Cinta Dalam Diam Gadis SMA

Cinta Dalam Diam Gadis SMA
bab 60


__ADS_3

Waktu jam kerja telah habis . Kini Aira bersiap untuk pulang. Dia meninggalkan ruangan kerjanya. Aira keluar dari ruangannya, Marvel juga keluar dari ruangannya juga. Saat Marvel melihat Aira . Dia langsung menghampirinya. Dia menawarkan untuk pulang bareng. Aira yang di hampiri oleh Marvel hanya terdiam di tempatnya berdiri .


"Ai, mau Saya antar pulang?," sapa Marvel menawarkan diri untuk mengantar Aira.


"Maaf , Saya sudah membawa motor sendiri Pak,! "Jawab Aira menolak dengan halus.


"Kamu Saya antar saja , nanti motor Kamu biar bawahan Saya yang mengantarkan kerumah mu !,"Ucap Marvel dengan tegas tidak mau di bantah.


"Tapi Pak," Ucap Aira dipotong oleh Marvel.


"Tidak ada tapi - tapian, dan tidak ada penolakan.! ," Ucap Marvel memotong ucapan Aira.


"Baiklah pak," Ujar Aira dengan pasrah karena Marvel tidak mau di bantah.


"Good girl,"ucap Marvel.


Setelah itu mereka berjalan, meninggalkan ruangannya masing-masing. Lalu mereka menaiki lift khusus di gunakan oleh CEO. Sampainya di basement perusahaan Adiguna group, Marvel mengajak Aira untuk naik ke dalam mobilnya. Dengan ragu-ragu dan hati yang berdebar kencang, Aira menurut pada Marvel untuk naik ke mobil Marvel. Ketika Aira akan naik dan duduk di belakang , Marvel langsung menyuruh Aira untuk pindah di depan bersamanya.


"Kamu mau ngapain masuk di situ?," tanya Marvel pada Aira.


"Mau duduk di situ Pak," Jawab Aira dengan takut-takut.


"Duduk di depan saja bersama Saya! ," Ucap Marvel dengan intonasi yang lembut .


Setelah mendengar ucapan Marvel. Aira pun berpindah tempat duduk di depan bersama dengan Marvel.


Saat di perjalan hanya ada keheningan yang menemani mereka berdua . Marvel yang bosan , memulai percakapan dengan Aira.


"Kenapa dulu kamu pindah ke kota Bxx,?" Tanya Marvel memulai percakapan dengan Aira . Dia juga penasaran kenapa Aira dulu pindah ke kota Bxx.


"Dulu Saya hanya ingin melanjutkan kuliah Saya di sana pak,"Jawab Aira sedikit berbohong.


"Yakin cuma dengan alasan itu saja,?" Tanya Marvel masih penasaran.


"Iya pak,"jawab Aira dengan singkat. Karena tidak mungkin Aira jujur tentang alasan yang sebenarnya saat dia pergi ke kota Bxx dulu.


"Oh ,Baiklah jika itu alasannya.,"Ucap Marvel sedikit kecewa dengan jawaban Aira .


Setelah itu tidak ada percakapan lagi diantara Mereka berdua. Saat di tengah perjalanan mereka terjebak macet. Marvel menghentikan mobilnya karena macet itu, Dia melihat banyak pedagang kaki lima yang ada di pinggir jalan. Lalu dia mengajak Aira untuk mencari makan terlebih dahulu.


"Macetnya masih panjang, Kita cari makan dulu ya?," Ajak Marvel.


Saat Aira akan menjawab pertanyaannya . Marvel langsung membelokkan mobilnya untuk memarkirkannya. Aira yang sudah akan bicara langsung terbengong dengan tindakan Marvel tersebut. Dia ingin menolak ajakan Marvel itu, Karena dia teringat dengan ucapan sang mama, agar bersikap profesional. Dia tidak mau baper dengan kelembutan Marvel.


"Pak ,Saya takut di cariin oleh Mama kalau Kita makan dulu disini,! ," Ujar Aira beralasan.


"Nanti Saya yang akan bilang ke Mama Kamu, jika Saya yang mengajak kamu makan dulu sebelum pulang !," Ucap Marvel pada Aira dengan lembut . Lalu dia melangkahkan kakinya mendahului Aira.


Aira yang mendengarnya hanya bisa pasrah dan mengikuti langkah Marvel.


Sampainya di tempat makanan yang di tuju oleh Marvel. Lalu Marvel memesan dua porsi makanan dan dua gelas lemon tea untuknya dan Aira.

__ADS_1


Marvel mengajak Aira untuk duduk lesehan di tempat itu.


Aira merasa heran dengan Marvel . Biasanya orang kaya kan tidak mau makan di pinggir jalan den lesehan seperti ini. Tapi mengapa Marvel seperti biasa - biasa saja makan di pinggir jalan. Aira yang penasaran pun bertanya pada Marvel.


"Bapak sudah biasa makan di pinggir jalan seperti ini,?" Tanyanya pada Marvel .


"Iya sudah biasa, Memangnya kenapa?," Jawab Marvel sekaligus bertanya pada Aira .


"Biasanya orang kaya seperti Bapak ini kan kalau makan selalu di restoran mewah ," Ujar Aira . Marvel yang mendengar ucapan Aira pun merasa bahagia, karena merasa Aira memperhatikannya.


"Itu asumsi Kamu saja, Saya sering kok makan di sini , bahkan hampir tiap hari saat pulang kerja," Ucap Marvel dengan tersenyum . Membuat Aira terpesona dengannya , karena dia semakin tampan jika tersenyum .


