Ceo Dingin Dan Kejam

Ceo Dingin Dan Kejam
penghinaan bibi aya


__ADS_3

Aya dan zura berbincang bincang layak nya teman,hingga menunjukkan waktu sudah sore,aya terkejut,ia segera bangkit dari duduknya pamit pada zura.


awalnya zura ingin menahan nya sebentar,ia masih ingin berbincang dengan aya,tetapi melihat Aya sangat buru buru,ia pun pasrah.


dalam hati zura berharap akan bertemu lagi dengan aya,baginya aya gadis yg baik dan tulus.


"aku duluan yH " aya berjalan sambil melambai kan tangan nya,zura pun menyapa dengan senyum manis nya.


.......


sesampai nya dirumah aya,memasuki pintu rumah nya,saat masuk ia menemukan bibinya sedang duduk di sofa dengan berpangku tangan menahan kesal saat melihat Aya masuk


Aya merasa khawatir ,


melihat bibi seperti ini,pasti akan terjadi sesuatu pada ku.


aya memberanikan dirinya mendekati bibinya, kemudian menyapanya.


"sore bi..." menatap bibinya takut takut.


masih belum mendengar jawaban bibinya Aya melanjutkan omongan nya.


"bagaimana keadaan paman bibi?' tanya Aya merasa khawatir, walaupun ia masih kesal dengan perbuatan pamanya tapi tetap saja itu pamanya.


bibi Aya menatap tajam,menusuk dan penuh kebencian,


"paman mu sekarat dasar p*****r,ngapain pulang lagi,? ha!"


"bibi..." Aya. menunduk merasa khawatir.


"kapan sih kamu sadar kau harus tau diri,karna ulah mu paman mu sampai masuk rumah sakit,kenapa kau sangat gatal Aya!!!!!"


suara bibi Aya sudah menggemah di seluruh ruangan itu.


Aya mulai menangis,sungguh sakit kenapa semua orang memanggil dirinya dengan sebutan p******r tidak Erik,bibinya,kawan erik semuanya,padahal Aya tidak pernah melakukan hal seperti itu yg tidak pantas di sebut begitu.


bagaiman perasaan seorang wanita. bila di panggil dengan sebutan seperti itu pasti sangat menusuk dan sakit,apa lagi kata kata tersebut membuat harga diri seorang wanita diinjak inJak dan direndah kan.

__ADS_1


"Bibi maapkan Aya...hiks hiks "


"maafkan bagaimana ha!!gara gara kamu juga bibi ditampar,untuk pertama kali nya Aya harga diri bibi jatuh


ITU KARENA KAU!!! pembawa sial bibi menyesal merawat mu !"


"bahkan bibi di tampar dua kali,itu karena dirimu,padahal kau tidak berharga di mata siapapun kau Hannya p*****r penggoda suami orang,dan kau tau lelaki kaya seperti itu dan mencoba menggoda nya kau memang licik cih!!!"


"seharusnya kau di jalanan saja itu lebih pantas untuk mu, sekarang pergi!!! ,bibi tidak mau melihat mu lagi,membuat mata sakit ,cepat!!"


Aya Hannya bisa menangis melawan percuma dia tau bibinya akan mengusir ny,ini sudah beberapa kali terjadi tetapi bibi Aya kemudian meminta Aya pulang kerumahnya membantu membersihkan rumah seperti itu seterusnya .


bibi Aya berdiri mengambil koper dan melemparnya ke arah Aya koper itu mengenai tubuh Aya hingga membuat Aya meringis kesakitan walaupun tidak jatuh, kemudian bibi Aya menghampiri Aya yg masih belum bergerak dari tempatnya .


