Catatan Hijrah Zeira

Catatan Hijrah Zeira
Bab 12


__ADS_3

Tangannya secara refleks memegang kepalanya,pusing itulah yang ia rasakan sekarang ketika video itu ia play


mulai dari chatingan dengan DIA bahkan hingga mini vlog yang dia buat bersama DIA serta semua foto-fotonya termasuk yang tanpa hijab


"gue mohon sama lo hapus semua itu!" membalas chat dari nomor baru dengan orang yang sama namun dengan nomor yang berbeda


0822xxxx


"*sa**yangnya gue gak bisa adiba*"


"gimana menurutmu lo soal video itu,bagus gak? "


"*l**o tahu gue capek-capek tau mengedit itu video*"


"huh gue kangen semua itu dib, emangnya lo gak kangen sama semua itu terutama gue"


"gue bilang hapus,apa susahnya sih hapus"


0822xxxx


"gak semudah itu sayang"


"TERSERAH LO"


Anda telah memblokir nomor ini


setelah memblokir nomor tersebut,ia tarik napas dalam-dalam lalu kemudian beralih membuka grup yang hanya ada dirinya ana dan aza,kemudian menekan icon telfon


"assalamu'alaikum warohmatulohi wabarokatuh bungsu" sapa keduanya saat telepon tersambung


"wa'alaiqumussalam aza ana" jawabnya dengan nada lesu


"eh lo kenapa zei? lemah banget suara lo"


"lo kenapa ze Kalau ada apa-apa bilang bungsu" kata aza


"hiks hiks aku capek ana aza" katanya sambil terisak


"hei ada apa zei? capek kenapa? karena tugas kampus terlalu banyak? bukannya yang biasa nangis gara-gara kebanyakan tugas tuh ana,kenapa sekarang jadi lo juga"


"huh zaa jangan bercanda dulu"kata ana menegur aza "ada apa sama lo zei,kenapa lo nangis? apa mag lo kambuh? atau ada apa zei,jagan bikin kita khawatir" tanya Ana khawatir


"hiks DIA "


"DIA? " tanya keduanya bersamaan


"Iya dia ngechat gue lagi"

__ADS_1


hanya 4 kata itu tapi aza dan ana sudah tahu siapa yang zeira maksud


karena ini bukan pertama kalinya zeira memberitahu mereka tentang dia tapi ini sudah berulang-ulang


"apa?serius dia ngechat lo lagi?jangan bercanda deh zei"


"serius zei? dia lagi?gila ya,apa coba yang dia mau dari lo? bahkan lo udah ganti nomor tapi kenapa dia masih bisa ngechat elo,padahal kan nomor lo gak banyak yang tau kecuali kita sama ibu"


"gue gak tahu pasti dia tahu dari mana nomor gue tetapi masalahnya dia ngirimin gue video"


"VIDEO? video apaan zei?" tanya keduanya serempak


"dia ngirim gue video-video yang dia rangkum mulai dari chat gue sama dia,mini vlog yang dulu waktu gue masih bareng dia,bahkan foto foto gue yang gak pake hijab" jelasnya dengan air mata mengalir membasahi pipinya


"astaghfirullahaladzim! gila ya tuh orang,ngapain coba dia ngirim lo kaya gitu"


"gue benar-benar gak tau lagi,gak ada gunanya sama sekali dengan perubahan gue sekarang,gue merasa berdosa banget pas ngeliat semua foto gue yang masih ada di dia,gue capek gue gak tau apa yang harus gue lakuin"


"zei hey, lo gak boleh ngomong gitu,lo gak boleh nghina diri lo sendiri dan gak ada yang sia-sia sama perubahan lo sekarang"


"Itu benar zei, lo gak boleh ngomong gitu lagian itu bukan sepenuhnya salah lo zei"


"gue capek banget,gak tahu lagi harus ngapain,gue udah mencoba menutup diri seolah-olah gue menghilang dari dia,tapi sayangnya itu hanya untuk orang lain tapi gak sama dia"


