Catatan Hijrah Zeira

Catatan Hijrah Zeira
bab 11


__ADS_3

"eh tapi btw lo baik-baik aja kan?" tanya ana memastikan


"yes I am okay alhamdulillah"


"syukurlah"


"kalau sampe lo kenapa-napa tadi bakalan habis tu anak ama gue"


"iyaa belum tau aja dia bekingan zeira siapa" tutur ana


"emang siapa na? "


"aza dong, iya kan za"


"iya sih, tapi kenapa gak lo aja? "


"co kalau gue mah beda lagi, gue juga bekingan tapi bagian duanya" ketiganya langsung tertawa


"yuk pulang"


"tapi gue mau ke toko kue dulu, kalian mau ikut? "


"ikut deh udah lama gak kesana"


"lo za gimana ikut ga? "


"hmmm gimana ya iya deh ngikut juga"


"ya udah hayuk berangkat"


"eh tapi sebelum itu kita mampir beli basreng dulu ya di tempat biasa"


"owh okke siap, yuk"


ketiganya memilih langsung pulang karena merasa tidak ada kegiatan lain di kampus,


tapi bukannya langsung pulang aza dan ana memilih pergi bersama zeira untuk mengontrol toko kue


jadi beginilah kesibukan di toko kue,seperti aza yang sibuk membantu ana mencari bahan di google untuk menyelesaikan tugasnya,sementara zeira sibuk berbicara dengan salah satu stafnya santi,


saat fokus mengobrol tentang pendapatan dan pengeluaran toko kue beberapa minggu terakhir,fokus zeira harus terganggu karena ponselnya tiba-tiba berdering dengan nomor baru yang muncul


setelah 5 menit teleponnya kembali berdering menampilkan nomor baru yang sama membuat zeira kesal


"ck siapa sih gak ada kerjaan banget atau gimana sih nih orang nyebelin" dumelnya


TING


zei dengan malas berjalan ke meja dan mengambil ponselnya yang telah lama dia abaikan


082XXX


Angkat telfonnya Adiba gue Kangen sama lo

__ADS_1


pesan singkat! tapi langsung membuatnya keringat dingin serta detak jantung yang berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya dan tatapan kosong


082xxxx


kenapa cuman di read doang?


*gue k**angen banget sama lo*


gue mau denger suara lo dib


kenapa gak di balas sih


oh atau lo mau gue kayak dulu lagi?


*h**ahaha sampai kapan lo ngejauh dari gue diba*


atau lo mau gue kaya dulu lagi supaya lo nurut sama gue? "


suara notifikasi berturut-turut menyadarkan zei dari lamunannya, dengan tangan gemetar dia memberanikan diri untuk membalas


082xxxx


*b**erhenti ngechat gue*!


a******nda telah memblokir nomor ini******


dengan cepat ia bergegas menuju toilet dengan tangan yang masih gemetar serta jantungnya masih berdetak kencang


zei langsung menangis dengan tangan sebagai penopang kepalanya ,entah kenapa semua kejadian saat itu dengan sendirinya berputar di otaknya layaknya sebuah film


"ZEIRA LO DIMANA? GUE MAU PAMIT PULANG MAMAH UDAH NELFON!" teriak ana dari ruang depan


zeira dengan cepat merapikan jilbabnya dan mengusap-usap area matanya beberapa kali,berusaha agar sahabatnya tidak mengetahui apa yang terjadi padanya


Ia lalu keluar dari toilet "em maaf gue tadi di toilet,eh lo berdua udah mau pulang?" tanyanya dengan senyum manisnya berusaha untuk baik-baik saja di depan kedua sahabatnya


tapi bukan aza dan ana namanya kalau mereka tidak tau apapun sama sekali ataupun curiga,


"tunggu lo kenapa zei? " tanya balik aza


"lo nangis ya zei? "


zeira tampak bingung namun ia tutupi dengan tawa


"haha gak kok gue gak apa-apa"


