
Sedangkan di ruangan Marvel berada, kini Marvel tengah fokus mengecek berkas berkasnya. Fokusnya langsung buyar ketika terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan.
tok tok tok.
"Permisi Pak. Boleh Saya masuk?,"tanya orang di depan pintu.
"Silahkan masuk Ar !" seru Marvel peda orang mengetuk pintu ruangannya. Dan ternyata orang mengetuk pintu ruangan Marvel adalah Arya .
Setelah di suruh masuk oleh atasannya , Arya pun masuk ke dalam ruangan Marvel.
"Bagaiman mana interview nya ?, apa Kamu sudah mendapatkan sekretaris yang saya inginkan?,"tanya Marvel pada Arya saat Arya sudah berada di hadapannya..
"Sudah Pak , yang ini di jamin sesuai dengan kriteria Bapak,"jawab Arya dengan mantap.
"Mana surat lamaran kerja punya dia?, Saya juga mau melihat CV nya,?"ujar Marvel meminta surat lamaran kerja yang akan menjadi sekretarisnya .
"Aduh pak Maaf. Surat lamarannya lupa saya minta dari orang nya, karena dengan melihat orang nya saja, Saya langsung menerimanya begitu saja Pak. Karena Saya tidak melihat dan membaca surat lamarannya terlebih dahulu,"ucap Arya meminta maaf karena takut Marvel marah.
"Ah , Kamu ini Ar, bisa bisanya surat lamarnya tidak Kamu minta, lantas bagaiman saya bisa melihat CV nya?"ujar Marvel sedikit menahan kesal pada Arya.
"Maafkan keteledoran saya ini Pak, tapi besok pagi dia akan mulai bekerja , Saya menyuruh nya untuk datang tepat waktu,"ujar Arya meminta maaf lagi .
"Sudah tidak papa, Kamu tahu namanya siapa?,"tanya Marvel lagi.
"Saya juga lupa untuk menanyakan namanya Pak,"ujar Arya dengan lemas.
"Ya ampun Arya Kamu ini, bisa bisanya Kamu menerima orang kerja tanpa mengetahui nama nya,"ujar Marvel semakin kesal pada Arya. Dia juga memijat pelipisnya yang berdenyut nyeri.
"Sekali lagi mohon maafkan saya Pak ?,"ujar Arya dengan menunduk .
"Sudahlah tidak papa , lain kali jangan Kamu ulangi lagi, !"ujar Marvel mencoba menghilangkan rasa kesalnya . Lalu dia menarik nafasnya dan menghembuskan nya secara kasar .
"Sekarang jadwal saya apa saja,?"tanya nya lagi pada Arya.
"Sekarang anda akan ada meeting dengan klien dari buana group , dan anda juga ada jamuan makan siang di restoran xxx dari perusahaan Adi jaya group."ujar Arya menjelaskan jadwal Marvel .
"Baiklah Ar, Kamu siapkan dulu keperluannya,"ujar Marvel pada Arya .
"Iya Pak. Kalau begitu Saya keruangan Saya dulu pak untuk menyiapkan keperluannya, mari Pak?,"ujar Arya pada Marvel.
"Iya silahkan,"jawab Marvel .
Setelah kepergian Arya dari ruangannya, Marvel merenung dia teringat dengan permintaan sang Mama ,Marvel di minta oleh sang Mama untuk menikahi putri dari sahabat sang Mama, karena mamanya semakin tua , dan sang mama juga tidak sabar untuk menimang cucu. Tapi Marvel menolak permintaan Mamanya itu. Karena Marvel masih ingin berjuang untuk mendapatkan cinta Aira . Tapi dia tidak tau apakah Aira sudah kembali ke kota ini apa belum .
flashback on
*Malam itu di rumah Marvel. Saat dia tengah makan malam dengan kedua orang tuanya, Marvel diminta sang mama untuk menikah dengan putri sahabat sang Mama.