"Iya zei kita tahu semua perjuangan lo! huh rasanya tuh gue pengen nonjok mukanya sekarang juga,beneran manusia bukan sih tu anak ,gak bisa banget menghargai keputusan orang lain,untungnya ngebunuh orang tuh dosa dan larangan Allah kalau gak hmm gue yakin sekarang dia udah ketemu malaikat malik sama ulat di dalam kubur!"


zeira sontak terkekeh mendengar ungkapan kekesalan kedua sahabatnya


"hehe gak sampe begitu juga kali,kalian tuh bisa banget bikin gue ketawa"


"ya manfaat kita kan saling mendukung dan melengkapi"


"SETUJU!!"


"haha ya gue tahu and untuk itu makasih banyak ya"


"Alhamdulillah kalo lo udah ketawa lagi kayak gini,kan cantiknya balik lagi"


"hehe huh,terima kasih ya udah mau dengar cerita gue dengan masalah yang sama dan orang yang sama"


"pastinya zei itu udah menjadi kewajiban buat kami,bukan hanya lo doang tapi kita bertiga”


"bagaimanapun setiap orang memiliki masa lalunya masing-masing,tapi satu hal yang harus lo ingat,jangan biarkan masa lalumu menjadi kelemahanmu untuk perubahanmu saat ini"


"benar zei dan lo masih punya gue dan aza,jdi stop menghina diri lo sendiri kayak tadi atau gue bakalan turun tangan sendiri mutilasi tuh anak"


"hahaha iya iya gue janji,makasih ya kak Intinya makasih banget udah selalu ada buat gue"

__ADS_1


"hahaha iya kita juga ze"


"huh kalian pasti lagi sibuk sama tugas kampus ya? maaf mengganggu" ujarnya merasa tidak enak


"come on zeira kita bukan orang lain"


"hehe iya kalau begitu lanjut kerjain tugas dulu,dan terima kasih banyak"


"no problem zei anything for you"


"sama sama sayang"


"ya udah gue tutup ya telfonnya"


"eh bentar"


"Kenapa Na? "


"lo beneran yakin udah gak apa-apa kan,udah tenang? "


zeira mengangguk walau keduanya tak mengetahui " iyaa udah kok,berkat kalian makasih ya"


"okay tidur yah jangan terlalu dipikirin"


"atau mau kami nginep sama lo? "


"eh gak usah gak apa-apa,jangan khawatir"


"beneran ya, ya sudah besok kita lanjutin lagi di kampus"


"baiklah kalau begitu assalamu'alaikum bungsu"


"wa'alaiqumussalam" panggilan telepon berakhir dan Zei kembali ke laptop dan buku-bukunya


zeira mengusap wajah lelahnya beberapa kali lalu menutup laptop di depannya dan beranjak ke tempat tidur,


sekarang dia merasa jauh lebih baik dari sebelumnya setelah memberi tahu kedua sahabatnya yang sudah ia anggap saudara untuknya


perlahan ia pejamkan matanya menuju dunia mimpi dan melupakan sejenak beban pikirannya


huff hari ini cukup melelahkan dan menguras tenaga dan pikiran


Pesan saya untuk semua orang yang saat ini sedang dalam proses HIJRAH: Setiap orang memiliki masa lalunya masing-masing,baik itu standar biasa atau level tertinggi,tapi jangan jadikan itu sebagai alasanmu untuk berubah,


Jangan pernah mendengarkan apa yang orang lain katakan,example kamu kok berubah,kenapa gak kayak dulu? Kenapa kamu sekarang gini?kenapa kamu tidak seperti yang aku kenal?jangan dengarkan semua itu karena kita masing-masing berhak untuk berubah,semakin kita dewasa semakin kita akan memahami kehidupan yang sebenarnya


dan intinya jangan pernah ragu dan takut untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,karena Allah tahu yang terbaik untuk hamba-Nya

__ADS_1


dari aku untuk kamu yang baca.


__ADS_2