
Keesokan harinya. Seperti yang dia bicarakan bersama sang Nenek kemarin. Aira kini tengah bersiap pergi ke kampus. Tempatnya akan menimba ilmu yang lebih tinggi nanti . Aira memakai dress bunga selutut di padukan dengan jaket levis sebagai luarnya. Dia juga memakai sepatu sneaker warna putih. Terkesan manis jika dipandang . Setelah berpamitan pada sang nenek . Aira berangkat dengan mengendarai motor sang kakek.
Tidak membutuhkan waktu yang lama , Aira telah sampai di kampus. Aira memarkirkan motor sang kakek di tempat parkir khusus motor. Lalu ,dia segera turun dari motor setelah mematikan motor sang kakek. Disana dia bertanya kepada satpam penjaga motor di parkiran. Dimana ruangan rektor kampusnya berada.
", Pak ,saya mau bertanya ,"ucap Aira pada pak satpam.
"Iya non,mau bertanya apa,?tanya pak satpam pada Aira .
"Begini pak, saya kan calon mahasiswi baru di universitas ini,jadi saya mau lihat lihat tempat ini dengan di temani rektornya.,tapi saya tidak tahu ruangan rektor nya berada, jadi sudikah kiranya bapak menunjukkan pada saya ruangan rektornya,"?tanya Aira dengan sopan pada pak satpam.
",Oh begitu ya non, kalau begitu mari bapak antar ke ruangan rektornya berada.,"ujar pak satpam kepada Aira.
"Baik pak, sebelumnya saya berterima kasih sebanyak banyaknya pada bapak ,"ujar Aira berterima kasih.
"Iya non,sama sama,"jawab pak satpam.
Lalu pak satpam tersebut berjalan mendahului Aira. Dia menunjukkan jalan ketempat ruangan Pak rekto berada. Aira berjalan mengekor di belakang Pak satpam.
Tidak membutuhkan waktu lama, Aira dan Pak satpam telah sampai di depan ruangan sang rektor. Lalu, Pak satpam mengetuk pintu ruangan rektor itu.
tok tok tok
Tidak lama menunggu, terdengar suara pria dari dalam ruangan ,yang di duga sebagai sang rektor. Dia menyuruh untuk masuk ke dalam ruangan.
"Masuk,"ujar seorang pria dengan suara bass-nya menyuruh masuk ke dalam ruangan rektor .
",Selamat pagi Pak?,ini ada yang mencari bapak,"ujar Pak satpam menyapa pria itu dengan sopan .
__ADS_1
"Pagi , silahkan duduk,"ujar pak rektor menyuruh Aira untuk duduk.
Setelah Aira duduk , Pak satpam pun berpamitan untuk kembali bertugas untuk menjaga motor yang di parkiran.
seusai kepergian pak satpam. Aira ber basa basi sebentar dengan pak rektor.lalu ,pak rektor mengantar Aira untuk berkeliling kampus untuk melihat lihat . Puas berkeliling kampus. Aira berpamitan pada Pak rektor kerena waktunya untuk pulang . Dan tidak lupa Aira mengucapkan terima kasih pada Pak rektor . Karena telah sudi untuk menemaninya berkeliling kampus.
Dalam perjalanan pulang , Aira melihat penjual bakso di pinggir jalan. Karena merasa lapar. Lalu Ara menepikan motor sang kakek dipinggir jalan untuk membeli bakso rmtersebut.
Setelah sampai di depan gerobak bakso. Aira langsung memesan satu porsi bakso pada Abang tukang bakso.
"Pak baksonya satu porsi ya ?,"ujar Aira memesan satu porsi bakso pada abang tukang bakso.
"Baik neng, makan disini apa di bungkus?,"tanya abang tukang bakso .
"Makan disini saja bang !,"ujar Aira .lalu dia mencari tempat duduk yang tidak ada orangnya.
Tak lama menunggu, bakso pesanan Aira telah siap . Lalu Aira memulai memakannya.
Setelah baksonya habis ,Aira maju ke depan gerobak bakso untuk memesan dua porsi lagi untuk di bawa pulang. Aira membelikan Kakek dan Nenek nya di rumah.
"Bang dua porsi lagi ya ?,di bungkus.!,"ujar Aira pada abang tukang bakso.
",okey neng,"ujar Abang tukang bakso.
Setelah pesanan nya selesai ,lalu Aira membayar baksonya terlebih dahulu . Dan setelah itu Aira langsung pulang ke rumah sang Nenek.
Sampainya di rumah sang Nenek. Aira menaruh baksonya di dapur, lalu dia mencari keberadaan sang nenek ,ternyata sang nenek tengah menyiram sayuran yang berada di kebun belakang rumah .
__ADS_1
", Nek ,aku sudah pulang,!"ucap Aira berteriak pada sang Nenek.
"Iya nak, bagaimana keliling kampusnya.?,"tanya sang Nenek setelah menyudahi menyiram sayuran. Lalu beliau duduk di gazebo yang sudah tersedia di sana.
",Ternyata kampusnya besar Nek, ruangan ruangan juga bagus bagus,"jawab Aira sambil menghampiri sang Nenek yang duduk di gazebo.
",Iya kah ,"seru sang Nenek.
",Iya nek , Rektornya juga ramah Nek,"ujar Aira lagi.
",Wah bagus dong sayang.,"seru sang Nenek lagi.
",Iya nek, eh iya tadi Aira waktu pulang dari kampus Aira membelikan Nenek dan Kakek bakso , Jangan lupa di makan ya ?, tadi sudah Aira simpan di atas meja dapur.,"ujar Aira.
",Iya nak, tapi nanti setelah Nenek meyelesaikan menyiram sayuran ini,"jawab sang nenek.
",Mana Aira bantu Nek?,"ucap Aira ingin membantu sang nenek,
",Gak perlu nak, Kamu istirahat saja di kamarmu, Kamu pasti leleh sehabis keliling kampus,"ujar sang Nenek menolak bantuan aira. Dan menyuruhnya untuk beristirahat di kamar.
" Baiklah nek, kalau begitu Aira ke kamar dulu ya Nek untuk beristirahat,"ujar Aira mengalah dan berpamitan pada sang nenek untuk istirahat di kamarnya.
"Iya nak,"jawab sang nenek dengan singkat.
Sampainya di kamar. Aira mengganti bajunya dengan pakaian rumahan agar nyaman di pakai saat istirahat. Lalu dia merebahkan tubuhnya di kasur. Karena lelah, Aira pun tertidur lelap.
Tepat pukul tiga sore, Aira terbangun dari tidurnya. Lalu Aira berjalan ke kamar mandi untu mencuci muka ,dan bergegas pergi dari kamarnya untuk membantu sang nenek memasak di dapur. karena biasanya jam sekarang sang nenek akan memasak buat makan malam.
__ADS_1
bersambung.....