Ceo Dingin Dan Kejam

Ceo Dingin Dan Kejam
sad


__ADS_3

keesokan harinya,Aya bangun dari tidur nya, dia melihat jam yg menunjukkan angka jam 6 pagi Aya segara bangun dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Aya bersiap siap keluar kamar membantu bibinya membersihkan rumah,karena ini adalah hari libur,saat Aya keluar kamar bibinya menghampiri Aya,"Aya cepat cuci pakaian bibi sama paman kamu,udh numpuk seminggu tuh" Aya mmng selalu mencuci pakaian bibi nya yg sengaja di tumpuk bibinya seminggu, dan saat Aya libur, Aya akan mencuci ny kebayangkan sebarapa banyak ny itu,Aya pun mengganggu dan segera pergi ke dapur,didapur paman Aya yg sedang minum air putih melihat Aya ,dia menarik Aya dengan tiba" ,ingin memeluk ny tapi Aya menolak,berontak keras tapi paman ny malah menampar keras Aya.


"kamu yH jangan melawan ingat paman yg udh besarin kamu harus tau diri sama keinginan pamany dong" kata pamany tegas dan merasa marah.


Aya ketakutan masih berusaha melepas genggaman tangan pamanya tiba" bibi Aya dtng dan melihat aksi mereka,dan merasa marah melemparkan tatapan tajam pada Aya.


"Aya!!!!!,kamu yh masih pagi udh menggoda paman mu!! tidak tau diri yH dasar p*****r murahan!!" bibinya mendatangi Aya menarik rambut ny mendorong ny ,dan menampar ny dengan keras,hingga Aya terjatuh,Aya menangis ini bukan salah ny tapi kenapa dia yg harus di marahi.


"bi..bibi bukan Aya tapi paman yg duluan hiks hiks" kata Aya dengan terbata yg menahan sakit di ke dua pipinya.


"oh skrng udh berani menjawab yh,mmng dasar kamu yg kegatelan, walaupun paman kamu suka minum tapi dia tidak gatal seperti kamu,dasar kurang ajar!!"


Aya hanya bisa menangis, sedangkan paman ny hanya pura" merasa tidak terjadi apa"


"cepat selesaikan kerja kamu bereskan semua rumah dan masak,tapi kamu GK boleh ikut makan yH nnti tambah gk tau diri"


"aya lapar bi Masih pagi ,kalo boleh selesai nyuci Aya ke warung beli roti?" tanyak Aya yg menahan rasa sakit di hati dan sekujur wajahny.


"kamu bodoh atau gimana sih Aya,bibi bilang selesai semua pekerjaan baru boleh kamu keluar beli makan,ngerti!!?" tanyak bibinya dengan marah.


Aya hanya bisa pasrah "baiklah... bibi"Aya berdiri dan berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci pakaian paman dan bibinya,setelah selesai Aya mengerjakan semua kerjaan rumah dan memasak,tidak terasa waktu sudah menunjukkan waktu makan siang,Aya sangat lapar,Aya pun segera keluar rumah bersiap siap membeli roti sekalian mencari pekerjaan kedua untuk nya.


.........


"Jihan jangan lagi jemput aku dari sekolah untuk meeting,aku tidak suka!" kata Erik dengan ketus,saat ini Erik sedang berada di dimeja makan ,yg sarapan pagi masih mereka berdua kedua orang tua ny belum datang.


"karena itu belajar lh menjadi lebih profesional"kata Jihan datar.


"itu bukan urusan mu,kau juga memiliki perusahaan kn, kerjaan banyak tidak perlu mengurusi ku lagi "


"aku adalah Kk mu Erik,sudah sewajarnya aku mengajari mu dan mendidik mu"


"diam!! aku membenci mu,kau bukan Kk ku" kata erik yg semakin meninggikan suaranya


kedua pria tampan itu diam saling tatap tajam, kemudian papa dan mama mereka dtng, mama nya yg sering dipanggil dengan nyonya Melisa sangat anggun dan masih cantik walaupun sudah berumur ,papa nya Andreas Yudha sangat berwibawa dan berwajah tegas, akhirnya mereka melanjutkan sarapan pagi mereka.


yg memang ad dendam Erik pada Jihan karena itu Erik sangat membenci Kk nya.


"sayang,kapan kamu akan mencari jodoh?" tanyak mama mereka yg membuka pembicaraan pada Jihan yg skrng memang menginjak usia 28 tahun sedangkan Erik masih otw 19 tahun.