"tapi mata lo sembab gitu kayak orang baru habis nangis"


"oh iya ini mata gue kena debu tadi,jadi gue kucek-kucek makanya keliatan sembab gitu" jawabnya menghindari pernyataan ana


"tapi lo beneran gak apa-apa? "


"iyaa ya ampun gue gak apa-apa kok"

__ADS_1


"huh bener ya gak apa-apa,kalau gitu kita pulang dulu ya karena ibu udah nelfon mulu dari tadi"


"owh ya gak apa-apa kalian pulang duluan aja gue di sini dulu, soalnya ada yang mau gue kerjain"


"Iya kami pamit ya kalau ada apa-apa ingat kabarin"


seorang terkekeh "iya tenang aja itu udah pasti,kalian hati-hati ya di jalan,za jangan ngebut "


"Iya assalamu'alaikum"


...----------------...


"assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh" ucapnya memasuki rumah sederhananya


"wa'alaiqumussalam warohmatullahi wabarokatuh,baru pulang sayang?" tanya ibunda tercinta yang sedang sibuk membaca buku resep


zei langsung mencium punggung tangan wanita paruh baya yang ia panggil ibu "Iya bu,astagfirullahalazim zei lupa kasih tau ibu tadi kalau zei pulangnya agak telat karena ke mampir dulu ke toko kue"


"Iya sayang gak apa-apa,tapi lain kali ingat kabari ibu ya biasanya juga gitu selalu kabari ibu" sarannya kepada putri kesayangannya


"Iya bu aku minta maaf ya bu tadi setelah dari toko kue aku juga mampir dulu ke panti asuhan jadinya telat"


"Iya sayang ibu tau kok"


"owh alhamdulillah,pasti ummi kan yang ngasih tau"


"iya dong sayang orangtua mana yang gak khawatir ketika putri kesayangannya gak ngasih kabar keberadaannya"


"hehe maafin aku bu,inshaaAllah lain kali zeira akan ingat untuk memberitahu ibu"awabnya sambil memeluk ibunya dari samping


"ya sudah ibu maafkan,oh iya kamu udah sholat maghrib? "


"alhamdulillah udah ibu"


"alhamdulillah"


"Iya bu kalau gitu zei ke kamar dulu ya bu mau ngerjain tugas,makin hari tugas makin numpuk huh capek"


“sst gak boleh gitu sayang jangan terlalu mengeluh,mengeluh itu wajar tapi Allah SWT tidak menyukai hambanya yang terlalu banyak mengeluh,harusnya yang kita lakukan adalah tetap sabar nak"nasehatnya kepada putri tunggalnya


"astaghfirullahalazim iya bu tapi zeira juga gak bermaksud gitu kok bu"


"iya ibu tahu sayang,lain kali jangan mengeluh tapi istirahat dan percayalah bahwa semua usaha dan kelelahan kita akan terbayar" sembari mengelus puncak kepala Zeira dengan sayang


"kalau gitu zeira ke kamar ya bu" dan di jawab anggukan dari ibunda


sepulang dari toko kue zeira memang menyempatkan diri untuk pergi ke panti asuhan permata walaupun hanya seorang diri,


hal ini sudah menjadi kebiasaannya saat moodnya sedang tidak baik


selesai membersihkan diri dan menjalankan tugasnya sebagai seorang muslimn,


Ini sudah jam setengah 9 malam sebenarnya matanya ingin sekali istirahat tapi sayangnya itu bertentangan dengan pikiran dan perasaannya

__ADS_1


dia sengaja menyibukkan diri dengan laptop dan beberapa buku , namun lagi dan lagi notifikasi di ponsel mengganggunya


Ia segera mengambil ponselnya melihat dari lockscreen-nya ada nomor baru yang mengirimkan video,tanpa pikir panjang ia membuka chat dan melihat video yang dikirimkan takutnya itu tugas atau mungkin materi kuliah dari teman kampusnya


__ADS_2