
Aya menangis sesenggukan,ia tau teman temannya akan merencanakan ini supaya Aya telat masuk kelas sehingga akan di hukum oleh gurunya,ini sudah beberapa kali terjadi kepadanya setiap hari selalu mengalami nasib yg buruk,aya bahkan jarang tersenyum kepada orang orang.
beberapa jam kemudian bel sekolah berbunyi menandakan jam istirahat,Aya mendengar itu tiba" pintu gudang terbuka dan Erik yg membuka nya bersama dengan teman teman nya.mereka tersenyum senang.
"hey gadis bodoh,hukuman mu sudah selesai..."Erik berkata dengan nada panjang dan sinis merasa senang dengan apa yg di lakukan.
Aya hanya menunduk kemudian berjalan melewati beberapa orang yg ada di situ
dia berjalan menuju kelas ny tidak luput dari tatapan benci dari kwn nya,saat memasuki kelas semua mata menatap aya,mereka tersenyum mereka tau apa yg telah terjadi,aya masih berjalan menuju meja ny,ya.. laci ny tidak luput dari sampah sampah yg di buat oleh teman ny dan kursi ny di injak" hingga kotor,saat ini Aya sedang menahan air mata ny yg ingin jatuh.
aya pun duduk setelah membersihkan kursi dan meja ny Aya menahan lapar takut jika ia ke kantin akan di kerjain teman"ny lagi seperti menertawakan,meledek.erik memasuki kelas ada yg melihat kagum padanya karena ketampanannya,ia berjalan mendekati Aya semua mata melihat Aya.
"dasar gadis bodoh,p*****r"bisik Erik ditelinga Aya.
Aya menangis,menunduk
"kenapa nasib ku seperti ini Tuhan,apa yg telah ku lakukan dulu sehingga aku harus mendapatkan cobaan seperti ini hiks hiks hiks"
Aya menangis dalam diam, kemudian bel berbunyi tanda ny masuk.
pulang sekolah
Aya segera pergi dari sekolah neraka itu ia sungguh ingin segera pergi,saat Aya melewati kantor guru tiba" Bu ami guru biologi Aya memanggil.
"Aya kenapa tadi kamu tidak masuk?" tanyak Bu ami
"m..aapkan Aya Bu" Aya hanya bisa berkata maap Walaupun Aya berkata yg sejujurnya Bu ami tidak akan percaya apa yg telah di lakukan oleh Erik dan teman"nya apa lagi Erik adalah anak dari pemilik sekolah ini tentu saja Bu ami akan membela ny dari pada Aya.
"hufft,kamu bolos lagi yh,kamu pintar aya tapi saya sungguh kecewa kamu selalu bolos"
"GK, Bu saya..."
"sekarang kamu pergi bersihkan toilet dan bersihkan semua ruangan guru" Bu ami memotong kalimat aya,
"tapi Bu bukan nya biasanya cuman membersihkan toilet ?"
__ADS_1
"tidak Karna ini bukan hanya sekali kamu bolos,sekali lagi kamu bolos bersihkan seluruh sekolah ini!"kata bu ami tegas
"ta...tapi bu kan Ada tugas kebersihan sekolah?"
"tidak ada tapi tapian, sekarang lakukan Aya"kata bu ami sedikit tegas
"baik Bu...."jawab Aya pasrah.
sesudah membersihkan toilet dan ruang guru Aya segera pulang karena tempat Aya kerja pasti sudah menunggu kedatangan Aya walaupun telat Aya tetap datang Aya berlari di jalan tiba" Aya jatuh "akh!!" aya meringis kesakitan,itulah ada lah kaki Erik yH itu erik dan teman temannya lagi,erik sengaja memanjangkan kaki nya agar aya tersandung dan Aya terjatuh kaki Aya terluka dan keluarlah darah,Erik tertawa puas bersama teman teman nya,
"dasar gadis bodoh! hhahha" kata rehan salah satu kawan Erik
"yah dia memang bodoh , menyebalkan,Haha"kata Erik kemudian memegang pipi Aya dengan kasar
"apakah enak?" tanyak Erik dengan pelan,Aya kesakitan dan sedang menahan air mata
"kenapa mereka lagi hiks hiks,mereka belum puas juga, setia hari menyiksa ku"
Erik melepas tangan ny,Aya berdiri segera pergi dari manusia yg menurut ny tidak punya hati,Aya. berlari kencang padahal kakinya sedang terluka tapi Aya tidak peduli Aya harus segera sampai ke tempat kerja nya.
