Cinta Dalam Diam Gadis SMA

Cinta Dalam Diam Gadis SMA
bab 67


__ADS_3

Tidak membutuhkan waktu lama. Aira dan Diana telah sampai rumah sakit di mana Marsela tengah di rawat. Diana memarkirkan mobilnya di parkiran khusus mobil. Lalu Diana mengajak Aira untuk keluar dari mobilnya. Setelah itu mereka berdua masuk ke dalam rumah sakit. Sampainya di dalam , Aira dan Diana menghampiri dan bertanya pada petugas kesehatan dimana tempat Marsela tengah di rawat.


Setelah mendapat jawaban dari petugas kesehatan. Mereka berdua langsung menuju ke ruangan Marsela yang tengah di rawat.


Sampainya di ruangan Marsela. Aira dan Diana melihat dari jendela kamar rumah sakit ada seorang laki-laki yang tengah menunggu di bangku sebelah ranjang yang Marsela tiduri . Mereka berdua yakin jika laki-laki itu adalah suami dari Marsela.


Aira berinisiatif untuk mengetuk pintu kamar rumah sakit yang di tempati oleh Marsela.


Tok tok tok..


Laki-laki yang tengah menjaga Marsela menoleh ke arah pintu. Lalu dia bangkit dan membukakan pintu untuk Aira dan Diana.


"Silahkan masuk?," Ujar suami Marsela.


"Iya Kak, Kakak suami Marsela ya,?," tanya Aira pada laki-laki itu setelah di persilahkan masuk.


"Iya Saya suami Marsela,"jawab laki-laki itu yang ternyata memang suami dari Marsela.


"Bagaimana keadaan Marsela Kak?," sekarang giliran Diana yang bertanya.


"Keadaanya dia semakin hari semakin lemah," jawab suami Marsela dengan sedih.


"Memangnya Marsela sakit apa Kak?," Tanya Aira.


"Dia pendarahan pasca melahirkan putri kami," jawab suami Marsela dengan menunduk.


"Ya Tuhan, semoga Marsela cepat sembuh ya Kak?, dan kalian bisa berkumpul kembali." Ucap Aira mendoakan kesembuhan Marsela dengan tulus .


"Terima kasih atas doanya," jawab suami Marsela berterima kasih pada Aira. Karena Aira telah mendoakan Marsela agar cepat sembuh.


"Sama-sama Kak," ucap Aira.


"Oh iya , apa diantara kalian ada yang bernama Aira?, Karena Marsela sering bilang ke Saya bahwa dia ingin meminta maaf pada Aira." Ucap suami Marsela .


"Saya Kak Aira, Saya sudah memaafkan Marsela kok, jauh sebelum Marsela meminta maaf." Ucap Aira sudah memaafkan Marsela dengan tulus dari lubuk hatinya yang Aling dalam.


"Syukurlah kalau begitu," ucap suami Marsela merasa lega dengan penuturan Aira yang sudah memaafkan Marsela.


"Marsela sudah lama ya Kak tidurnya.?," Tanya Diana .


"Mungkin sudah sekitar setengah jam yang lalu , Dia tidur sehabis meminum obat," jawab suami dari Marsela .


"Lantas sekarang di mana putri Marsela berada?," tanya Diana menanyakan keberadaan putri dari Marsela.


"Putri kami masih berada di ruangan insentif khusus bayi, Karena belum sehat sepenuhnya.," Jawab suami Marsela dengan menahan kesedihan saat teringat dengan kesehatan sang putri .


Aira dan Diana yang mendengar itu. Mereka merasakan kesedihan yang mendalam. Mereka mendoakan Marsela dan putrinya agar segera sehat dari sakitnya dengan tulus dari lubuk hati Mereka yang paling dalam.


Saat tengah mengobrol, Obrolan mereka bertiga teralihkan dengan suara Marsela yang tengah memanggil sang suami.


"Ma- Mas?.," Ucap Marsela memanggil sang suami dengan suara yang sangat lemah.


"Iya sayang, aku disini, ?," jawab suami Marsela dengan lembut. Lalu dia menghampiri Marsela.


"Ada tamu ya?," tanya Marsela pada sang suami saat suda berada di dekatnya.


"Iya sayang , ada Aira menjenguk mu," jawab suami Marsela.

__ADS_1


Aira berinisiatif untuk mendekat ke tempat tidur Marsela


"Sel, Aku dan Diana datang untuk menjenguk Kamu?," Ucap Aira sudah berada di dekat Marsela.


Diana pun juga menghampiri Marsela di tempat tidurnya.


"Ai, Na Maaf kan kesalahanku kepada kalian berdua ya?," ucap Marsela meminta maaf dengan tulus kepada Aira dan Diana.


"Aku sudah memaafkan kamu dari dulu kok sel," Jawab Aira.


"Aku juga sudah memaafkan mu Sel," jawab Diana juga.


"Teri - makasih ya?," Ucap Marsela dengan haru, karena dia sudah mendapatkan maaf dari Aira dan Diana , terutama Aira Marsela sangat menyesal dengan perlakuannya dulu pada Aira.


"Ai kenapa Kamu baik banget , padahal dulu aku sangat jahat terhadapmu." Ucap Marsela dengan mata yang berkaca-kaca.


"Sudah lah Sel, kejadian yang dulu jangan di ingat-ingat lagi !, sekarang yang terpenting adalah kesehatanmu dan juga putrimu," ujar Aira dengan bijak.


"Iya Ai, terimakasih " jawab Marsela dengan lemah.


"Ya sudah , sekarang Kamu istirahatlah dulu agar cepat pulih?, Aku dan Diana pamit pulang dulu, nanti Kami akan menjenguk mu kembali.," ucap Aira pada Marsela .


