
kini Marsela telah sampai di kantin.dia menghampiri kedua sahabatnya ,Aira dan Diana. Aira dan Diana yang kepo langsung bertanya kepada Marsela kenapa cuma sebentar bertemu dengan Marvel nya biasanya sampai waktu istirahat usai baru Marsela kembali ke kelas.
",sel kenapa cuma sebentar kamu bertemu pak Marvel nya?,"tanya Aira penasaran
",iya sel kenapa,"? tanya Diana juga.
",oh itu gak ada apa apa,cuma aku pengen istirahat dengan kalian doang kok,"jawab Marsela tidak bercerita.
",oh ya sudah kalau begitu,buruan kamu pesan makanan ,nanti keburu habis waktu istirahatnya,"ucap Aira menyuruh Marsela pesan makanan di kantin.
dari arah luar kantin terlihat teman Aira. yang beda kelas menghampiri tempat Aira dan kedua sahabatnya duduk. dia marah marah tidak jelas kepada Aira karena di anggap Aira telah merebut cowoknya.dia bernama Nadira.
",oh, ini yang namanya Aira?,"ucap Nadira menunjuk Aira .
Aira yang merasa namanya di sebut.dia mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang menyebut namanya.
",iya aku, ada apa ya",? tanya Aira kepada Nadira karena Aira tidak mengenal Nadira walaupun mereka satu sekolahan dan sama kelas XII nya .
",jauhin pacar gue,"sergah Nadira dengan melotot.
",pacar yang mana ,aku merasa tidak dekat dengan laki laki mana pun,"jawab Aira dengan bingung.
__ADS_1
",pacar gue, Arfan tolong jangan dekati dia,"ucap Nadira dengan marah.
",Arfan yang mana ,aku gak kenal yang namanya Arfan. jangan asal menuduh kamu ya ?,"sergah Aira mulai terpancing emosi karena, dia tidak merasa kenal dengan yang namanya Arfan .
",Arfan teman kelas gue ,Lo jangan pura pura tidak kenal karena selama ini Lo berusaha mendekati dia kan,".sergah Nadira lagi.
",hah sumpah aku gak kenal sama Arfan Arfan itu ,apalagi berusaha mendekati seperti yang kamu pinta kan tadi,"jawab Aira mulai tenang dan menyadari adanya kesalahpahaman .
",kamu tau darimana kalau aku berusaha mendekati Arfan",? tanya Aira lagi
",gue tau dari teman gue kalau Lo berusaha mendekati Arfan.,"jawab Nadira mulai tenang juga.
sedangkan kedua sahabat Aira cuma menonton dan tidak mau ikut campur. karena mereka yakin Aira bisa mengatasinya sendiri ,kalau sampai adu jotos baru mereka turun tangan.
", baiklah gue akan memanggil teman gue sekarang!.,"ucap Nadira dan meninggalkan tempat Aira dan sahabatnya makan.
setelah kepergian Nadira dari kantin untuk memanggil temannya,Marsela bertanya kepada Aira.
",Ai memangnya kamu dekat dengan Arfan ,Arfan itu,"? tanya Marsela
",sumpah aku gak kenal yang namanya Arfan ,itu apalagi dekat dengannya."jawab Aira merasa masih bingung
__ADS_1
",iya juga sih kalau pun kamu kenal pasti kita berdua juga kenal ya,"ucap Diana.
tak berselang lama Nadira datang dengan temanya yang katanya melihat Aira mendekati Arfan .
",ini teman gue yang bilang kalau Lo mendekati Arfan,"kata Nadira tanpa permisi .
",oh ini ,kenapa kamu ngomong kalau aku mendekati Arfan, ke dia ?,aku kenal Arfan aja enggak ,"?tanya Aira sambil menunjuk ke arah Nadira karena merasa tidak mengenal Arfan.
",karena Arfan pernah memandangi kamu,"jawab teman Nadira
",hanya karena Arfan memandangiku saja kamu sudah bergosip kalau aku mendekati Arfan,sekarang aku tanya ke kamu,memangnya kamu pernah melihatku mendekati Arfan ,"?tanya Aira sedikit marah.
",enggak pernah,"jawab teman Nadira dengan menunduk.
",tuh kamu dengarkan ,hanya karena Arfan pernah memandangiku saja kamu juga beranggapan aku mau mendekati Arfan ,teman kamu ini kayaknya sengaja ingin membuat masalah biar kamu bertengkar dengan Arfan,"kata Aira mengompori Nadira
",benar begitu nes,"tanya Nadira kepada temanya yang bernama nesa.
",enggak Nad,"Segah teman Nadira gugup.
Nadia dengan teman masih berdebat lalu Aira menengahi.
__ADS_1
",kalau berdebat kalian kembali ke kelas kalian ,disini banyak yang nonton apa kalian gak malu,"kata Aira mengusir Nadia dan temanya.
setelah Nadira meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi ,dia mengajak temanya untuk ke kelas.dia meminta penjelasan kepada temanya nesa atas semua yang terjadi .