
Seusai kepergian Aira dari ruangannya. Marvel melanjutkan untuk berbincang-bincang dengan kedua orang tuanya. Dia memuji kecantikan Aira di depan kedua orang tuanya .
"Bagaiman ma? Aira makin cantik dan dewasa kan?," Tanya Marvel pada sang Mama.
"Kamu benar Vel," Ucap sang Mama membenarkan .
"Oh itu ya ? Yang namanya Aira ,pantesan Kamu kekeh untuk mengejarnya kembali?," Ujar sang Papa sudah menghilangkan rasa penasarannya terhadap Aira .
"Iya Pa, Dia anak Om Adrian," Jawab Marvel .
" Karena Adrian memang tampan jadi turunannya juga Cantik," Ucap sang Papa kali ini memuji ketampanan Papanya Aira.
"Papa benar , Sania , Mamanya Aira juga sangat cantik.," Kini giliran Mamanya Marvel yang memuji kecantikan Mamanya Aira .
"Jadi bagaimana pa?, apa Papa mau melamar kan Aira untuk menjadi istriku? ," Tanya Marvel pada sang Papa , meminta sang Papa untuk melamar kan Aira untuk di jadikan istri olehnya.
"Papa sih mau saja Vel , Tapikan belum tentu Aira mau menjadi istrimu!," Ujar sang Papa tidak yakin kalau Aira akan menerima Marvel.
"Iya juga ya Pa.Tapi dalam waktu dekat ini , Marvel akan mengungkapkan perasaan Marvel pada Aira., Doakan Marvel semoga di terima oleh Aira ya Pa? " Ucap Marvel meminta di doa pada sang Papa, berharap Aira akan membalas perasaanya.
"Iya Nak , Papa akan selalu mendoakan mu," Jawab sang Papa mengiyakan permintaan Marvel.
"Terima kasih Pa," Ucap Marvel berterima kasih pada sang Papa.
"Sama-sama," Jawab sang Papa.
Setelah puas mengobrol dengan Marvel . Kedua orang tua Marvel berpamitan pada Marvel karena ingin pulang.
__ADS_1
"Vel , Mama dan Papa pulang dulu ya? , Semoga lancar usaha mu untuk mendekati Aira" Pamit sang Mama.
"Iya Ma, Kalian berhati-hatilah di jalan !," jawab Marvel menyuruh kedua orang tuanya untuk berhati-hati di jalan.
"Iya Nak," Kini giliran sang Papa yang menjawab.
Kemudian kedua orang tua Marvel keluar dari ruangan marvel meninggalkan Marvel sendirian di ruangannya. Lalu, Marvel memulai mengecek Berkas-berkas yang perlu di tanda tanganinya. Setelah membubuhkan tanda tangannya. Marvel berencana akan menyatakan cintanya pada Aira dalam waktu seminggu ini. Dia akan memulai dengan memberikan perhatian-perhatian kecil pada Aira . Saat larut dalam lamunannya . Marvel di kagetkan dengan suara dering telepon dari handphone nya. Kemudian dia mengambil handphone yang ada dalam saku celananya . Dia melihat nama Aira yang tertera di layar handphone nya yang tengah menelpon dirinya. Tanpa berfikir dengan lama Marvel langsung mengangkat telepon dari Aira itu.
"Halo Pak, Selamat siang ?," Sapa Aira dari pada Marvel setelah telepon nya di angkat oleh Marvel.
"Iya , Selamat siang jug Ai, Ada apa ? ,"Tanya Marvel pada Aira dalam saluran telepon.
"Begini Pak, sekarang sudah waktunya anda meeting dengan klien kita dari ko S," Jawab Aira mengingatkan Marvel karena sudah waktunya untuk meeting.
Sebelum menjawab aira. Marvel melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya untuk memastikan bahwa bahwa sudah waktunya untuk meeting. Dan benar saja sekarang waktu sudah menunjukkan pukul satu siang.
"Baiklah Ai, kamu tunggu saya di ruangan Arya nanti kita berangkat ke tempat meetingnya bersama-bersama.!," Perintah Marvel pada Aira dari sambungan telepon.