"Iya Ai, Terimakasih ya sudah menjengukku," jawab Marsela berterima kasih lagi pada Aira.


"Sama-sama sel, semoga kmu cepat sembuh ya?" jawab Aira mendoakan Marsela dengan tulus.


"Iya Ai,"jawab Marsela .


"Sel, Aku pulang dulu ya? semoga kamu cepat sembuh?, agar bisa berkumpul dengan keluarga kecil mu," Kani giliran Diana yang berpamitan dan mendoakan kesembuhan Marsela.


"Iya Na, terimakasih atas doanya, Kalian berdua hati-hati di jalan ya?" jawab Marsela.


Setelah itu Mereka berdua berpamitan kepada suami Marsela.


"Kak , Kami berdua pamit untuk pulang dulu ya?," ucap Aira berpamitan pad suami Marsela dan di anggukin oleh Diana.


"Iya kalian hati-hati di jalan ya?, Dan terima kasih sudah repot-repot untuk menjenguk Marsela,?" jawab suami Marsela .


"Sama-sama Kak," jawab Aira dan Diana dengan kompak.


Kemudian Mereka berdua keluar dari ruang inap Marsela . Mereka berjalan arah luar rumah sakit. Saat tengah berjalan di koridor rumah sakit. Mereka berdua di kejutkan dengan seseorang yang tengah memanggil Diana. Diana yang merasa namanya dipanggil , Diana lalu mencari sumber suara yang telah memanggilnya. Setelah ketemu pemilik suara itu Diana membulatkan kedua matanya. Karena yang memanggilnya adalah sang kekasih. Aira yang penasaran siapa yang memanggil nama Diana , dia mengikuti arah pandang Diana . Aira terkejut dengan orang yang memanggil Diana , orang itu adalah Niko teman Marvel. Lalu Niko berjalan menghampiri Diana dan Aira.


"Diana sayang, lagi ngapain kamu di rumah sakit ini,?, eh ada Aira juga ya?" Tanya Niko saat sudah di hadapan Diana dan Aira . Lalu Niko mengajak Diana dan Aira untuk duduk di bangku


yang sudah di sediakan di koridor rumah sakit.


"Iya Kak,"jawab Aira dengan singkat, Aira sangat penasaran dengan hubungan Diana sama Niko. Setelah mereka bertiga duduk di bangku yang ada di koridor rumah sakit.


"Em , Aku dan Aira habis menjenguk Masela Kak," Jawab Diana dengan tersenyum cerah setelah melihat Aira membulatkan kedua matanya.


"Marsela mantan calon istri Marvel?," Tanya Niko lagi .


"Iya Kak," jawab Diana.


"Bentar-bentar, Kamu dan Kak Niko pacaran ya?, Kak Niko tadi panggil kami dengan sebutan sayang." Tanya Aira memotong percakapan antara Diana dan Niko.


"Iya Ai,"Jawab Diana dengan tersenyum.

__ADS_1


"Oh ternyata Kak Niko kekasih sekaligus calon suami Kamu,?" tanya Aira pada Diana.


"Tepat sekali Ai," jawab Diana.


"Kok bisa?," tanya Aira penasaran.


"Ya bisalah Ai, Namanya juga jodoh," Sekaran giliran Niko yang menjawab.


"Ih kalia itu hutang penjelasan ke aku ya?," ucap Aira dengan muka yang di buat cemberut .


"Iya-iya kapan-kapan akan Aku ceritakan dan jelaskan kepadamu kanapa aku dan Kak Niko menjadi pasangan kekasih,"jawab Aira dengan tersenyum.


"Janji ya ?, aku penasaran banget ini .," ucap Aira sudah mulai tersenyum .


"Iya Aira sayang," jawab Diana menggoda Aira.


"Kalian berdua menjenguk Marsela, memangnya dia sakit apa?," Tanya Niko dengan penasaran.


"Marsela habis pendarahan pasca melahirkan Kak," jawab Diana.


"Lho memangnya dia sudah menikah,?," tanya Niko lagi .


"Sudah Kak," kini giliran Aira yang menjawab.


"Oh begitu," ucap Niko.


"Kakak sendiri ngapain di rumah sakit ini?," tanya Diana pada Niko.


"Aku habis menjenguk temanku yang habis kecelakaan ," Jawab Niko.


"Oh begitu,"jawab Diana ber oh ria.


"Kalau begitu Kita pulang dulu ya Kak,?,"ucap Diana berpamitan pada Niko.


"Kamu bawa mobil sayang?," bukanya menjawab Niko malah bertanya pada Diana.


"Iya Kak , Aku bawa mobil, memangnya kenapa Kak?," tanya Diana .


"Gimana kalau Kalian Aku antar ?, Nanti mobilnya biar diantar oleh anak buahku.,"Tawar Niko.


"Bagaimana Ai?," tanya Diana pada Aira .


"Kamu aja pulang sama Kak Niko !, Aku akan pesan taxi online saja ," jawab Diana.


"Lho kok gitu Ai,?"tanya Diana lagi.


"Aku taku jadi obat nyamuk Na," jawab Aira sambil menggoda Diana.


"Ih kamu ini nyebelin,"ucap Diana dengan bibir yang di monyongin.


Niko yang melihat itu, Dia merasa gemas dengan Diana.


"Hahaha, Kamu lucu banget sih Na dengan bibir yang monyong ," ucap Aira dengan tertawa lepas .


Diana yang di tertawakan oleh Aira. Dia menyudahi memonyongkan bibirnya. Lalu dia iku tertawa dengan Aira.


Setelah puas tertawa. Aira berpamitan untuk pulang dulu, karena taxi yang di pesannya sudah sampai. Seusai berpamitan meninggalkan Diana dan Niko yang masih di koridor rumah sakit .

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2