"Vel kamu mau ya menikah dengan putri sahabat Mama ?, Namanya Isabella dia sangat cantik dan sopan,"ujar sang mama meminta Marvel untuk menikah dengan putri sahabatnya .
__ADS_1
"Maaf Ma. Marvel tidak bisa ,Marvel masih menunggu Aira.",ujar Marvel menolak keinginan Sang mama.
"Mau sampai kapan Vel Kamu akan menunggunya, Mama sudah semakin tua vel, Mama juga ingin menimang cucu, karena teman teman mama rata rata sudah memiliki cucu Vel,"ujar sang mama dengan sendu .
"Maa ma. Jangan suruh Marvel untuk menikah dengan putri sahabat mama itu,"ujar Marvel masih menolak.
"Baiklah terserah dengan mu,"ujar sang Mama dengan pasrah . Karena percuma jika memaksa Marvel*.
flashback off
Saat Marvel larut dalam lamunannya. Dia di kagetkan dengan suara ketukan pintu , ternyata Arya yang mengajaknya untuk berangkat meeting dengan kalinya.
Lalu mereka berangkat dan meninggalkan ruangan Marvel . Meraka turun dari lantai di mana ruangan Marvel berada dengan menggunakan lift khusus CEO.
Dengan mengendarai mobil sport Marvel . Mereka sudah sampai di perusahaan Buana group .
Tidak membutuhkan waktu dengan lama , akhirnya mereka sudah selesai meeting dengan perusahaan Buana group, Mereka langsung melanjutkan dengan jamuan makan siang yang diadakan oleh perusahaan Adi jaya group.
Saat berhenti di setopan lampu merah. Marvel tidak sengaja melihat Marsela yang tengah berboncengan dengan laki laki begitu mesra, karena Marsela tidak mengenakan helm jadi Marvel bisa mengenalinya.
"Ternyata dia sudah kembali kesini rupanya,"ujar Marvel pada Arya.
",Siapa Pak?,"tanya Arya .
"Itu wanita licik,"ujar Marvel sambil menunjuk keberadaan Marsela .
",Dia mantan tunangan Saya , Kamu ingatkan waktu saya gagal menikah dulu,?,"ujar Marvel dengan sedikit marah karena ingat dengan masa lalunya dengan Marsela.
"Oh iya Pak Saya ingat. Memangnya dia dari mana Pak ,?"tanya Arya lagi dengan penasaran.
"Dulu Saya pernah memerintahkan anak buah Saya untuk memperingati wanita itu agar tidak mengganggu Saya lagi. Dan ternya wanita itu di kirim pergi dari kota ini ke tempat yang jauh dari sini, tapi sekarang dia sudah kembali lagi,"jawab Marvel bercerita.
"Begitu ya Pak?, semoga wanita itu tidak mengganggu Bapak lagi,"ujar Arya mendoakan .
"Iya Ar. Semoga saja,"jawab Marvel.
Tak terasa dengan mengobrol di perjalanan , akhirnya mereka sampai di restoran. Setelah Arya memarkirkan mobilnya , Mereka langsung turun dan masuk ke dalam restoran tersebut .
Mereka di arahkan ke ruang VIP di restoran itu. Setelah sampai mereka langsung bergabung dengan tuan rumah yang menjamu mereka makan siang .
Di tepat itu sudah ada pimpinan dari perusahaan Adi jaya group dengan seorang wanita cantik yang tak lain adalah putrinya .
Wanita itu merasa terpesona dengan ketampanan Marvel . Dia selalu memandang Marvel dengan tidak berkedip dan penuh minat.
" Pak Marvel dan asisten Arya silahkan duduk !,"ujar pimpinan perusahaan Adi jaya group pada Marvel dan Arya.
"Baik tuan terima kasih,"ujar Marvel berbarengan dengan Arya.
Setelah Marvel dan Arya duduk ,lalu pimpinan perusahaan Adi jaya group yang di ketahui bernama Pak Jaya itu memperkenalkan sang putri.
