
Marvel akan mendatangi ruangan Aira . Dia akan memberikan sebuah buku yang berisikan tugas Aira sebagai sekretarisnya. Dia melangkahkan kakinya menuju ke ruangan Aira .
Setelah sampai di depan ruangan Aira. Dia mengetuk pintu Aira terlebih dahulu. Walaupun dia CEO nya. Yang bisa kapan saja masuk seenaknya keruangan karyawannya. Tidak menunggu dengan lama setelah dia mengetuk pintu ruangan Aira. Pintu pun telah terbuka dari dalam ruangan oleh Aira..
",Oh Bapak, silahkan masuk Pak?"' ucap Aira mempersilahkan Marvel untuk masuk ke dalam ruangannya. Setelah dia mengetahui yang mengetuk pintu ruangannya adalah Marvel.
",Terima kasih Ai, Saya cuma mau menyerahkan buku ini saja,!!"Jawab Marvel dengan menyodorkan sebuah buku pada Aira. Dan dia masih berdiri di ambang pintu .
",Iya Pak, Ini buku yang berisikan tugas saya nanti sebagai sekretaris anda kan Pak,?" tanya Aira setelah menerima buku dari Marvel.
",Iya ,Buku itu kamu pelajari dan hafalkan setiap tugasnya.!," jawab Marvel .
",Baik pak," ucap Aira.
",Ya sudah. Kalau begitu, Saya kembali keruangan Saya dulu. Jika ada yang tidak mengerti dengan salah satu tugasnya. Kamu bisa keruangan Saya untuk bertanya.!," ucap Marvel .
"Baik pak," Ucap Aira dengan singkat.
Setelah Marvel pergi dari ruangannya. Aira kembali kemeja kerjanya. Dia membaca poin pada setiap tugas yang diberikan oleh Marvel sebagai sekretarisnya. Dia tidak merasa keberatan dengan tugas-tugasnya. Setelah mempelajari buku tugas tersebut. Aira kembali untuk mengecek berkas - berkas yang akan di tanda tangani oleh Marvel sebelum diantarkan ke ruangan Marvel oleh Arya selaku asisten Marvel .Karena tertunda oleh kehadiran Marvel di ruangannya.
Setelah mengecek semua berkasnya. Aira bergegas ke ruangan Arya untuk mengantarkan kembali berkasnya. Disana ternyata pintu ruangan Arya tidak tertutup. Dan Aira langsung masuk tidak lupa untuk mengucapkan permisi.
",Permisi Pak, Saya mau mengembalikan berkas ini . Semuanya sudah Saya cek.," Ujar Aira setelah mengucapkan permisi dan masuk kedalam ruangan Arya.
",Anda taruh saja di meja kerja Saya sini," ucap Arya pada Aira. Lalu menyuruh Aira untuk menaruh berkas-berkasnya di meja kerjanya.
",Iya Pak," jawab Aira dengan sopan.
",Apa anda sudah di beritahu oleh pak Marvel tentang tugas anda sebagai sekretarisnya.?," tanya Arya pada Aira.
",Sudah Pak, dan Saya juga sudah mempelajarinya ," jawab Aira.
",Bagus, Saya berharap anda tidak mengecewakan Pak Marvel.!," ucap Arya dengan tegas.
",Baik Pak ,Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi sekretaris Pak Marvel.," Ucap Aira penuh dengan keyakinan.
",Baiklah, Kalau begitu anda kembalilah keruangan anda !, Karena Saya akan mengantar berkas-berkas ini keruangan Pak Marvel.," Ucap Arya menyuruh Aira untuk kembali ke ruangannya.
",Kalau begitu saya pamit untuk kembali keruangan Saya, Pak," kata Aira berpamitan pada Arya.
__ADS_1
",Silahkan," ucap Arya dengan singkat .
Lalu Aira bergegas meninggalkan ruangan Arya. Dia kembali ke ruangannya sendiri. Sampainya di ruangannya. Aira kembali duduk di meja kerjanya. Dia bingung harus ngapain Karena sementara ini tugasnya masih di ambil alih oleh Arya. Setelah lama bingung mau ngapain. Aira memutuskan untuk membaca lagi tugas-tugas yang diberikan oleh Marvel padanya . Karena asyik sedang membaca buku tugasnya. Aira sampai lupa jika sekarang waktunya jam istirahat.
Saat melihat jam yang ada di pergelangan tangan . Aira kaget karena jam sudah menunjukan waktu istirahat berkerja. Lalu dia bergegas keluar dari ruangannya. Dia akan pergi ke kantin untuk makan siang. Tapi dia tidak tahu letak kantinnya berada . Dia bingung dan mondar mandir di depan ruangannya. Marvel yang baru keluar dari ruangannya pun merasa heran dengan tingkah Aira itu. Lalu dia pun bertanya pada Aira.
",Kamu kenapa mondar-mandir begitu,?"tanya Marvel pada Aira.
Aira yang kaget dengan adanya Marvel pun reflek memegangi dadanya .
