Catatan Hijrah Zeira

Catatan Hijrah Zeira
Bab 6


__ADS_3

"terus? "


"ceritanya tuh dia ketemu ama lu terus ya udah lh gue jawab ah palingan gak di respon,malah di jawabannya gak tuh sebaliknya lu baik banget ama dia,ya gimana gue gak kesel coba" zeira tertawa mendengar cerita dari ana,apa apaan tuh cowok SKSD banget


"kurang kerjaan"


"bahas apaan sih,pada serius banget mukanya"


"ngomongin sepupu lo"


"sepupu gue siapa? "


"kayven"


"kayven saha? gue gak punya sepupu yang namanya kayven"


"wah jahat banget masa iya sama sepupu sendiri lupa"


"bukan lupa tapi emang gak ada sepupu gue yang namanya kayven bungsu"


"emang kayven siapa sih na? "


"kayven sepupu gue anaknya tante arni"


"oh si kayven,itu mah sepupu sulung bukan gue"


zeira mengerutkan keningnya bingung " sepupunya sulung berarti sepupu lo juga dong,kan kalian masih satu keluarga gimana sih" Jawab zeira yang kemudian membuat ana dan aza tertawa


"jelasin na"


"jadi gini ya bungsu,kalau aza sama kayven emang masih satu keluarga tetapi hitungnya keluarga jauh,nah sedangkan kalau gue sama kayven itu emang sepupu deket karena tante arni itu adiknya almarhum ayah"


"oh gitu,bilang kek dari tadi"


"itu tadi udah di bilang"


"emang kenapa pada bahas kayven? "


"gak udah lewat,mending beres-beres gih kita mau ke kelas"


"Ih sabar napa sih"


"astaghfirullah " ujar zeira tiba-tiba saat ketiganya hendak beranjak ke kelas


"kenapa zei? "


"buku gue mana? "


"itu di tangan lo bukan buku emang"


"bukan maksudnya buku referensi gue"


"lah emang di mana lu simpan? "


"gak tau,tapi perasaan tadi gue dah ambil dari jok motor deh"


"perasaan lu aja kali buktinya gak ada di sini"


"tapi pas masuk kampus gue ada pegang buku"


"ITU NOVEL ZEIRA!! " ujar keduanya hampir bersamaan


"oh really,astaghfirullah iya ya tadi gue lagi baca novel"


"makanya jangan terlalu fokus baca novel,jadi lupa kan sama buku sendiri"


"tau ah gue ambil dulu" lalu berjalan keluar kantin menuju area parkir


zeira yang hendak melangkah meninggalkan area parkir terpaksa berhenti kala seorang gadis dengan rambut tergerai indah berdiri tepat di hadapannya


karena merasa tak mengenalnya zeira memilih melangkah ke kiri namun sayang ia kembali di halangi


"pas banget ketemu lo di sini,jadi gue gak usah repot-repot cariin lo"


"maaf,ngomong sama saya? "


"ya iya lh ngomong sama lo"


"oh tapi maaf kayaknya anda salah orang deh soalnya saya gak kenal sama kamu"


"lo emang gak kenal sama gue,sebaliknya gue juga gak kenal sama lo tapi"

__ADS_1


"gue cuman mau ngingetin lo buat stop deketin kayven"


"lo pikir gue gak tau kalau lo cewe yang kemarin sama kayven di cafera"


zeira yang tadinya bingung langsung terkekeh mendengar ucapannya barusan " maaf tapi kayaknya anda salah faham,kemarin itu pertemuan yang tanpa d sengaja itupun kayven yang nyamperin saya "lalu melangkah pergi namun


"oh iya satu lagi gak usah takut soal kayven,karena saya gak suka merebut sesuatu yang bukan milik saya"


"assalamu'alaikum"


...----------------...


"huhh ini zeira lama banget sih,ketiban ambil buku doang di parkiran" omel ana yang sudah mondar-mandir di depan pintu kantin


"ya sabar na ke parkiran juga butuh waktu,kecuali zei punya sepatu super baru tuh bisa cepat"


"lagian lu kenapa sih buru-buru banget ke kelas"


"ya gue mau liat calon gue lah"


"emang ada yang mau sama lo? "


"wah kurang ajar lu jadi adek,ada lah"


"siapa? "


"siapa lagi kalau bukan rafly"


"hahaha dih itu mah maunya antum bukan dia"


"girls sorry,udah lama ya nunggu? "


"It's okay zei"


"btw bukunya memang benar ada di jok motor lo kan? " ia mengangguk malu


"hehe iya ada za "


"tapi perasaan tadi gue udah ngambil deh"ujar ana mengimprosonite ucapan seorang zeira tadi di kantin hingga ketiganya tertawa


setelah hampir seharian di kampus menyelesaikan berbagai jenis tugas dan menerima materi,akhirnya ia sampai di rumah,


sebelum lanjut tidur ia lebih dulu melaksanakan sholat magrib


Sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an : Sesungguhnya shalat adalah waktu yang ditentukan bagi orang-orang yang beriman (Surat an-Nisa 103)


usai shalat isya zei mengambil laptop dan ponselnya di atas tempat tidurnya,lalu berjalan menuju meja belajarnya kemudian melipat kedua kakinya dengan tubuh yang masih mengenakan mukena


"hmm novel apa lagi ya yang belum gue baca?" katanya bermonolog sendri sembari tangannya mengutak-atik laptopnya,tiba-tiba fokusnya teralihkan pada dering telfon


"assalamualaikum" salam aza dan ana dari seberang


"wa'alaiqumussalam tumben video call ada apaan?"


