Cinta Dalam Diam Gadis SMA

Cinta Dalam Diam Gadis SMA
bab 72


__ADS_3

Satu Minggu berlalu, sebelum menghadiri pertunangan Diana. Rencananya Aira akan memberi jawaban atas ungkapan perasaan Marvel dan lamaran dari Marvel. Aira memutuskan akan menerima lamaran dari Marvel. Dia yakin bahwa Marvel tulus mencintainya terbukti dari setiap hari Marvel selalu memberi perhatian-perhatian kecil yang membuat Aira selalu bahagia.


Aira kini tengah bersiap untuk menghadiri acara pertunangan Diana. Dia akan berangkat bersama Marvel. Karena sebelumnya Marvel sudah menghubungi Aira, jika dia akan menjemput Aira untuk berangkat bersama, dan Aira pun menyetujuinya. Aira berdandan yang sangat cantik. Dia mengenakan gaun berwarna abu-abu dengan tatanan rambut yang di buat sedemikian rupa. Setelah selesai berdandan dan bersiap , Aira memutuskan untuk menunggu Marvel di ruang tamunya. Dia meninggalkan kamar nya dan berjalan menuruni, tangga menuju ruang tamunya. Ternyata di ruang tamu sudah ada sang Mama dan sang Papa, Mereka sedang bercengkrama.


"Wah Kamu cantik banget sayang?,"puji sang Mama saat melihat Aira datang menghampirinya dan sang suami.


"Ih Mama ,"ucap Aira dengan malu-malu karena di puji sang Mama.


"Mama mu benar sayang, Kamu memang sangat cantik.," kini giliran sang Papa yang memuji Aira.


"Marvel bakal terpesona ini jika melihat mu,"ucap sang Mama dengan menggodanya.


"Ih Mama mulai deh," ucap Aira sedikit cemberut .


"Jangan cemberut. Nanti cantik nya hilang,"kini giliran sang Papa yang menggodanya .


"Tau ah," jawab Aira . Mama dan Papa nya yang melihat Aira masih cemberut , Mereka menertawakan Aira dengan terbahak-bahak. Kelakuan Mereka berdua malah membuat Aira semakin cemberut.


"Mama tidak bersiap untuk berangkat menghadiri pertunangan Diana?," tanya Aira.


"Mama nanti saja berangkatnya.," jawab sang Mama setelah puas menertawakan Aira.


"Ya sudah Ma kalau begitu," ucap Aira.


"Iya sayang," jawab sang Mama.


Obrolan mereka berhenti saat ada suara mobil yang berhenti di depan rumah. Setelah itu di susul dengan suara oran menutup pintu mobil itu. Lalu Aira mengintip siapa yang datang dari jendela rumahnya . Dan ternyata yang datang adalah Marvel. Saat Marvel mengetuk pintu , Aira langsung membukanya. Marvel yang melihat Aira dia sangat terpesona dengan kecantikan Aira . Begitupun dengan Aira, dia juga terpesona dengan ketampanan dari Marvel.


"Nanti saja saling terpesonanya, sekarang kalian masuk dan duduk dulu," tegur Mamanya Aira. Aira yang mendengar perkataan sang Mama hanya tersenyum kikuk begitupun dengan Marvel.


"Iya Tante," jawab Marvel deng tersenyum canggung. Marvel sudah memutuskan untuk memanggil Mamanya Aira dengan sebutan Tante.


Setelah berbasa-basi sebentar. Marvel dan Aira berpamitan untuk berangkat.


Saat di perjalanan Aira akan memberi jawaban pada Marvel.


"Pak?"ucap Aira dengan sedikit gugup.


"Iya, ada apa Ai?," tanya Marvel dengan sedikit menolah ke arah Aira .


"Em... Begini Pak, sebenarnya Saya sudah mempunyai perasaan lagi sama Bapak, Jadi Saya menerima lamaran Bapak, Saya mau menikah dengan Bapak," jawab Aira dengan malu-malu.


Marvel yang mendengar ungkapan dari Aira . Dia mengerem mobilnya dengan spontan. Dia terkejut tapi sangat bahagia karena Aira telah menerimanya.


"Kamu serius Ai?," ucap Marvel dengan menjalankan mobilnya kembali, karena sudah mendengar banyak klakson dari mobil di belakang mobilnya.


"Iya Pak, Saya serius," jawab Aira penuh dengan keyakinan.

__ADS_1


"Yess, akhirnya terimakasih sayang,"ucap Marvel penuh kebahagiaan dan spontan memanggil Aira dengan sebutan sayang. Lalu dia mengambil satu tangan Aira yang ada di pangkuan Aira setelah itu dia mencium tangan Aira.


Aira yang mendengar Marvel memangilnya dengan sebutan sayang . Dia hanya tersenyum malu dan membuat kedua pipinya bersemu merah.


"Iya Pak, sama-sama," jawab Aira dengan menunduk.


"Mulai sekarang jangan memanggilku dengan Pak ya Ai ? dan jangan terlalu formal," ucap Marvel. Setelah mendengar Aira menerima lamarannya dalam hati Marvel memutuskan untuk mengganti sebutan saya menjadi aku.


"Lantas Saya harus memanggil apa?," tanya Aira pada Marvel.