,"Em anu Pak, Saya mau ke kantin. Tapi saya tidak tahu kantinnya berada di sebelah mana,?"ujar Aira masih dengan memegangi dadanya.
",Oh , Ayo bareng dengan Saya ?, kebetulan Saya juga mau ke kantin !,"ujar Marvel. Dia mengajak Aira untuk bareng dengannya ke kantin.
",Baik pak,"ujar Aira dengan gugup .
Lalu mereka pergi ke kantin bersama - sama. Dengan Marvel yang berjalan mendahului Aira. Dan Aira mengekor di belakang Marvel.
Sampainya di kantin, Aira melihat ada teman kerjanya yang seorang resepsionis. Lalu dia meminta izin pada Marvel untuk menghampiri resepsionis tersebut .
",Pak ,Saya mau gabung sama kakak resepsionis itu ya,?" ucap Aira meminta izin pada Marvel.
",Mari Pak,"Ucap Aira pada Marvel setelah Marvel telah memberi izin.
Lalu Aira berjalan meninggalkan Marvel. Dia menghampiri seorang resepsionis tersebut. Sampainya di sana Aira langsung menyapa dan duduk di bangku sebelah resepsionis itu.
"Hai Kak, Masih ingat dengan ku tidak?," sapa Aira , lalu bertanya pada resepsionis itu.
",Hai juga, Kamu kan yang kemarin melamar sebagai sekretaris CEO kan,?," jawab resepsionis itu sekaligus bertanya pada Aira .
",Iya Kak,kemarin kan belum sempat kenalan , Jadi perkenalkan namaku Aira , kalau nama kakak siapa?" ucap Aira lalu mengenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya pada resepsionis itu.
",Namaku Renata , salam kenal ya,,"jawab resepsionis itu . ternyata bernama Renata. Lalu dia membalas uluran tangan Aira dengan tersenyum manis.
",Salam kenal juga Kak,"ujar Aira membalas senyuman Renata .
",Jadi kamu yang di terima sebagai sekretaris CEO,?"tanya Renata pada Aira.
",Iya Kak, dan Kita sekarang menjadi teman kerja disini," ucap Aira mengiyakan.
__ADS_1
",Iya Ai, Aku bingung mau memanggil kamu dengan sebutan apa. Karena kamu kan sekretari Pak CEO jadi otomatis saya harus memanggil mu Bu ya ,"ucap Renata karena bingung untuk memanggil Aira dengan sebutan apa.
",Cukup dengan sebutan nama saja Kak ,tidak perlu terlalu formal .,"ucap Aira tidak mau berucap secara formal.
",Iya juga ya, Biar enak kalau mengobrol, Eh Kamu sudah memesan makanan apa belum? kalau belum buruan kamu memesannya ! karena habis ini jam istirahat nya telah habis," seru Renata.
",Oh ya ampun sampai lupa untuk memesan makanan, keasyikan mengobrol sih ,"ujar Aira dengan terkekeh.
Marvel yang melihat tingkah Aira dari tempatnya duduk pun tersenyum geli. Lalu dia menghampiri Aira untuk memberikan makanannya yang belum di sentuhnya sama sekali.
",Tidak perlu memesan makanan , ini Kamu makan saja punya Saya , itu belum Saya sentuh sama sekali ," Ujar Marvel dengan menyodorkan sepiring makanannya.
",Saya bisa memesannya sendiri Pak,"ucap Aira berusaha menolak.
",Tidak perlu ! ini saja kamu makan !,'" seru Marvel dengan tegas tidak mau di bantah
",Baik Pak, terima kasih pak"ujar Aira dengan pasrah dan menerima pemberian Marvel.
Sedangkan Renata yang melihat interaksi bosnya dengan sang sekretaris pun merasa aneh. Biasanya bosnya itu selalu dingin pada setiap karyawan wanita di perusahaan itu .
",iya sama-sama,"ucap Marvel. Lalu dia beranjak pergi dari tempat Aira duduk.
",Kamu beruntung Ai, dapat perhatian dari pak Marvel.,"ucap Renata pada Aira.
",Kok bisa Kak,"ucap Aira merasa penasaran dengan yang di ucapkan oleh Renata.
"Soalnya cuma Kamu karyawan wanita yang mendapat perhatian dari pak Marvel, selebihnya dia dingin pada setiap karyawan wanita di sini," Ucap Renata memberitahu pada Aira .
",Masak sih Kak," ucap Aira pura-pura tidak tahu.
",Iya iya Aku tidak bohong,"ucap Renata meyakinkan.
",Tapi Aku merasa biasa saja Kak,"ucap Aira menganggap biasa saja.
",Iya Ai, kalau begitu mari kita habiskan makanan kita, nanti keburu habis waktu istirahatnya"ucap Renata .
",Mari Kak," jawab Aira .
Lalu mereka makan dengan diam. Setelah makanannya habis . Mereka kembali ke ruangannya masing-masing.
__ADS_1
Bersambung.....