Ceo Dingin Dan Kejam

Ceo Dingin Dan Kejam
sad


__ADS_3

keesokan pagi nya Aya bangun dengan mata bengka lagi tanpa mengganti pakaian sekolah nya,Aya sudah berpikir dia akan bekerja didua tempat dan dia harus mencari tempat kerja satu lagi,Aya pun segera bangkit dan bersiap siap ke sekolah,setelah selesai Aya pun berangkat pamit kepada bibi nya sedangkan paman ny blm bangun, sebelum pergi bibi nya berkata"ingat yg bibi bilang semalam yah Aya"


"iyh bi Aya pamit dulu "


"hmmm"


seperti biasa Aya hanya makan roti dan air putih yg dibeli dari supermarket biasa dia beli,tapi dia juga membeli obat merah untuk kaki ny yg semalam lupa Aya obati karena menangis


dia duduk sebentar di sebuah taman mengobati luka ny setelah selesai Aya pun berdiri dan melanjutkan perjalanannya,tiba" dari belakang ada sebuah sepeda melaju kencang dan teriak seseorang


"awas awas nona awas!!!!"


Aya menoleh


BRAAAAAAKK!!


sepeda itu menabrak tiang, sedang kan Aya ditolong seorang pria yg berjas hitam Aya menatapnya


"wangi nya maskulin banget"dalam hati Aya


kemudian Aya tersadar


"ma...maapkan aku tuan" Aya kemudian membenarkan posisi nya dan menunduk


"dan terima kasih tuan" kata Aya sambil sedikit tersenyum.


pria yg tadi menabrak Aya meringis kesakitan dan kemudian berdiri mendatangi Aya


"maapkan aku nona rem sepeda ku tiba" rusak saat aku melaju dengan kencang,sekali lagi maapkan aku nona" kata pria itu meminta maap sambil menundukkan kepalanya berharap akan di maapkan


"eeh.. tidak papa tuan saya tidak papa kok" kata Aya berusaha senyum


"terima kasih nona,kalo begitu saya pergi dulu "


"iyh tuan" kata Aya sambil melihat orang tersebut pergi


sedangkan pria yg menolong Aya ntah sejak kapan sudah tidak ada di tempat tapi Aya sempat melihat wajah ny Sangat tampan


"kemana dia ?"tanyak Aya seorang diri

__ADS_1


"sudahlah mungkin dia buru" aku harus ke sekolah takut ny terlambat"


Aya kemudian pergi ke sekolah


tiba di sekolah Aya hanya bisa menunduk takut melihat tatapan sinis dari siswa di sekolah itu


dia juga sekali" melihat kedepan agar tidak terjadi seperti waktu itu,


aya sampai di kelas seperti biasa meja dan kursi ny kotor, posisi meja aya berada di sudut dan paling belakang saat Aya membersihkan laci mejanya tiba" dia menyentuh sesuatu saat dia menarik tangan nya ternyata itu adalah


kotoran anjing yg di pungut kawan Reva yh Reva bukan Erik,Erik masih belum datang


Aya melihat tangan ny sungguh dia segera ingin pergi dari kelas itu tidak tahan kemudian Aya segera berlari menuju kamar mandi dia bisa mendengar suara tawa dari kelas ny yg menertawakan dirinya,Aya menangis


sesampainya di kamar mandi dia menutup pintunya kemudian membersihkan tangan nya yg kotor akibat kotoran anjing yg dibuat kawan" Reva disitu Aya menangis sejadi jadinya sungguh setiap hari Eva menangis .


"Tuhan ambil saja nyawa ku hiks hiks hiks"


kata Aya tidak tertahan


tiba" seseorang menyiram Aya dari atas pintu kamar mandi sehingga Aya basah Aya semakin menangis mendapatkan perlakuan tiba" seperti itu.