__ADS_1
"Perkenalkan ini putri saya namanya Melisa ?,"ujar Pak Jaya memperkenalkan sang putri.
"Iya Tuan,"jawab Marvel.
"Melisa. Salam kenal?,"ujar putri Pak Jaya bernama Melisa sambil mengulurkan tangannya ke arah Marvel. Dengan gaya yang sangat centil dan suara yang di buat selembut mungkin.
"Marvel ,"ujar Marvel singkat dengan tidak membalas uluran tangan dari Melisa.
Sadar Marvel tidak membalas uluran tangan nya ,Melisa langsung menurunkan tangannya dengan merasakan malu dan kesal menjadi satu. Dia merasa Marvel adalah pria yang jual mahal.
Pak Jaya yang tahu putrinya menahan kesal karena tidak dapat balasan dari uluran tangannya kepada Marvel . Dia pun mengalih kan perhatian dengan mengajak mereka semua untuk makan terlebih dahulu. Karena makanan nya sudah tersaji.
Setelah makan siangnya selesai, Pak Jaya mengutarakan niatnya pada Marvel untuk menjodohkan Marvel dengan Sang putri .
"Pak Marvel kita kan sudah bekerja sama selama empat tahun , bagaimana kalau kerja sama kita ini di lanjutkan dengan menjalin silahturahmi yang tidak akan pernah putus?,,"ucap Pak Jaya dengan sedikit di jeda.
"Maksudnya bagaimana ya tuan?,"tanya Marvel pada Pak Jaya karena tidak mengerti maksud dari ucapan Pak Jaya.
"Begini pak Marvel saya ingin menjodohkan putri saya Melisa ini dengan anda.,"ucap Pak Jaya mengutarakan niatnya .Melisa yang mendengar itu merasa bahagia, karena dia sudah jatuh hati pada Marvel.
"Sebelumnya , Saya mohon maaf Tuan, Saya tidak bisa di jodohkan dengan putri Tuan ini. Karena saya sudah memiliki calon istri sendiri,"jawab Marvel menolak dan sedikit berbohong. Karena dia melihat Melisa bukanlah wanita yang baik baik dari segi cara berpakaian yang begitu terbuka.
Pak Jaya dan Melisa yang mendengarnya pun merasa kecewa dengan keputusan Marvel.
"Tapi bukanya pak Marvel ini masih singgel.,?"tanya Pak Jaya masih belum menyerah.
"Sekarang Say sudah mau menikah Tuan,"ujar Marvel masih berbohong .
"Ya sudah Pak kalau begitu Saya mohon maaf atas kelancangan Saya ini,"Ujar Pak Jaya dengan pasrah dan kecewa karena dia sangat ingin menjadikan Marvel sebagai menantunya. Begitu pun dengan Melisa dia juga kecewa .
" Kalau begitu Saya dan asisten Saya pulang dulu ya Tuan?,"ujar Marvel berpamitan pada Pak Jaya .
"Iya Pak silahkan ,"ucap Pak Jaya sedikit tidak rela ..
Setelah itu Marvel dan Arya pergi dari hadapan Pak Jaya, dengan meninggal kan rasa kecewa pada Pak Jaya dan putrinya Melisa.
Sampainya di luar restoran ,Marvel tidak habis pikir dengan Pak Jaya , bisa bisanya beliau akan menjodohkan putrinya dengannya .
"Ar ,jadwal Saya masih ada apa tidak,"?tanya Marvel pada Arya.
"Jadwal Bapak sudah kosong saat ini,"jawab Arya.
"Ya sudah Ar. Kalau begitu mari kembali ke perusahaan saja ya,?"ujar Marvel pada Arya .
"Baik Pak ,"jawab Arya dengan singkat .
Lalu mereka meninggalkan halaman restoran tersebut. Dengan Arya yang mengemudi mobilnya Marvel dengan kecepatan sedang.
bersambung.....
__ADS_1