"bibi akan membantu mu membawa barang barang mu"dengan kasar bibi Aya menarik tangan Aya kasar dan membawa kopernya keluar,barang" Aya sudah di susun oleh bibinya sebelum Aya pulang tadi.


melemparkan dengan kasar dan menghempaskan Aya .


melempar nya dengan kasar,tentu keributan itu mengundang tetangga yg penasaran .biasalah emak emak .


bibi Aya melihat beberapa kelompok tetangga ada 2 orang 3 orang ,kemudian ia tersenyum licik


orang orang yg melihat kejadian itu menatap Aya miris,sinis dan tidak suka mereka kira Aya adalah gadis yg polos ternyata busuk di belakang,membuat mereka membenci Aya.


bibi aya. tersenyum puas setelah menghina aya didepan para tetangga nya.


"ingat yH aya ini masih belum seberapa,kau telah mempermalukan bibi semalam,bibi akan membalasnya beribu kali pada mu cih!!! sekarang pergilah".


"tapi bibi Aya mau tidur di mana hiks hiks ini sudah hampir gelap" kata Aya menunduk dan menahan rasa malu akibat perbuatan bibinya


""itu urusan mu segera pergi,kau disini cuman mencemari daerah ini dengan kegatalan mu"


"tapi bi....."


"hey aya cepat pergi" kata salah satu tetangga .


"kami GK nyangka kamu begitu Aya , memang yH terlihat polos didepan tetapi aslinya munafik dan kotor"

__ADS_1


"pergi lah dan perbaiki hidup mu "


"kami jadi takut kau akan menggoda suami kami,jadi kami harap kau segera pergi dan jangan pernah kembali lagi karena itu akan mencemari daerah ini"


"iyh betul,kau juga tidak tau diri masa seperti itu pada paman mu harga dirimu di mana Aya,balasan mu seperti itu pada orang yg telah merawat mu selama ini kami benar benar tidak menyangka".


"pergi lah"


"iyh cepat pergi !!!"


banyak tetangga yg merendah kan Aya dan itu semakin membuat bibi Aya merasa senang dan puas.


"kamu dengar kan aya , sekarang cepat pergi!!!!"


aya menangis sejadinya bahkan ia sempat berlutut di kaki bibinya agar tidak mengusir nya,tapi tetap saja bibi Ays mengusir dirinya.


Aya berjalan lunglai mengingat cacian yg di berikan para tetangga nya,ia sudah menangis sejadi jadinya.


"huaaaaa hiks hiks sangat sakit hiks hiks hiks sakit hiks hiks kenapa sakit sekali ...hiks"


Aya menangis di gg kecil ia hanya berjalan tidak tau arah dan tujuan,ia harus bagaimana,kejadian tadi sangat mengguncang dirinya,dimana ia di fitnah di jelek kan oleh bibinya sendiri.


sampai para tetangga nya pun ikut memaki Aya mengatakan sesuatu yg sangat sakit,


bahkan tidak ada yg membela Aya satu orang pun,Aya sangat terpuruk,sungguh ini cobaan yg sangat berat ,bahkan Aya semapt mencoba beberapa kali bunuh diri tapi selalu di selamatkan .


ia ingat kata kata kak Arya dan zura ,ia adalah wanita yg kuat ,tetapi ini sungguh membuat aya sangat tertekan.


rasa sesak di dadanya semakin sakit dan tak tertahan.


"aku ingin matii!!! hiks hiks hiks ,dada ku sangat sesak huaaaaa sesak sekali ......"


"aku tidak kuat lagi hiks sungguh ... aku tidak kuat"


sekarang aya sedang berada di taman tertidur di atas kursi panjang taman,masih menangis menahan sesaknya dada nya.


sungguh aku tidak tau harus bagaimana lagi hiks hiks jika aku dilahirkan untuk merasa kan sakit ini kenapa aku harus di lahirkan,hiks hiks hiks aku ingin bersama ibu hiks hiks hiks.

__ADS_1


karena lelah menangis Aya kemudian terlelap dalam tidur dengan hawa dingin yg menusuk badan nya ,tetapi Aya tertidur pulas karena sudah kelelahan.


__ADS_2