"kenapa aku harus di lahirkan jika aku harus menghadapi semua ini Hiks hiks hiks" Reva mendengar omongan Aya "karena kau pantas mendapatkan semua ini P*****R hahahah" kata Reva dengan senang dan sinis yg menekan kan kata" ny P*****R diikuti oleh teman" reva


sampai bel masuk berbunyi Aya berhenti menangis dia keluar dengan basah dan kedinginan,Aya berjalan lunglai yg berakhir dengan Aya yg pingsan.


karena dilorong itu sudah sepi tidak ad yg membantu Aya saat Erik datang dia pun hanya melewati Aya sempat Aya melihat Erik dengan mata yg sayu dan kemudian menghitam.


..................


"eeh...kepala ku sakit"kata Aya yg sudah bangun sambil memegang kepala nya yg terasa pusing


Aya melihat tempat dia terbangun dia berada di uks Aya terkejut siapa yg telah membawa dia ke sini.


"siapa yg membawa ku kesini"kata Aya yg menahan sakit di bagian kepala


Aya turun dari tempat tidur nya berjalan keluar kemudian seseorang menahan tangan nya


"beristirahat lh" kata seorang pria dengan datar pria itu berpakaian jas hitam

__ADS_1


Aya menoleh dia terkejut


"ka.. kau kan pria yg menyelamatkan ku tadi pagi" kata Aya yg mengenal pria tersebut


pria itu hanya melihat dia hanya berdiri diam menatap Aya


"terima kasih,soal yg tadi pagi tu..tuan "kata Aya sambil membungkuk pria itu tidak menjawab malah dia menarik tangan Aya menuju kasur dan mendudukkan nya agar Aya bisa beristirahat, Aya terkejut dan menatap pria tersebut


"sebaik ny kau beristirahat"kata pria itu datar


"tapi saya harus masuk kelas,nanti saya akan mendapatkan hukuman dari guru "


"tidak usah pikiran, Istirahatlah"


"ta..tapi..."


"guru sudah tahu dengan keadaan mu" kata pria itu datar


"baiklah,terima kasih tu..."


"Jihan,nama ku Jihan"


"ooh terima kasih tuan Jihan"


"Jihan saja" katany datar


"ba... baiklah ji.. Jihan"


kemudian pria yg bernama Jihan itu melangkah pergi tapi ditahan Aya."eeh tuan,eeh Jihan sekali lagi terima kasih karena ini yg ke dua kali nya anda menyelamatkan saya biasanya saya terbangun masih di lantai tempat saya pingsan sekali lagi terima kasih jihan".


Jihan menoleh dan melihat Aya dengan tatapan datar,"sebelum ny apakah tidak ada yg menolong mu saat pingsan?" tanyak Jihan yg heran kenapa tidak ad yg mau membantu gadis yg pingsan di lorong sekolah .


"terkadang ada terkadang tidak paling yg melihat saya guru dan menolong saya kalo murid akan melewati saya dan kadang ad murid yg jahil menggendong saya yg pingsan bukan ny di bawa ke UKS malah ke gudang "kata Aya sambil menunduk yg menahan tangisnya


"mereka tidak takut saya kenapa kenapa atau saya tidak akan bangun lagi atau mungkin sekarat dengan keadaan pingsan ,kadang mereka mengira saya pura" pingsan sehingga di siram dengan air...hiks hiks hiks"Aya sudah tidak dapat menahan air mata nya dia menangis


"kenapa mereka melakukan itu?"tanyak Jihan


"mungkin iri,aku mendapat beasiswa, menjadi kesayangan guru, mereka juga sering melakukan tindak kriminal di sekolah,setiap guru selalu menanyakan pada ku apa salah kalo aku berkata jujur tentang tindakan mereka di sekolah aku jujur karena aku melihat ny ,bnyk yg membenci ku hiks hiks hiks" kata Aya yg menutup wajah ny dengan kedua tangan ny,diruangan itu hanya ada suara tangisan Aya, Jihan hanya menatap nya

__ADS_1


"abaiakan saja mereka "kata jihan kemudian pergi meninggalkan Aya seorang diri


"pantas saja aku melihat siswa siswi hanya melewati dia saat pingsan ternyata begitu"


__ADS_2