"Silahkan Ai," Ucap Marvel , Setelah itu dia mematikan handphone nya lalu menaruhnya di saku celananya lagi.
Kemudian dia menyusul Aira yang sudah berada di ruangan Aira. Setelah sampai ruangan Arya, Marvel langsung mengajak Aira dan Arya untuk berangkat menuju ke tempat meeting.
******
Kini Marvel dan Aira , Beserta Arya selaku asisten dari Marvel. Tengah dalam perjalan menuju hotel xx untuk menemui klien nya dari kota S . Klien nya itu sengaja mengajak meeting di hotel tersebut. Karena dia menginap di hotel itu selama di kota J .
Sesampainya di lobby Hotel Marvel ,Aira ,dan Arya . Mereka menghampiri petugas resepsionis hotel untuk menanyakan dimana tempat yang akan di gunakan meeting dengan kliennya dari kota S. Setelah mengetahui tempatnya , Marvel ,Aira ,dan Arya bergegas naik ke dalam lift untuk menuju lantai dua belas ruangan dimana sang klien mengadakan meeting.
__ADS_1
Sampainya di depan ruangan itu , Arya langsung mengetuk pintunya. Tidak menunggu dengan lama akhirnya pintunya di buka dari dalam ruangan itu. Setelah di suruh masuk , Mereka bertiga terperangah dengan ruangan yang di jadikan meeting kali ini. Karena ruangan itu adalah kamar hotel. Saat bertanya pada resepsionis hotel. Meraka tidak bertanya secara detail karena memburu waktu.
Marvel merasakan tidak enak dalam hatinya . Dia merasa ada yang tidak beres dengan kliennya kali ini. Begitu pun dengan Aira dan Arya. Tapi mereka mencoba untuk berfikir positif.
Setelah berada di dalam kamar hotel itu , Mereka di persilahkan duduk oleh sekretaris pribadi dari kliennya, Mereka duduk di sofa yang sudah tersedia di kamar hotel tersebut.
Saat mereka sudah duduk , Sekretaris tersebut berpamitan untuk memanggil atasannya yang kini tengah berada di dalam kamar mandi.
Dengan menunggu waktu lima menit . Akhirnya kliennya datang . Ternyata kliennya kali ini adalah wanita dewasa yang cantik dan memakai pakaian yang sangat **** .
"Selamat siang ? , Maaf telah menunggu lama," Ujar kliennya meminta maaf dengan suara yang menggoda.
"Siang, Tidak masalah," Jawab Arya sedikit risih dengan penampilan klien dari atasannya tersebut.
"Bisa kita mulai meetingnya ?," Tanya Marvel bersuara dengan tegas karena dia juga merasa risih dengan kliennya kali ini.
"Nanti dulu meetingnya ! , Kita bisa berbincang santai terlebih dahulu," Ucap klien perempuannya menolak untuk langsung meeting.
"Mohon Maaf, jika kita tidak memulai meetingnya sekarang , Nanti Saya batalkan kerja sama Kita!," Ucap Marvel dengan tegas.
"Ayolah Pak Marvel, Jangan terlalu tergesa-gesa." Ujar klien wanita itu dengan menggerlingkan matanya menggoda Marvel.
"Anda Jangan bertingkah menjijikkan terhadap atasan saya !," Ujar Arya dengan mengeraskan rahangnya menahan amarah terhadap klien wanita atasannya itu. Dengan tidak malunya dia menggerlingkan matanya pada atasannya.
Aira yang melihat itu hanya diam saja ,karena dia tidak tahu harus berbuat apa.
"Baiklah kita mulai sekarang," Ujar klien Marvel dengan pasrah karena sudah gagal untuk menggoda Marvel.
__ADS_1
Setelah itu mereka melakukan meeting dengan serius. Satu jam berlalu akhirnya meeting yang awalnya menguras emosi itu berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sama sekali. Lalu Marvel , Aira ,dan Arya bergegas meninggalkan kamar hotel klien Marvel itu, karena Mereka sudah tidak betah berada di kamar hotel itu .
Bersambung...