Cinta 2 Hati

Cinta 2 Hati
Part 2


__ADS_3

Aku dan Indira langsung masuk barisan di lapangan karena semua siswa siswi sudah berbaris rapi, baris sesuai kelas 7 terlebih dahulu.


Karena kami semua belum tahu akan di tempatkan di kelas 8 apa. Aku berbaris tepat di belakang Indira.


Dimulai dengan doa terlebih dahulu. Kemudian sambutan dari kepala sekolah, menyambut siswa siswi baru kelas 7 yang untuk pertama kalinya menjadi siswa siswi menengah pertama.


Tiba akhirnya saat yang ku tunggu-tunggu dari tadi. Aku mendengar seksama,takut namaku disebut. Tapi ternyata belum juga, malah Indira yang sudah mendapatkan kelas barunya,kelas 8e dengan wali kelas ibu Ratna, karena absen Indira lebih dulu daripada aku, jadi nama dia yang dipanggil duluan.


"Via, gue duluan ya, ngga apa-apakan lu gue tinggal?" teriak Indira, karena suasana dilapangan mulai riuh.


"Yaelah..tunggu bentar kenapa sih,tinggal 8 anak lagi baru giliran nama gue disebut" jawabku sebal,sambil menahan Indira


"Tapi gue pengen cepet ke kelas gue,biar gue ga kebagian bangku belakang" kata Indira


"Ya deh iya...sana deh lu!gue ngga apa-apa" ucapku


Sepeninggal Indira, aku sendirian karena yang lain sudah menuju kelas baru masing-masing. Kembali dengerin guru di depan, aku merasa ada yang memperhatikan aku dari samping kanan.


Merasa risih karena ada orang yang belum aku tahu siapa sebenarnya yang memperhatikan terus. Akhirnya aku nengok ke kanan, sosok itu tersenyum kepadaku.

__ADS_1


Merasa tidak percaya dengan apa yang ku lihat, aku kembali fokus kepada guru yang dari tadi belum menyebut namaku,


"duh,lama sekali dipanggilnya"lirihku


Sosok itu masih saja terus di samping kananku, dan dia pun menyapaku


"hai,Vi" sapanya sambil tersenyum, senyum yang lama sudah aku rindukan


"e..eh... ka..mu kok di..sini?" tanyaku gugup tak percaya


Belum sempat dia menjawab, namaku sudah dipanggil dan disebut aku ditempatkan di kelas 8b. Yang dimana kelas itu terletak di tingkat 2.


Otak ku berkecamuk selama menuju tingkat 2, dimana kelas 8b berada. Lumayan juga ngos-ngosan ke tingkat 2, karena waktu kelas 7 kelasku berada di tingkat 1.


Mulai sekarang harus terbiasa naik tangga ke tingkat 2. Tiba di kelas 8b, aku melihat ke seluruh ruangan kelas baruku. Sudah hampir setengah terisi, aku bingung menentukan duduk dimana.


Akhirnya ada yang mau berbaik hati menawarkan aku duduk bersama dia, teman baruku di kelas 8b.


"Kenalin gue Rista,lu duduk sama gue aja ya disini" ucapnya ramah

__ADS_1


"Thanks... oiya gue Sivia,panggil gue Via aja" kataku memperkenalkan diri


"Oke Via, gue kenalin yuk sini sama temen-temen yang lain"tawarnya


"Oh boleh kalau gitu" jawabku pendek,padahal aku ingin istirahat dulu,nafas masih sedikit ngos-ngosan.


Dan masih penasaran dengan Ilman,kenapa dia bisa ada di sekolah ini..Aah terlalu banyak pertanyaanku untuk Ilman,nanti sajalah pas istirahat aku akan menemuinya, meskipun harus mencari dia di kelas yang berjumlah 9 kelas.


Karena tak enak menolak tawaran Rista, aku pun mengiyakan dikenalkan dengan teman-temannya.


"hello gengs..nih kenalin Sivia,dulu di kelas 7c"ucap Rista,memperkenalkan aku kepada temannya yang berjumlah 4 orang itu, Andin, Inge, Fandi, Rindra.


"hallo semua..salam kenal dari gue Sivia, panggil aja gue Via ya" sapa aku pada mereka berempat


Tidak butuh waktu lama untuk bisa akrab bersama mereka, 5 orang yang baru ku kenal hari ini. Walau aku masih banyak diam diantara mereka. Tapi hari ku tidak membosankan dan tidak kaku berhadapan dengan orang yang baru ku kenal, seperti yang ku takutkan tadi pagi.


Menurutku berkenalan dengan yang lain bisa nanti saja, seiring berjalan waktu juga pasti akan kenal juga. Untuk saat ini sekedar saling melempar senyum saja ke teman-teman yang lain sudah cukup bagiku.


Aku duduk di barisan 2 bareng Rista, Andin dan Inge di barisan 1, sedangkan Fandi dan Indra di barisan belakang. Dasar cowok sukanya duduk dibarisan belakang.

__ADS_1


Sejenak ku bisa melupakan tentang Ilman, karena terlalu seru dengan teman-teman baruku ini.


__ADS_2