Ia sangat senang dengan teman barunya.


__ADS_2