"ck gue juga gak tau zei,nih si aza yang mau"


"*h*ehe maafin gue girls tadi gue lupa kasi tau pas pulang"


"jadi besok gue ada pertandingan di taman dekat kampus kita"


"oh ya? tapi bukannya di situ gak ada lapangan ya,terus mau tonjok-tonjokan lu pada di atas tanah? "


"hahaha sembarangan,lo aja yang gak tau sulung di situ ada lapangan nah itu lapangan yang nantinya bakalan di pakai"


"oh yang jelas kalau bilang za,ya udah kalau cuman ini doang gue tutup ya telfonnya mata gue udah berat banget kayak di ada lemnya"


"*h*ahahaha ya tidur sulung,kalau gue sama zei sih masih akan begadang iya kan ze"


"hahaha lagu wajib itu mah"


"udah ah assalamu'alaikum" lalu memutuskan panggilan meninggalkan aza dan zei yang sedang menertawakannya


"hahaha benar-benar kebiasaan"


"haha gue emang sengaja VC buat gangguin dia tidur"


"hahaha lo emang paling tau waktunya buat dia kesal"


"*h*aha ya sudah gue mau lanjut rekap dulu,inget tidur jangan begadang ingat kesehatan itu penting"


"oh sorry Miss lagi ngomongin diri sendiri apa gimana bu? "

__ADS_1


"hahaha iya juga ya  assalamu'alaikum"


"Wa'alaiqumussalam" video call pun berakhir


......................


"ayo zei kita udah telat" kata ana sambil merapikan buku-bukunya


"tunggu sulung,kayaknya lo duluan deh perginya gue udah gak bisa nahan lebih lama"


"lah kenapa gitu zei"


" gak begitu-begitu ana,gue udah gak tahan nahan pipis sedari tadi, jadi lo duluan aja entar gue nyusul"


"lo yakin zei? " tanya ana memastikan


"astagfirullahalazim,iya hasanah lo pergi biar gue juga bisa ke toilet"


"ya udah gue duluan ya bungsu jangan lama-lama,assalamu'alaikum"


"wa'alaiqumussalam" ana dan zei berpisah di pintu kelas dengan ana ke taman belakang kampus sedangkan zei yang ke toilet dulu


sudah hampir satu jam mereka di sini menemani aza sparing,aza adalah salah satu anggota inti pencak silat di kampus jadi wajar saja jika mereka selalu dipanggil untuk mengikuti sparring bahkan kompetisi


"AZAAAAA DI SINIII SEBELAH SINI" teriak ana sambil melambaikan tanganya


"stt ana jangan teriak kayak gitu gak baik,suara perempuan di dalam islam tuh juga aurat tau"ujar zei menasehati kakanya


"iya hehe maaf zei lupa "


"huft assalamu'alaikum" ucap aza yang baru saja sampai diantara keduanya


"Ini minum dulu"


"gimana penampilan gue tadi? "


"mashaAllah bagus poll,gue suka tadi pas kaya lo ngegunting lehernya pake kaki itu keren banget banget banget "ucap aza


"hahah oh ya? alhamdulillah"


"senang boleh tapi di latih lagi dan intinya jangan? "


"SOMBONG" sambung keduanya besamaan


"nah tau kan yuk pulang sebentar lagi waktunya sholat dzuhur” Ketiganya langsung bergegas menuju masjid kampus tak lupa berganti baju sebelum berangkat ke masjid


...----------------...


sesampainya di depan mesjid mereka melepas sepatu dan kaos kaki di iringi candaan dari aza ana dan zei yang kadang ikut ikutan


saat sedang asik bercanda ria ketiganya di buat kaget dengan kedatangan seseorang


"alhamdulillah ya allah akhirnya ada lo zei" ketiganya sontak saling berpandangan


"kenapa tar? " tanya aza


"huh zei boleh minta tolong gak?"


"tolong apa?in syaa Allah kalau gue bisa bantu ya gue bantu"


"gue mau minta bantuan lo buat isi materi nanti setelah sholat dzuhur


"di sini? maksud gue di masjid ini?"


"ia di masjid ini,bisa gak zei? "


"materinya tentang apa? "


"soal materi mah bebas terserah lo mau materi apa" zeira nampak berfikir sejenak lalu mengangguk


"oke,in shaa Allah gue bantu"


"allhamdulillah,syukron ya zei kalau gitu gue ke sana dulu,assalamu'alaikum" lalu pergi meninggalkan aza zei dan ana


"zei lo beneran bisa ?"tanya ana untuk memastikan


"In syaa Allah bisa,materinya juga bebas"


"tapi ini mendadak loh zeira"


"Iya aza percaya aja pada Allah,in syaa Allah gue bisa"

__ADS_1


"ya udah ayo wudhu udah adzan" setelah selesai sholat dzuhur 4 rakaat dilanjutkan dengan dzikir


__ADS_2