tempat kerja Aya
"halo kak," sapa Aya pada pekerja lain di toko itu,Tiya
"eh,Aya telat lagi yah" Aya mmng sering telat karena teman teman ny ad aja yg dibuat untuk Aya agar Aya menderita.
"iyh kak,"
"yah udh kakak lanjut kerja dulu yah,kamu juga udh ditunggu paman Anton"kata Tiya tersenyum
Aya hanya mengangguk menandakan iya.
malam harinya jam 8 Aya sampai di rumah nya dilihat ny sepatu bibi nya ditempatnya berarti bibi ny telah pulang,Aya pun masuk ,bibi ny sedang menonton tv Sedangkan paman nya ke clum malam minum minum.
bibi Aya menoleh,melihat Aya.
__ADS_1
"Aya kemarin lah"kata bibi nya tersenyum Aya kaget.
" pasti ada mau nya ini" kata Aya sambil bergumam pelan
"iyh bi Ada apa?"
"bibi mau bilang, kamu kan sudah tinggal disini dari kecil "
"trus bi"tanyak Aya penasaran
"kamu kan udh kerja, sudah seharusnya setiap kamu gajian kasih ke bibi juga uang nya"
"tapi bi gaji aya gk banyak ,itu pun masih buat bayar uang sekolah Sama makan Aya dan keperluan lain nya"kata Aya berusaha sopan
"jadi kamu GK mau,coba GK ada bibi kamu bakal di pinggir jalan Aya,kalo gk ad bibi juga kamu bakal ngekos atau ngontrak rumah ,jadi anggap aja uang yg kamu kasih ke bibi biaya ngekost selama ini kn bibi GK pernah minta sama kamu"
padahal Aya sering ngasih duit buat bantu bayar air sama listrik bahkan.
"tapi paman minta uang ke Aya tiap gajian bi"
"itu terserah kamu ngasih sama paman kamu atau gk , intinya bibi mau yg bibi bilang tadi "
"tapi Bi..."
"kamu harus tau diri,ingat bibi udhh ngerawat kamu dari bayi loh,harus tau diuntung"
"baiklah bi" kata Aya dengan pasrah padahal paman dan bibi ny tidak pernah mengurus dia mereka hanya menyekolahkan tamat SD itupun uang sekolah belum lunas Sampek Aya lulus SMP Aya membayar uang sekolah SD ny yg dia tabung sedari kecil,SMP dia mendapat beasiswa,SMA juga begitu sehingga Aya di terima di sekolah bergengsi tempat orang kaya tapi beasiswa itu sudah hangus akibat ulah teman temannya Erik sehingga Aya harus melunasi uang sekolah nya yg tinggal setahun lagi dan itu tidak sedikit.
dikamar
sekarang Aya bingung harus bagaimana gaji ny yg tidak begitu besar harus di bagi tiga
pasti ny tidak cukup untuk biaya keperluannya Aya ingin menangis Aya berusaha menahan dan berpikir bagaimana jalan keluarnya
"aku harus bagaimana" kata Aya seorang diri dikamar nya
__ADS_1
"tidak mungkin aku harus menahan lapar setiap hari,makan 1 hari sekali saja tidak cukup bila uang nya di bagi sama bibi, sama paman saja kurang" Aya mulai menangis
"hiks hiks,aku harus bagaimana" malam itu Aya menangis meratapi nasib ny.