"ma jangan bahas itu" kata Jihan sambil memasukkan makanan ke mulut nya


"tapi sayang,mama pengen segera punya cucu,apa lagi umur kamu udh cukup untuk menikah"


"aku belum berniat menikah"


"mau sampai kapan kamu lajang jihan,apa kamu GK kasihan lihat mama yg semakin tua tapi blm mendapatkan cucu?" tanya mama Jihan memelas.

__ADS_1


"Erik saja suruh mah,"


Erik menatap Jihan dengan tajam,Jihan hanya tersenyum kecil mengetahui ekspresi adeknya itu.


"Jihan Erik masih sekolah,atau mama cari kan saja anak teman mama yH? bagaimana?"


"tidak ma,aku sudah selesai aku berangkat dulu ma,pa" kata Jihan. melangkah pergi.


nyonya Melisa hanya bisa membuang nafas pasrah mendengar jawaban putra sulung ny itu.


papa nya hanya diam saja mendengar obrolan istri dan anaknya bersikap tenang dan berwibawa.


........


tringtringtringnggggg..


di dalam mobil,suara dering hp Jihan berbunyi


"ada apa Wiliam?"


"tuan,pesaing perusahaan anda berulah lagi" ucap Wiliam asisten Jihan.


Wiliam adalah asisten jihan,Wiliam juga kawan masa kecil Jihan dari SD hingga sekarang menjadi asisten nya,umur Wiliam sama dengan umur Jihan 28 tahun,Wiliam juga tampan, tapi juga dingin mengikuti bos nya,dia juga sangat pintar dan bertalenta.


"baiklah aku akan segera sampai"kata Jihan tenang"


"baik tuan"


Jihan pun segera memasuki lift khusus bos,setelah sampai di lantai yg di tuju Jihan segera keruangan nya dan di sambut sekretaris nya Mina.


"Mina segera bawa laporan keuangan pada ku "


" baik tuan" sambil membukukan badanya


saat Jihan memasuki pintu ruangan nya Jihan melihat Wiliam yg sedang memeriksa berkas yg bermasalah akibat ulah pesaing Jihan yg bermain kotor .


"apa kah kau sudah mendapatkan orang nya?" tanyak Jihan datar.


"sudah tuan"


"bagus segera bawa dia ke sini"


Jihan tau ada yg berhianat di perusahaan nya dan menyabotase buku keuangan perusahaan nya dan memberi berkas rahasia secara diam diam kepada pesaing perusahaan Jihan .


Wiliam pergi,saat membuka pintu bersamaan Mina juga masuk membawa kan berkas yg diminta Jihan.


" ini tuan"


Jihan menerima berkas itu,membuka,membaca isi ny dan.

__ADS_1


"ini palsu" kata Jihan


Mina terkejut.


"tapi tuan ini .."


"ada yg mencuri berkas ny secara diam diam " kata Jihan spontan memotong ucapan Mina.


"keluar lh,lakukan. pekerjaan mu kembali"


"baik tuan"


beberapa menit kemudian Wiliam datang dan membawa 2 orang pegawai jihan,Jihan menatap dengan sangat tajam,kedua orang tersebut merasa takut dengan tatapan jihan.


"tuan,ada apa memangil kami kesini?" tanya salah satu pegawai ny yg bernama Wendy.


Jihan masih diam.


"tuan tidak biasanya memanggil kami ke ruangan tuan langsung" kemudian salah satunya berbicara bernama Alfin , berusaha tenang karena masih merasa takut.


"Wiliam mana berkas ny?"


"ini tuan"


Jihan mengambil nya,membacanya kemudian melihat ke dua orang didepan ny yg sudah ketakutan.


"kamu Wendy kn dari bagian keuangan?" tanya Jihan datar.


"iya tuan"


"apa gajimu kurang?" tanyak Jihan lagi.


"tidak tuan,sudah lebih dari cukup" mem


ang gaji di perusahaan terkenal.milik Jihan menggaji karyawan nya dengan cukup banyak apa lagi tidak sembarang orang bisa bekerja di Perusahaan itu.


"dasar munafik," kata Jihan yg menahan marah.


" dan kamu adalah Alfin dari bagian humas?"


"I..iya tuan"


jihn tersenyum dengan penuh makna dan mengerikan,Wendy dan Alfin ketakutan sedangkan Wiliam tau apa maksudnya bos ny tersebut.


"Wiliam bawa mereka,dan selesai kan"kata Jihan masih tetap tenang tapi masih menahan marah


"manusia serakah,********!!"


dalam hati Jihan kemudian menatap keluar kaca jendela kantor nya.

__ADS_1


dengan pemandangan itu dapat melihat seluruh kota,dan Jihan menikmati nya.


__ADS_2