
tidak lama kemudian pintu kembali terbuka, tampaklah Erik dengan wajah yg panik dan berkeringat karena Erik berlari dengan kencang,yg di dalam ruangan pun tersentak, kemudian Erik langsung masuk ingin melihat kakek yg disayanginya,saat Erik melihat nya sangat lemah itu membuat Erik sangat terpukul dia juga sangat menyayangi sang kekek,tiba" air mata erik jatuh menyentuh tangan sang kakek.
"kakek,ini Erik kakek harus sembuh"
kata Erik menunduk sambil memegang tangan kakek nya,
"ma, kenapa tiba tiba " tanya Jihan
"saat mama membersihkan kakek,tiba tiba kakek mu seperti sesak nafas dan drop" kata mama Jihan menahan tangisnya.
"kata dokter ini adalah serangan jantung tiba tiba apa lagi kakek sudah tua dan tubuhnya melemah , dan penyakit kakek mu belum juga diketahui..." kata mama Jihan yg kemudian menangis karena sudah tidak tahan lagi menahan kesedihannya.
"doakan saja kakek kalian cepat siuman" kata andreas kemudian papa erik dan Jihan.
"aku akan mencari dokter terbaik di dunia ini agar kakek sembuh" kata Jihan dengan lantang
"Jihan kakek sudah mendapatkan perawatan yg sangat baik dari dokter pilihan papamu" kata mama ny dengan senyum lembut nya dia mengerti dengan perasaan Jihan yg hancur setelah mendengar sang kakek drop.
"" mereka harus banyak ma agar dengan cepat menemukan penyakit kakek "
"sudah lh Jihan papa mengerti papa juga akan berusaha,kita akan sama" mencari nya" kata papanya menenangkan Jihan.
"papa erik akan dirumah sakit menemani kakek"
"sayang kamu harus sekolah" kata mama ny lembut.
"ma tanpa sekolah pun Erik GK papa,bahkan erik bisa menjawab pertanyaan mereka tanpa belajar,bahkan perusahaan sudah bisa Erik jalan kan Dengan baik ,tidak perlu khawatir soal sekolah"
"bukan cuman itu Erik ,kan ada mama yg menjaga kakek biar mama saja, setelah jam pulang sekolah kamu bisa jaga kakek ,lebih baik gitu sayang" kata mama ny berusaha agar Erik menerima pendapat mama nya
"baiklah ma." Kata Erik kemudian.
erik dan Jihan hanya menatap lembut kakek ny , berharap segera siuman dan kembali pada mereka lagi.
.......
aya segera pulang ,menuju tempat kerja nya,Aya buru" membereskan barang ny agar dia terhindar dari masalah dengan orang orang yg ingin mencari masalah dengan ny .
aya berlari menuju halte bus, saat Aya sampai ketepatan bus juga datang Aya segera naik.
__ADS_1
20 menit kemudian Aya tiba ditempat tujuan nya,
segera menyelesaikan tugas ny agar cepat pulang dan memiliki waktu untuk mencari pekerjaan tambahan untuk dirinya.
"Aya tolong bantu angkat kardus itu yH"kata Tiya yg sedang mencatat barang barang yg ada di situ,dengan cepat aya mengangkat ny ke depan tiya agar di periksa, selanjutnya aya mengerjakan pekerjaan lainnya dengan semangat.
"aaaa...... lelah ny"kata Aya yg sedang duduk memegang roti, pekerjaan ny sudah selesai,Aya selalu telat makan siang saat menjelang sore saja aya makan,bahkan malam saja kadang Aya tidak sarapan karena sangking lelah nya Bekerja dan melupakan mengisi perut nya.
"Aya kau semangat sekali Hari ini" kata Tiya yg tiba tiba berada di belakang Aya.
"eeh Tiya,eeeh iyh aku segera menyelesaikan nya agar cepat pulang ,dan ingin mencari pekerjaan tambahan lagi" kata Aya sedikit tersenyum.
"ha?cari kerjaan lagi,buat apa ini saja kn sudah bisa" kata Tiya sambil duduk di sebelah Aya.
"gaji ku kurang..." kata Aya menatap Tiya.
"dan lagi aku harus memberi uang pada paman dan bibi" kata Tiya menghela nafas panjang.
"apa? apa mereka sudah Gilak?"kata Tiya yg terkejut mendengar omongan Aya.
"kenapa mereka meminta uang padamu mereka kn bisa cari sendiri masih bisa kerja apa lagi kamu tidak pernah kn dibiayai oleh mereka"tanyak Tiya yg merasa kesal.