"Oh begitu ya?," Ucap Aira ber oh ria.


"Iya Aira.," ujar Marvel .


Tak lama pesanan Marvel datang. Lalu dia mengajak Aira untuk memakannya. Aira pun hanya menurut ,, Mereka memakannya dengan diam . Tidak ada yang bersuara, hanya terdengar suara kendaraan dan orang orang yang berlalu lalang di jalanan.


Saat makanan Mereka sudah habis . Aira yang akan membayar makanannya . Tidak di perbolehkan oleh Marvel. Karena Marvel yang memesan dan mengajaknya . Aira hanya bisa menurut dengan perkataan Marvel. Setelah membayarnya Marvel mengajak Aira untuk pulang.


Tidak butuh waktu dengan lama, akhirnya Meraka sampai di depan rumah Aira .Lalu Aira menawari Marvel untuk mampir hanya sekedar basa - basi saja, Tidak di sangka Marvel pun mau.


"Bapak mau mampir dulu?,"tanya Aira hanya basa basi menawari Marvel untuk mampir .


"Boleh ,"Jawab Marvel.


"Mari Pak," ucap Aira .


"Mama Aira pulang ! ," serunya dengan berteriak.


Marvel yang mendengar teriakan Aira pun hanya mengulum senyum. Aira yang sadar dengan keberadaan Marvel langsung menutup mulutnya dengan tangan.


Lalu Aira mengajak Marvel untuk masuk ke dalam rumah Aira.


setelah sampai di dalam rumah, Aira mempersilahkan Marvel untuk duduk di sofa ruang tamu.


"Silahkan duduk pak!," ucap Aira pada Marvel .


"Iya Ai, terima kasih," jawab Marvel berterima kasih.


Dari arah dapur terlihat sang Mama berjalan menghampiri Aira dan Marvel. Karena mendengar teriakan dari Aira. Dia melihat Aira tidak pulang dengan sendiri melainkan dengan Marvel.


"Lho Pak Marvel .," sapa Mamanya Aira pada Marvel setelah melihat keberadaannya.


"Iya Tante"ucap Marvel memanggil Mamanya Aira dengan sebutan Tante.


"Kok Aira bisa bareng dengan anda?,"tanya Mamanya Aira pada Marvel kerena penasaran.


"Saya yang menawarkan diri untuk mengantar Aira pulang Tante,"ujar Marvel dengan jujur.


"Memangnya motor kamu kemana sayang,?" Tangannya sekarang pada Aira .

__ADS_1


Aira yang akan menjawab pertanyaan sang Mama. Di tahan oleh Marvel. Karena dia yang akan menjelaskannya pada Mamanya Aira


"Ada Tante ,Tadi Saya Aira untuk meninggalkannya di perusahaan. Lalu


Saya menyuruh bawahan Saya untuk mengantarnya ke sini," Jawab Marvel menjelaskan.


"Oh begitu ya Pak?," ucap Mamanya Aira.


"Iya Tante,"jawab Marvel.


"Ya sudah ,Ai buatkan minum untuk Pak Marvel ,?" ucap sang Mama menyuruh Aira membuatkan minum Marvel.


"Iya Mama," jawab Aira . Lalu dia beranjak ke dapur untuk membuatkan minum Marvel , Aira meninggalkan sang Mama dengan Marvel di ruang tamu.


Mamanya Aira yang merasa curiga dengan tindakan Marvel untuk mengantar Aira pulang . Dia pun bertanya pada Marvel.


"Kenapa pak Marvel repot - repot untuk mengantar Aira pulang?," Tanyanya penuh selidik.


"Tidak kenapa-kenapa Tan, Saya hanya ingin mengantarnya saja," jawab Marvel.


"Benarkah?," ucapnya masih tidak percaya dengan jawaban Marvel.


"Iya Tante ," Ucap Marvel meyakinkan.


Tidak lama mereka mengobrol , Aira datang dengan membawa nampan berisikan tiga gelas teh hangat dan satu piring bolu kukus sebagai teman teh.


"Silahkan di minum pak?," Ujar Aira dengan menyodorkan satu gelas teh pada Marvel. Tidak lupa juga Aira meletakkan satu piring bolu kukus di hadapan Marvel .


"Terima kasih," Ucap Marvel dengan tersenyum manis.


"Sama - sama Pak, jangan lupa bolu kukusnya juga Bapak cicipi ya? "ujar Aira dengan grogi karena melihat senyum manis Marvel.


Mamanya Aira yang melihat senyuman Marvel. Dia merasa jika Marvel masih menaruh hati pada Aira. Dia takut itu benar , karena dia tidak mau Aira disakiti oleh Marvel.


Setelah bercengkrama dengan Aira dan mamanya , Marvel berpamitan untuk pulang karena hari mulai petang.


"Tante, Ai ! Saya pamit pulang dulu ya? ," Ucap Marvel berpamitan untuk pulang.


"Iya Pak, hati-hati di jalan !,"jawab Aira dan di anggukin oleh Mamanya.


"Iya Ai ,mari Tante ,"ucap Marvel dengan tersenyum .


"Iya silahkan!," jawab Mamanya Aira.


Lalu Marvel menaiki mobilnya dan pergi dari halaman rumah Aira dengan kecepatan sedang.


Tak lama dari kepulangan Marvel , Aira dan Mamanya kedatangan tamu . Ternya tamu itu adalah anak buah Marvel yang mengantar motor Aira .


Setelah kepergian anak buah Marvel ,Aira berpamitan pada sang mama untuk pergi ke kamarnya . Dia ingin membersihkan diri dari keringat yang melekat di tubuhnya.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2