"Apa saja pokok jangan Bapak," Jawab Marvel.


"Bagaimana jika dengan sebutan mas,?," tanya Aira dengan malu-malu.


" Iya itu lebih baik," jawab Marvel dengan tersenyum.


Tidak terasa berkendara sambil bersenda gurau. Mereka akhirnya telah sampai di rumah Diana karena acara pertunangan Diana diadakan di rumahnya.


Marvel memarkirkan mobilnya di tempat yang sudah di sediakan untuk memarkir mobil. Lalu dia mengajak Aira untuk turun dari mobilnya. Setelah itu Mereka masuk ke dalam rumah Diana. Di sana Mereka berdua di sambut oleh kedua orang tua Diana.


"Selamat datang Aira dan nak Marvel,"ucap mamanya Diana dengan memeluk Aira


"Iya Tante," jawab Aira membalas pelukan Mamanya Diana.


Sedangkan Marvel sudah masuk lebih dulu bersama Papanya Diana. Setelah saling berjabat tangan .


"Iya tante," jawab Aira . Lalu meninggalkan Mamanya Diana di pintu masuk sendirian.


Tak lama dari kepergian Aira ke kamar Diana. Kedua orang tua Marvel dan Aira juga sampai di rumah Diana. Mereka di sambut oleh Mamanya Diana sendirian karena Papanya Diana tengah berbincang dengan para tamu undangan termasuk dengan Marvel.


******


Sampainya di depan kamarnya Diana . Aira langsung mengetuk pintu kamar Diana . Setelah mendapat jawaban dari dalam Aira membuka pintu kamar Diana lalu dia masuk ke dalam. Saat melihat Diana Aira tersenyum dan mengagumi kecantikan dari sahabatnya itu.


"Ya ampun Na, Kamu cantik banget," ucap Aira dengan menghampiri Diana. yang masih duduk di depan meja rias setelah selesai di dandani.


"Ah Kamu bisa aja Ai," jawab Diana dengan malu-malu.


"Beneran Na, Kamu cantik banget," ucap Aira dengan sungguh-sungguh.


"Makasih Ai, Kamu juga cantik banget hari ini," ujar Diana dengan tersenyum.


"Iya kah?," tanya Aira.


"Iya Aira sayang,"jawab Diana.


"Makasih," ucap Aira.

__ADS_1


"Sama-sama ," kata Diana.


Dari arah pintu terdengar ketukan pintu. Ternyata yang mengetuk pintu adalah Mamanya Diana. Beliau mengabarkan jika acara pertunangannya akan segera di mulai.


Lalu Aira dan Diana keluar dari kamar Diana . Mereka berjalan menuruni tangga untuk menuju tempat acara.


Sampainya di sana. Banyak yang terpesona dengan kecantikan Diana termasuk dengan Aira.


Diana menghampiri kedua orang tuanya yang sudah menunggunya bersama Niko di atas panggung.


Semua rangkaian acara sudah di laksanakan dengan lancar. Sekarang adalah acara bertukar cincin antara Niko dan Diana. Setelah selesai para tamu undangan di persilahkan untuk mencicipi hidangan makanan yang sudah di sediakan di sana .


Saat semua para tamu undangan. Aira dan Marvel memutuskan menemui kdua orang tua masing-masing yang tengah berbincang dengan kedua orang tua Diana.


"Ma. Pa, Om. Tante.? sapa Aira pada semua orang tua.


"Iya sayang, sini duduk dekat Mama,"ucap sang Mama dengan menepuk kursi di dekatnya.


"Iya Ma,"jawab Aira lalu duduk di sebelah sang Mama.


Marvel juga duduk di sebelah Papanya.


"Wah calon mantu cantik banget,"puji Mamanya Marvel pada Aira.


"Makasih Tante,"jawab Aira dengan malu-malu.


"Jadi kapan ini Kalian akan menyusul Diana untuk bertunangan,?," tanya Papanya Diana.


"Rencananya sih Saya akan langsung menikahi Aira Om,"jawab Marvel dengan mantap.


Aira yang mendengar jawaban Marvel pada Papanya Diana dia merasa kaget. Karena dia pikir akan bertunangan terlebih dahulu.


"Wah Kamu gerak cepat ya Vel,"ucap Mamanya Diana.


"Harus dong Tante,"jawab Marvel dengan melempar senyum ke arah Aira.


"Memangnya Kamu sudah di terima sama Aira,?" tanya Mamanya pada Marvel.


"Sudah dong Ma,"jawab Marvel.


"Benar Ai Kamu sudah menerima Marvel?," tanya Mamanya Marvel pada Aira dengan memastikan.


"Iya Tante, Saya sudah menerima lamaran mas Marvel.,"jawab Aira dengan gugup.


"Syukurlah kalau begitu,". ucap Mamanya Marvel penuh kelegaan.


Setelah berbincang-bincang dengan para orang tua. Marvel dan Aira Beserta kedua orang tua Mereka menghampiri Diana dan Niko. Mereka memberikan hadiah dan mengucapkan selamat pada Diana dan Niko atas pertunangannya. Setelah itu Mereka berpamitan untuk pulang pada Diana dan Niko beserta kedua orang tua mereka berdu. Karena acara pertunangannya telah usai.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2