"Aya ,Aya mereka itu paman dan bibi mu loh harus nya mereka bisa membantu mu bukan malah buat kau menjadi tambah susah,minta uang kos segala lagi , "
"
"apa lagi kn kamu juga bantu bayar air sama listrik kn itu saja sudah cukup kn kamu GK makan disitu cuman tidur mandi ,hari libur bereskan rumah ,emng dasar mereka saja yg tidak tau diri" kata Tiya yg sudah sangat kesal sedari tadi walaupun Tiya cuman teman kerja Aya tapi Tiya peduli dengan Aya karena Aya gadis yg baik dan sopan,dan juga sering melihat Aya menangis sendirian semenjak itu Tiya selalu mengajak Aya mengobrol agar dapat meluapkan beban Aya tapi Tiya tau Aya selalu menyimpan masalah besar ny sendiri dan masalah yg menurut Aya tidak terlalu besar saja yg di ceritakan pada Tiya.
"udh GK papa,kalo gk ad bibi aku akan menjadi gelandangan kn ,aku hanya bisa bersyukur masih bisa seperti ini tidak menjadi gelandangan,masih ada ko orang yg lebih susah dari pada kita jadi hanya bisa bersyukur dan menjalani nya saja"kata Aya sambil tersenyum manis.
Tiya terkejuy yH dia terkejut melihat senyum manis Aya yg begitu tulus selama ini tidak pernah Aya tersenyum seperti itu padanya,hanya tersenyum kecil saja .
"baiklah Aya kamu benar,baik boleh, tapi baik tapi bodoh jangan,mengerti" kata Aya mengusap kepala Aya dengan lembut dia tau Aya berusaha kuat tapi sebenarnya rapuh hanya gadis polos yg selalu di tindas .dan tidak ada yg menyadari betapa indah ny senyum Aya hanya Tiya yg tau itu.
"iyh Tiya terima kasih" kata Aya sambil menatap Tiya dengan senyum nya..
"oh iyh kamu bilang butuh pekerjaan tambahan kan,aku tau dimana itu" kata Tiya tersenyum
"benarkah?" tanya Aya yg merasa sangat senang.
__ADS_1
"iyh,sebuah kafe dekat jalan xxxx disitu salah satu teman ku bekerja dan sedang mencari pegawai "
"aku harus kerja malam ,apakah boleh?"
"kalo itu aku akan menayakan nya ,bsk aku kabari yH"
"baiklah,sekali lagi terima kasih Tiya,"kata Aya kembali tersenyum manis yg membuat Tiya kembali tertegun.
...... pukul 19:30
Aya sampai dirumah Dengan cepat,Aya memasuki rumah dan terlihat bibi yg sedang duduk menonton tv dengan sebuah cemilan ,aya hanya menyala saja yg di abaikan oleh bibinya kemudian melangkah masuk ke kamar nya dan langsung membersihkan diri nya.
saat selesai Aya berbaring sambil melebar kn tangan nya dan menatap atap rumah nya,dalam hati Aya berdoa semoga pekerjaan yg di beritahu oleh Tiya menerima dia bekerja walaupun hanya partime di jam malam dan pikiran Aya melayang layang dan tiba" Aya memikirkan Erik yg aneh satu hari ini ,
"sepertinya dia mempunyai masalah"
"sudah lh ngapain aku mikirkan dia,aku lelah ingin tidur.
kryuuuk...kryukk..
perut aya berbunyi dan menandakan lapar ,
"aduh aku sangat lapar,tidak biasanya"
"apa aku diam-diam aja ngambil makanan dari kulkas,tapi tetap aja bakal ketauan ,dan aku akan habis di caci"
"aku keluar aja beli makanan,tapi udh malam ,yH Udh deh GK papa aku juga sangat lapar cari supermarket terdekat aja beli roti dan minuman" kata Aya dengan pasrah ,yH walaupun dia mengambil makanan diam" dari kulkas tetap aja bakal ketauan bibi ny bibinya sangat teliti takut akan di makan aya ,Aya akan habis di caci
seperti waktu Aya masih SD kls 6 tanpa ijin bibinya Aya tidak boleh makan ,saat itu Aya belum ada makan dari siang hingga malam , kemudian Aya menyelinap diam,Aya membuka kulkas dan menemukan kue tas ,Aya segera memakan' nya dengan lahap karena sudah sangat lapar,saat kue telah habis tiba" Aya tersadar kalo kue tersebut sudah habis pasti akan ketauan bibinya saat hendak melangkah pergi membuat tempat kue bibinya datang dan melihat Aya yg sedang memegang tempat kue yg telah kosong.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.tolong dukung author yah😁